
.
Setelah Yin Jue selesai membakar tulang tulang itu hingga menjadi abu , dia kemudian menghampiri Qian Lin .
'' Lin'er ayo kita kembali ke istana kekaisaran Chue untuk beristirahat di sana .
'' Iya Gege. Kemudian mereka berdua berpindah ke kamar tamu di istana kekaisaran . Mereka kemudian bergantian mandi untuk membersihkan diri , malam itu mereka langsung tidur karena mereka juga cukup kelelahan setelah seharian berperang .
Keesokan harinya Yin Jue bangun dari tidurnya lalu duduk di kursi yang telah disediakan , kemudian dia memeriksa cincin penyimpanan Patriak Da Yan kerena dia ingin melihat barang yang telah Patriak Da Yan miliki yaitu pusaka yang akan di gabungkan dengan mustika yang ada di ruang harta kekaisaran .
Dia kemudian mengeluarkan sebuah pusaka lempengan yang bergelombang yang berbentuk cakram kecil berdiameter 30 sentimeter dengan tepi yang ada 24 gerigi yang sangat tajam , di tengah tengah pusaka ini ada lubang yang berbentuk segi enam . Yin Jue juga membuka gulungan kulit binatang yang terlihat sangat usang yang merupakan panduan untuk mengunakan senjata pusaka ini , kemudian dia membuka gulungan kulit binatang yang sudah usang .
'' Kau tidak akan bisa membaca sajak kuno di lembaran kulit binatang itu Yin Jue , Karena ini adalah senjata dari alam langit yang telah lama menghilang . Tuanku dulu sang Dewa Naga telah mencari keberadaan pusaka ini tapi dia tidak menemukan keberadaan pusaka ini , Kata Naga Xiolong di dalam pikirannya.
'' Terus bagaiman caranya aku mengunakan senjata pusaka ini , tolong jelaskan kepadaku .
'' Itu mudah saja , senjata pusaka ini bernama Cakra Nirvana yang bisa di gunakan untuk membunuh karena Cakra Nirvana ini akan berputar putar dan menebas apa saja yang di kehendaki penguna nya jika dialiri elemen angin , Cakra Nirvana ini juga bisa menciptakan angin tornado yang sangat besar sesuai dengan tingkat penguna nya , semakin tinggi tingkat penguna nya maka akan semakin besar pula tornado yang akan di ciptakan dari Cakra Nirvana ini
'' Ohhh... Ternyata itu keistimewaan senjata ini , pantas saja Patriak Da Yan sangat berambisi untuk memiliki senjata pusaka ini , kata Yin Jue sambil senyum senyum sendiri.
'' Pusaka ini harus di gabungkan dengan mutiara segi enam , mungkin Patriak Da Yan mengincar mutiara ini yang ada di ruang harta kekaisaran agar pusaka ini bisa di gunakan kembali , karena aku yakin Kaisar Chue Shilin tidak akan tahu kegunaan mustika segi enam yang ada di ruang harta kekaisaran .
'' Baiklah aku mengerti , terima kasih Naga Xiolong atas penjelasannya .
Kemudian Yin Jue menyimpan kembali cakram Nirvana itu . Qian Lin yang melihat Yin Jue tersenyum senyum sediri jadi penasaran .
'' Gege , senjata apa barusan itu , mengapa Gege senyum senyum sediri mendapat senjata itu.
'' Ini adalah Cakram Nirvana senjata pusaka dari alam langit yang telah lama menghilang dan muncul di kekaisaran Chue ini. Tapi benda ini harus di gabungkan dengan mustika segi enam yang ada di ruang harta kekaisaran Chue . Aku akan menemui kaisar Chue Shilin , apakah kau mau ikut Lin'er. ?
'' Iya Gege aku akan ikut ke sana karena kalau aku tetap di sini akan terasa bosan nantinya .
Kemudian mereka berdua berdiri lalu Yin Jue dan Qian Lin keluar dari kamar itu dan berjalan melewati lorong untuk menuju ke ruang kerja Kaisar Chue Shilin , di tengah tengah jalan lorong mereka bertemu dengan putri Chue Jingmi .
__ADS_1
'' Saudara Jue dan saudara Lin , ayah ku menunggu kalian berdua di dalam ruang kerjanya .
'' Kebetulan sekali , kami berdua rencananya memang mau ke sana sekarang .
Kemudian mereka bertiga menuju ke ruang kerja Kaisar Chue Shilin , sesampainya di sana mereka langsung masuk ke dalam ruangan itu karena pintunya sengaja di biarkan terbuka oleh kaisar Chue Shilin. Yin Jue dan Qian Lin lalu duduk di kursi seperti biasanya.
'' Saudara Jue dan nona Qian Lin , aku sudah menunggu kalian dari tadi di sini.
'' Memangnya ada perlu apa tuan kaisar ? tumben menunggu kami berdua .
'' Aku teringat janjiku yang akan memberimu imbalan barang yang ada di ruang harta kekaisaran , jika kalian sudah membantu permasalahan yang ada di kekaisaran Chue ini . Nanti nona Qian Lin juga silahkan mengambil pusaka ataupun sumberdaya yang cocok dengan nona Qian Lin karena kalian berdua sangat berjasa dengan kekaisaran ini .
'' Terima kasih tuan kaisar , aku nanti tidak akan sungkan lagi . Kemudian mereka berempat langsung keluar dari ruangan itu untuk menuju ruang harta kekaisaran. Mereka berjalan menyusuri lorong di istana kekaisaran , setelah sampai di sebuah bangunan yang cukup besar kemudian kaisar Chue Shilin membuka pintu pada bangunan itu yang terkunci. Kemudian mereka masuk ke dalam bangunan itu , tapi setelah di dalam ruangan itu , Yin Jue dan Qian Lin jadi bingung karena di dalam ruangan itu ternyata kosong dan tidak ada harta sama sekali .
Kemudian Chue Shilin berjalan ke arah salah satu tiang bangunan itu , lalu tangannya seperti meraba raba pada permukaan tiang itu seperti mencari sesuatu . Kemudian dia menekan pada permukaan tiang itu , tiba tiba lantai di dalam ruangan itu bergetar kemudian lantai itu terbelah dan bergeser memperlihatkan sebuah tangga yang turun ke bawah .
'' Kalian semua ayo kita masuk , ini adalah tangga untuk masuk ke dalam ruang harta .
Di dalam ruangan ini banyak tumpukan bermacam macam senjata , sumber daya tingkat rendah , perhiasan dan juga koin emas . Di sana juga ada rak yang berisi beberapa kotak harta yang masih tertutup .
Saudara Jue dan nona Qian Lin silahkan di pilih harta yang menurut kalian cocok dengan kebutuhan kalian karena hanya ini saja harta yang dimiliki kekaisaran Chue ini.
Kemudian Yin Jue berjalan ke arah rak rak yang berisi kotak harta sedangkan Qian Lin berjalan ke arah perhiasan karena dia juga ingin memiliki perhiasan yang cocok dengannya.
'' Tuan Kaisar , apakah aku boleh membuka isi di dalam kotak harta ini ? karena aku penasaran dengan isinya.
'' Silahkan saudara Jue , barangkali isi di dalam kotak itu ada yang cocok dengan saudara Jue .
Kemudian Yin Jue membuka satu persatu kotak harta itu , di dalam kotak itu Yin Jue tidak menemukan yang dia inginkan karena isinya hanya perhiasan saja , tapi Yin Jue tertarik melihat sebuah kalung emas dengan mutiara putih salju berbentuk prisma sebagai bandulnya , lalu dia bertanya kepada kaisar Chue Shilin .
'' Tuan kaisar kalung apa ini namanya , kenapa tidak disimpan bersama perhiasan yang lainnya saja di sana .
'' Itu adalah kalung Weizhuang , kalung itu mempunyai keistimewaan yang sama dengan namanya yaitu pemakainya akan bisa dengan sesuka hati berkamuflase di tempat sekitarnya.
__ADS_1
'' Kalau begitu aku akan mengambilnya untuk kekasihku Qian Lin saja .
'' Silahkan ambil saja saudara Jue.
Kemudian Yin Jue menghampiri Qian Lin yang sedang sibuk memilih perhiasan bersama putri Chue Jingmi.
'' Lin'er aku menemukan perhiasan yang sangat cocok denganmu .
'' Perhiasan apa itu Gege .
Kemudian Yin Jue mengulurkan tangannya memberikan kalung itu kepada Qian Lin .
'' Gege terima kasih , kalung ini sangat indah aku akan memakainya.
Kemudian Qian Lin langsung memakai kalung Weizhuang itu .
'' Kalung itu bukanlah kalung biasa , tapi kalung itu mempunyai keistimewaan tersendiri yaitu penggunanya akan dengan mudah berkamuflase dengan area di sekitarnya .
'' Benarkah itu Gege .
'' Sekarang coba kau aliri kalung itu dengan energimu lalu kau berkamuflase lah sesuai yang kau inginkan di tempat apa .
Qian langsung mencoba sesuai perkataan yang yang Yin Jue ajarkan. Dia mengalirkan energinya ke dalam kalung Weizhuang dan berdiri menempel di tembok ruangan itu . Qian Lin pun langsung menghilang dan tak terlihat karena dia berkamuflase pada dinding itu .
'' Kau sudah berhasil Lin'er , aku sudah tidak bisa melihat keberadaan mu lagi , sungguh beruntung kau punya kalung ini karena berkat kalung ini nanti kau akan sangat mudah mengelabuhi musuh mu .
Kemudian Qian Lin menarik kembali energinya yang telah ia alirkan ke dalam kalung ini agar dia bisa terlihat lagi .
.
.
####
__ADS_1