Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 200 : Mempermainkan Patriak Liu Shaosheng.


__ADS_3

.


Yin Jue kemudian mencari kamar anak Patrik Liu Shaosheng karena Yin Jue ingin memberi pelajaran kepadanya .


Dengan bantuan kalung milik Qian Lin Yin Jue lebih leluasa berkeliling sekte ini .


Setelah berkeliling lebih dari 1 jam secara tidak sengaja Yin Jue melihat Patriak Liu Shaosheng dan anaknya berjalan ke suatu tempat .


Yin Jue kemuidan mengikuti mereka di belakangnya sambil mendengarkan pembicaraan mereka.


Setelah beberapa saat mereka berhenti di depan ruangan yang cukup besar , Yin Jue melihat itu seperti ruang harta karena pintunya terbuat dari baja dan terlihat ada sebuah formasi yang melindungi pintu ini.


Kemudian Patriak Liu Shaosheng mengeluarkan sebuah batu prisma lalu di tempelkan ke sebuah lubang yang ada di permukaan tiang yang ada di sana .


Setelah beberapa saat formasi ini berangsur angsur menghilang lalu pintu itu terbuka secara perlahan lahan.


Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam .


'' Ayah akan mencari orang yang sangat kuat untuk mengirim orang untuk menculik putri Qian Lin , ayah butuh koin emas yang banyak untuk membayarnya...'' ucap Liu Shaosheng.


'' Ayah harus mencari orang yang sangat ahli dalam bidang penculikan , agar penculikan putri Qian Lin kali ini tidak gagal lagi....''


'' Kamu santai saja nanti aku akan menyuruh orang yang ahli dalam penculikan , karena aku sudah menemukan orangnya...'' ucap Patriak Liu Shaosheng .


Yin Jue hanya tersenyum saja mendengar rencana Patriak Liu Shaosheng , lalu Yin Jue melihat lihat harta di dalam ruang harta ini , dia melihat gunungan koin emasnya ternyata sangat banyak dan bertumpukan , kemudian Yin Jue keluar dari sana karena mempunyai rencana , setelah keluar kemudian Yin Jue mengunakan Telapak Naga Kehampaan untuk menyerang sebuah bangunan yang ada di dekat ruang harta.


Tiba tiba muncul Naga Api yang sangat besar langsung menerjang ke arah bangunan itu .


Jduaarr. .


Suara terjangan siluet naga Api yang memekakan telinga .


Seketika semua orang yang ada di sana sangat kaget dengan serangan ini .


Patriak Liu Shaosheng dan anaknya juga langsung keluar dari ruang harta ketika mendengar ledakan ini.


Yin Jue yang melihat Patrik Liu Shaosheng sudah keluar kemudian dia masuk ke dalam ruang harta untuk mengurasnya .

__ADS_1


Patrik Liu Shaosheng sangat terkejut karena akibat ledakan ini langsung merusak bangunan yang ada di dekat ruang harta .


'' Apakah kalian tahu siapa yang merusak bangunan ini...'' tanya Patriak Liu Shaosheng kepada mereka yang ada di sana.


'' Aku tidak tahu Patriak , karena tadi tiba ada siluet naga Api yang sangat besar langsung menerjang bangunan ini....'' ucap salah satu orang yang ada di sana .


Patriak Liu Shaosheng sangat bingung karena tidak ada orang di sekte nya juga yang mempunyai serangan seperti ini , karena yang bisa mengeluarkan serangan seperti ini hanya tetua Lou Feng dari sekte Gunung Pedang saja .


Kemudian Patriak Liu Shaosheng menyuruh semua orang yang ada di sana untuk membereskan kekacauan di sana karena dia tidak bisa meninggalkan ruang harta terbuka tanpa ada penjagaan.


Di dalam ruang harta Yin jue langsung memasukkan semua koin emas dan apa saja yang ada di sana , Yin Jue memasukan semua harta yang ada di sana dengan wajah tersenyum penuh kemenangan , koin emas di sana langung si sikat habis sampai tak tersisa sedangkan Yin Jue tidak memasukkan semua senjata dia hanya mengambil senjata kelas tinggi saja , setelah beberapa saat Patriak Liu Shaosheng dan anaknya masuk ke dalam ruang harta.


Mereka berdua sangat kaget ketika melihat semua harta yang ada di dalam ruang harta telah hilang , tampak hanya senjata kelas roh saja yang masih ada , dia terlihat sangat frustasi kehilangan harta yang dia miliki selama ini telah hilang.


'' Bajingan... rupanya tadi adalah serangan pengalihan saja agar kita keluar dari ruang harta ini...'' ucap Patrik Liu Shaosheng murka .


'' Siapa kira kira yang menguras harta milik sekte kita ini ayah , karena aku dari tadi juga tidak melihat melihat siapapun keluar masuk ruang harta ini , berarti rencana kita gagal untuk menculik putri Qian Lin...''


'' Aku juga tidak tahu Chen'er , kita pikirkan nanti saja rencana kita itu setelah kita mendapatkan lagi harta kita , karena rupanya pencuri ini sangat cerdik bahkan dia tidak meningalkan jejak sama sekali...'' ucap Patriak Liu Shaosheng sedikit kesal lalu menendang apa saja yang ada di sana.


Kemudian Patriak Liu Shaosheng menyebarkan kesadarannya untuk mencari pencuri ini barang kali masih ada di sana , tapi dia harus kecewa karena tidak ada siapa siapa di dalam Ruang Harta ini .


Lalu Patriak Liu Shaosheng mengajak anaknya keluar ruang harta , setelah ada di depan ruang harta lalu dia memanggil salah satu orang yang ada di sana.


'' Ada apa Patriak...''


'' Kamu bilang kepada penjaga gerbang untuk menutup sekte ini , jangan biarkan siapapun keluar sekte ini karena koin di dalam ruang harta ada yang telah mencurinya , nanti suruh semua penjaga menyusuri wilayah sekte untuk menangkap orang yang mencurigakan...'' ucap Patriak Liu Shaosheng tegas.


Kemudian orang ini langsung berlari ke gerbang sekte untuk memberi kabar kepada penjaga gerbang .


Patriak Liu Shaosheng lansung menghampiri salah tetua yang ada di sana .


'' Tetua Li , umumkan kepada semua tetua untuk mengumpulkan semua anggota di halaman sekte ini , nanti aku akan memeriksa semua cincin yang di pakai oleh anggota sekte kita , karena semua koin emas yang ada di dalam ruang harta ada yang mencurinya...'' ucap Patriak Liu Shaosheng.


'' Baiklah Patriak , aku akan sampaikan berita ini kepada semua tetua...'' ucap tetua Li , kemudian dia langsung pergi dari sana.


Patriak Liu Shaosheng tampak mondar mandir memikirkan ini semua .

__ADS_1


Kemudian Patriak Liu Shaosheng menutup kembali ruang harta dan menguncinya .


Lalu mereka berdua pergi ke halaman sekte untuk mencari pencuri ini .


Yin Jue juga mengikuti mereka karena Yin Jue ingin mengeksekusi anak Patriak Liu Shaosheng di tempat terbuka agar tehnik petir miliknya bisa dengan telak menyambarnya .


Yin Jue sebenarnya bisa dengan mudah membunuhnya tapi Yin Jue ingin Patriak Liu Shaosheng juga merasakan penderitaan jika melihat anaknya mati di depan matanya sendiri.


Setelah berjalan 10 menit mereka telah sampai di halaman sekte Matahari Terbit, kemudian Patriak Liu Shaosheng mencari tempat duduk untuk menunggu para anggotanya berkumpul .


Muka Patriak Liu Shaosheng tampak tidak bersemangat sama sekali karena kehilangan koin emas yang sangat banyak ini , dia yakin para anggotanya tidak akan ada yang berani mencurinya , tapi dia terpaksa harus melakukanya karena siapa tahu ada penghianat di dalam sekte nya.


Selang beberapa saat satu persatu para anggota mereka sekte ini satu persatu mulai berkumpul .


Setelah 30 menit seluruh halaman telah penuh dengan para anggota sekte matahari terbit .


Kemudian satu persatu tetua sekte menghampiri patriak Liu Shaosheng .


'' Kenapa ini bisa terjadi Patriak , memangnya seperti apa kronologi nya hingga harta kita telah habis semuanya...''


'' Ini berawal dari aku dan Chen'er yang masuk ke dalam Ruang Harta, tapi tiba tiba ada suara ledakan di luar sehingga kami berdua memutuskan untuk melihat ledakan ini , setelah aku melihatnya kemudian aku masuk kembali ke dalam ruang harta , tapi ketika aku sampai di sana semua harta yang ada di dalam ruang harta telah hilang , kejadian ini begitu cepat sehingga aku tidak bisa menyadarinya sama sekali...'' ucap Patriak Liu Shaosheng panjang lebar.


'' Terus sekarang kita harus bagaimana , apakah kita harus mencurigai para anggota kita sendiri...?


'' Aku sangat percaya kepada mereka semua , tapi aku tidak ada pilihan lagi selain memeriksa cincin mereka karena harta ini sangat banyak untuk kehidupan semua anggota sekte kita...''


'' Baiklah kalau begitu kami semua akan memeriksa mereka semua dan memberi tahu mereka dulu jika harta sekte ada yang mengurasnya....''


Kemudian para tetua langsung berjalan ke arah kerumunan anggotanya yang ada di halaman.


Lalu para tetua mengisyaratkan mereka semua untuk berbaris dan menceritakan pencurian ini kepada mereka semua .


Kemudian para anggota sekte Matahari Terbit langsung berbaris dengan teratur.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2