Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 301 : Memasuki dimensi Donglang.


__ADS_3

.


.


Setelah di rasa sudah sore hari kemudian Yin Jue mengakhiri pelatihnya , lalu menyimpan salinan kitab formasi itu ke dalam cincinnya .


'' Lin'er , sekarang ayo kita pergi ke akademi Ying Zhi...'' ajak Yin Jue .


'' Iya Gege....''


Kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana.


Swussssh.


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di pinggir hutan yang sudah di tandai waktu itu .


Kemudian mereka berdua langsung berjalan ke gasebo yang mereka tempati kemarin .


Setelah sampai di sana ternyata semua gazebo sudah penuh semua , karena suasana di sana sangat ramai .


'' Lin'er , ayo kita cari tempat sepi saja , nanti jika sudah waktunya masuk ke dalam akademi pasti kita juga bisa melihatnya ...''


'' Iya Gege , lagipula aku adalah seorang wanita , tidak enak jika kita bergabung dengan mereka , karena mereka semua adalah laki laki....''


Kemudian mereka berdua berjalan sedikit menjauh lalu duduk di bawah pohon , tapi dari tempat mereka berdua sekarang masih bisa melihat dengan jelas gerbang akademi Ying Zhi yang masih tertutup , jadi jika nanti gerbang ini terbuka bisa langsung ke sana .


Mereka berdua bersantai di sana sambil berbincang bincang .


Satu persatu banyak kultivator yang mulai berdatangan ke sana , lalu mereka duduk di sana untuk menunggu gerbang akademi di buka .


Setelah 30 menit berlalu akhirnya gerbang akademi Ying Zhi di buka , kemudian para kultivator yang ada di depan gerbang masuk ke dalam dengan tertib , Yin Jue dan Qian Lin tetap di sana menunggu semua orang masuk dulu agar tidak ikut berdesak desakan .


Setelah beberapa menit kemudian Yin Jue dan Qian berjalan ke gerbang akademi Ying Zhi karena hanya tinggal beberapa orang saja yang belum masuk.


Setelah masuk ke dalam akademi Ying Zhi tenyata di dalam sudah ada petugas yang memandu mereka untuk berkumpul di halaman akademi , Yin Jue dan Qian Lin memilih duduk di pinggir halaman , karena tidak mungkin jika ikut duduk di tengah tengah halaman , Yin Jue melihat di sana tampak hanya beberapa wanita saja yang ikut masuk ke dalam dimensi Donglang.

__ADS_1


'' Lin'er, ternyata juga ada beberapa wanita yang ingin masuk ke dalam dimensi Donglang ini , aku kira tidak akan ada wanita yang ingin masuk ke sana...''


'' Iya Gege , aku juga berfikir seperti itu.....''


Setelah 30 menit berlalu kemudian ada seseorang yang memandu semua orang yang ingin masuk ke dalam dimensi Donglang untuk bersiap memegang token nya , karena sebentar lagi dimensi Donglang akan terbuka ketika bulan purnama sudah bersinar terang .


Yin Jue dan Qian Lin kemudian juga mengeluarkan token nya masing masing sebagai persiapan .


Setelah beberapa saat kemudian muncul portal pusaran hitam tanda dimensi Donglang sudah terbuka , kemudian orang yang terdekat dengan portal pusaran hitam langsung terhisap ke dalam pusaran ini , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin memilih bersabar dulu karena jarak mereka berdua berada paling jauh dari portal pusaran hitam ini , tapi mereka berdua sudah bersiap siap dengan cara saling berpegangan tangan agar nanti tidak berpisah .


Ketika giliran mereka sudah dekat kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung mengalirkan energinya ke dalam token secara bersamaan , setelah beberapa saat tubuh Yin Jue dan Qian Lin langsung terhisap oleh portal pusaran hitam ini dan menghilang di sana.


Swushhh.


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di dalam dimensi Donglang di pinggir sungai yang sangat besar , beruntung Yin Jue dan Qian Lin berpindahnya tepat di pinggir sungai .


'' Gege beruntung kita berpindah tepat di pinggir sungai , tidak seperti mereka yang basah kuyup seperti itu....''


'' Iya Lin'er, itu adalah salah satu keberuntungan kita , kalau begitu sekarang ayo kita masuk ke dalam hutan ini untuk berburu siluman , semoga nanti kita bisa menemukan siluman Serigala Perak...''


'' Semoga saja begitu , tapi kalau di lihat sekarang adalah bulan purnama pasti akan sedikit sulit untuk mencari mereka ini ....''


Kemudian mereka berdua langsung berjalan dengan cepat masuk ke dalam hutan sambil menyebarkan kesadarannya untuk mendeteksi keberadaan siluman .


Mereka berdua juga berpapasan dengan banyak kultivator yang berjalan keluar dari dalam hutan.


'' Lin'er sekarang lebih baik gunakanlah tehnik kamuflase mu karena kita belum tahu bahaya apa yang sudah menunggu kita...''


Kemudian Qian Lin langsung mengunakan tehnik kamuflase nya bersama Yin Jue sehingga tubuh mereka tidak terlihat di sana.


Setelah beberapa saat ada satu kelompok kultivator berjumlah 6 orang yang berjalan keluar dari dalam hutan.


'' Kenapa banyak orang yang keluar dari hutan ini Gege...? ucap Qian Lin berbicara lewat telepati agar keenam orang ini tidak mendengarnya.


'' Iya Lin'er, aku yakin ada sesuatu yang berbahaya di dalam hutan ini , Lin'er sekarang bekukan salah satu dari mereka karena aku ingin menyerap pengetahuannya...''

__ADS_1


Kemudian Qian Lin langsung membekukan kaki salah satu dari mereka sehingga orang ini langsung terjatuh di tanah karena hilang keseimbangan.


Yin Jue dengan cepat langsung menyentuh dahi orang yang terjatuh ini dengan sangat cepat lalu menarik kembali tangannya , kemudian mereka berdua sedikit menjauh dari sana.


Orang ini sangat kaget ketika kakinya membeku sehingga langsung terjatuh ke tanah , setelah beberapa saat tiba tiba ada tangan yang menyentuh dahinya , rekan rekan nya juga sangat bingung melihat rekannya ini terjatuh.


'' Apa yang terjadi tetua Duan Yan , kenapa kau tiba tiba terjatuh seperti ini....?


'' Aku tidak tahu , karena tiba tiba kaki ku membeku terus aku baru saja merasakan ada tangan yang menyentuh dahi ku...''


Rekan rekan tetua Duan Yan sedikit bingung dengan peryataan tetua Duan Yan karena mereka tidak ada yang memilki elemen Es , lagi pula di sana hanya mereka berenam saja.


Kemudian tetua Duan Yan langsung menghilangkan Es yang sudah membekukan kakinya , dengan bersusah payah akhirnya tetua Duan Yan berhasil mencairkan Es ini .


Lalu tetua Duan Yan berdiri kemudian menyebarkan kesadarannya untuk mencari aura orang lain di sekitarnya.


'' Aku tidak merasakan ada orang lain di sini , terus siapa tadi yang menyerang ku....'' ucap tetua Duan Yan penasaran .


'' Sudahlah tetua Duan Yan , lebih baik kita pergi dari sini karena hutan ini adalah wilayah terlarang , yang penting tetua Duan Yan baik baik saja...''


'' Kamu benar juga , baiklah kalau begitu sekarang ayo kita segera keluar dari hutan ini....''


Kemudian mereka berenam langsung pergi dari sana .


'' Lin'er ternyata tempat ini adalah wilayah terlarang seperti yang ada di dalam dimensi Dongwu , aku jadi penasaran kira kira hewan siluman apa yang ada di dalam hutan ini....'' ucap Yin Jue tersenyum penuh semangat .


Kemudian mereka berdua berjalan dengan santai memasuki hutan ini sambil tetap berpegangan tangan agar tehnik kamuflasenya tidak menghilang.


Semakin masuk ke dalam hutan suasana di sana semakin sepi karena sudah tidak ada lagi kultivator yang keluar dari hutan ini , sinar rembulan juga terhalang oleh dedaunan yang sangat lebat sehingga jarak pandang mereka sangat terbatas .


Beruntung mereka mempunyai tehnik kamuflase sehingga tidak takut lagi jika bertemu siluman yang sangat kuat .


Setelah satu jam berlalu mereka telah selesai melewati hutan yang gelap , tapi mereka sangat kaget karena di depannya sekarang adalah gunung Es yang sangat tinggi seperti di dalam dimensi Dongwu , pohon pohon juga tidak selebat di hutan yang mereka lewati tadi sehingga mereka bisa melihat dengan jelas .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2