
.
.
Melihat portal hitam telah aktif kemudian Yin Jue langsung melompat ke dalam portal hitam ini .
Swushhh.
Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di dalam sebuah ruangan yang cukup besar , di dalam ruangan ini hanya ada altar hitam dan barang barang yang sudah tidak terpakai .
'' Ternyata ini hanyalah gudang saja , padahal aku berharap berpindah di ruang harta milik penguasa kota Huzhong ini...'' batin Yin Jue .
Kemudian Yin Jue mengaktifkan kembali tehnik kamuflase nya . Lalu berjalan ke pintu gudang ini yang ada bagian sudut .
Kebetulan pintu gudang ini tidak terkunci sehingga Yin Jue langsung membukanya , setelah membukanya ternyata Yin Jue melihat pintu ini terhalang oleh sebuah almari yang sangat besar .
Mungkin penguasa kota Huzhong belum mengetahui kalau di belakang almari besar ini ada ruang rahasia lagi menuju dimensi lain .
Kemudian Yin Jue merangkak di bawah almari ini untuk keluar dari sana , karena kebetulan almari ini memiliki kaki kaki yang cukup untuk tempat merangkak .
Setelah merangkak keluar Yin Jue melihat ternyata ini adalah ruang harta yang ada di mansion ini , tapi di sana tidak ada harta berharga sama sekali , karena hanya ada beberapa pedang dan tombak saja yang tidak terawat.
Kemudian Yin Jue membuka pintu ruang harta ini secara perlahan lahan , karena tidak mau jika ada orang yang mencurigainya.
Setelah membuka sedikit pintu ini kemudian Yin Jue mengintip ke luar .
'' Kenapa nasib ku sial begini , masih sore tapi sudah melihat orang yang sedang bergulat ....'' batin Yin Jue , karena melihat penguasa kota mesum yang ada di dekat Telaga Nadi Spritual tadi sedang bergulat bersama istrinya.
Kemudian Yin Jue langsung menutup pintunya kembali lalu langsung menghilang dari sana .
Swushhh.
__ADS_1
Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di dekat Telaga Nadi Spritual, beruntung di sana sudah sepi sehingga tidak ada orang yang melihatnya .
Karena semua kultivator yang berendam tadi pagi sudah pergi dari sini , sedangkan para petugas yang ada di sini juga sudah tidak ada .
Kemudian Yin Jue berjalan ke toko yang menjual buah Persik Spiritual Abadi tadi , setelah sampai di sana Yin Jue melihat buah Persik Spiritual Abadi yang di pajang tadi sudah habis terjual .
Yin Jue hanya bisa mengerutkan keningnya saja , karena rencananya telah gagal untuk mencuri semua buah Persik Spiritual Abadi yang ada di toko ini .
Kemudian Yin Jue memutuskan untuk pergi dari sana menuju gerbang Telaga Nadi Spritual, tapi setelah sampai di sana ternyata 4 penjaga yang bertugas di sana ternyata sudah tidak ada .
Mungkin mereka telah pulang karena sebentar lagi sudah menjelang malam .
Kemudian Yin Jue langsung mengerak-gerakan tangannya untuk menciptakan Formasi Manipulasi , setelah selesai memperagakan formasi manipulasi kemudian langsung menyentuh dinding formasi sehingga langsung tercipta sebuah pintu formasi , kemudian Yin Jue langsung keluar melewati pintu ini .
Setelah melewati dinding formasi kemudian Yin Jue langsung menghilang dari sana , karena melihat awan di langit tiba tiba menghitam .
Swushhh.
Tapi ketika sudah berpindah di sana , tiba tiba hujan langsung turun deras , sehingga Yin Jue langsung membuat kubah Es untuk melindungi tubuhnya dari guyuran hujan .
Sambil menunggu hujan reda Yin Jue kemudian mengeluarkan Buah Mayat Kecerdasan miliki roh Tie Feng.
Kemudian Yin Jue langsung memakan buah ini , ternyata udah ini sangat pahit , tapi Yin Jue tetap menekannya dengan cepat karena bagaimana pun juga buah ini memiliki khasiat yang sangat istimewa .
Setelah memakan habis buah Mayat kecerdasan ini kemudian Yin Jue melanjutkan memakan buah Persik Spiritual yang dia miliki untuk pencuci mulut agar menghilangkan rasa pahit di dalam mulutnya.
Setelah lima menit berlalu Yin Jue merasakan banyak ingatan dari Tie Feng muda yang suka bereksperimen membuat berbagai macam artefak yang berhasil dia buat termasuk membuat artefak kapal terbang , artefak Giftter , artefak Boneka Penghancur, dan artefak Cincin Api yang bisa memperbesar serangan elemen api yang keluar dari tangannya .
Di dalam ingatan ini juga ada tehnik bertarung yang di miliki oleh Tie Feng ketika masih muda , tapi yang paling menarik adalah tehnik Pukulan Pembalik Gunung , karena pukulan Tie Feng ini bisa menghancurkan beberapa bangunan dalam satu kali pukulan saja .
Yin Jue juga melihat ketika Tie Feng masih muda mengunakan artefak boneka Penghancur , ternyata tangan artefak boneka Penghancur ini telah di gabungkan dengan sebuah pegas yang memiliki gelombang kejut yang sangat luar biasa , sehingga kekuatannya 10 kali lipat dari kekuatan para kultivator pada umumnya.
__ADS_1
Yin Jue sangat kagum dengan kejeniusan Tie Feng ketika masih muda , karena dia adalah seorang jenius yang bisa menciptakan beberapa artefak yang sangat luar biasa.
Tidak salah jika Liu Xinfeng mengincar kecerdasan tetua Tie Feng , setelah 10 menit berlalu Yin Jue merasakan hujan telah reda sehingga Yin Jue langsung menghilangkan kubah Es nya.
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang miliknya , lalu melompat naik ke atas artefak kapal terbang, setelah naik kemudian Yin Jue langsung mengaktifkan formasi perlindungan dan langsung mengendalikan untuk mulai terbang.
Yin Jue sengaja tidak mengeluarkan siapa siapa dari dimensi kalung Giok Dewa, karena mereka sekarang masih sibuk menanam tanaman obat .
Yin Jue terbang dengan kecepatan penuh ke arah Utara di temani sinar rembulan dan bintang yang yang berkelap-kelip.
Setelah menjelang pagi Yin Jue tetap melanjutkan perjalan nya , kemudian Yin Jue membuka gulungan peta untuk mencari pendaratan kota terdekat dari bibir pantai , di dalam peta Yin Jue melihat ada kota yang sangat besar berada di dekat bibir pantai , tapi masih butuh 6 jam perjalanan baru sampai di sana .
Kota ini bernama kota Hainan , kota ini adalah kota tempat para nelayan tinggal , setelah
melihatnya kemudian Yin Jue mengulung peta itu lagi lalu menyimpannya .
Setelah 6 jam berlalu akhirnya Yin Jue bisa melihat dari kejauhan kota Hainan ini , kemudian Yin Jue mengurangi kecepatan artefak kapal terbang lalu terbang menuju gerbang kota Hainan , setelah mendarat kemudian Yin Jue langsung menyimpan artefak kapal terbang ke dalam cincin spasial.
Kemudian berjalan masuk ke dalam hutan dulu untuk mencari kayu bakar , agar jika nanti ketika mereka bosan di atas artefak kapal terbang bisa membakar daging .
Yin Jue kemudian menyiapkan cincin kosong untuk mengumpulkan semua kayu bakar yang dia temui , butuh waktu satu jam Yin Jue mengisi cincin penyimpan ini hingga penuh , kemudian Yin Jue berjalan keluar lagi dari dalam hutan , ketika berjalan keluar dari sana Yin Jue melewati Hutan bambu , kemudian Yin Jue langsung menebang beberapa pohon bambu karena batang bambu ini sangat berguna untuk wadah air ketika menyiram tanaman obat di dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Kemudian Yin Jue memotong motong nya dulu hingga 1 meter sebelum memasukan ke dalam cincin kosong , setelah selesai memotong semua batang bambu ini kemudian Yin Jue langsung memasukkan semuanya ke dalam cincin kosong , kemudian berjalan keluar lagi dari hutan.
Setelah keluar dari hutan kemudian Yin Jue berjalan mendekati gerbang kota Hainan.
.
.
####
__ADS_1