
Yin Jue melihat 3 orang pengawal ini kekuatannya hanya di tingkat Semi Dewa Bintang 3 saja .
'' Siapa kamu sebenarnya dan apa maksud kedatanganmu ke sini...'' ucapnya sedikit waspada dengan Yin Jue ini .
'' Aku tadi di serang oleh para bandit yang berada di tengah hutan ini , tapi mereka semua sudah aku bunuh dan mereka bilang kalian juga adalah komplotan mereka , apakah itu benar...?
Mereka bertiga langsung kaget dengan perkataan Yin Jue ini , kemudian mereka saling berbisik bisik satu sama lain , setelah selesai berbisik bisik kemuidan mereka langsung mengeluarkan pedangnya lalu menyerang Yin Jue.
Tapi baru berjalan satu langkah tiba tiba di bawah kakinya muncul akar akar yang sangat cepat langsung mengikat mereka bertiga , mereka tidak dapat menghindari serangan akar akar ini karena mereka fokus untuk menyerang Yin Jue.
Mereka mencoba melepaskan. akar akar ini dengan segala cara , tapi usaha mereka sia sia saja , mereka bertiga tampak frustasi karena mereka dalam keadaan seperti ini tidak bisa lagi melepaskan lilitan akar akar ini . Kemudian salah satu dari mereka mengeluarkan seperti kembang api lalu dia nyalakan sehingga kembang api ini langsung bergema di seluruh hutan ini . Setelah kembang api menyala dan bergema kemudian di tempat lain juga terdengar kembang api lagi hingga 3 kali .
Yin Jue sangat senang karena ini adalah sinyal untuk memangil bantuan .
'' Kamu telah salah menyingung kami , tapi itu sudah terlanjur karena kamu tidak akan bisa kabur dari sini...''
'' Benarkah... apakah kalian tidak salah justru kalian yang tidak akan bisa kabur dari ku...'' ucap Yin Jue singkat .
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan Api Hitam Kekacauan di bawah kaki mereka bertiga ini .
Mereka bertiga merasakan ada Api yang sangat panas membakar kakinya , sambil menahan rasa sakit dan panas di kakinya mereka mecoba mengerak-gerakan kakinya agar api ini bisa padam , tapi api ini tidak kunjung padam juga karena semakin mereka mengerakan kakinya api ini semakin membesar . Kemudian Yin Jue mengeluarkan akar akar dari jari tanganya lalu menusuk salah satu dari mereka.
Jlebbbn... Arghhhh... akar akar ini langsung menusuk tepat di jantungnya dan langsung mati seketika , kemudian Yin Jue langsung menyerap energi dan esensi kehidupannya , hanya perlu 2 menit saja Yin Jue selesai menyerapnya hingga tinggal tulang dan bajunya , kemudian Yin Jue menarik kembali akar akar ini lalu membunuh mereka satu persatu karena Yin Jue ingin segera masuk ke dalam rumah karena dia merasakan ada aura orang yang sangat kuat di dalam sana.
Setelah membunuh mereka semua , tulang mereka langsung terbakar habis oleh Api Hitam Kekacauan hingga menjadi abu.
****
Di dalam rumah Qian Lin melihat tidak ada apa apa di sana , yang ada hanya botol botol kosong saja tampak berserakan di lantai.
Kemudian Qian Lin melihat ada satu kamar di sana , lalu Qian Lin mencoba memasuki kamar ini untuk melihatnya ada apa di dalam kamar ini karena meskipun terbuat dari papan kayu tapi sangat rapat sehingga tidak bisa mengintipnya dari luar , dia kemudian membuka pintu kamar ini yang kebetulan tidak di kunci.
Setelah membuka kamar Qian Lin sangat kaget karena di dalam kamar ini ada seorang pria sedang bercocok tanam dengan salah satu dari 3 wanita di sana , para wanita ini bajunya sudah robek sana sini mungkin telah mendapatkan siksaan dari para bandit yang ada di markasnya ini , ketiga wanita ini tampak pasrah saja dan terlihat air matanya terus menetes membasahi pipinya , kedua tangan mereka sudah terikat di tempat tidur sehingga hanya bisa pasrah tidak bisa melawan.
__ADS_1
Qian Lin sangat geram melihat semua ini , kemudian Qian Lin langsung mengeluarkan pedang Es Beku lalu menusuk pria ini dari belakang .
Arghhhhh... pria ini sontak sangat kaget karena tiba tiba di punggungnya ada yang menusuknya dari belakang dan tusukan ini terasa sangat dingin kemudian seluruh tubuhnya membeku , beberapa saat kemudian tubuh pria ini langsung mati dan tergeletak di sana , karena Qian Lin menusuknya tepat di jantungnya .
Ketiga wanita ini langsung kaget ketika pria yang menyetubuhi mereka ini tiba tiba tubuhnya membeku dan langsung mati .
Kemudian Qian Lin langsung menampakan dirinya , sehingga mereka bertiga sangat kaget dengan kemunculan Qian Lin ini.
'' Senior bertiga aku akan menolong kalian semua , jadi kalian jangan takut...'' ucap Qian Lin .
Kemudian Qian Lin langsung melepaskan ikatan mereka satu persatu . Setelah melepaskan semua ikatan ketiga wanita ini , kemudian Qian Lin mengeluarkan 3 pakaian miliknya untuk di berikan kepada mereka .
'' Senior semua pakailah ini karena sebentar lagi suamiku pasti akan masuk ke sini...'' ucap Qian Lin .
Kemudian mereka semua langsung memakai pakaian itu sedangkan Qian Lin berdiri di depan pintu untuk berjaga agar tidak ada orang yang masuk ke dalam .
Selang beberapa saat Yin Jue masuk ke dalam rumah ini dan menghampiri Qian Lin .
'' Bagaimana keadaan di sini Lin'er, aku tadi merasakan ada seseorang yang kuat berada di rumah ini...''
'' Baguslah kalau begitu , aku hanya khawatir saja takutnya ada orang yang sangat kuat....''
'' Gege tunggu di sini dulu jangan masuk karena di dalam para wanita sedang memakai pakaian...''
Kemudian Qian Lin masuk lagi ke dalam kamar , tampak para wanita ini sudah selesai mengunakan pakaiannya .
'' Terima kasih nona sudah menolong kami , seandainya tidak ada nona mungkin aku akan mati mengering di sini...''
'' Sama sama senior , aku turut prihatin dengan apa yang telah kalian alami...''
'' Iya terima kasih nona , kenalkan namaku adalah Yu Jingmi , kalau boleh tahu nona ini siapa sebenarnya..''
'' Nama ku adalah Qian Lin , aku habis berkunjung ke kota Zhicheng dan kebetulan melewati tempat ini...''
__ADS_1
Qian Lin dan ketiga wanita ini saling berkenalan , setelah saling mengenalkan diri kemudian Qian Lin mengajak mereka bertiga untuk keluar kamar .
Setelah keluar kamar kemudian Qian Lin mengajak untuk duduk di tempat Yin Jue berada.
Kemudian ketiga wanita ini berkenalan dengan Yin Jue dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Yin Jue dan Qian Lin karena telah menyelamatkannya .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 3 botol Air Mata Naga Suci lalu di berikan kepada mereka karena kondisi mereka tampak terlihat kelelahan dan energinya juga hampir habis .
Mereka bertiga kemudian langsung meminum air pemberian Yin Jue itu , sedangkan Yin jue kemudian masuk ke dalam kamar untuk melihat pria yang telah di bunuh oleh Qian Lin .
Yin Jue kemudian menghampiri pria ini lalu mengambil cincin penyimpanannya .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan ratu Kumbang Api Jia Ling dari dalam dimensi kalung Giok Dewa , setelah Jia Ling sudah muncul kemudian Yin Jue menyuruh Jia Ling untuk memakan tubuh pria yang telah di bunuh oleh Qian Lin ini . Jia Ling kemudian langsung memakan tubuh pria ini karena sudah lama tidak di beri makan oleh Yin Jue. Setelah beberapa saat tubuh pria ini langsung habis tak tersisa hanya tinggal tulangnya saja.
l
Kemudian Yin Jue memasukan kembali Jia Ling ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Yin Jue kemudian berjalan keluar kamar lalu mendekati Qian Lin yang sedang mengobrol dengan tiga wanita yang jadi korban penculikan .
'' Lin'er... kamu buatlah tembok Es untuk melindungi mereka ini karena aku yakin para rekan pengawal bayaran pasti sebentar lagi mereka akan tiba di sini karena tadi mereka sudah menyalakan kembang api...''
'' Iya Gege aku mengerti...''
Kemudian Qian Lin membuat tembok Es yang mengurung mereka berlima di sana , setelah Qian Lin selesai membuat tembok Es , kemudian Yin Jue memberikan penjelasan kepada ketiga wanita ini untuk menunggunya di sana , setelah memberikan penjelasan kemudian Yin Jue dan Qian Lin menghilang dari sana .
Swushhh.
Mereka berdua telah berpindah di halaman rumah kayu markas bandit .
Kemudian Yin Jue menyuruh Qian Lin untuk berkamuflase agar nanti bisa dengan mudah meringkus yang datang kesini .
.
__ADS_1
.
####