
Setelah formasi sudah aktif kemudian Yin Jue mengeluarkan 10 batu roh untuk memperkuat pertahanan klan Yin agar semakin kuat .
'' Aku baru kali ini melihat formasi seperti ini , ternyata cukup mudah untuk mengaktifkan artefak pertahanan ini...'' ucap Qian Lin .
'' Iya memang mudah , tapi jika tidak punya batu roh nanti akan cukup kesulitan karena jika mengunakan batu mustika siluman akan cepat habis energinya , sehingga harus sedia banyak batu mustika siluman...''
'' Gege sangat beruntung memiliki banyak batu roh ini , ternyata selain untuk memperbaiki senjata pusaka, juga bisa di gunakan untuk mengaktifkan formasi , tapi sayang nya bat roh tidak bisa di serap oleh kultivator seperti batu mustika siluman...''
'' Iya itulah kekurangan , tapi sebenarnya baru roh ini adalah alat pembayaran yang ada di daratan atas...''
Qian Lin hanya mengangukan kepala saja mendengar penjelasan Yin Jue ini.
Setelah selesai mengaktifkan pertahanan kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin untuk turun ke bawah dan berkeliling klan ini .
Mereka berdua berjalan santai untuk menikmati kebersamaan mereka berdua , tampak di halaman klan banyak orang yang membereskan sisa sisa acara pernikahannya , mereka di pimpin oleh tetua Yin Gang di sana .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berinisiatif untuk membantunya , tapi tetua Yin Gang melarangnya .
'' Kalian adalah pengantin baru , biar di sini di urusi oleh mereka , kalian berdua nikmatilah kebersamaan kalian...'' ucap tetua Yin Gang melarangnya.
'' Aku hanya sedikit bosan saja paman jika hanya melihatnya saja , ya sudah kalau begitu aku akan pergi ke tempat lain saja...''
'' Iya... kalian berkeliling lah di klan ini biar di sini aku dan para anggota klan yang mengurusinya...''
Kemudian Yin jue meninggalkan halaman klan dan pergi ke tempat para anggota muda klan berlatih .
Setelah sampai di sana kemudian Yin Jue mengajari mereka berlatih tehnik berpedang dan melatih mereka dalam berkultivasi yang benar .
Setiap hari Yin Jue selalu mengajari para anggota muda berlatih, sedangkan Qian Lin selalu menemaninya kemanapun Yin Jue pergi.
Kadang Qian Lin juga sambil membawa Yin Ruyue untuk berkeliling klan ini bersama Yin Jue , Qian Lin sangat terhibur jika berkeliling bersama Yin Ruyue karena sekarang Yin Ruyue sudah sedikit bisa berbicara dan berjalan , sehingga Yin Ruyue semakin hari semakin mengemaskan .
Setelah 6 bulan berada di klan Yin para anggota muda yang di latih oleh Yin Jue kini sudah banyak perubahan , mereka semakin mahir dalam berpedang dan kekuatan mereka banyak peningkatan berkat di bimbing oleh Yin Jue.
Melihat perkembangan ini Yin Jue sangat senang , banyak tetua klan yang memuji Yin Jue karena sudah berhasil membawa perubahan yang sangat banyak .
Keesokan harinya setelah makan bersama dengan keluarganya kemudian Yin Jue berpamitan kepada ayah dan ibunya .
'' Ibu dan ayah aku ingin berkunjung ke klan Qian dan melanjutkan perjalananku untuk ke sekte Gunung Pedang menemui guru Lou Feng...'' ucap Yin Jue.
__ADS_1
'' Iya aku bisa mengerti , yang penting kalian sering seringlah kesini karena kau pasti sangat mudah untuk ke sini mengunakan tehnik ruang dan waktu milikmu...'' ucap ayah Yin Bei.
'' Iya ayah , aku akan selalu berkunjung ke sini karena aku dan Qian Lin juga ingin tahu perkembangan adikku yang lucu ini...'' ucap Yin Jue sambil mencubit pipi Yin Ruyue
'' Ya sudah kalau begitu kalian pergilah...''
Kemudian Qian Lin juga berpamitan dengan ayah Yin Bei dan ibu Yin Xhie, tak lupa Qian Lin juga mencium adik Ruyue .
Setelah berpamitan kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana .
Swushhh.
Yin Yue dan Qian Lin telah berpindah di depan klan Yin .
Kemudian Qian Lin menyapa para penjaga gerbang yang sedang bertugas di sana .
Para penjaga gerbang langsung memberi hormat kepada Qian dan Yin Jue , kemudian mereka langsung membukakan pintu dan mempersilahkan mereka berdua masuk ke dalam .
Yin Jue dan Qian Lin berjalan santai menuju rumah Qian Lin , para anggota klan Qian yang berpapasan dengan mereka selalu menyapanya dengan hormat dan memberi selamat karena telah menikah.
Setelah berjalan 10 menit akhirnya mereka telah sampai di rumah Qian Lin . Kemudian Qian Lin langsung mengetuk pintu rumahnya .
'' Ternyata kalian berdua , mari masuk ke dalam...'' ucap ibu Qian Yue senang melihat Yin Jue dan Qian Lin berkunjung ke rumahnya.
Kemudian mereka masuk ke dalam rumah , ternyata ayah Qian Li juga ada di ruang tamu sedang duduk menikmati secangkir minuman hangat .
Yin jue dan Qian Lin kemudian bergabung duduk di sana .
'' Ayah... maaf aku baru bisa pulang sekarang...'' ucap Qian Lin .
'' Tidak apa apa Lin'er , karena di sana juga adalah rumahmu , ayah dan ibu bisa mengerti soal itu , terus bagaimana kabar di sana apakah sudah tidak ada masalah lagi...'' tanya ayah Qian Li .
'' Tidak ada ayah , sekarang kondisi di sana sudah aman , aku juga sudah memperkuat formasi pertahan di sana , sehingga tidak akan ada orang yang bisa menyerang....'' jawab Yin jue menimpalinya.
'' Baguslah kalau begitu aku senang mendengarnya...''
Pagi itu mereka berbincang bincang ringan di sana .
Sertelah menjelang siang kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin untuk berkeliling klan Qian .
__ADS_1
Mereka berdua berjalan dengan santai menikmati lalu lalang klan Qian yang terlihat sibuk dengan pekerjaannya masing masing , setelah beberapa menit mereka sampai di tempat pelatihan para anggota muda klan Qian , mereka kalau sing latihan di sebuah bangunan yang cukup besar , hanya ketika pagi saja mereka berlatih di halaman klan .
Di dalam gedung pelatihan tampak ada paman Lang di sana yang sedang melatih anggota muda , kemudian Yin Jue dan Qian Lin menghampirinya .
'' Salam paman Lang...'' sapa Yin Jue.
'' Salam juga Jue'er dan Lin'er , kapan kalian datang ke klan ini...?
'' Aku datang ke sini pagi tadi paman...'' jawab Qian Lin .
Kemudian Yin Jue berbincang bincang di sana dan saling bertukar pengalaman dengan paman Lang , paman Lang juga menceritakan siapa dirinya sebenarnya .
Ternyata paman Lang adalah bekas tetua sekte Teratai Putih, pantas saja Yin Jue melihat para anggota muda klan Qian semuanya sudah mahir dalam tehnik berpedang ataupun mengunakan tangan kosong , kekuatan para anggota muda klan Qian juga terbilang cukup kuat karena mereka selalu di beri sumber daya oleh sekte Teratai Putih , sehingga peningkatan kekuatan mereka meningkat dengan cepat.
Yin Jue melihat kekuatan paman Lang berada di tingkat Semi Dewa Bintang 6 .
Menjelang sore hari Yin Jue dan Qian Lin kemudian berpamitan kepada paman Lang , kemudian mereka berjalan pulang ke rumah .
Setelah berjalan 15 menit mereka telah sampai di rumah Qian Lin , kemudian mereka masuk ke dalam dan berkumpul lagi dengan keluarga Qian Lin di ruang tamu.
'' Dari mana tadi kalian , apakah kalian berkeliling kota Qianzhi ini lagi...? tanya ibu Qian Yue penasaran.
'' Tidak ibu... kami tadi ke tempat pelatihan para anggota muda di gedung pelatihan bersama paman Lang...'' jawab Qian Lin .
Sore itu mereka berbingcang bincang di sana hingga malam hari , ibu Qian Yue selalu menasihati Qian Lin tentang kehidupan berumah tangga , sedangkan Yin Jue mendengarkan cerita pengalaman ayah Qian Li dan bertukar pendapat tentang berkultivasi .
Setiap hari Yin Jue di klan Qian selalu pergi ke tempat pelatihan anggota muda klan Qian yang berlatih , Yin Jue juga membantu paman Lang memberi arahan kepada para anggota muda klan Qian.
Tetua Qian Lang sangat senang karena ada yang membantunya memberi arahan kepada para anggota muda , setelah 6 bulan berlalu perkembangan anggota muda klan Qian mengalami peningkatan yang cukup memuaskan karena berkat arahan dari Yin Jue yang mudah di mengerti oleh mereka sehingga kekuatan mereka banyak yang meningkat dengan pesat .
Keesokan harinya setelah makan bersama Yin Jue kemudian berpamitan kepada ayah Qian Li dan ibu Qian Yue .
'' Ayah dan ibu... hari ini kami berencana ingin melanjutkan perjalanan kami lagi ke wilayah tengah untuk mengunjungi guruku di sekte Gunung Pedang...'' ucap Yin Jue berpamitan .
.
.
####
__ADS_1