
.
.
Setelah berjalan 15 menit akhirnya Patriak Liang Xi sampai di depan ruangannya , lalu mengajak para tetuanya masuk , mereka lalu duduk di kursi yang ada di sana .
'' Bagiamana tetua Lan , apakah keadaan siluman di dalam dimensi Dongwu masih stabil...? ucap Patriak Liang Xi membuka percakapan .
'' Tidak patriak Xi , mungkin tahun ini lebih baik di tutup saja untuk sementara waktu , agar populasi siluman di sana kembali pulih seperti dulu lagi , tapi aku tidak tahu lagi kalau di wilayah lain...''
'' Di wilayah lain juga sama saja Patriak Xi ...''
'' Baiklah kalau begitu tahun depan aku akan menutupnya untuk 1 tahun atau 2 tahun lagi agar populasi siluman yang ada di sana bisa pulih kembali , terus apa saja yang kalian lihat di sana , apakah kalian juga melihat siluman Phoenix Es...?
'' Tidak Patriak Li , kami berempat sama sekali tidak melihatnya , mungkin jika kami masuk ke wilayah terlarang , kita pasti bisa melihatnya , karena aku yakin tempat terlarang ini adalah wilayah kekuasaan siluman Phoenix Es...''
'' Itu benar juga , tapi kalian jangan sampai masuk ke sana , apapun itu alasanya karena sangat berbahaya , kalian tadi dengar sendiri , kalau para anggota klan Juan banyak yang mati membeku terkena serangan elemen Es...''
'' Iya Patriak Xi , kami semua akan mengingat nasihat anda , tapi secara tidak sengaja aku melihat saudara anda masuk ke sana karena di kejar oleh 5 orang Kultivator....'' ucap salah satu tetua yang menjaga wilayah barat .
'' Maksud mu saudara yang mana...?
'' Pemuda yang Patriak panggil saudara Jue , tapi anehnya dia di sana sendirian tidak bersama istrinya , tapi aku tidak mengikuti mereka karena mereka semua berlari masuk ke wilayah terlarang...''
'' Kalau begitu besok aku akan bertanya kepadanya mengenai hal ini , kalian semua segeralah beristirahat karena kalian pasti sangat lelah berjaga di sana...''
'' Iya Patriak Xi... kalau begitu kami berempat mohon pamit...''
'' iya silahkan...''
Kemudian keempat tetua ini langsung pergi dari sana lalu Patriak Xi juga pulang kerumahnya .
.
****
Keesokan harinya Yin Jue dan Qian Lin langsung berjalan ke ruangan Patriak Xi untuk memberinya sedikit mustika dan daging siluman Angsa yang sudah dia dapatkan .
Setelah sampai di depan ruangan Patriak Liang Xi kemudian Yin Jue mengetuk pintu nya .
Tapi sudah 3 kali dia mengetuknya pintu ini tidak terbuka .
__ADS_1
'' Mungkin senior Xi belum ke sini Gege....''
'' Iya Lin'er, mungkin dia masih di rumahnya...''
'' Kalau begitu kita kerumahnya saja Gage , apakah Gege tahu...?
'' Tidak Lin'er, kita mencoba ke kamar Liang Yan saja untuk bertanya kepadanya...''
'' Gege coba ke sana sendiri saja , aku akan duduk di sini...''
Kemudian Yin Jue langsung berjalan menuju kamar Liang Yan yang ada di dekat ruangan Patriak Liang Xi ini .
Setelah sampai di sana kemudian Yin Jue langsung memangilnya karena kebetulan pintu kamarnya terbuka .
Lalu Liang Yan langsung keluar dari kamarnya .
'' Ternyata kamu saudara Jue , kalau boleh tahu ada apa kamu ke sini ...?
'' Aku tadi ingin menemui senior Xi , tapi dia tidak ada di ruangannya , terus aku ke sini untuk mememinta bantauan saudara Yan mengantarkan ku ke rumahnya...''
'' Saudara Jue bersantai di sini saja dulu , karena kakek sebentar lagi pasti ke sini...''
'' Iya saudara Jue , nanti aku akan menemanimu ke sana , karena aku masih ada perlu sedikit dengan istriku ....''
Kemudian Yin Jue berjalan kembali ke tempat Qian Lin berada.
'' Bagaimana Gege , apakah dia mau mengantarkan kita...?
'' Dia menyarankan kita menunggunya di sini , karena biasanya senior Xi sebentar lagi pasti ke sini...''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin menunggunya di sana dengan bersantai sambil menikmati suasana pagi akademi Xing Cheng , setelah 15 menit berlalu akhirnya Patriak Liang Xi datang ke sana .
'' Ternyata kalian berdua ada di sini , mari masuk ke dalam karena ada yang ingin aku tanyakan kepada kalian ini...'' ucap Patriak Liang Xi.
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung masuk ke ruangan Patriak Liang Xi, lalu duduk di kursi yang ada di sana.
'' Kalau boleh tahu senior Xi mau bertanya masalah apa....? ucap Yin Jue membuka percakapan .
'' Hanya masalah biasa saja , salah satu tetua ku yang aku tugaskan di dalam dimensi Dongwu pernah melihat saudara Jue masuk ke wilayah terlarang karena di kejar oleh 5 orang kultivator , apakah itu benar....?
'' Benar senior Xi , mereka adalah orang yang mengincar artefak Kapal Terbang ku selama ini....''
__ADS_1
'' Terus bagaimana kelanjutannya , apakah saudara Jue menemui siluman Phoenix Es di wilayah terlarang...? karena sebelumnya ada salah satu Patriak klan di kota Tiantang yang melapor kalau para anggotanya telah di bunuh oleh siluman yang mempunyai serangan elemen Es...''
'' Iya senior Xi, kerajaan Dongwu ini adalah kerajaan yang di huni oleh siluman Phoenix Es, kelima orang yang mengejarku ini telah mati di serang oleh siluman Phoenix Es ini...''
'' Berarti cerita para leluhur ku ada benarnya , terus bagaimana cara saudara Jue lolos dari para siluman Phoenix Es ini...?
'' Aku mempunyai tehnik kamuflase sehingga para siluman Phoenix Es ini tidak bisa melihatku...''
'' Saudara Jue cukup beruntung mempunyai tehnik yang sangat istimewa seperti itu , kalau begitu saudara Jue bisa berkeliling di kerajaan Dongwu ini dengan menggunakan tehnik ini...?
Kemudian Liang Yan datang ke sana lalu duduk di dekat Yin Jue , setelah Liang Yan duduk kemudian Yin Jue melanjutkan ceritanya.
'' Iya senior Xi, aku sudah memasuki kerajaan ini , ratu kerajaan Dongwu ini kebetulan sedang mengalami proses terlahir kembali sehingga siapa saja yang mengunakan elemen Es tidak bisa di gunakan di sana ....''
'' Jadi seperti itu , tapi kenapa kemarim malam Juan Shan melaporkan kalau para anggotanya mati terbunuh oleh serangan elemen Es , kalau di sana tidak bisa mengunakan elemen ini...?
'' Empat hari yang lalu memang tidak bisa senior Xi , tapi kemudian malam ke empat di sana ratu kerajaan Dongwu telah selesai mengalami proses ini , sehingga semua orang bisa kembali mengunakan elemen Es nya masing masing...''
'' Terima kasih atas penjelasannya ini , karena ini adalah informasi yang sangat penting , aku masih bingung dengan laporan Juan Shan, apakah siluman Phoenix Es di sana ada yang keluar ke wilayah luar sehingga menyerang para anggotanya...''
'' Mengenai itu memang benar senior Xi karena aku melihatnya langsung , ada salah satu siluman Phoenix Es yang sangat kuat pergi ke danau bersama kami berdua karena aku berteman baik dengannya , waktu itu kami bertiga sedang menikmati suasana malam di sana , tapi kelompok dari klan Juan ini ingin bergabung dengan kami , aku mengijinkan mereka untuk bermalam di sana , tapi ketika mereka melihat istriku dan siluman Phoenix Es yang sudah bertranformasi ke wujud wanita muda , mereka memaksa istriku dan siluman Phoenix Es untuk menghangatkan tubuh mereka malam itu sehingga siluman Phoenix Es ini langsung marah dan membekukan para anggota klan Juan ini....'' ucap Yin Jue sedikit berbohong agar Patriak Liang Xi tidak tahu kalau Yin Jue mempunyai dimensi kalung Giok Dewa .
'' Jadi ceritanya seperti itu , menurutku mereka memang pantas untuk mendapatkan ini , kalau begitu berarti manusia yang mempunyai serangan kabut racun adalah saudara Jue...''
''' Benar senior Xi memangnya kenapa , apakah Juan Shan mencariku...?
'' Benar saudara Jue , dia adalah orang yang sangat kuat , jadi kedepnnya saudara Jue sedikit berhati hatilah jangan sampai mengunakan tehnik ini lagi agar tidak sampai ketahuan...''
'' Iya senior Xi santai saja...'' kemudian Yin Jue mengluarkan satu cincin yang berisi 12 ekor siluman angsa dan sedikit mustika siluman kelas tinggi hasil dari merampas milik anggota klan Juan .
'' Apa ini saudara Jue...?
'' Itu adalah sedikit hasil buruanku di dalam dimensi Dongwu, nanti senior masak saja untuk para tetua yang ada di akademi ini...''
Kemudian Patriak Liang Xi mencoba melihat isi cincin pemberian Yin Jue itu .
.
.
####
__ADS_1