Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 207 : Akhir dari organisasi Pagoda Tujuh Bintang.


__ADS_3

Kemudian Yin Jue berjalan ke tubuh Wang Chuying untuk mengambil artefak pengendali petir , tapi setelah di pegang artefak ini seperti ada penolakan dan artefak ini terus menerus mengeluarkan petir petir kecil .


'' Pusaka itu harus kau kontrak dulu Jue'er , agar pusaka ini mau tunduk kepadamu....'' ucap Lian Shan.


Kemudian Yin Jue langsung meletakkan artefak pengendali petir ini di atas tanah.


Yin Jue kemudian langsung mengigit jari tangannya untuk mengeluarkan darahnya .


Setelah darahnya keluar kemudian Yin Jue meneteskan darahnya ke permukaan artefak pengendali petir ini .


Artefak pengendali petir ini langsung tidak bergerak lagi , beberapa saat kemudian keluar asap putih dari dalam artefak ini lalu berubah wujud menjadi seorang pria tua yang memiliki rambut berwarna biru seperti petir yang terus bergerak gerak.


Kemudian Yin Jue menyapanya karena Yin Jue yakin ini adalah roh penjaga artefak ini.


'' Salam senior , kenalkan nama ku adalah Yin Jue...'' sapa Yin Jue ramah.


'' Salam kenal juga Yin Jue, namaku adalah Lei Shen aku adalah roh penjaga artefak ini...'' tapi Lei Shen sedikit kaget ternyata di dekat Yin Jue ada hewan kuno dari alam atas karena dia bisa merasakan auranya .


'' Maaf senior Shen , dia adalah Lian Shan hewan kontrakku yang berasal dari alam atas...'' ucap Yin Jue mengenalkan.


'' Jadi dugaan ku benar , karena aku juga merasakan auranya seperti dari ras naga di alam atas...'' ucap roh Lei Shen.


'' Itu benar Lei Shen , aku memang berasal dari ras naga di alam atas...'' ucap Lian Shan menyahutinya.


'' Baiklah kalau begitu , apakah kau sudah tahu kegunaan artefak pengendali petir ini...'' tanya roh Lei Shen kepada Yin Jue.


'' Hanya sedikit senior Shen , karena aku hanya pernah melihatnya saja , nanti saja jika kekuatanku sudah naik ke tingkat dewa aku akan mempelajarinya , apakah senior dulunya berasal dari klan Lei...'' tanya Yin Jue penasaran.


'' Iya itu benar , tapi aku berasal dari klan Lei di daratan atas , karena artefak ini adalah senjata pusaka milik klan Lei yang jadi rebutan di sana , tapi Dewa petir membuang artefak ini ke daratan tengah agar anggota klan Lei tidak lagi memperebutkannya...'' ucap roh Lei Shen.


'' Baiklah terima kasih atas penjelasannya , sekarang senior Shen masuklah lagi ke dalam artefak petir lagi kerena aku akan menyimpannya di dalam tubuhku...'' ucap Yin Jue.


Kemudian roh penjaga Lei Shen langsung berubah menjadi asap lagi lalu masuk ke dalam artefak petir . Setelah roh penjaga Lei Shen masuk kemudian Yin Jue menarik artefak pengendali petir ini ke dalam dadanya .


Kemudian Yin Jue mengambil cincin penyimpanan milik Wang Chuying lalu menyimpannya .


'' Senior Shan... terima kasih telah membantu ku membunuh Wang Chuying ini , aku sangat penasaran kenapa tadi perisai milik senior Shan berwarna merah , sedangkan perisai milik Wang Chuying berwarna emas , apakah semua perisai Dewa ini berbeda beda seperti itu...? tanya Yin Jue penasaran.

__ADS_1


'' Sama sama Jue'er, warna perisai akan selalu berubah warna ketika sudah naik ke tingkat yang lebih tinggi , nanti saja jika kekuatanmu sudah meningkat aku akan menceritakan semuanya kepadamu...'' ucap Lian Shan.


'' Iya senior Shan , kalau begitu aku akan memasukkan senior Shan ke dalam dimensi kalung Giok Dewa...'' ucap Yin Jue .


Kemudian Yin Jue memasukkan Lian Shan ke dalam dimensi kalung Giok Dewa, setelah itu kemudian Yin Jue menghampiri Liu Shaosheng dan 2 pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang yang terkapar di tanah.


Mereka semua yang melihat Yin Jue datang mendekat hanya pasrah dan menanti kematiannya saja karena mereka sudah tidak mempunyai semangat untuk hidup lagi.


Kemudian Yin Jue melepaskan cincin mereka satu persatu lalu menyimpannya .


Kemudian Yin Jue mengeluarkan para kumbang api dari dalam dimensi kalung Giok Dewa untuk memakan tubuh para tetua sekte Matahari Terbit yang tekena serangan pedang Wang Chuying.


Swushhh . .


Para Kumbang api lalu muncul di depan Yin Jue .


'' Jia Ling, ajaklah para bawahan mu untuk memakan mereka yang sudah mudah mati dan ketiga orang ini ...'' ucap Yin Jue.


Tanpa berkata kata lagi Jia Ling dan para bawahnya langsung menerjang tubuh mereka semua yang ada di sana .


Suara jeritan dan rintihan mereka bertiga hanya sesaat saja karena kumbang api ini memakan organ dalam mereka dengan sangat cepat .


Para anggota sekte Rembulan Malam yang masih hidup langsung melarikan diri dari sana kerena mereka sangat ketakutan melihat kumbang api ini dan mereka tidak mau jadi makanan kumbang api ini .


Sambil menunggu kumbang api memakan jasad para anggota sekte Matahari Terbit, Yin Jue mengumpulkan satu persatu cincin mereka .


Tidak butuh waktu lama kumbang api ini memakan mereka semua hingga tinggal tulang belulangnya saja .


Setelah kumbang api selesai memakan tubuh mereka semua , kemudian mereka satu persatu berkumpul di sekitar Yin Jue duduk , Yin Jue sangat puas kerena kumbang api sekarang kekuatannya sudah banyak peningkatan , kerena kekuatan ratu Kumbang sekarang setara dengan orang yang memiliki kekuatan di tingkat Semi Dewa Bintang 7 , sedangkan para bawahannya satu tingkat di bawahnya .


Kemudian Yin Jue memasukkan para kumbang api ini ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.


Setelah memasukkan mereka semua kemudian Yin Jue berjalan untuk melihat lihat apa saja yang ada di dalam sekte Rembulan Malam , setelah mengelilingi sekte ini hampir lebih dari satu jam , Yin Jue harus kecewa karena tidak menemukan apa apa di sana .


Tapi Yin Jue cukup senang karena sudah mendapatkan artefak pengendali petir dan juga telah menumpas organisasi Pagoda Tujuh Bintang dan dendam Qian Lin kepada sekte Matahari Terbit juga telah terlaksanakan , tapi Yin Jue tidak ingin memberitahu kepada siapa pun kecuali Qian Lin , agar mereka tetap waspada kerena jika musnah satu pasti akan muncul lagi organisasi organisasi seperti ini lagi.


Kemudian Yin Jue memutuskan untuk pergi dari sana .

__ADS_1


Swushhh.


Yin Jue telah berpindah di kamar tamu di sekte Gunung Pedang.


Tampak Qian Lin sudah terlelap di atas tempat tidur , kemudian Yin Jue langsung menghampiri Qian Lin lalu tidur juga di sana.


****


Keesokan harinya ketika sudah bangun Yin Jue kemudian menceritakan semuanya kepada Qian Lin.


'' Lin'er... aku tadi malam sudah membunuh patriak Liu Shaosheng dan anaknya , aku juga sudah membunuh para pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang , karena tadi malam aku juga di bantu oleh senior Lian Shan untuk mengalahkannya...''


ucap Yin Jue .


'' Baguslah kalau begitu Gege , kita sekarang tinggal fokus untuk mencari sumber daya untuk meningkatkan kekuatan kita...'' ucap Qian Lin.


'' Itu benar Lin'er , tapi aku harus menyelesaikan pembangunan menara untuk pertahan sekte ini , nanti jika sudah selesai aku akan meminta bimbingan guru Lou Feng untuk mencari sumber daya , karena aku yakin guru Lou Feng tahu tempat mana saja yang memiliki sumber daya di wilayah kekaisaran Yuan ini ..''


'' Iya Gege , semoga saja guru Lou Feng tahu tempat untuk mencari sumberdaya ini , kerena dia orang yang sudah berkeliling wilayah seluruh wilayah daratan tengah ini...'' ucap Lin'er .


'' Memangnya kamu tahu dari mana kalau guru Lou Feng seperti itu...?


'' Senior Yuan Ling sudah bercerita banyak hal tentang masa lalu guru Lou Feng , jadi aku sedikit banyak tahu tentang masa lalu guru Lou Feng...''


Kemudian Yin Jue mengeluarkan semua cincin hasil jarahan tadi malam untuk memeriksa barang kali ada sumber daya di sana dan juga memilah milah isinya agar nanti bisa di gunakan dengan mudah .


Yin Jue langsung mengeluarkan semua isi yang ada di dalam cincin itu , sedangkan Qian Lin bertugas untuk mengumpulkan semua koin emas nya .


Setelah selesai memilah milah semua isi cincin hasil jarahannya kemudian mereka berdua keluar kamar untuk menuju rumah guru Lou Feng.


Setelah berjalan lebih dari 10 menit akhirnya mereka telah sampai di depan rumah guru Lou Feng. Kemudian mereka langsung masuk ke rumah guru Lou Feng karena kebetulan pintunya tidak tertutup .


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2