Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 366 : Datang silih berganti .


__ADS_3

.


.


Para tetua yang ada di sana mencoba berfikir bagaimana cara menghilangkan racun dan asap hitam yang menyelimuti tubuhnya , karena setiap kali mereka mengunakan energinya justru energinya langsung terserap dengan cepat oleh asap hitam ini .


Para tetua ini sangat malu di kalahkan oleh seorang pemuda dengan serangan seperti ini , karena di luar Formasi Penjara Perlindungan banyak orang yang melihatnya , sebagian dari mereka ada yang menyesal karena telah menyingung orang yang salah , tapi mereka baru kali ini dipermalukan seperti ini , karena sebelumya mereka selalu berhasil meringkus para kultivator yang mereka temui.


Kemudian mereka hanya pasrah saja energinya di serap oleh asap hitam ini karena percuma saja melawannya , mereka hanya bisa berharap rekan rekan nya yang berburu di dalam dimensi Donglang ini akan menolongnya .


Setelah 15 menit berlalu Formasi Penjara Perlindungan akhirnya hancur terkikis oleh racun milik senior Ling , para kultivator yang sebelumnya melihat lihat saja kemudian menjauh dari sana karena takutnya Yin Jue akan menyerang mereka juga .


Setelah beberapa saat lagi lagi Yin Jue merasakan ada aura manusia datang ke sana.


Kemudian Yin Jue langsung mengalirkan energinya juga ke dalam artefak pengendali petir untuk berjaga jaga .


Setelah 2 menit berlalu ada 5 orang yang sangat kuat datang ke sana , Yin Jue melihat kelima orang ini memakai jubah yang sama dengan para tetua yang sedang di serap serap energinya saat ini .


Kemudian mereka berlima langsung berhenti di dekat Yin Jue berada.


'' Hai anak muda , lepaskan lah rekan rekan ku itu , apakah kau tidak tahu siapa kami sebenarnya...?


'' Aku tidak peduli siapa kalian sebenarnya , apakah aku tidak boleh membela diri ketika mereka akan merebut cincin penyimpanan ku , kalau kalian berlima ingin membela mereka maka aku pastikan nasib kalian akan sama seperti mereka , mungkin juga akan lebih parah dari mereka karena hewan kontrakku kebetulan juga sangat kelaparan jadi aku akan membunuh kalian untuk makanan hewan kontrak ku ....''


'' Bajingan... tutup mulutmu...'' kemudian mereka berlima langsung mengeluarkan pedang mereka lalu berlari untuk menyerang Yin Jue sambil mengangkat pedangnya bersiap untuk menebas Yin Jue .


Tapi baru 3 langkah tiba tiba mereka merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat menekan mereka sehingga mereka berlima langsung menghentikan langkahnya untuk menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh ke tanah.


Kemudian mereka berlima langsung melawan tekanan gravitasi ini sebelum pemuda di depannya ini menyerang balik .


Mereka sedikit bingung kenapa tiba tiba ada serangan tekanan gravitasi seperti ini di sana .


Tapi tiba tiba tempat mereka berdiri sedikit redup sehingga mereka berlima langsung melihat ke langit untuk melihatnya.

__ADS_1


Mereka sangat terkejut kenapa bisa tiba tiba ada awan hitam yang muncul di langit tepatnya di atas kepala mereka , apalagi awan hitam ini terlihat mengeluarkan percikan petir yang menjalar di permukaan awan hitam .


Setelah beberapa saat tiba tiba awan hitam ini mengeluarkan petir yang langsung menyambar tubuh mereka berlima dengan sangat cepat .


Jduaarr... jduaarr... jduaarr....


Suara sambaran petir yang memekakan telingga.


Orang orang yang dari tadi hanya menonton di sana langsung tunggang langgang berlari dari sana karena takut petir itu akan menyambar mereka yang ada di sana.


Setelah satu menit berlalu petir dan awan hitam tiba tiba menghilang sehingga di sana kembali terang lagi.


Kondisi kelima tetua ini sangat lemah kerena perisai Dewa mereka telah menghilang akibat melindungi tubuh mereka terus menerus dari sambaran petir .


Sehingga tubuh mereka berlima langsung terjatuh ke tanah karena sudah tidak kuat lagi menahan serangan tekanan gravitasi yang tidak kunjung menghilang , setelah beberapa saat tiba tiba di bawah tubuh mereka muncul akar akar dari dalam tanah yang langsung mengikat tubuh mereka berlima.


Kemudian Yin Jue menghampiri mereka untuk melepaskan cincin mereka satu persatu.


'' Itu lah aku akibatnya jika kalian tidak mendengar perkataan ku....'' ucap Yin Jue sambil melepaskan cincin mereka satu persatu .


Mendapat isyarat dari Yin Jue kemudian senior Ling langsung berjalan mendekati tubuh kelima tetua ini untuk mengambil Empedu nya.


'' Maaf tetua Naif , aku akan mengambil Empedu kalian berlima , mungkin ini akan sedikit sakit , tapi kalian harus bisa menahannya...'' ucap senior Ling sedikit menakuti mereka sambil menjulurkan lidahnya yang bercabang .


'' Keparat kau siluman ular , semoga...


Tetua ini belum menyelesaikan kata katanya kemudian senior Ling langsung membelah dada tetua di depannya ini dengan sangat cepat.


Arghhhhh.... tetua ini meringis kesakitan akibat dadanya di belah oleh senior Ling , kemudian tetua ini langsung mati ketika Empedunya di ambil oleh senior Ling .


'' Terima kasih kalian sudah datang ke tempat ini dan rela memberikan sumber daya kepadaku untuk meningkatkan kekuatan racunku...'' ucap senior Ling sambil menelan Empedu tetua yang ada di depannya ini.


Keempat tetua yang ada di sampingnya hanya bisa menelan ludah saja melihat wanita siluman Ular ini membunuh rekannya , karena sebentar lagi adalah giliran mereka yang akan di bunuh dengan cara yang sama.

__ADS_1


Di dalam hati mereka ada sedikit penyesalan yang sangat dalam , tapi mau bagaimana lagi karena sekarang tidak mungkin ada orang yang mau menyelamatkan mereka .


Kemudian senior Ling langsung melanjutkan mengambil Empedu keempat tetua yang ada di hadapannya karena masih ada 8 orang lagi yang masih menunggunya.


Setelah mengambil dan menelan Empedu ke empat tetua yang tersisa kemudian senior Ling langsung berdiri lalu berjalan ke tempat Yin Jue dan Qian Lin berada .


'' Senior Ling tolong serap lah racun senior Ling yang ada di tubuh 8 orang itu , setelah ini aku ingin mengikat mereka dengan serangan akar akar ku , karena aku yakin serangan akar akar ku juga akan terkikis jika terkena racun senior Ling...''


'' Iya Jue'er , tapi jika aku mendekati tubuh mereka apakah tidak berbahaya...?


'' Senior Ling tenang saja , energi mereka sekarang tinggal sedikit , lagi pula sekarang aku masih mengunakan serangan gravitasi kepada mereka , jadi mereka tidak akan bisa bergerak sama sekali ....''


'' Baiklah kalau begitu...'' kemudian senior Ling langsung mendekati tetua yang paling dekat dulu , yang tadi bertugas menjaga titik lemah dinding formasi.


Sedangkan Yin Jue kemudian mengeluarkan para siluman Kumbang Api dari dalam dimensi Kalung Giok Dewa.


Swushhh.


Para siluman Kumbang Api muncul di hadapan Yin Jue , kemudian ratu Jia Ling langsung berubah wujud menjadi seorang gadis .


'' Salam tuan Yin Jue...'' sapa Jia Ling.


'' Salam juga Jia Ling, ini ada sedikit makanan untukmu dan para bawahan mu , sekarang makanlah dengan cepat karena aku tidak punya banyak waktu di tempat ini , nanti setelah menghabiskan di sini kau langsung menerjang para manusia yang ada di sana juga yang telah mati , tapi kalau yang masih hidup biar senior Ling mengambil Empedu nya dulu untuk meningkatkan kekuatannya ....''


'' Siapa senior Ling , apakah hewan kontrak tuan Yin Jue juga...?


'' Benar , dia adalah ras siluman Ular yang memiliki racun yang sangat kuat , baiklah kalau begitu sekarang makanlah dulu tubuh ke lima manusia ini...''


Kemudian ratu Kumbang Api Jia Ling langsung mengintruksikan para bawahannya untuk memakan tubuh ke lima manusia yang sudah mati ini , lalu dia juga bertranformasi lagi ke wujud siluman Kumbang Api , kemudian ikut menerjang memakan tubuh manusia.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2