Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 133 : Mendapatkan pil penawar.


__ADS_3

'' Akhirnya aku naik tingkat juga ke tingkat Semi Dewa Bintang 7 ... '' batin Yin Jue dalam hatinya .


Kemudian Yin Jue menutup kembali matanya untuk menstabilkan pondasi kultivasi nya , setelah pondasi kultivasi nya benar benar kokoh kemudian Yin Jue membuka matanya kembali .


Yin Jue kemudian langsung keluar dari dimensi kalung Giok Dewa.


Swushh...


Yin Jue muncul di dalam kamar yang sebelumnya , kemudian Yin Jue berjalan keluar kamar untuk mencari Qian Lin , dia berjalan ke ruang tamu , setelah sampai di ruang tamu Yin Jue melihat Qian Lin sedang duduk melamun .


'' Lin'er .... '' sapa Yin Jue yang ingin membuyarkan lamunan Qian Lin .


'' Eh iya Gege....'' ucap Qian Lin sangat kaget .


Kemudian Yin Jue duduk juga di samping Qian Lin.


'' Apakah Gege sudah selesai menyerap mustika siluman Kalajengking Merah... ?


'' Sudah Lin'er , kekuatanku sekarang sudah sama denganmu...''


'' Selamat Gege sudah naik tingkat , aku sangat senang mendengarnya... ''


'' Iya , tadi kau sedang melamun kan apa Lin'er...?


'' Aku hanya teringat dengan ibuku saja , karena jika aku sendirian dia selalu menemaniku....''


'' Apakah kamu ingin pulang ke klan mu... ? tanya Yin Jue penasaran .


'' Sebenarnya iya Gege , tapi tidak apa apa , sekarang kan ada Gege yang selalu menemaniku...''


'' Nanti jika urusan kita sudah selesai di kekaisaran Tang ini aku akan mengajakmu kembali ke klan mu , karena kau juga harus mengenalkan kedua orang tuamu kepadaku...''


'' Iya Gege , tapi jika aku kembali ke klan lebih baik mengajak kakek juga ke sana , karena aku tidak enak jika kembali ke klan hanya kita berdua saja...''


'' Iya aku juga setuju , biar kakek guru nanti yang mengenalkan ku kepada ayah dan ibumu , oh iya apakah alkemis Lan Yu belum selesai membuatkan kan pil penawar... ?


'' Aku tidak tahu Gege , tadi pagi dia kesini tapi cuma sebentar saja , mungkin sore ini dia akan menyelesaikannya , karena kemarin dia pernah bilang begitu...'''


'' Kalau begitu kita tunggu saja di sini , karena sebentar lagi juga sudah sore hari...''


Yin Jue dan Qian Lin menunggu alkemis Lan Yu di sana dengan bercanda ringan agar tidak bosan , setelah satu jam menunggunya di sana akhirnya alkemis Lan Yu keluar .


Dia lalu bergabung juga duduk di sana .


'' Terima kasih kalian telah menunggu ku , ucap alkemis Lan Yu dengan sopan .

__ADS_1


'' Iya tidak apa apa saudara Yu , namanya juga menyuling pil itu pasti butuh waktu , kata Yin Jue menimpalinya .


'' Aku sudah menyulingnya pil pesanan tuan muda Jue dari semua bahan yang tuan muda Yin Jue berikan kepadaku , ini ambilah '', ucap alkemis Lan Yu sambil menyodorkan beberapa botol pil penawar kepada Yin jue .


'' Terima kasih banyak saudara Yu , berapa biaya pembuatan pil ini...?


'' Tuan muda Yin Jue seperti orang lain saja , sudahlah kalian bawa saja pil itu , tuan muda Yin Jue tidak usah memikirkan biayanya karena aku menggratiskan untuk tuan muda Yin Jue , aku sudah menganggap kalian berdua ini adalah saudaraku ...''


'' Ya sudah terimakasih banyak , aku tak akan sungkan lagi kalau begitu ...''


'' Iya sama sama , kalau kalian butuh membuat pil lagi datanglah ke rumahku ini...'' ujar alkemis Lan Yu .


'' Iya kedepannya aku juga ingin belajar membuat pil seperti saudara Yu , tapi untuk saat ini aku masih banyak urusan jadi masih belum bisa belajar...''


'' Jika tuan muda Jue memang ingin belajar membuat pil , nanti datanglah kesini , aku akan membimbing tuan muda Jue agar cepat menguasai ilmu alkemis ...''


'' Terima kasih saudara Yu , kalau begitu aku mohon pamit , karena aku harus segera membebaskan para wanita yang sudah di culik oleh paviliun Kilat Petir...''


'' Iya tuan muda Yin Jue , berhati hatilah . Kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang di sana .


Swussssh.


Yin Jue dan Qian Lin telah berpindah di halaman rumah nenek Chou , kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah .


Di dalam ruang tamu ternyata ada nenek Chou bersama dengan senior Liu Cong dan putrinya . Lalu Yin Jue dan dan Qian Lin juga ikut duduk di sana bergabung dengan mereka .


'' Iya tidak apa apa tuan muda Jue , aku akan tetap menunggu sampai kalian datang , karena aku sangat membutuhkan bantuan tuan muda Yin Jue , ucap Liu Cong dengan wajah penuh harap.


'' Apakah senior Cong sudah menyelidiki tempat paviliun Kilat Petir berada...? tanya Yin Jue .


'' Sudah tuan muda Jue , aku kemarin sudah menyelidiki ke paviliun Kilat Petir , ternyata penjagaan di sana sangat ketat dan para penjaga paviliun kekuatannya sangat kuat , tuan muda Jue harus berhati hati jika masuk ke sana...''


'' Iya aku tidak akan gegabah kalau nanti ke sana , kalau boleh tahu di mana letak paviliun Kilat Petir berada...?


'' Bangunan mereka ada di persimpangan jalan tepat di ujung jalan ini , bangunan pavilun Kilat Petir ini mempunyai 4 lantai , mungkin hanya 1 jam kalau berjalan dari sini... '' ucap Liu Cong menjelaskan dengan detail .


'' Kalau begitu nanti malam saja aku akan ke sana , karena aku akan mempersiapkan kebutuhanku untuk menyelinap ke sana , kalau boleh tahu siap nama istri senior Cong...? biar nanti aku bisa mengenalinya..''


'' Nama istriku adalah Hua Mei....''


'' Apakah aku boleh menyentuh dahi senior... ? kerena kalau hanya nama saja nanti aku akan kesulitan mencarinya , aku ingin menyerap pengetahuan senior agar nanti aku bisa dengan mudah mengenalinya... ''.


'' Silahkan tuan muda Jue ...'' ucap Liu Cong mengijinkannya.


Kemudian Yin Jue berdiri lalu menyentuh dahi Liu Cong untuk menyerap pengetahuannya agar nanti dia bisa mengenali istrinya . Setelah selesai menyerap pengetahuanya kemudian Yin Jue duduk kembali .

__ADS_1


'' Aku sudah mengetahui gambaran wajah istri senior Cong , kalau begitu aku dan istriku mohon pamit ke kamar dulu , untuk mengatur rencana nantinya dengan istriku...''


'' Iya tuan muda Jue , silahkan...'' ucap Liu Cong mempersilahkan Yin Jue dan Qian Lin ke kamarnya .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berdiri lalu berjalan ke kamar . tapi tiba tiba Liu Yue memanggil Qian Lin .


'' Kakak Lin , ucap Liu Yue memangil Qian Lin .


Qian Lin langsung menghentikan langkahnya lalu membalikkan badannya.


'' Iya ada apa adik Yue...?


'' Bolehkan aku ikut


kakak Lin ke kamar...? ucap Liu Yue dengan wajahnya yang lucu.


'' Tidak apa apa , kalau begitu ayo ke sini adik Yue...'' ucap Qian Lin sambil mengulurkan kedua tanganya .


Liu Yue langsung berlari ke arah Qian Lin , kemudian Qian Lin memegang tanganya mengajaknya ke kamar .


'' Nanti Yue'er jangan sampai merepotkan tuan muda Jue dan nona Qian Lin... '' ucap nenek Chou memperingati Liu Yue .


Liu Yue hanya tersenyum saja sambil menggelengkan kepalanya .


Kemudian mereka bertiga masuk ke dalam kamar dan duduk di tepi tempat tidur .


'' Kakak nanti tolong bawa ibuku kembali , agar aku bisa mempunyai ibu seperti teman temanku... '' ucap Liu Yue dengan wajah imutnya .


'' Iya , kamu aku akan bawa ibu kamu kembali agar kmu tidak kesepian lagi adik Yue , apakah adik Yue masih ingat dengan wajah ibumu dulu ...?


Liu Yue hanya menggelengkan kepalanya dengan sorot matanya yang seperti melihat kekosongan saja .


'' Adik Yue santai saja dan harus bersabar , karena kakak berdua nanti akan membawa ibu adik Yue lagi ke sini... ''


Wajah Liu Yue terlihat langsung tersenyum mendengar perkataan Qian Lin .


Qian Lin dan Liu Yue bercerita layaknya ibu dan anak , setelah menjelang malam kemudian Qian Lin mengantarkan Liu Yue kepada nenek Chou , setelah mengantarkan Liu Yue kemudian Qian Lin masuk ke dalam kamar lagi .


'' Lin'er , nanti kau minum kan pil ini kepada para wanita yang ada di paviliun Kilat Petir nantinya...'' kata Yin Jue sambil memberikan beberapa botol pil kepada Qian Lin .


Kemudian Qian Lin mengambil botol berisi pil itu lalu di simpannya .


'' Iya Gege serahkan kepadaku , nanti aku akan berkamuflase dan naik ke lantai atas untuk menyelamatkan mereka dan meminumkan pil ini , Gege nanti fokus saja membereskan anggota paviliun Kilat Petir yang ada di sana...''


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2