
Yin Jue dan Qian Lin lalu turun ke lantai 1 di ikuti oleh matriak Niu Yue dan para tetua sekte Bintang Kehidupan , setelah sampai di lantai 1 kemudian mereka membayar makanan mereka masing masing .
Setelah membayar makanan kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung keluar dari restoran itu bersama dengan Matriak Niu Yue di belakangnya .
'' Senior Yue dan para tetua sekalian sampai jumpa kembali di acara turnamen nanti... '' ucap Yin Jue .
'' Iya saudara Jue... ''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan untuk kembali pulang ke rumah nenek Chou. Yin Jue melihat keenam anggota paviliun Kilat Petir masih ada di sana , tapi mereka ada di seberang jalan sedang mengintainya .
Yin Jue kemudian mengandeng tangan Qian Lin lalu berjalan dengan cepat , karena Yin Jue yakin mereka sedang mengincar Qian Lin , Yin Jue dan Qian Lin menunjukan kekuatanya hanya di tingkat Kaisar Bintang 1 saja sehingga mereka meremajakan Yin jue dan Qian Lin.
Melihat Yin Jue dan Qian Lin berjalan dengan cepat , kemudian para anggota pavilun Kilat Petir ini langsung mengikuti Yin Jue, tapi mereka sedikit menjaga jarak .
'' Lin'er , sepertinya mereka mengikuti kita , mereka adalah orang yang tadi terus menatap tubuhmu , sepertinya mereka punya maksud yang tidak baik terhadapmu .
'' Iya Gege , kita cari tempat yang sepi saja untuk meringkus mereka..''
'' Kita cari gang sempit saja seperti kita meringkus anggota topeng perak di kota Lingxiang waktu itu , nanti kau gunakan tehnik kamuflase mu setelah aku mengunakan tehnik mata ilusi lalu kurung mereka mengunakan Jala Sutra dan serap lah energi mereka agar tidak menimbulkan keributan di ibukota ini... ''
'' Iya Gege , soal itu serahkan kepadaku... ''
Setelah berjalan lebih dari 15 menit kemudian mereka menemukan sebuah gang yang terlihat sepi , lalu mereka langsung masuk ke dalam gang itu , setelah masuk kemudian Qian Lin memegang tangan Yin Jue dan langsung mengunakan tehnik kamuflase nya sehingga langsung menghilang dan tak terlihat .
Selang beberapa saat kemudian keenam anggota paviliun Kilat Petir masuk ke dalam gang itu , mereka mencari cari di dalam gang itu teryata tidak ada siapa siapa karena hanya gang buntu saja .
'' Bajingan.. mereka cepat sekali menghilangnya... ''
'' Iya padahal mereka tadi masuk ke dalam gang ini , lari kemana kira kira mereka...? kata salah satu anggota paviliun Kilat Petir ini penasaran .
'' Aku tidak tahu , pupus sudah harapan kita untuk mendapatkan wanita cantik lagi untuk koleksi paviliun kita , padahal saat ini adalah waktu yang tepat untuk menambah koleksi wanita di paviliun kita karena saat ini pasti banyak orang yang berkunjung ke ibukota untuk menghadiri acara turnamen dan pastinya merek juga membutuhkan wanita untuk sekedar penghangat mereka .
'' Iya kalau begitu ayo kita kembali mencari target yang lain saja... ''
Kemudian mereka berenam berbalik badan dengan rasa kecewa karena telah gagal untuk mendapatkan wanita lagi .
__ADS_1
Tapi tiba tiba di depannya muncul pasangan yang mereka cari .
Mereka sedikit kaget dengan kemunculan Yin Jue dan Qian Lin , tapi mereka juga bahagia karena ternyata harapan untuk mendapatkan wanita cantik masih ada di depan matanya.
Kemudian Qian Lin langsung berpindah ke belakang Yin Jue .
Melihat Qian Lin yang berpindah di belakang Yin Jue , para anggota pavilun Kilat Petir ini tertawa.
'' Hahaha.. kenapa kau berlindung di balik pria lemah ini gadis cantik...? kau ikut aku saja karena kami akan memberimu apa yang kau inginkan.... ''
Tapi tiba tiba mata Yin Jue mengeluarkan cahaya yang menyilaukan mata , mereka semua melihat cahaya ini sehingga mereka langsung masuk ke dalam dunia ilusi yang Yin Jue ciptakan.
Di dalam dunia ilusi mereka semua sangat takjub melihat keindahan peri di depannya yang tanpa mengunakan sehelai kain pun yang menutupi tubuhnya , mata mereka langsung melihatnya tanpa berkedip . Tapi tiba tiba peri cantik ini mengeluarkan sulur sulur tanaman merambat yang langsung mengikat mereka .
'' Sialan... kita sudah masuk ke dalam dunia ilusi yang mereka ciptakan... ''
'' Iya , aku yakin ini hanyalah ilusi saja karena tidak mungkin kita bisa bertemu peri cantik seperti ini... '' Mereka semua kemudian mencoba melepaskan sulur sulur ini tapi mereka tidak bisa melepaskannya karena sulur sulur ini sangat kuat .
****
Qian Lin sangat mudah menyerap energi mereka karena orang paviliun Kilat Petir ini jiwanya berada di dalam dunia ilusi yang Yin Jue ciptakan , sehingga tidak ada perlawanan sama sekali , setelah selesai menyerap energi mereka kemudian Qian Lin menarik kembali Jala Sutra dan menyimpannya ke dalam tubuhnya .
Qian Lin tidak membunuh para anggota paviliun Kilat Petir , mereka hanya kehilangan energinya saja , karena dia ingin Yin Jue nantinya menyerap pengetahuan mereka agar tahu motif paviliun Kilat Petir yang suka menangkap gadis atau wanita .
****
Di dalam dunia ilusi .
Yin Jue yang melihat para anggota pavilun Kilat Petir ini tubuhnya sudah melemah , kemudian dia menarik kembali energinya sehingga dunia ilusi yang dia ciptakan langsung menghilang .
Yin Jue melihat Qian Lin sedang melepaskan cincin penyimpanan para anggota pavilun Kilat Petir ini . Setelah selesai melepaskan semua cincin penyimpanan mereka kemudian Qian Lin berjalan ke tempat Yin Jue berada .
'' Gege sepertinya aku akan mengalami kenaikan tingkat , karena energi di dalam tubuhku sangat berlimpah dan meluap luap... ''
'' Kalau begitu kamu duduklah di sini untuk menerobos ke tingkat selanjutnya , aku akan menjagamu di sini... ''
__ADS_1
'' Iya Gege , terimakasih.... ''
Kemudian Qian Lin langsung duduk bersila lalu memejamkan matanya .
Dia sangat fokus untuk menstabilkan energinya yang kacau di dalam dantian nya .
Setelah Qian Lin duduk bersila kemudian Yin Jue membuat kubah es yang sangat besar untuk melindungi Qian Lin agar tidak ada yang menggangu saat penerobosan nantinya .Kubah ini juga mengurung para anggota pavilun Kilat. Sambil menunggu Qian Lin menerobos Yin Jue kemudian menghampiri para anggota pavilun Kilat Petir ini lalu Yin Jue menyentuh dahi mereka satu persatu untuk menyerap pengetahuannya .
'' Jadi paviliun Kilat Petir di ibukota ini juga di jadikan untuk rumah bordil juga , pantas saja mereka menginginkan Qian Lin...'' guman Yin Jue di dalam hati.
Qian Lin kini sudah bisa mengontrol energinya , dantian nya kini sudah membesar dan energi di dalam tubuhnya meluap luap sangat berlimpah .
Qian Lin sangat fokus untuk mengontrol energinya karena ini menandakan kalau dia akan menerobos , setelah beberapa saat kemudian .
Duarrr .
Suara kenaikan tingkat di dalam dantian Qian Lin , kemudian dia membuka matanya .
'' Akhirnya aku naik tingkat juga...'' kemudian Qian Lin menutup matanya kembali untuk menstabilkan pondasi kultivasi nya . Setelah pondasi kultivasi nya benar benar sudah kokoh , kemudian Qian Lin membuka matanya lalu berdiri dan berjalan ke tempat Yin Jue berada .
Yin Jue melihat aura dingin dari dalam tubuh Qian Lin sekarang sudah meningkat dan kulit tubuhnya bertambah putih mengkilap seperti giok semakin menambah kecantikannya .
'' Selamat Lin'er, akhirnya kau naik tingkat juga , kekuatanku jadi kalah denganmu sekarang...'' ucap Yin Jue dengan wajah kusut tapi tetap tersenyum .
'' Iya terima kasih Gege , Gege jangan bilang begitu , Gege kan juga masih punya sumber daya untuk meningkatkan kekuatan Gege kapanpun... ''
'' Kamu benar juga , aku hanya saja tidak ingin terburu buru meningkatkan kekuatanku karena aku masih belum mempunyai musuh yang sangat kuat , tapi kalau kamu sudah naik tingkat , nanti di rumah nenek Chou aku akan menyerap mustika siluman Kalajengking agar kekuatanku juga sama dengan mu.... ''
'' Iya Gege , masih banyak waktu untuk meningkatkan kekuatan Gege nantinya , oh iya Gege aku tadi tidak membunuh mereka ini karena aku ingin Gege menyerap pengetahuan mereka...''
'' Aku sudah menyerapnya , paviliun Kilat Petir di ibukota ini hanya sebagai kedok saja , paviliun mereka sebenarnya dijadikan sebagai rumah bordil , di lantai bawah paviliun ini memang menjual sumberdaya seperti biasanya , tapi di lantai atas adalah tempat mereka menjalankan bisnis rumah bordil yang memperkerjakan wanita yang telah mereka culik... ''
.
.
__ADS_1
####