
.
Hampir satu jam Yin Jue menceritakan semua yang ada di daratan tengah ini , termasuk pertemuannya dengan putri Mei Zhizu di dekat danau ini , mereka sangat antusias mendengarkan cerita Yin Jue ini karena ini adalah pengetahuan baru bagi mereka .
Setelah selesai bercerita kemudian Yin Jue mengajak mereka naik ke atas untuk tidur di sana karena hari sudah malam.
Lalu Yin Jue mengisyaratkan Qian Lin untuk membekukan kedua tubuh leluhur klan Shui dan hanya kepalanya saja yang tidak di bekukan , leluhur klan Shui ini biar merasakan penderitaan akibat perbuatan mereka yang melanggar ketentuan karena telah menculik siluman ikan duyung untuk diperjual belikan .
Kedua orang ini langsung menggigil kedinginan
merasakan Es abdi milik Qian Lin ini yang sangat dingin , leluhur klan Shui hanya pasrah saja karena energi di dalam tubuhnya sudah habis , mereka hanya bisa menunggu kematiannya saja.
Kemudian Yin Jue dan para gadis gadis ini berjalan naik ke atas .
Setelah sampai di atas lalu Yin Jue memeriksa semua kamar yang ada di sana , kamar yang ada di bangunan ini hanya memiliki 3 saja , setelah di rasa sudah aman kemudian Yin Jue memberi instruksi kepada mereka untuk segera beristirahat , Yin Jue kasihan kepada mereka kerena sudah terkurung di ruang bawah tanah cukup lama.
Mereka kemudian menjadi 3 kelompok lalu berjalan masuk ke kamar . Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin memilih tidur di ruang tengah saja sambil berjaga jaga jika ada orang yang datang ke sana , Qian Lin kemudian berinisiatif membekukan pintu masuk bangunan ini agar lebih tenang jika nanti mereka semua tertidur . Setelah Qian Lin membekukan pintu bangunan ini kemudian Yin Jue dan Qian Lin juga langsung tidur di sana karena keadaan sudah aman .
****
Keesokan harinya ketika sudah bangun tidur , Yin Jue kemudian merubah penampilannya menjadi salah satu leluhur klan Shui, kemudian Yin Jue menghilang dari sana.
Swushhh .
Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di halaman bangunan ini , lalu Yin Jue berjalan ke tempat pos penjaga bangunan , setelah sampai di sana kemudian Yin Jue menghampiri penjaga bangunan ini .
'' Penjaga Li Wu...'' sapa Yin Jue ramah.
Penjaga bangunan ini sedikit bingung karena tidak seperti biasanya leluhur Shui Lan bersikap ramah seperti ini .
'' Iya ada apa leluhur Shui Lan...''
'' Aku ke sini mau memberi tahu kepadamu kalau pulau ini dalam waktu dekat akan tenggelam , karena penunggu danau ini sedang marah , aku sarankan kamu untuk segera pergi dari sini sebelum terlambat...'' ucap Yin Jue membohonginya .
'' Benarkah, tapi aku dan saudaraku Li Ao tidak punya pekerjaan lain selain jadi penjaga seperti ini , sedangkan kami butuh biaya untuk menghidupi anak dan istriku , bisakah nanti leluhur Shui Lan mencarikan kami pekerjaan lain...'' ucap penjaga Wu Li .
'' Kamu ambilah ini , di dalamnya ada 100 koin emas , nanti berikan juga kepada saudaramu itu , kurasa itu sudah cukup untuk kalian membuat usaha baru lagi...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 2 cincin penyimpanan .
__ADS_1
Penjaga Wu Li langsung menerima cincin itu dengan wajah berseri seri .
'' Sekarang kemas lah semua barang barang mu di sini termasuk barang milik saudaramu Li Ao juga ...'' ucap Yin Jue memberi perintah .
Kemudian penjaga Wu Li ini langsung masuk ke dalam pos untuk mengambil barang barang miliknya dan dan saudaranya , setelah selesai kemudian penjaga Wu Li ini keluar .
'' Sekarang pejamkan lah matamu , karena aku harus segera memindahkan mu ke kota Shuicheng...'' ucap Yin Jue.
Kemudian penjaga Wu Li ini langsung menurut saja memejamkan matanya , lalu Yin Jue memegang bahunya dan menghilang dari sana .
Swussssh.
Setelah beberapa saat Yin Jue dan penjaga Wu Li telah berpindah di pinggir danau tempat waktu menolong putri Mei Zhizu.
'' Sekarang bukalah matamu dan pergilah dari sini...''
Kemudian penjaga Wu Li langsung membuka matanya , dia sangat kaget ternyata memang benar dia sudah berpindah di kota Shuicheng.
'' Terima kasih leluhur Shui Lan , kalau begitu aku akan pergi dari sini sekarang juga...''
'' Iya pergilah , cukup kau dan saudara mu yang tahu kalau pulau ini akan tengelam , kamu jangan memberi tahu kepada siapa pun tentang masalah ini , apakah kau mengerti...''ucap Yin Jue sambil mengeluarkan auranya untuk menekan penjaga Wu Li ini.
Setelah penjaga Wu Li pergi kemudian Yin Jue menghilang dari sana .
Swushhh.
Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di dalam bangunan tempat tadi malam dia tidur , lalu Yin Jue merubah penampilannya lagi ke wajah aslinya .
Yin Jue melihat Qian Lin ternyata juga sudah bangun tidur .
'' Lin'er serap lah kembali Es mu itu , nanti ajaklah para gadis gadis untuk menikmati pagi di halaman bangunan ini karena aku sudah memindahkan penjaga bangunan ini ke kota Shuicheng , jadi mereka pasti akan aman aman saja...'' ucap Yin Jue.
'' Iya Gege , ini akan jadi pengalaman mereka bisa melihat matahari dengan jelas , pasti mereka nanti akan sangat senang...'' ucap Qian Lin .
Kemudian Qian Lin berjalan ke arah pintu yang sudah di bekukan , lalu Qian Lin menyerap pintu yang sudah membeku ini , setelah selesai menyerapnya kemudian Qian Lin berjalan ke kamar para gadis gadis ini , Qian Lin kemudian mengetuk pintu kamarnya satu persatu .
Setelah beberapa saat satu persatu pintu ini terbuka , lalu Lien Zhizu menyapa Qian Lin.
__ADS_1
'' Ada apa saudara Qian Lin , apakah kita akan kembali ke dalam dimensi Yinshen pagi ini...? tanya Lien Zhizu.
'' Kalau masalah itu nanti saja karena itu adalah perkara mudah , apakah kalian belum pernah melihat matahari terbit...'' tanya Qian Lin .
'' Tidak pernah saudara Qian Lin...''
'' Kalau begitu mari semua ikut ke halaman bangunan ini untuk melihatnya , karena sebelumnya putri Mei Zhizu juga sangat senang ketika bisa melihat matahari dengan jelas...''
Kemudian mereka semua langsung bejalan mengikuti Qian Lin , sedangkan Yin Jue sudah menunggunya di depan bangunan ini .
Setelah beberapa saat mereka semua satu persatu keluar bangunan ini , mereka semua sangat takjub ketika melihat matahari dengan jelas.
'' Kalian semua nikmatilah di sini , kalian tidak perlu takut karena tempat ini sudah aman...'' ucap Qian Lin .
'' Iya saudara Qian Lin...'' ucap Lien Zhizu.
Kemudian Qian Lin berjalan ke tempat Yin Jue yang ada di bawah sebuah pohon besar , lalu Qian Lin ikut duduk di sana sambil mengawasi para gadis gadis gadis ini.
Yin Jue dan Qian Lin melihat mereka tampak sangat senang bisa melihat matahari yang begitu dekat .
'' Gege.... beruntung kita bisa membongkar niat busuk leluhur klan Shui ini , seandainya mereka berhasil diperjual belikan pasti banyak orang yang akan membelinya dengan sangat mahal , karena tidak ada siluman ikan duyung di daratan tengah ini...'' ucap Qian Lin .
'' Iya Lin'er , tapi yang aku takutkan adalah mereka akan di nikahi oleh manusia , itu akan jadi kutukan karena petir ilahi pasti akan langsung menyambar jika ada manusia yang melakukan kultivasi ganda dengan siluman...'' ucap Yin Jue.
'' Itu benar juga Gege , karena aku pernah mendengar cerita dari kakek kalau dulu ada Kultivator yang menikahi seekor siluman rubah putih di kekaisaran Xiao, sehingga petir ilahi langsung menyambar wilayah kekaisaran Xiao selama 7 hari tujuh malam , akibat ulah satu orang saja semua orang bisa merasakan dampaknya....''
'' Itulah yang aku takutkan Lin'er , karena para gadis gadis ini sangat cantik jadi pasti mereka tidak akan mempedulikan konsekuensinya jika sudah di kuasai oleh hawa nafsu , makanya aku kemarin langsung menghancurkan altar ini agar tidak ada lagi jalan masuk ke dalam dimensi Yinshen ini ...'' ucap Yin Jue .
Setelah menjelang siang para gadis gadis ini kemudian ikut berteduh di bawah pohon tempat Qian Lin dan Yin Jue berada .
'' Kenapa kalian juga berteduh disini , bukankah kalian sangat suka melihat matahari ini....'' ucap Qian Lin.
'' Semakin siang matahari ini semakin panas , sehingga kulit kami tidak bisa menahannya...'' ucap Lien Zhizu.
'' Apakah kalian sudah puas berada di daratan ini , jika kalian masih ingin berada di sini besok saja aku akan memasukan kalian ke dalam dimensi Yinshen...'' ucap Yin Jue menawarinya.
.
__ADS_1
.
####