Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 417 : Menuju wilayah tengah .


__ADS_3

.


.


Kali ini Yin Jue sangat bersyukur karena perjalanan nya akan semakin mudah dan lebih cepat sampai ke wilayah tengah jika pergi bersama kedua bawahan yang mulai Nan Zhizi ini .


'' Senior Shan , kalau boleh tahu berapa lama kita akan sampai di wilayah tengah...?


'' Mungkin kurang lebih 1 hari satu malam kita akan sampai di istana Agung , tapi jika ada kendala mungkin bisa jadi 2 hari kita baru sampai di sana...''


'' Memangnya kendala seperti apa yang senior Zhan maksudkan....?


'' Biasanya ada saja pertempuran yang kita temui , biasanya yang kita temui adalah perampokan artefak kapal terbang sehingga kita selalu membantu untuk meringkus para perampok ini , kadang kadang kita juga mampir ke sebuah kota untuk mengunjugi rekan rekan kami yang tersebar di setiap kota untuk melihat keamanan di sana....''


'' Jadi seperti itu , ternyata sama saja dengan yang aku alami biasanya , karena aku juga seringkali bertemu orang yang ingin merampas artefak kapal terbang milikku...''


'' Itu lah sifat manusia , kita sudah berusaha menjadi orang baik tapi banyak juga orang baik yang berubah haluan menjadi orang jahat , karena itu adalah salah satu keseimbangan alam , ada hitam dan ada putih....''


'' Itu benar senior Shan , semakin kita membasmi kejahatan maka kejahatan baru pasti akan muncul juga...''


Setelah beberapa saat kemudian tetua Huang Jiu juga bergabung di sana , lalu mereka semua berbincang bincang ringan sambil menikmati perjalanan mereka .


Tetua Huang Jiu dan tetua Xiao Shan menanyakan tentang daratan tengah tempat Yin Jue berasal , karena kedua tetua ini sangat penasaran , kemudian Yin Jue langsung menjawab pertanyaan mereka dengan sangat detail tentang kebiasaan orang yang ada di daratan tengah , termasuk tentang perbedaan alat pembayaran yang mengunakan koin emas .


Saat malam tiba mereka tetap melanjutkan perjalanan nya , berkat sinar baru roh yang menyinari sekitar artefak kapal terbang yang lumayan terang.


Melihat ini Yin Jue jadi tertarik untuk melapisi artefak kapal terbang miliknya dengan batu roh juga , agar nanti bisa melakukan perjalan di malam hari.


'' Senior Jiu kalau boleh tahu di mana membeli artefak kapal terbang seperti ini...?


'' Apa saudara Yin Jue ingin memiliki artefak kapal terbang seperti ini juga....?


'' Benar senior Jiu , tapi aku sudah memilikinya , hanya saja aku ingin melapisi nya dengan batu roh seperti ini , apakah itu bisa....?


'' Bisa saudara Jue , kalau saudara Jue mau nanti aku antarkan kepada pengrajinnya , tapi harganya nanti akan sedikit mahal karena membutuhkan tehnik khusus untuk menanami batu roh ini ke seluruh bagian artefak kapal terbang...''


'' Iya tidak apa senior Jiu....''


'' Oh iya , nona Qian Lin silahkan beristirahat di dalam ruangan saja , karena kami nanti akan bergantian mengendalikan artefak kapal terbang ini, jadi ruangan yang ada di dalam tidak terpakai....'' ucap tetua Huang Jiu yang melihat nona Qian Lin sudah mengantuk.

__ADS_1


'' Iya senior Jiu terima kasih...''


Kemudian Qian Lin langsung masuk ke dalam ruangan artefak kapal terbang untuk tidur di sana , karena tidak enak jika begadang di sana karena dia adalah seorang wanita .


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu hari satu malam akhirnya mereka sampai di perbatasan wilayah tengah .


Tapi menurut penjelasan tetua Huang Jiu kurang lebih masih 7 jam lagi mereka akan sampai di istana Agung .


Perjalanan Yin Jue kali ini tanpa kendala sedikitpun karena semua orang tahu kalau artefak kapal terbang ini milik anggota bawahan yang mulia Nan Zhizi.


Tapi Yin Jue merasakan artefak kapal terbang ini di belokkan ke arah selatan oleh tetua Huang Jiu .


'' Memangnya kenapa senior Jiu membelokkan arah artefak kapal terbang ini, apakah salah arah....? tanya Yin Jue penasaran.


'' Di depan kita adalah wilayah klan Feng , kami selalu menghindarinya karena mereka melarang artefak kapal terbang siapapun melintas di atas klan mereka , karena mereka memiliki tehnik formasi benang laba laba yang di gunakan untuk menangkap siapa saja yang melintas di atas klan mereka , lagi pula nanti dendanya juga sangat mahal , jadi kami memilih untuk tidak berurusan dengan mereka ....''


'' Jadi seperti itu , cukup merepotkan juga ternyata , aku jadi ingin melihat lihat ke sana untuk mempelajari tehnik formasi mereka....''


'' Saudara Jue tidak akan bisa masuk ke sana karena klan Feng ini sangat tertutup , jadi orang luar tidak boleh masuk ke dalam wilayah klan mereka...''


Di sela sela perbincangan mereka , kemudian mereka bertiga merasakan ada aura mendekat tapi itu masih lumayan jauh.


Yin Jue melihat dari kejauhan ternyata yang mendekat adalah artefak kapal terbang yang memiliki ukiran laba laba hitam di kanan kiri nya .


'' Itu adalah artefak kapal terbang milik klan Feng , ada apa sebenarnya mereka mendekati kita , padahal kita tidak melanggar aturan yang telah mereka buat....'' ucap tetua Huang Jiu.


'' Lebih baik kita berhenti saja , untuk bertanya kepada mereka....'' usul tetua Xiao Shan.


Kemudian tetua Huang Jiu langsung menghentikan laju artefak kapal terbangnya dan menunggu artefak kapal terbang milik klan Feng mendekat .


Qian Lin langsung keluar dari sana ketika merasakan artefak kapal terbang telah berhenti , lalu Qian Lin berdiri di dekat Yin Jue.


.


****


.


Di atas artefak kapal terbang milik klan Feng .

__ADS_1


'' Bukankah itu adalah artefak kapal terbang milik bawahan yang mulia Nan Zhizi , coba gunakan teropong mu untuk melihatnya....'' ucap Feng Jian .


Kemudian rekan Feng Jian langsung mengunakan teropong untuk melihat agar lebih jelas karena jarak mereka sangat jauh.


'' Saudara Feng Jian... samar samar aku melihat wajah pemuda yang telah membunuh anggota kita naik di sana , kita sekarang harus mendekatinya untuk melihat kebenarannya....''


'' Benarkah...coba aku ingin meihatnya....''


Kemudian Feng Jian langsung melihatnya secara langsung lewat teropong .


'' Sepertinya itu adalah pemuda yang kita cari , bagaimana pun caranya kita harus segera menangkapnya dengan cara baik baik karena itu artefak kapal terbang milik bawahan yang mulia Nan Zhizi ...'' ucap Feng Jian sambil memberikan teropongnya kembali kepada rekan nya.


Kemudian Feng Jian langsung mengendalikan artefak kapal terbang dengan kecepatan penuh .


.


***


Berpindah di tempat Yin Jue berada.


'' Senior Jiu dan senior Shan , aku dan istriku akan mengunakan tehnik kamuflase untuk berjaga jaga jika mereka mencariku , karena tidak menutup kemungkinan salah satu dari anggota klan Feng ada yang mencariku karena telah membunuh anggota mereka....''


'' Iya silahkan saudara Jue...'' ucap tetua Huang Jiu menyetujuinya .


'' Bisakah aku meminjam token atau lencana senior berdua , karena aku ingin mengunjugi klan Feng dulu , nanti setelah urusanku dengan mereka telah selesai aku akan berkunjung ke istana Agung....''


'' Jangan saudara Jue , itu namanya saudara Jue sama dengan masuk ke dalam kandang singa...''


'' Senior berdua tenang saja , mereka tidak akan menyadari kalau aku menyusup ke dalam artefak kapal terbang mereka , karena tehnik kamuflase istriku sangat sempurna , apakah senior berdua bisa berbohong demi kebaikan kami , karena takutnya jika senior berdua berbohong maka akan langsung tersambar petir ilahi....'' .


'' Kurasa tidak apa apa kalau berbohong demi melindungi saudara Jue , kalau begitu aku akan percaya percaya sepenuhnya kepada saudara Jue....'' ucap tetua tetua Huang Jiu sambil memberikan sebuah lencana berwarna emas dengan gambar naga putih kepada Yin Jue .


Kemudian Yin Jue langsung mengambil lencana itu lalu menyimpan nya ke dalam cincinnya , kemudian Yin Jue memberi isyarat kepada Qian Lin untuk segera mengaktifkan tehnik kamuflase nya.


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2