
.
.
Setelah sepuluh menit berlalu giliran mereka bertiga yang masuk .
'' Berapa biayanya tuan penjaga...?
'' Setiap satu orang di kenakan 1 batu roh kelas atas tuan muda...''
'' Kenapa mahal sekali...?
'' Nanti tuan muda jika sudah membayarnya akan mendapatkan 1 tiket untuk memasuki arena pertarungan yang akan di adakan 2 hari lagi , kalau tuan muda tidak berminat tidak apa apa karena yang mengantri di belakang tuan muda juga banyak...''
'' Baiklah kalau begitu aku akan membayarnya....'' kemudian Yin Jue mengeluarkan 3 batu roh kelas atas lalu di berikan kepada petugas penjaga gerbang .
'' Itu untuk kami bertiga tuan penjaga...''
'' Kalau begitu silahkan masuk tuan muda dan ambil tiketnya di loket itu ...''
Kemudian penjaga ini langsung memberi petugas yang ada di loket untuk menyerahkan tiket turnamen kepada Yin Jue.
Setelah mendapat kode kemudian petugas loket langsung mengerikan 3 tiket berwarna emas kepada Yin Jue.
Kemudian mereka bertiga langsung berjalan masuk ke dalam , mereka berjalan dengan santai menyusuri jalanan kota Tianshi sambil berbincang bincang .
'' Kira kira turnamen seperti apa tadi yang mereka bicarakan , karena aku sangat penasaran...'' ucap Yin Jue membuka suara.
'' Iya Gege , aku jadi ingat daratan tengah jika kita membicarakan turnamen seperti ini , mungkin hadiah di kota ini sangat berharga sehingga banyak orang yang ingin mengikutinya...''
'' Sepertinya begitu Lin'er, tapi yang membuatku bingung bagaimana cara nanti ketika bertarung , karena kita semua memiliki perisai Dewa, nanti akan sangat lama jika kita bertarung sama sama mengunakan perisai Dewa...''
'' Gege benar juga...''
'' Tapi tidak apa apa kita akan mencari tahu nya dulu , akan seperti apa pertarungan ini nantinya , lagi pula kita tidak terlalu terburu buru , jadi setidaknya kita bisa menghabiskan waktu di kota ini...''
'' Iya Gege , aku juga penasaran dengan tambang batu roh di kota ini , apakah Gege tidak ingin melihatnya...''
'' Sama aku juga ingin melihatnya , nanti jika orang luar tidak boleh masuk ke sana kita bisa mengunakan tehnik kamuflase untuk masuk ke sana...''
Di sekitar jalanan kota Tianshi ini banyak toko senjata hampir mirip dengan paviliun Jiaohuan.
Mungkin di karenakan banyak orang ke kota ini untuk membeli batu roh , karena batu roh di kota ini pasti akan sedikit lebih murah .
__ADS_1
Setelah 30 menit berlalu Yin Jue melihat ada sebuah penginapan yang sangat besar , kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin dan senior Riu masuk ke sana .
Lalu mereka bertiga berjalan ke meja resepsionis penginapan untuk memesan kamar.
'' Selamat datang di penginapan kami tuan dan nona sekalian , apakah ada yang bisa saya bantu...'' sapa resepesionis penginapan ramah.
'' Kami mau pesan 2 kamar untuk menginap 3 hari , apakah masih ada yang kosong ...?
'' Ada tuan muda , tapi hanya tinggal satu saja , itu pun tinggal kamar VIP saja , jadi biayanya sedikit mahal...''
'' Tidak apa apa nona , aku akan tetap memesannya , berapa biayanya...?
'' Persatu malam nya 1 batu roh kelas tinggi tuan muda , maaf hari ini sedikit mahal karena 2 hari lagi ada turnamen di arena pertarungan kota Tianshi ini sehingga semua penginapan jadi penuh semuanya ..''
'' Tidak apa apa nona....''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 2 batu roh kelas tinggi lalu di berikan kepada resepsionis penginapan .
'' Terima kasih tuan muda , ini adalah kunci kamarnya , nanti kamarnya ada di lantai 3 sesuai dengan nomor yang ada di kunci itu , apakah masih ada lagi yang ingin di tanyakan ...''
'' Apakah nona tahu mengenai pertandingan yang akan di adakan 2 hari lagi di kota ini , karena kami bertiga berasal dari tempat yang sangat jauh...''
'' Memangnya apa yang ingin tuan muda tanyakan , mengenai hadiah atau syarat ikut turnamen....?
'' Semuanya nona...''
'' Terima kasih banyak atas penjelasanya , kalau boleh tahu hewan kontrak apa yang jadi hadiah utamanya...?
'' Menurut kabar simpang siur yang aku dengar , yang menjadi hadiah utama adalah siluman Rubah Api yang berasal dari dimensi Langxian di wilayah utara benua Nanzhou ini....''
Yin Jue langsung tersenyum ketika mendengar hadiah utamanya adalah seekor Rubah Api , karena itu sama dengan Lang Yu.
'' Semoga yang jadi hadiah utamanya adalah seekor Rubah Api berjenis kelamin jantan....'' ucap Yin Jue.
'' Memangnya kenapa tuan muda , apa bedanya jika jantan atau betina....?
'' Kalau jantan nanti akan menjadi hewan kontrak yang sangat kuat dan berguna untuk membantu di dalam sebuah pertarungan...'' ucap Yin Jue berbohong .
'' Aku kira tadi kenapa...?
'' Tidak apa apa nona , apakah penginapan ini juga menyediakan restoran...?
'' Iya tuan muda , di samping bangunan ini adalah restoran yang sama dengan penginapan ini...''
__ADS_1
'' Baiklah nona , kalau begitu kami mau makan dulu ...''
'' Iya tuan muda silahkan...''
Kemudian mereka bertiga keluar penginapan lalu berjalan ke restoran yang ada di samping penginapan .
Setelah masuk restoran kemudian Yin Jue memilih duduk di dekat jendela agar bisa menikmati suasana di luar restoran .
Suasana di restoran ini juga sangat ramai , mungkin mereka adalah orang yang sudah menyewa penginapan sehingga mereka makan di sini juga .
Setelah mereka bertiga duduk di sana kemudian pelayan restoran mendekati mereka.
'' Selamat datang di restoran kami tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu...''
'' Iya nona , aku pesan makan dan minuman untuk kami bertiga , kalau ada usahakan daging bakar saja , apakah restoran ini menyediakannya...''
'' Ada tuan muda , baiklah kalau begitu mohon di tunggu sebentar, aku akan menyiapkannya ...''
Kemudian pelayan restoran langsung pergi dari sana untuk mengambil pesanan yang telah di pesan oleh Yin Jue.
Sambil menunggu pesanan datang Yin Jue melihat lihat semua orang yang ada di sekeliling , sebagian dari mereka rata rata memiliki tubuh yang kekar seperti orang yang mendalami tehnik kekuatan fisik .
'' Apa mungkin mereka ini adalah para peserta turnamen , karena tubuh mereka terlihat sangat kuat kuat dan kekar...'' batin Yin Jue berspekulasi .
'' Apakah Gege nanti ingin ikut turnamen juga ...? tanya Qian Lin sedikit keras sehingga orang orang yang ada di sekitarnya juga mendengarnya.
'' Pasti itu Lin'er , dalam turnamen ini aku mengincar siluman Rubah Api karena itu sama dengan ras Yuyue...''
Semua orang yang ada di sekitarnya langsung tertawa melihat kepercayaan diri Yin Jue.
'' Hahaha.... jangan mimpi terlalu tinggi kau anak muda, nanti kau jika jatuh akan sakit karena mimpimu terlalu tinggi , lawanmu di arena nanti adalah kami , jadi kau bersiap siap saja jika ikut turnamen akan menjadi bahan pelatihan saja...'' ucap salah satu tetua yang ada di sampingnya.
'' Hahaha , sungguh anak muda yang sangat konyol , mimpi di siang bolong...''
'' Di antara kami sudah menang turnamen beberapa kali , jadi kau pikir pikir saja dulu , dari pada kau cuma buang buang batu roh saja , kami di sini tidak ada yang melarang mu untuk ikut turnamen , tapi itu sia sia saja , apalagi jika nanti kau sampai mati di sana akan sangat di sayangkan karema kau meningalkan istri istrimu yang sangat cantik....''
'' Iya maaf senior kalau aku sudah bermimpi terlalu tinggi....''
ucap Yin Jue sedikit merendah karena Yin Jue juga ingin menggali informasi dari mereka mengenai turnamen ini.
Tapi Yin Jue sudah menghafal siapa saja orang yang telah merendahkannya di sampingnya ini .
.
__ADS_1
.
####