Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 95 : Penculikan Kultivator.


__ADS_3

Setelah Yin Jue dan Qin Lin keluar dari restoran itu , kemudian mereka berdua berjalan ke arah gerbang yang menuju ke kota Thaishi . Setelah mereka berdua keluar gerbang , kemudian mereka tebang rendah di atas pasir gurun , mereka terbang dengan kecepatan sedang karena sekarang masih siang hari dan jarak ke kota Thaishi hanya dua jam saja jadi mereka sedikit bersantai .


Di dalam pejalan ke kota Thaishi mereka berdua berharap bisa menemukan para penculik Kultivator yang sudah meresahkan Kultivator di kota Thaishi, tapi mereka tidak berjumpa dengan mereka .


Setelah 2 jam lebih akhirnya mereka telah sampai di depan gerbang kota Thaishi . Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan mendekati gerbang , mereka berdua ikut mengantri di sana , setelah beberapa saat akhirnya tiba giliran mereka .


Kemudian mereka membayar biaya masuk kota dan menunjukan lencana kekaisaran Chue . Setelah itu mereka berjalan menyusuri kota Thaishi, mereka ingin menyelidiki penculikan Kultivator dengan cara berbaur dengan para warga kota Thaishi agar mereka mendapatkan informasi dari para warga kota Thaishi. Kemudian mereka berdua sampai di alun alun kota Thaishi, Yin Jue dan Qian Lin memilih duduk di bawah pohon sambil menikmati keindahan alun alun kota Thaishi .


Setelah hampir 2 jam di sana akhirnya Yin Jue mendapatkan informasi ini dari para warga , Yin Jue mendengar dari pembicaraan para warga memang di kota ini telah terjadi penculikan Kultivator, tapi mereka melakukan aksi pada malam hari jika di dalam kota , sedangkan kalau di luar kota Thaishi mereka tidak ada yang tahu seperti nasib 5 pemuda dari klan Guang .


'' Lin'er, kurasa nanti malam saja giliran kita yang memancing mereka agar mereka mau keluar .


'' Iya Gege , kurasa mereka juga cari aman , sehingga mereka melakukan aksinya pada malam hari.


'' Lebih baik kita sekarang cari penginapan saja Lin'er mumpung sekarang masih sore .


'' Iya Gege , aku juga setuju .


Kemudian mereka berdua beranjak pergi dari alun alun kota Thaishi, mereka berjalan untuk mencari penginapan yang dekat dengan alun alun kota Thaishi, karena rencana mereka berdua malam ini menjebak penculik Kultivator itu di alun alun kota . Setelah berjalan 10 menit akhirnya mereka menemukan sebuah penginapan yang cukup besar yang ada restorannya juga , Kemudian mereka berdua masuk ke penginapan itu .


'' Selamat datang di penginapan kami tuan muda dan nona muda , ada yang bisa saya bantu ?

__ADS_1


'' Iya kami memesan 1 kamar untuk dua malam saja , berapa biayanya ?


'' Hanya 1 koin emas saja tuan muda .


Kemudian Yin Jue mengeluarkan 1 koin emas lalu di berikan kepada resepsionis itu. Kemudian mereka di antarkan langsung ke kamarnya di lantai dua .


Kemudian mereka berdua masuk ke dalam kamar lalu mandi dan berganti pakaian secara bergantian . Setelah mereka berdua selesai membersihkan diri , kemudian mereka turun ke lantai satu untuk makan di restoran .


Mereka berdua lalu duduk di kursi paling pojok dan memesan makanan di sana , malam itu mereka menghabiskan waktu di restoran sambil menunggu agak malam untuk pergi ke alun alun kota .Setelah jam 9 malam mereka berdua keluar dari restoran itu dan berjalan menuju alun alun kota , sesampainya di sana mereka berdua lalu duduk di sebuah kursi yang telah di sediakan untuk bersantai . Perlahan lahan para pengunjung alun alun kota mulai menghilang , tinggal mereka berdua di sana .


'' Lin'er kamu sekarang berkamuflase lah dan biarkan saja jika ada orang yang menangkap ku , kamu cukup ikuti saja kemana mereka akan membawaku karena akan lebih baik jika mereka membawaku ke markas mereka karena kita tidak usah repot repot untuk mencari tahu markas mereka berada .


Kemudian Yin Jue menurunkan tingkat kekuatannya sampai di tingkat Kaisar Bintang 1 , setelah duduk di sana sampai 2 jam akhirnya Yin Jue merasakan ada gerak gerik bayangan orang berpakaian hitam di balik pohon .


Tapi Yin Jue hanya biasa saja melihat gerak gerik mereka , dia cukup senang ternyata mereka sudah termakan umpannya.


Setelah beberapa saat akhirnya satu dari mereka muncul dari balik pohon di belakang kursi Yin Jue , kemudian dia langsung membekap Yin Jue dengan sebuah kain berwarna hitam yang sudah di olesi obat bius.


Yin Jue kemudian langsung berpura pura pingsan dan terkulai lemas .


Kemudian orang berpakaian hitam itu langsung mengangkat badan Yin Jue dengan cara memikul tubuh Yin Jue di pundaknya , lalu dia membawanya dengan cara terbang .

__ADS_1


Qian Lin kemudian mengikuti orang ini dari belakang , dia menjaga jarak agar mereka tidak mengetahuinya karena malam ini adalah malam bulan purnama . Tak terasa sudah satu jam berlalu Qian mengikuti orang yang membawa tubuh Yin Jue , dia membawa tubuh Yin Jue ke dalam hutan yang masih berdekatan dengan kota Thaishi . Kemudian dia berhenti di batu besar yang masih di dalam hutan , dia kemudian meletakkan tubuh Yin Jue di atas batu . Kemudian penculik ini berjalan ke sebuah batu besar , lalu dia mengangkat sebuah batu sebesar kepala manusi yang ada di samping batu besar ini , tenyata itu adalah sebuah tombol , kemudian dia menekan tombol ini .


Seketika batu besar itu pun bergeser dan tampak sebuah mulut goa di balik batu itu , kemudian orang ini berjalan lagi ke arah Yin Jue lalu mengangkat tubuh Yin Jue dengan cara yang sama dengan sebelumya , lalu dia berjalan masuk ke dalam goa , sedangkan Qian Lin juga langsung mendekati goa ini sambil berkamuflase dengan batu di sekitarnya lalu dia ikut juga masuk ke dalam goa ini .


Setelah sampai di dalam goa , Qian Lin melihat penculik ini menekan tombol yang ada di dalam goa . Seketika batu tadi langsung menutup kembali , setelah pintu goa tertutup ternyata di dalam goa tidaklah gelap karena di langit langit goa telah terpasang batu mustika berwarna merah yang mengeluarkan cahaya sehingga di dalam goa bisa terlihat berkat batu mustika ini .


Qian terus mengikuti penculik ini yang berjalan menyusuri lorong, kemudian di dalam goa mereka menemukan persimpangan ke kiri dan ke kanan . Penculik ini kemudian berjalan ke kiri , setelah sampai di ujung lorong akhirnya Qian Lin bisa melihat ruangan itu adalah sebuah penjara , karena di dalam ruangan itu terlihat banyak Kultivator yang ada di dalam sel tahanan yang di ikat dengan tali . Kemudian penculik ini langsung menurunkan tubuh Yin Jue di lantai lalu dia mengeluarkan tali hendak mengikat tubuh Yin Jue juga , tapi tiba tiba dari bawah tanah muncul akar akar yang sangat banyak langsung mengikatnya .


Seketika penculik ini langsung panik ketika muncul akar akar dari dalam tanah dengan sangat cepat langsung mengikatnya , dia mencoba melepaskan ikatan akar akar ini dengan sangat kuat , meskipun dia sudah mengunakan berbagai cara agar terlepas dari ikatan akar akar ini tapi itu hanya sia sia saja , akar akar ini semakin mengikatnya dengan sangat erat jika dia terus menerus mencoba melepasnya .


Kemudian Yin Jue bangun lalu berdiri di hadapan penculik ini , melihat orang yang sudah di culik nya teryata sudah sadar , penculik ini sedikit kaget karena ternyata orang dia culik kali ini tidak terpengaruh oleh obat bius.


Kemudian Yin Jue menempelkan tanganya di dahi penculik ini untuk menyerap pengetahuannya. Setelah selesai menyerap pengetahuannya kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan akar akar dari kedua jarinya dan langsung menusuk mata penculik ini.


Jlebbb... arghhhhh....Penculik ini menjerit kesakitan dan matanya langsung mengeluarkan darah yang mengalir dengan sangat deras , kemudian Yin Jue mengeluarkan Kumbang Api untuk memakan tubuh penculik ini. Suara jeritan hanya terdengar sebentar saja , Kumbang Api dengan sangat cepat memakan tubuh penculik ini hingga tinggal tulang saja .


Yin Jue sengaja tidak menyerapnya sendiri karena dia ingin memberi makan Kumbang Api ini agar secepatnya berevolusi , lagi pula Yin Jue juga masih punya banyak banyak batu mustika siluman Kalajengking Merah untuk meningkatkan kekuatannya jadi sementara ini dia tidak perlu menyerap esensi kehidupan musuhnya.


.


####

__ADS_1


__ADS_2