
.
Yin Jue menyusuri hutan yang cukup lebat dengan mengunakan tehnik meringankan tubuhnya , sesampainya di tengah hutan dia kemudian berhenti di sebuah pohon lalu membuka peta pemberian kaisar Chue Shilin , dia mencoba memahami wilayah di kekaisaran Chue ini yang berdekatan dengan wilayah selatan tempat sekte Tengkorak Hitam berdiri . Kemudian dia memutuskan untuk melanjutkan perjalan lagi karena jarak ke lembah tempat sekte Tengkorak Hitam masih kurang 2 kota lagi .
Setelah 3 jam berlalu akhirnya dia sampai di kota Kuangli , dia kemudian berjalan ke gerbang kota ini dan seperti biasanya dia membayar biaya masuk kota dan menunjukan identitasnya . Kemudian dia memasuki kedalam kota itu yang tampak aman dan para warga di kota Kuangli ini tampak sibuk dengan aktifitasnya masing masing . Yin Jue cukup senang karena kota yang berdekatan dengan wilayah sekte Tengkorak Hitam masih aman aman saja tidak ada hal yang mencurigakan.
Yin Jue memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya pergi ke kota selanjutnya yang berdekatan dengan sekte Tengkorak Hitam .
Dia kemudian keluar dari kota itu lalu mengunakan tehnik meringankan tubuhnya menuju kota selanjutnya , setelah 2 jam berlalu akhirnya Yin Jue tiba di gerbang kota
Guanglan .
Yin Jue kemudian berjalan ke gerbang kota Guanglan yang tanpa ada penjaganya , tampak di dalam gerbang masih sepi dan tidak ada warga yang berlalu lalang semua rumah warga juga tertutup .
'' Ini aneh ada apa dengan kota ini dan kenapa para penjaga kota tidak ada di sini , sepertinya telah terjadi sesuatu di kota ini aku harus menyelidiki kota ini dan ada apa di balik semua ini , guman Yin Jue dalam hatinya .
Kemudian dia berjalan menyusuri kota itu barang kali dia menemukan seseorang yang bisa di mintai informasi . Yin Jue melihat ada serang nenek duduk di depan teras rumah yang sudah sudah sedikit rusak dan tampak wajah nenek ini sedang bersedih . Yin Jue kemudian menghampirinya.
'' Nenek , kenapa nenek bersedih seperti itu , apa yang telah terjadi kepada nenek .?
Kemudian nenek itu melihat ke arah Yin Jue yang menyapanya .
'' Aku tidak apa apa anak muda , apakah kau pendatang dari kota lain. ?
'' Iya nek , aku adalah pendatang dari ibukota dan aku ingin jalan ke kota ini , tapi kota ini sangat sepi dan hanya nenek saja yang aku temui . Apa yang telah terjadi di kota ini .
'' Tadi malam datang para kelompok pendekar yang sangat kuat datang ke kota ini dan memaksa warga kota Guanglan yang masih kuat tidak peduli laki laki atau perempuan untuk ikut ke lembah yang ada di pegunungan Lingshai dan mengancam kami kalau tidak mau menuruti kemauan mereka akan langsung di bunuh , aku tidak tahu apa yang akan mereka lakukan kepada warga kota Guanglan ini . Karena aku sudah tua jadi mereka meninggalkan ku di kota ini .
Apakah kekaisaran tidak ada yang tahu kejadian seperti ini , kemana para mata mata yang dikirimkan pihak kekaisaran kenapa mereka tidak melaporkan kejadian ini , seharunya mereka melewati kota ini jika ingin ke daerah sekitar sekte Tengkorak Hitam , guman Yin Jue dalam hatinya .
'' Nek terima kasih atas informasinya aku akan pergi sekarang , ini terimalah untuk nenek dan semoga kelurga nenek dan warga di kota Guanglan ini akan cepat kembali ke sini lagi . Yin Jue memberikan nenek itu 10 koin emas .
'' Terima kasih anak muda , terima kasih banyak .
__ADS_1
Yin Jue yakin ini adalah ulah Organisasi Serigala Malam dan para pejabat kota Guanglan yang melakukanya untuk memperkejakan warga kota Guanglan ini untuk membantu menyiapkan tempat ataupun memasak untuk para pendekar yang nantinya akan berperang di lembah pegunungan Lingshai dan menyiapkan semua keperluan yang di butuhkan oleh Organisasi Serigala Malam .
Kemudian Yin Jue langsung bergerak untuk melanjutkan perjalanannya untuk melihat ke kota yang ada daerah sekitar pegunungan Lingshai apakah semua kota bernasib sama dengan kota Guanglan , setelah 3 jam kemudian Yin Jue akhirnya tiba di kota Thailai dia kemudian membayar biaya masuk di kota itu , setelah itu Yin Jue masuk ke dalam kota ini yang tampak masih aman.
Syukurlah kota ini masih aman semoga hanya kota Guanglan saja yang bernasib seperti itu . Kemudian Yin Jue mencari penginapan di kota ini dan menginap di sana . Keesokan harinya Yin Jue kembali melanjutkan perjalananya untuk melihat situasi di kota sekitar sekte Tengkorak Hitam. Tak terasa sudah 12 hari Yin Jue mengelilingi kota yang ada di sekitar sekte Tengkorak Hitam, kota kota yang ada di sekitar nya ternyata masih aman hanya kota Guanglan saja yang sudah menjadi korban organisasi Serigala Malam .
Kemudian Yin Jue memutus kan untuk kembali ke ibukota dan menghilang di sana .
Swushhh.
Yin Jue muncul kembali di hutan dekat gerbang ibu kota sebelah selatan . Kemudian dia berjalan menuju gerbang selatan yang melewati Padang rumput lumayan luas , tampak para prajurit kekaisaran sudah banyak yang berkumpul di dekat gerbang selatan.
Sesampainya di dekat gerbang dia di hentikan oleh sorang prajurit .
'' Maaf tuan muda , tolong tunjukan identitasnya jika mau masuk ke dalam gerbang karena ibukota kekaisaran akan ada penyerangan , jadi keamanan ibukota di perketat , tidak boleh ada orang luar daerah yang masuk ke dalam ibukota jika tidak ada kepentingan di ibukota ini. Karena takutnya ada mata mata yang masuk ke dalam ibukota.
Yin Jue cukup puas dengan peningkatan keamanan di gerbang ibu kota ini . Kemudian Yin Jue menunjukan lencana yang di berikan oleh kaisar Chue Shilin.
'' Aku adalah teman putri Chue Jingmi , jadi apakah sekarang aku boleh masuk.
'' Tuan silahkan masuk ke dalam gerbang , maaf atas ketidaknyamanan tadi .
'' Tidak apa apa , karena itu adalah tugasmu , sekarang kau kembalilah bertugas .
Kemudian Yin Jue memasuki gerbang itu lalu berjalan ke tempat yang sepi , setelah menemukan tempat yang sepi dia kemudian mengunakan tehnik ruang dan waktu.
Swuusshhhh .
Yin Jue langsung berpindah ke dalam kamar tamu yang pernah ia tempati . Kemudian dia kembali menghilang .
Swuusshhhh .
Dia berpindah di dalam dimensi Kalung Giok Dewa , kemudian Yin Jue berjalan ke arah 2 hewan kontraknya dan berbincang bincang di sana . Setelah cukup lama Yin Jue di sana kemudian Yin Jue berjalan menuju ke arah kolam tempat Qian Lin menyerap pil Embun Salju . Qian Lin tersenyum melihat Yin Jue telah datang dan menghentikan latihannya .
__ADS_1
'' Lin'er , apakah kau sudah menyerap semua pil itu .
'' Sudah Gege , baru kemarin aku selesai menyerap nya makanya aku di sini berlatih teknik berpedang saja sambil menunggu Gege ke sini .
'' Terus bagaimana perkembangan kekuatanmu , apakah sudah naik tingkat .?
'' Sudah Gege , bahkan aku sudah naik langsung 2 tingkat dan naik ke tingkat semi Dewa Bintang 4 berkat pil yang Gege berikan kepadaku .
'' Kau sungguh beruntung Lin'er hanya dengan menyerap pil Embun Salju saja kau bisa langsung naik 2 tingkat sekaligus . Mungkin ini adalah berkah dari tubuh khusus mu yang hanya mempunyai satu elemen saja sehingga bisa dengan mudah naik ke tingkat selanjutnya .
'' Iya Gege , ini adalah suatu keberuntunganku , dan aku sangat berterima kasih kepada Gege karena telah memberikan ku pil yang sangat berguna untuk meningkatkan kekuatanku.
'' Kalau begitu ayo kita kembali ke dunia luar Lin'er tapi kita harus berpamitan kepada mereka dulu .
Kemudian mereka berdua berjalan ke bawah pohon legendaris Apel Emas tempat hewan kontrak Yin Jue berada , mereka berdua lalu berpamitan di sana dan langsung menghilang .
Swuusshhhh .
Mereka berdua berpindah dan muncul di dalam kamar , lalu Yin Jue membuka kamar itu yang terkunci .
'' Aku mau ke ruang kerja Kaisar Chue Shilin , apakah kamu mau ikut Lin'er .?
'' Iya aku ikut saja Gege daripada di sini sendirian aku nanti jadi bosan.
Kemudian mereka berdua berjalan ke ruang kerja kaisar Chue Shilin . Setelah sampai di sana Yin Jue kemudian mengetuk pintu ruang kerja kaisar Chue Shilin , selang beberapa saat kemudian kaisar Chue Shilin keluar .
'' Oh ternyata kalian , ayo mari masuk ke ruangan ku .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin masuk ke dalam ruangan itu.
.
.
__ADS_1
.
####