Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 355 : Hanya siluman kelas rendah.


__ADS_3

.


.


Melihat daging bakarnya sudah menghilang kemudian Yin Jue berdiskusi dengan Qian Lin .


'' Lin'er... sekarang tembakkan lah jarum jarum Es di sekitar sini karena daging bakar kita telah menghilang , aku yakin pencurinya masih ada di sini , pasti itu adalah siluman , tapi kita belum tahu siluman apakah itu ...'' ucap Yin Jue berbicara melalui telepati .


'' Iya Gege...''


Kemudian Qian Lin langsung berdiri lalu menciptakan jarum jarum Es di sekitar tubuhnya yang sangat banyak lalu menembakkan di sekitarnya , sedangkan Yin Jue juga menciptakan gelembung gelembung transparan di tangannya lalu melemparkan di sekitarnya juga , sehingga area di sekitar mereka langsung membeku dan asap beracun kemudian langsung menyebar di sana sehingga pandangan mereka terhalang oleh asap beracun ini .


Yin Jue yakin yang mencuri daging bakarnya adalah seekor siluman , maka dari itu dia juga mengunakan gelembung gelembung racun agar siluman yang ada di sekitarnya bisa melemah ketika menghirup asap beracun ini .


Setelah 10 menit berlalu asap beracun ini sudah menghilang , Yin Jue dan Qian Lin melihat di sekitanya ternyata ada 4 ekor siluman Bunglon di sana yang sudah membeku akibat terkena tusukan jarum jarum Es Qian Lin , 3 ekor ada di dekat tubuh siluman Serigala Perak dan yang satunya lagi ada di samping Yin Jue.


Yin Jue dan Qian Lin mengerutkan keningnya karena melihat siluman bunglon ini hanya siluman kelas rendah saja .


'' Sungguh sangat di sayangkan karena para siluman Bunglon ini adalah siluman kelas rendah...'' ucap Yin Jue .


'' Iya Gege , bikin repot orang saja...'' ucap Qian Lin .


Kemudian Qian Lin langsung menyerap Es yang membekukan area di sekitarnya , sedangkan balok Es yang ada di bawah tubuh siluman Serigala Perak tetap membeku , setelah Qian Lin selesai menyerapnya , siluman bunglon ini ternyata sudah mati karena kehabisan nafas .


'' Gege.... kita apakan siluman bunglon , apakah Gege butuh mustikanya...?


'' Tidak Lin'er, lemparkan saja mereka ke sungai karena mereka telah menggangu kenyamanan kita...''


Kemudian Qian Lin berjalan ke tempat tubuh siluman Serigala Perak lalu melemparkan siluman Bunglon itu satu persatu ke dalam sungai , sedangkan Yin Jue juga langsung menendang siluman Bunglon yang ada sampingnya ke sungai .


Setelah Qian Lin melemparkan ke tiga siluman Bunglon itu kemudian Qian Lin mengeluarkan pisau kecil lagi untuk mengambil daging siluman Serigala Perak, karena dia harus menyiapkan daging bakar lagi.


Setelah mengambilnya kemudian Qian Lin membersihkannya ke sungai .

__ADS_1


Sedangkan Yin Jue langsung mencari ranting ranting lagi karena api unggun tadi sudah padam dan ranting rantingnya juga basah akibat terkena Es Qian Lin.


Yin Jue dengan santai mengumpulkan ranting ranting di sekitarnya , setelah terkumpul kemudian Yin Jue berjalan kembali ke tempat sebelumya untuk membuat api unggun lagi.


Setelah api unggun sudah menyala , Qian Lin juga selesai membersihkan daging nya , lalu Qian Lin langsung memberikan daging itu kepada Yin Jue .


Kemudian Yin Jue langsung menusuk daging itu dengan ranting yang tadi sudah di siapkan .


Setelah selesai menusuk kedua daging itu kemudian Yin Jue langsung membakarnya .


'' Gege sepertinya ada aura manusia yang mendekat ke sini...'' ucap Qian Lin .


'' Iya Lin'er, aku juga merasakannya , nanti jika mereka datang ke sini kita berpura pura tidak tahu saja , tapi kalau mereka dulu yang menyapa kita , maka aku akan menyambut mereka dengan ramah ...''


'' Iya Gege...''


Kemudian Yin Jue menambah rantingnya agar apinya semakin besar karena sebentar lagi menjelang malam .


Setelah 5 menit berlalu datang 5 orang yang sangat kuat ke tempat yin Jue berada.


'' Maaf anak muda bolehkan kami bergabung di sini , karena malam ini kami berencana bermalam di sini...''


'' Iya silahkan senior , tapi sedikit menjauhlah dari tempat kami berdua , agar tidak menganggu kenyamanan kami di sini...'' ucap Yin Jue .


'' Baiklah kami berlima akan beristirahat di bawah pohon itu , maaf jika kami berlima sudah menggangu kalian berdua di sini...''


'' Iya senior...''


Kemudian mereka berlima langsung menuju ke pohon yang berjarak kira kira 20 meter dari tempat Yin Jue dan Qian Lin berada.


Kemudian salah satu dari mereka langsung mencari ranting ranting untuk untuk persiapan membuat api unggun sebelum malam telah tiba.


Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin tidak begitu mempedulikan mereka berlima karena mereka berdua lebih memilih untuk menikmati Api Unggun sambil membakar daging bakar.

__ADS_1


Setelah daging bakarnya sudah matang kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung memakannya sambil meniupnya , dari pada nanti muncul siluman Bunglon lagi ke sana , justru mereka harus membakar lagi , sambil makan daging mereka berdua berbicara melalui telepati.


'' Lin'er... aku tadi melirik mereka seperti bersisik bisik ketika akan berbicara kepadaku ,aku yakin mereka berlima ini mempunyai rencana yang tidak baik kepada kita...''


'' Iya Gege , kita harus berhati hati dengan mereka , setelah ini aku akan berkamuflase untuk berjaga jaga , karena aku yakin mereka pasti melakukan aksinya setelah kita terlelap di sini...''


'' Kamu benar Lin'er, mungkin tadi mereka menyapa kita seolah olah mereka adalah orang baik , untuk mengecoh agar kita tidak waspada kepada mereka...''


'' Kalau begitu setelah ini Gege keluarkan lah tikar Gege seperti biasanya , karena aku akan berpura pura tidur dulu lalu mengunakan tehnik kamuflase ku ...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung memakan daging itu dengan cepat selagi suasana malam di sana belum terlalu gelap .


Setelah menghabiskan daging bakar itu kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan tikar di sana untuk alas Qian Lin tidur , setelah Qian Lin mengelar tikar itu kemudian Qian Ling langsung berpura pura tidur di sana.


Sedangkan Yin Jue menambah ranting ranting agar nyala api unggun nya semakin terang .


Setelah satu jam berlalu Yin Jue samar samar melihat salah satu dari mereka ada yang berdiri di dekatnya , Yin Jue penasaran kira kira apa yang selanjutnya akan mereka lakukan .


Yin Jue melihat Qian Lin ternyata sudah menghilang tanda sudah mengunakan tehnik kamuflase nya.


Setelah di tunggu tunggu ternyata salah satu dari mereka tadi membuat formasi Penjara Perlindungan di sana , tapi Yin Jue berpura pura tidak menyadarinya .


'' Gege... ternyata dugaan kita benar mereka merencanakan sesuatu kepada kita , karena mereka sudah menciptakan formasi Penjara Perlindungan di sani...'' ucap Qian Lin berbisik bisik.


'' Iya Lin'er...'' ucap Yin Jue sangat lirih .


'' Terus sekarang apa yang harus aku lakukan , apakah aku langsung saja menghancurkan dinding formasi ini ...''


'' Jangan dulu Lin'er, biarkan mereka menyerang kita dulu , tapi kamu berjaga lah di dekat titik lemah dinding formasi, nanti jika mereka sudah menyerang ku dan mengikat tubuhku , maka langsung hancurkan lah dinding formasi ini ketika aku sudah memberi kode untuk menghancurkannya...''


Kemudian Qian Lin langsung berjalan mendekati titik lemah dinding formasi , sedangkan Yin Jue langsung berpura pura berbaring di atas tikar .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2