
Mereka tampak menghancurkan pertahan klan Yin dengan mengabungkan kekuatan mereka .
Yin Jue hanya tersenyum saja melihat ini , mereka terlihat sekitar 20 orang dan kekuatan mereka rata rata ada di tingkat Semi Dewa Bintang 4 sedangkan pemimpinya ada di tingkat semi Dewa Bintang 6 .
'' Gege sepertinya mereka adalah musuh Gege yang ingin menyerang klan Yin...'' ucap Qian Lin .
'' Iya , mungkin mereka adalah sewaan jendral Jin Quan, tapi biarkan saja Lin'er, mereka tidak akan bisa menghancurkan pertahanan klan ini karena tadi malam sudah aku perkuat dengan batu roh yang baru , kita tunggu di sini saja biarkan energi mereka habis dulu , nanti jika energi mereka telah terkuras kita tinggal meringkusnya saja ...''
'' Ya sudah kalau begitu...''
'' Aku juga ingin tahu kekuatan pertahanan klan ini sampai sejauh mana...''
Mereka kemudian duduk di bawah pohon yang sedikit agak jauh dari gerbang klan Yin.
****
'' Keluarkan senjata kalian aku yakin pertahanan klan ini akan hancur jika kita mengunakan senjata kita...'' ucap pemimpin kelompok ini .
'' Iya kita serang satu titik saja...'' ucap salah satu bawahnya .
Semua bawahan nya kemudian mengeluarkan senjata mereka masing lalu menyerang pertahanan ini dan mengabungkan kekuatan mereka , mereka langsung terbang dan menyerang pertahan klan Yin.
Duarrrrr.
Mereka langsung terhempas karena ternyata pertahanan ini sangat kuat , tapi mereka tidak putus asa mencoba menghancurkan pertahanan ini .
Yin Jue melihat ini sangat senang karena pertahanan klan nya sangat kuat.
Para anggota klan Yin langsung keluar untuk melihat siapa yang sedang ingin menerobos masuk ke dalam klan , karena perisai pertahanan klan tiba tiba terus bergetar tanda ada orang yang ingin menghancurkan perisai pertahanan ini .
Mereka satu persatu keluar menuju gerbang klan untuk melihat siapa yang sedang menyerangnya .
Para tetua klan berkumpul di depan klan termasuk Patriak Yin Bei juga , mereka melihat yang menyerangnya adalah orang yang yang sangat kuat dan mereka juga sedikit bingung karena Yin Jue tidak ada di dalam klan ketika ada serangan seperti ini.
Setelah 15 menit mereka semua terlihat putus asa karena tidak bisa menghancurkan pertahanan ini dan energi mereka hampir habis karena di gunakan terus menerus menyerang pertahanan ini.
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan untuk mendekati mereka.
Pemimpin ini melihat ke arah Yin Jue dan Qian Lin , tapi ketika melihat kekuatan Yin Jue dan Qian Lin hanya di tingkat Kaisar bintang 1 dia tidak mempedulikannya .
__ADS_1
Para anggota klan ketika melihat Yin Jue muncul juga di sana mereka sedikit lega .
'' Aku yakin kalian semua ini adalah utusan jendral Jin Quan ...'' ucap Yin Jue sambil tersenyum menyeringai.
'' Siapa kamu , kamu pergi saja tidak usah ikut campur urusan kami...'' ucapnya sinis .
'' Baiklah jika itu mau kalian , aku sarankan jendral Jin Quan sendiri yang kesini karena jendral Jin Quan sebenarnya ada masalah dengan ku , kalian lebih baik pulang saja karena saat ini aku tidak ingin berurusan dengan kalian...'' ucap Yin Jue sambil berjalan untuk memasuki klan .
'' Tunggu... '' teriak pemimpin kelompok ini .
Tapi Yin Jue tidak menghiraukannya , dia tetap berjalan untuk masuk ke dalam klan , kemudian Yin Jue mengeluarkan token untuk memasuki klan dan mengalirkan energinya .
Pemimpin kelompok ini sangat geram ketika Yin Jue tidak menghiraukannya .
'' Bajingan...'' Ucap pemimpin kelompok ini sambil mengisyaratkan para bawahnya untuk menyerang Yin jue dan Qian Lin.
Sehingga mereka semua langsung terbang untuk menyerang Yin jue dan Qian Lin .
Melihat ada yang ingin menyerangnya kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung berbalik badan .
'' Serahkan kepadaku Gege , aku sudah lama tidak mengunakan energi ku....''ucap Qin Lin.
'' Dengan senang hati Gege...'' ucap Qian Lin bersemangat .
Qian Lin langsung menciptakan jarum jarum es di sekitar tubuhnya dan langsung menembakkan nya kepada mereka yang akan menyerangnya .
Mereka yang melihat ada serangan jarum jarum Es ini yang sangat cepat langsung menangkis nya dengan senjatanya , tapi ada sebagian jarum yang lolos dan langsung menusuk tubuhnya sehingga sebagian tubuhnya langsung membeku .
Kemudian mereka satu persatu melelehkan tubuhnya yang membeku dengan elemen apinya , tapi mereka tidak bisa meleleh kan Es ini karena ternyata Es ini sangat kuat , hanya pemimpin mereka saja yang tidak terkena serangan jarum Es karena dia mengunakan perisai energinya untuk menangkis serangan ini .
Beberapa saat kemudian tiba tiba muncul jala yang sangat besar terbentang di atas kepala mereka dan langsung mengurung mereka tanpa bisa mereka hindari karena jala ini sangat cepat.
Pemimpin kelompok ini juga terkurung jala karena dia tidak sempat menghindarinya , dia kemudian menebas jala ini dengan sekuat tenaga . Tapi jala ini sangat kuat tidak bisa putus , sehingga jala ini langsung mengurung tubuhnya .
Mereka yang terkurung jala ini jadi sangat panik karena tiba tiba semua energi mereka perlahan lahan mulai menghilang karena di serap oleh Jala ini.
Pemimpin ini sangat murka ketika melihat jala ini adalah pusaka yang keluar dari tangan gadis yang tadi sudah dia remehkan , tapi apa daya dia tidak bisa melepaskan jala ini karena energinya terus menghilang .
'' Bajingan kau jendral Jin Quan , ini tidak seperti yang kau informasikan kemarin , ternyata gadis ini sangat kuat apalagi pemuda yang bersama gadis ini...'' batin pemimpin kelompok ini mendengus kesal dengan jendral Jin Quan .
__ADS_1
Patriak Yin Bei dan para anggota klan sangat takjub dengan tehnik yang dikeluarkan oleh Qian Lin , meskipun tanpa bantuan Yin Jue sama sekali , dia bisa mengalahkan semua orang yang jumlahnya lumayan banyak dengan waktu yang sangat cepat.
Setelah energi mereka telah tersisa sedikit kemudian Qian Lin menarik kembali pusaka Jala Sutra ke dalam tubuhnya .
Sedangkan Yin Jue kemudian mengeluarkan asap hitam tepat di kaki pemimpin kelompok ini , sehingga asap hitam ini langsung menyelimuti tubuh pemimpin ini .
Membuat dia tidak bisa bergerak dengan bebas ,Yin Jue kemudian menanamkan segel budak dan menyerap pengetahuan pemimpin kelompok ini , tak lupa Yin Jue juga mengambil semua cincin mereka dan memberi mereka satu cincin yang berisi sedikit koin emas untuk bekal mereka kembali ke ibukota kekaisaran.
'' Kamu kembalilah ke ibukota kekaisaran , aku titip salam kepada jendral Jin Quan , jika dia memang jantan , suruh dia datang kesini sendiri karena aku akan menyambutnya sendiri...'' ucap Yin Jue dengan penuh penekanan .
Pemimpin ini hanya menganguk saja karena dia sudah menjadi budaknya tidak bisa lagi melawan Yin Jue .
Yin Jue dan Qian Lin kemudian berjalan masuk ke dalam klan , di sana mereka disambut oleh ayahnya dan para anggota klan Yin yang telah melihat pertandingan mereka .
'' Lin'er.... ternyata kamu sangat hebat bisa mengalahkan mereka sediri tanpa bantuan Jue'er...'' ucap Patriak Yin Bei sangat kagum .
'' Ayah bisa saja , ini semua berkat bimbingan Gege sehingga aku memiliki kekuatan sampai sejauh ini...'' ucap Qian Lin .
'' Jue'er, apakah tidak apa apa membiarkan mereka semua di sana seperti itu...'' tanya ayah Yin Bei.
'' Tidak apa apa ayah , mungkin butuh satu jam lagi mereka akan bangun dan meninggalkan tempat ini , aku juga sudah menanamkan segel budak kepada pemimpin kelompok ini sehingga dia tidak akan berani datang kesini...''
'' Jadi kau juga sudah bisa mengunakan segel budak , kau sungguh sangat berbakat Jue'er , kau selalu memberi kejutan kepadaku karena kau sekarang memiliki tehnik yang sangat banyak...'' ucap ayahnya sangat kagum .
Kemudian Patriak Yin Bei membubarkan mereka semua yang ada di sana untuk kembali ke tempatnya masing masing karena kondisinya sudah aman .
Para tetua klan dan para anggota kemudian membubarkan diri sesuai arahan dari Patriak Yin Bei untuk meninggalkan mereka bertiga di sana.
'' Sekarang ayo kita kembali ke rumah karena ibu kalian sendirian di rumah....'' ajak ayahnya.
'' Iya ayah...'' ucap Qian Lin.
Kemudian mereka berjalan ke rumah di pimpin oleh ayah Yin Bei , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin mengikuti di belakangnya .
Selang beberapa saat mereka telah sampai di rumahnya , kemudian mereka bertiga masuk ke dalam rumah.
.
.
__ADS_1
####