
Setelah ketua Gao Zhan menembus kabut asap beracun , dia sangat murka dan kesal karena dia sekarang tidak bisa melihat keberadaan Yin jue dan Qian Lin lagi , seharunya dia bisa melihat Yin Jue dan Qian Lin meskipun mereka terbang dengan cepat karena ini adalah Padang pasir.
Sertelah beberapa saat kabut asap ini menghilang karena angin di pandang pasir juga cukup kencang . Tetua Cao Fushen dan para anggota Topeng Perak juga sampai di sana di sana .
'' Ketua Gao Zhan ke mana mereka berdua ? kenapa kau malah berhenti di sini ?
'' Aku kehilangan jejak mereka , karena mereka tadi menciptakan kabut asap beracun di sini , sehingga aku menghentikan terbang ku karena pandangan ku terhalang oleh kabut asap beracun ini.
'' Kenapa tidak kau coba tembus saja kabut tadi dan menangkap mereka .
'' Tadi sudah aku lakukan , tapi setelah aku menembus kabut asap beracun ini mereka sudah tidak ada lagi.
'' Bajingan... kita sudah susah susah payah sejauh ini tapi mereka berhasil kabur.
'' Kalau begitu aku akan pulang saja dari sini dan kesepakatan kita sudah gagal karena kalian telah gagal menjalankan misi yang aku berikan.
'' Kau harus membayar separuh sesuai janji kita , kau jangan mengingkarinya .
'' Ngapain aku membayar kalian , sedangkan kalian belum melakukan apa apa kepada mereka berdua.
'' Kau jangan membuat ku marah tetua Cao Fushen , aku bisa saja menghabisi mu disini jika kau tidak mau membayar ku separuh harga dari kesepakatan .
'' Tapi kalian belum melakukan apa apa , kenapa aku harus membayar kalian , seandainya di antara kalian ada yang terluka aku akan membayar kalian sebagai bentuk kompensasi .
'' Jadi kau mau menantang kami , Jangan main main kamu dengan organisasi kami , jika kamu tidak mau membayar kami , aku akan membunuhmu dan memperkosa istrimu secara bergiliran dengan para anggotaku.
'' Bajingan kau ketua Gao Zhan, jangan bawa bawa nama kelurga ku dalam masalah ini .
'' Itu konsekuensinya jika kau tidak menepati janjimu.
Tetua Cao Fushen hanya diam saja , karena dia dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan.
__ADS_1
Yin Jue dan Qian Lin yang melihat mereka bertengkar mereka tersenyum puas .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin menampakkan diri di belakang mereka bertengkar adu mulut .
'' Kalian sedang memperebutkan apa ? tanya Yin Jue mengejutkan mereka yang ada di sana . Seketika mereka yang ada di sana langsung melihat sumber suara yang menyela mereka beradu mulut .
Mereka sangat terkejut karena sumber suara ini ternyata adalah suara orang yang mereka cari , dan gara gara mereka berdua ini mereka jadi bertengkar .
'' Hahaha... Akhirnya kau muncul juga untuk mengantarkan nyawamu , aku tidak perlu repot repot untuk mencari mu lagi , ucap tetua Cao Fushen sangat senang karena orang yang dia cari ternyata malah datang sendiri untuk mengantarkan nyawanya .
'' Itu benar , gara gara kamu kami hampir bermusuhan , sahut ketua Gao Zhan menimpalinya .
'' Coba saja jika kalian bisa membunuhku , mungkin kalian sendiri yang akan ku kirimkan ke Neraka .
'' Bajingan , sudah mau mati masih saja besar mulut.
'' Haiyattt ... tetua Cao Fushen langsung maju menyerang Yin Jue dengan tebasan pedangnya .
Tapi Yin Jue dengan sangat satai menangkis pedangnya dengan pedang energi Es yang dia ciptakan .
Clappp... Arghhhhh... dalam sekali tusukan tetua Cao Fushen langsung mati di tempat dengan penyesalan yang sangat dalam karena dia telah salah memilih musuh .
Setelah membunuh tetua Cao Fushen, Yin Jue juga menyerang para anggota pembunuh bayaran Topeng Perak yang ada di sana . Sedangkan Qian Lin juga bertempur dengan ketua Gao Zhan, Qian Lin terlihat sangat mendominasi bertempur dengan ketua Gao Zhan karena Qian Lin mengunakan kekuatan penuhnya dan menyerang nya dengan mengunakan pedang Es Beku .
Ketua Gao Zhan sangat terkejut ketika tahu ternyata kekuatan Qian Lin juga sama dengannya, ketua Gao Zhan mengutuk keras tetua Cao Fushen yang ternyata telah salah mendapatkan musuh yang kekuatannya juga sama dengannya , kemudian dia melihat ke arah tetua Cao Fushen yang tenyata telah mati di bunuh oleh Yin Jue dan Yin Jue sekarang telah menghajar habis habisan bawahannya , dia sangat frustasi melihat ini semua .
'' Jangan alihkan pandanganmu ketika kau berhadapan dengan musuh mu , kata Qian Lin sambil menebas ke arah kepala ketua Gao Zhan , melihat ada tebasan yang mengincar kepalnya dia langsung mundur tiga langkah untuk menghindari tebasan pedang Qian Lin ini.
Beberapa kali Qian Lin menyerang ketua Gao Zhan , dia masih bisa mengimbangi Qian Lin, tapi beberapa saat kemudian Qian Lin menyerangnya dengan pedangnya dan dikombinasikan dengan menembakan jarum jarum Es dari tangan kirinya membuatnya sangat kerepotan.
Karena dia harus menangkis pedang Qian Lin dan juga jarum jarum Es yang terus menerus menargetkan titik lemahnya di kaki dan perutnya, sehingga dia hanya bisa fokus untuk menangkis tebasan pedang Qian Lin saja , karena Qian Lin yang terus menerus mengincar kepalanya .
__ADS_1
Jarum jarum Es ini langsung menancap di tubuh dan kakinya sehingga tubuhnya langsung membeku dan sulit bergerak . Qian Lin yang melihat musuhnya sudah sulit bergerak dia tidak mensia-siakan kesempatan ini , Qian Lin langsung menebas leher ketua Gao Zhan dengan kekuatan penuhnya , tepi tetua Gao Zhan masih bisa menghindari tebasan Qian Lin dengan cara berguling di atas pasir.
Melihat ketua Gao Zhan masih bisa menghindari serangan tebasan pedangnya , dia langsung terbang mendekati tetua Gao Zhan yang berguling di atas pasir , saat sudah berhenti berguling guling dia tidak bisa lagi berdiri karena tubuh dan kakinya sudah membeku .
Kemudian Qian Lin langsung menebas leher ketua Gao Zhan dengan sangat mudah karena tidak ada perlawanan sama sekali.
Setelah selesai membunuh ketua Gao Zhan , dia langsung mengambil cincin penyimpanannya lalu berjalan ke arah Yin Jue yang ternyata juga sudah selesai membunuh para anggota pembunuh bayaran Topeng Perak .
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan Kumbang Api untuk memakan tubuh mereka yang sudah mati .
Setelah lima menit akhirnya semua mayat itu sudah habis hinga tinggal tulang tulangnya saja , kemudian Yin Jue berjalan ke arah Kumbang Api ini , tapi tiba ada 2 orang yang terbang dengan cepat ke arah Yin Jue pada waktu akan memasukkan kumbang api , tapi Yin Jue tidak peduli dengan mereka , dia tetap memasukan kumbang api itu ke dalam dimensi kalung Giok Dewa. Kemudian salah satu dari mereka angkat bicara.
'' Hai anak muda , aku sangat tertarik dengan hewan peliharaan mu tadi , bolehkah aku memintanya satu saja karena aku sangat tertarik dengan hewan itu ?
Yin Jue melihat dua orang ini mempunyai kekuatan di tingkat Semi Dewa Bintang 7 dan satunya lagi di tingkat Semi Dewa Bintang 5 , muka mereka berdua terlihat banyak luka sayatan di pipinya sehingga orang yang melihatnya akan begidik ngeri .
'' Maaf senior , kalau boleh tahu siapa senior ini ?
'' Kenalkan namaku adalah Juan Shin , aku adalah komandan pasukan Naga Hitam di kekaisaran Tang dan dia adalah Shuan Li bawahan ku .
'' Salam kenal juga senior Shin dan senior Li , nama ku adalah Yin Jue dan dia adalah istriku Qian Lin , kami berdua dari kekaisaran Xiao di daerah Utara yang ingin mengembara di kekaisaran Tang ini , Maaf sebelumnya senior hewan ini tidak bisa hidup sendirian kerena hewan ini selalu hidup berkelompok , jadi aku tidak bisa memberikan kepada senior Shin.
'' Kalau begitu aku akan membeli semuanya saja , apakah kau mau menjualnya kepadaku ? Berapa harganya semuanya ?
'' Sekali lagi aku minta maaf senior , aku hanya memiliki ini saja , jadi senior Shin cari hewan yang lain saja karena masih banyak hewan lain yang bisa di jadikan hewan kontrak .
'' Apakah kau belum pernah mendengar nama pasukan Naga Api ini ?
'' Belum senior , memangnya pasukan apa yang senior pimpin ini. ?
.
__ADS_1
.
####