
.
.
Perisai Dewa tetua Gui Yan langsung hancur berkeping keping tekena pukulan ini sehingga membuatnya langsung memuntahkan seteguk darah .
Tubuhnya langsung mundur kebelakang hingga tiga langkah lalu berhenti tepat di garis yang telah di buat oleh Patriak Gui Gang.
Patriak Gui Gang dan para anggota klan Gui sangat lega melihat tetua Gui Yan berhasil menahan pukulan patung besi ini sampai di garis yang telah di buat tadi , berarti mereka bisa pulang dengan membawa harta mereka kembali meskipun tetua Gui Yan harus terluka .
Tapi setelah beberapa saat tetua Gui Yan merasakan daya kejut yang luar biasa menghantam dadanya sehingga tubuhnya langsung terhempas lalu jatuh di atas tanah dengan kondisi sudah tidak bernyawa .
Patriak Gui Gang dan para anggota klan Gui langsung melongo melihat kejadian ini , bagaimana mungkin patung besi ini bisa membunuh tetua Gui Yan dengan satu kali pukulan saja .
Tetua Ouyang Shilin dan nona Ouyang Ling sangat kagum dengan patung besi milik tuan muda Yin Jue ini , karena ini adalah artefak yang sangat luar biasa , mereka sangat penasaran dapat dari mana tuan muda Yin Jue Artefak ini .
Senior Ye Ling sangat lega melihat Yin Jue ternyata tidak mengecewakannya , kemudian senior Ye Ling langsung maju untuk menghampiri para anggota klan Gui .
'' Kalian telah kalah dalam taruhan ini , sekarang lepaskan cincin kalian masing untuk kompensasinya...'' Ucap senior Ye Ling.
Sehingga semua anggota klan Gui satu persatu langsung melepaskan cincin mereka dengan perasaan yang sangat kesal , lalu di berikan kepada senior Ye Ling .
Setelah semua orang telah menyerahkan cincin penyimpanan nya kemudian senior Ye Ling kembali ke tempat sebelumnya sambil memberikan cincin rampasan itu kepada Yin Jue .
'' Sekarang kalian silahkan pergi dari sini , kapan kapan jika kalian ingin datang ke Klan Ouyang atau gedung perkumpulan Alkemis Surgawi silahkan membawa harta yang lebih banyak untuk mengajakku taruhan lagi , karena aku dengan senang hati akan selalu menunggu kalian kapan saja...'' Ucap Yin Jue berbohong agar mereka tidak lagi berani cari gara gara dengan klan Ouyang lagi .
Kemudian para anggota klan Ouyang langsung berbalik badan lalu terbang dari sana tanpa menanggapi perkataan Yin Jue , Patriak Gui Gang mengistruksikan salah satu anggotanya untuk mengambil mayat tetua Gui Yan lalu pergi dari sana.
Setelah mereka telah pergi kemudian Yin Jue langsung menyimpan artefak Boneka Penghancur ke dalam cincinnya , lalu berkumpul kembali bersama yang lainya .
'' Tuan muda Yin Jue kalau boleh tahu dapat dari mana artefak seperti itu...?'' tanya tetua Ouyang Shilin penasaran .
'' Artefak Boneka Penghancur tadi adalah ciptaan kaisar Tie Feng ketika masih hidup , tapi artefak ini hanya satu saja karena yang bisa membuat artefak ini hanya kaisar Tie Feng saja , Artefak itu sengaja di ciptakan untuk membalaskan dendam nya kepada kaisar Liu Xinfeng yang telah mengkhianatinya...''
__ADS_1
'' Emmmm... jadi seperti itu , pantas saja artefak Boneka Penghancur tadi memiliki tehnik pukulan Pembalik Gunung, karena tehnik milik klan Tie itu sekarang sudah menghilang...''
'' Iya senior , klan Tie sekarang juga sudah tidak ada di wilayah timur , mungkin semua anggota klan Tie telah membubarkan diri setelah runtuhnya kaisar Tie Feng dan kematian keluarganya...''
'' Sungguh kekaisaran yang penuh dengan konflik dan misterius , beruntung nya aku tinggal di kekaisaran yang sangat damai ini , kalau begitu sekarang mari kita kembali ke klan Ouyang saja ...''
'' Apakah kalian bertiga masih ingin di luar , karena nanti kurang 2 hari lagi di kekaisaran ini juga ada pertandingan...''
'' Aku masukkan saja ke dalam dimensi kalung Giok Dewa, karena ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan...'' ucap alkemis Lao Xin.
'' Bagaimana dengan senior Ye Ling dan ratu Bing Riu...?''
'' Kami sebenarnya ingin tetap di sini , tapi aku kasihan Lin'er sendirian di sana...'' ucap senior Ye Ling .
'' Tidak apa apa , hanya 2 hari saja , nanti biar di sampaikan oleh alkemis Lao Xin bahwa senior berdua masih di luar bersamaku....''
'' Baiklah kalau begitu...''
Kemudian Yin Jue langsung menciptakan portal hitam di sana , lalu mengisyaratkan alkemis Lao Xin masuk ke dalam portal itu , karena portal itu terhubung dengan dimensi kalung giok dewa.
Setelah alkemis Lao Xin telah masuk ke dalam portal kemudian Yin Jue mengeluarkan artefak Giftter miliknya lalu mengajak tetua Ouyang Shilin naik bersama , sedangkan nona Ouyang Ling dan senior Ye Ling naik di punggung ratu Bing Riu yang sudah berubah menjadi burung Phoenix Es .
Lalu mereka langsung terbang menuju klan Ouyang , mereka terbang dengan kecepatan sedang saja sambil menikmati suasana siang hari .
Setelah 10 menit berlalu mereka mendarat di halaman klan Ouyang , lalu tetua Ouyang Shilin mengajak Yin Jue ke pos penjaga dulu untuk menemui para penjaga yang terlihat sedikit terkejut dengan adanya burung Phoenix Es yang di tunggangi olah nona Ouyang Ling .
'' Salam tetua Ouyang Shilin...''
'' Salam juga , apakah tadi ada orang yang menganggu di sini atau ingin masuk dengan paksa...?''
'' Tidak ada , semua nya masih aman aman saja , karena tadi para kultivator hanya terbang di atas klan ini tanpa menggangu kemanan di sini...''
'' Baguslah kalau begitu , sekarang kalian sudah aman tidak perlu takut lagi dengan klan Naga , karena nanti permasalahan itu akan di atasi oleh tuan muda Yin Jue ini...''
__ADS_1
'' Iya tetua Ouyang Shilin, terima kasih banyak sudah memberi rasa aman kepada kami , karena sebelumnya kami berencana ingin mengundurkan diri menjadi penjaga di klan ini...''
'' Terima kasih kalian masih mau menjadi penjaga klan ini , kalau begitu aku pamit untuk masuk ke dalam aula , kalau nanti ada yang ingin menemui ku maka antarkan saja mereka ke aula...''
'' Iya tetua Ouyang Shilin...''
Kemudian tetua Ouyang Shilin langsung mengajak Yin Jue menuju aula klan Ouyang untuk berbincang bincang di sana .
Setelah sampai di depan aula klan Ouyang kemudian Yin Jue mengajak tetua Ouyang berbincang bincang di gazebo yang ada di depan aula , menurut Yin Jue di gazebo ini sangat cocok untuk menghabiskan waktu di sana karena di samping gazebo ini juga ada kolam ikan nya.
Setelah mereka berdua duduk di sana kemudian langsung berbincang bincang.
'' Senior Ouyang Shilin, ambilah cincin ini karena cincin ini adalah milik para anggota klan Gui tadi , aku sudah memiliki harta rampasan yang sangat banyak jadi aku tidak terlalu membutuhkan isi di dalam cincin ini...''
'' Itu untuk tuan muda Yin Jue saja , karena tadi tuan muda yin Jue yang merampas dari mereka ...''
'' Tidak apa apa senior , aku sudah memiliki banyak harta seperti ini , aku akan sangat marah jika senior Ouyang menolaknya...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan menyimpannya...''
Kemudian tetua Ouyang Shilin langsung menyimpan semua cincin penyimpanan itu .
'' Terus bagaimana dengan pembuatan pil tadi , senior minta imbalan apa kepada ku ....''
'' Aku hanya ingin tuan muda Yin Jue memastikan agar klan Naga tidak memperpanjang masalah denganku , hanya itu saja yang aku inginkan ....''
'' Senior Ouyang Shilin tenang saja , aku yakin aku pasti bisa mengatasi masalah itu...''
Kemudian Yin Jue mengajak tetua Ouyang Shilin saling bertukar batu giok jiwa untuk saling meneteskan darah dan kekuatan jiwanya , agar nanti jika ada orang yang menyerang klan Ouyang , maka tetua Ouyang Shilin bisa langsung mengabarinya untuk membantunya .
.
.
__ADS_1
####