
.
.
Setelah para siluman Kumbang Api telah menyebar Yin Jue kemudian menghampiri para pemuda yang ada di sana.
'' Kalau kalian telah keluar dari dimensi ini , kalian ingin pergi ke mana...?
'' Kami tidak tahu tuan , karena kami dulunya hanya lah seorang gelandangan saja...'' ucap salah satu dari mereka .
'' Apakah kalian bersedia menjadi prajurit muda di kota Fengxuan, karena kota ini telah mengalami musibah sehingga membutuhkan banyak prajurit di sana...?
'' Kami semua bersedia tuan , asalkan kami punya tempat tinggal dan bisa makan , karena menurut kami itu sudah lebih dari cukup dari pada hanya menjadi budak di sini ...''
'' Kalau masalah itu kalian tenang saja , karena kota Fengxuan nanti pasti akan membayar kepada kalian jika nanti sudah menjadi prajurit di sana, tapi kota Fengxuan butuh proses pemulihan agar kota ini stabil dulu baru bisa membayar kalian semua dengan bayaran yang sesuai dengan kerja keras kalian...''
Setelah beberapa saat Lao Tze dan salah satu pemuda tadi kembali ke sana .
'' Bagaiamana Lao Tze, apakah kamu sudah mendapatkan kayu bakarnya...?
'' Sudah tuan Yin Jue , tapi tidak cukup kalau di bakar semalaman , nanti aku akan mencarikan lagi di dekat sungai , karena tadi di sana hanya sedikit saja....''
'' Tidak apa apa Lao Tze, baiklah kalau begitu sekarang pimpinlah jalan ke sana...''
Kemudian Lao Tze dan para pemuda ini langsung berjalan menuju sungai yang sudah sering mereka kunjungi , sedangkan Yin Jue , Qian Lin dan Jia Ling berjalan di belakang para pemuda ini .
.
****
.
Berpindah di tempat portal keluar masuk dimensi .
Tetua yang berjaga di sana sangat terkejut ketika merasakan ada pertempuran di dalam dimensi ini , karena getarannya sampai di tempat mereka berada.
__ADS_1
'' Saudara Dha Yuan , kamu tetap lah berjaga di sini , aku harus melaporkan ke jadian ini kepada Patriak Khu Lian, karena getaran tadi sepertinya adalah akibat telah terjadi sebuah pertempuran....''
'' Kamu tenang saja saudara Lian Zhi , sekarang segeralah laporkan kepada Patriak Khu Lian , masalah di sini serahkan saja kepadaku...''
Kemudian tetua Lian Zhi langsung mengeluarkan token untuk memasuki formasi perlindungan yang di gunakan untuk melindungi portal hitam , setelah masuk ke dalam formasi perlindungan kemudian tetua Lian Zhi langsung melompat ke dalam portal hitam lalu menghilang di sana.
Swushhh.
Setelah beberapa saat tetua Lian Zhi keluar dari portal hitam yang ada di depan akademi Khu Dong .
Kemudian tetua Lian Zhi langsung berjalan menuju rumah patriak Khu Lian, karena sekarang sudah sore tidak mungkin Patriak Khu Lian ada di aula akademi Khu Dong.
Tetua Lian Zhi berjalan sambil melihat sekitarnya , karena dia sudah lama tidak keluar ke sini
Setelah 15 menit berlalu tetua Lian Zhi akhirnya sampai di depan rumah patriak Khu Lian, kemudian tetua Lian Zhi langsung masuk ke sana karena pintu rumah patriak Khu Lian sudah terbuka .
Setelah masuk tetua Lian Zhi melihat Patriak Khu Lian, adiknya Khu Lianli dan tetua Khu Zhan ternyata sedang berdiskusi di sana , Khu Lianli terlihat sedang bersedih karena mata nya memerah dan meneteskan air mata , tetua Lian Zhi sangat penasaran kenapa adiknya menangis hingga seperti ini , kemudian tetua Lian Zhi langsung menyapa mereka yang ada di sana .
'' Salam semuanya , maaf menggangu diskusi kalian di sini...'' ucap tetua Lian Zhi.
'' Tidak apa apa saudara Lian Zhi , kamu duduklah di sini , karena ada yang ingin aku ceritakan kepadamu...'' ucap Patriak Khu Lian.
'' Memangnya saudara Khu Lian ingin bercerita apa kepadaku dan kenapa adik Lianli sepertinya sedang bersedih...?
'' Keponakanmu telah mati di bunuh oleh seseorang yang sangat kuat...''
'' Apa... Lingzhi'er telah mati...'' ucap tetua Lian Zhi sedikit tidak percaya.
'' Iya Lingzhi'er telah mati , makanya istriku terus menangis hingga mata nya memerah seperti ini , aku sekarang sangat bingung harus bagaimana , karena orang yang telah membunuh putraku sangatlah kuat dan sangat misterius ....''
'' Kalau boleh tahu siapa sebenarnya orang yang telah membunuh Lingzhi'er , kita harus berunding bersama para tetua lainnya , karena bagaimana pun caranya kita harus membalasnya....'' ucap tetua Lian Zhi geram , karena Khu Lingzhi adalah keponakan satu satunya.
'' Kamu mungkin sudah lama tidak keluar dari dimensi siluman , sehingga tidak tahu apa saja yang terjadi di kota Fengxuan ini , kamu tentu sudah tahu kekuatan klan Feng seperti apa , tapi klan Feng sekarang sudah musnah dalam waktu satu hari saja bersama semua anggotanya juga , putra ku mati di bunuh oleh orang yang sama yang telah menghancurkan klan Feng , karena pada waktu itu putraku juga ada di sana ketika klan Feng ini di musnahkan...'' ucap Patriak Khu Lian menjelaskan panjang lebar.
Tetua Lian Zhi langsung terdiam mendengar penjelasan yang di ucapkan oleh Patriak Khu Lian, dia sangat penasaran orang seperti apa yang yang bisa menghancurkan klan Feng dalam satu hari saja .
__ADS_1
'' Tapi apa salah Lingzhi'er, hingga orang ini juga membunuh nya...''
'' Menurut penjelasan dari tetua Duan Feng, putraku di bunuh oleh orang ini karena putraku telah mencabuli para gadis gadis yang telah di culik oleh klan Feng, ternyata di antara gadis gadis ini ada adik kandung orang ini sehingga dia langsung memusnahkan klan Feng bersama anggotanya , mungkin ini salahku yang tidak bisa mengawasi putraku....''
'' Kamu bilang MUNGKIN , kamu pikir aku tidak taruhan nyawa ketika melahirkannya , kamu jelas jelas salah karena tidak becus menjaganya dan terlalu memanjakan nya...'' ucap Khu Lianli meninggikan suaranya.
Sehingga mereka bertiga yang ada di sana langsung terdiam melihat Khu Lianli marah .
'' Kamu mohon tenangkan dirimu Lianli , aku di sini masih berdiskusi dengan para bawahanku...''
'' Bukankah tadi kamu mengatakan masih bingung harus bagaimana...'' celetuk Khu Lianli .
'' Adik Lianli , kamu bersabarlah jangan memperkeruh suasana , nanti aku akan mencari cara untuk membunuh orang ini...'' ucap tetua Lian Zhi mencoba mendinginkan kepala adiknya .
'' Kakak Zhi juga begitu , kenapa harus berdiam diri di dalam dimensi siluman , apa yang sebenarnya kakak inginkan di sana , buat apa mengurusi siluman Serigala Perak yang tidak ada harganya sama sekali , sehingga sampai lupa dengan orang terdekat kita , kakak pikir adik Lin Lin tidak kepikiran kakak tidak pernah pulang sama sekali , setiap hari adik Lin Lin selalu bercerita denganku mengenai kakak Zhi yang tidak pernah pulang sama sekali ...''
Tetua Lian Zhi langsung terdiam tidak bisa berkata kata lagi , ucapan adiknya memang benar karena dia sudah satu bulan tidak keluar dari dimensi siluman sehingga tidak pernah menemui istrinya sendiri .
'' Saudara Khu Lian, aku sebenarnya datang ke sini ingin mengatakan sesuatu , tapi besok saja kita membahasnya , karena aku akan pulang dulu....''
Kemudian tetua Lian Zhi langsung keluar dari sana , setelah beberapa saat tetua Khu Zhan juga langsung keluar juga karena sangat tidak enak jika berada di antara orang yang sedang bertengkar , tetua Khu Zhan memilih bertempur dengan sesama kultivator dari pada harus menghadapi seorang wanita yang sedang marah.
.
****
.
Berpindah di dalam dimensi siluman .
Setelah 10 menit berlalu Yin Jue dan para pemuda sampai di dekat sungai , tapi di sana ada 5 ekor siluman Harimau yang sedang minum air di sana , sehingga para siluman Harimau ini langsung menyerang mereka .
Kemudian para pemuda ini langsung berlari berlindung di belakang Yin Jue .
.
__ADS_1
.
####