Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 262 : Meningalkan kota Tiantang .


__ADS_3

.


.


Setelah berjalan 15 menit akhirnya Yin Jue dan Qian Lin sampai di depan kamar tamu , kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam .


Lalu Yin Jue dan Qian Lin duduk di tepi tempat tidur .


'' Kita besok jadi ke mana Gege , apakah kita akan pergi ke wilayah timur untuk berburu mustika siluman lagi ...?


'' Tidak Lin'er, wilayah timur itu sangat jauh , menurutku kita pergi ke wilayah selatan saja ke kota Feijing , untuk mencari teman Patriak Liang Xi, nanti kita juga harus melewati kota yang memiliki dimensi siluman agar jika kita kembali ke kota ini bisa mengunakan tehnik perpindahan...''


'' Iya Gege , semoga perjalanan kita besok tidak ada masalah lagi karena Mo Jin dan rekan rekannya kini sudah mati , tapi hanya patriak Juan Shan saja yang perlu kita hindari , karena hanya orang ini yang punya masalah dengan kita...''


'' Iya Lin'er, kamu santai saja karena kita masih mempunyai tehnik yang sangat banyak untuk menghadapi mereka ini....''


'' Iya Gege aku mengerti....''


Kemudian Yin Jue mengeluarkan peta daratan Nanzhou untuk melihat kota apa yang besok akan mereka tuju , Yin Jue juga menghafalnya agar tidak terus menerus melihat peta seperti ini . Setelah menghafalnya kemudian Yin Jue menyimpan peta nya kembali .


'' Besok kita melanjutkan perjalanan kita menuju kota Shenghuo , karena kota ini adalah kota yang memiliki dimensi siluman , jadi kita terbang di atas awan saja agar tidak ada orang yang akan menganggu kita lagi ...''


'' Iya Gege....''


Setelah mereka selesai berbincang bincang kemudian mereka satu persatu tertidur .


.


****


Keesokan harinya setelah bangun tidur Yin Jue dan Qian Lin langsung bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan mereka lagi .


Setelah merapikan diri kemudian mereka berdua langsung keluar kamar lalu berjalan dengan santai menuju gerbang akademi Xing Cheng.


Suasana di dalam akademi Xing Cheng masih sepi karena ini masih pagi pagi sekali .


Setelah sampai di gerbang akademi kemudian Yin Jue menujukan lencana pemberian Patriak Liang Xi kepada petugas yang ada di sana , karena gerbangnya masih tertutup rapat , Yin Jue juga mengenalkan diri kepada mereka kalau dia adalah tamu Patriak Liang Xi.


Kemudian penjaga gerbang langsung membukakan pintu dan mempersilahkan Yin Jue dan Qian Lin untuk keluar dari sana .


Yin Jue dan Qian Lin langsung berjalan menuju gerbang kota Tiantang yang ada di wilayah selatan sesuai dengan arah tujuannya .


Suasana kota Tiantang juga masih sepi sekali , hanya beberapa orang saja yang berpapasan dengan mereka berdua .


Setelah 30 menit berlalu Yin Jue dan Qian melihat ada Patriak Juan Shan di gerbang sebuah klan yang sangat besar , dia terlihat sedang bersedih duduk di depan klan seorang diri.

__ADS_1


'' Gege , bukankah dia adalah patriak Juan Shan...'' ucap Qian Lin berbicara melalui telepati.


'' Iya Lin'er, kita berpura pura saja tidak melihatnya , ayo kita segera pergi dari sini sebelum dia menyadarinya...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung berjalan dengan cepat agar segera sampai di gerbang kota .


Sambil berjalan Yin Jue tetap menyebarkan kedarannya untuk merasakan apakah ada orang yang mengikutinya atau tidak .


Setelah berjalan hampir 1 jam akhirnya mereka sampai di gerbang selatan kota Tiantang , setelah melewati gerbang kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung terbang menuju hutan yang ada di dekat gerbang kota .


Yin Jue ingin mencari tempat yang aman untuk mengeluarkan artefak Kapal Terbang agar tidak ada lagi orang yang menganggu nya .


Setelah 5 menit berlalu kemudian Yin Jue dan Qian Lin berhenti di pinggir hutan .


Di sana suasana sangat asri dan sangat sepi , lalu Yin Jue langsung mengeluarkan artefak Kapal Terbang dari cincin spasial .


Kemudian mereka berdua langsung naik artefak Kapal Terbang , lalu Yin Jue dan Qian Lin berdiri di bagian depan untuk melihat lihat pemandangan di sana .


Perlahan lahan artefak Kapal Terbang mulai terbang naik ke atas langit , setelah di rasa sudah berada di atas awan kemudian Yin Jue langsung menambah kecepantannya , mereka terbang ke arah barat laut menuju kota Shenghuo, setelah satu jam berlalu Yin Jue sudah berpasaan dengan banyak artefak Kapal Terbang lain yang mengunakan jalur ini , mungkin mereka sama dengan Yin Jue ingin menghindari hal hal yang tidak di inginkan .


Sambil mengendalikan artefak Kapal Terbang Yin Jue tetap berbincang bincang ringan dengan Qian Lin agar tidak cepat bosan karena mereka hanya melihat hamparan lautan awan saja .


Tak terasa sudah 10 jam berlalu , kini hari sudah menjelang sore .


'' Gege ayo kita mencari kota terdekat , untuk mencari penginapan...''


Kemudian Yin Jue perlahan lahan menurunkan artefak Kapal Terbang di bawah awan agar bisa melihat daratan lagi .


Mereka berdua sekarang posisi masih di atas hutan yang sangat luas , tapi samar samar dari kejauhan Yin Jue bisa melihat ada sebuah kota di depannya .


Setelah 15 menit berlalu akhirnya Yin Jue sampai di sebuah gerbang kota yang sangat besar .


Lalu perlahan lahan lahan Yin Jue menurunkan artefak Kapal Terbang miliknya , lalu mereka mendarat di dekat gerbang kota .


Setelah mendarat kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung melompat turun , lalu Yin Jue memasukkan artefak Kapal Terbang ke dalam cincin spasial .


Kemualdian mereka berdua berjalan menuju gerbang kota , nama kota ini adalah kota Shoushi , karena nama kota ini tertulis sangat besar di atas gerbang kota dengan corak warna Emas yang sangat menyilaukan mata .


Orang yang ingin memasuki kota ini juga cukup banyak karena ada dua antrian yang lumayan panjang di sana .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung ikut mengantri di sana .


Setelah mendengar dari orang orang yang ada di sekitar mereka ternyata kota ini adalah kota tempat membeli perhiasaan , karena di kota ini ada 1 tambang Emas yang cukup besar dan banyak pengrajin perhiasan yang terlahir di kota ini .


Setelah 15 menit berlalu kemudian akhirnya giliran mereka bedua yang masuk ke kota ini .

__ADS_1


'' Berapa biaya masuknya tuan penjaga...?


'' Hanya 1 batu roh kelas menengah tuan muda...'' ucap penjaga ini ramah.


'' Ini tuan , itu sekalian istriku juga ...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 2 batu roh kelas menengah.


'' Kalau begitu silahkan masuk tuan dan nona....''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan menyusuri jalanan kota Shoushi ini.


Di sepanjang jalan berjajar jajar toko perhiasan emas di sana .


'' Seingatku di daratan atas ini emas tidak begitu berharga , kanapa di kota ini masih banyak orang menjual emas seperti ini...''


'' Mungkin semua orang di kota ini sudah terbiasa mengunakan perhiasan emas seperti itu , karena mata pencaharian orang di kota ini juga menjadi pengerajin perhiasan emas , jadi mereka mengunakan juga hasil buatnya agar ada orang yang tertarik memakainya....''


'' Kamu benar juga , apakah kamu nanti juga ingin memiliki perhiasan seperti itu , nanti aku akan membelikannya untukmu...''


'' Terima kasih Gege , nanti malam kita lihat lihat saja dulu , tapi sekarang lebih baik kita mencari penginapan saja dulu....''


'' Iya Lin'er...''


Setelah berjalan 15 menit mereka akhirnya melihat penginapan yang sangat besar .


Kemudian mereka berdua masuk ke dalam penginapan ini lalu berjalan ke meja resepsionis .


'' Selamat datang di penginapan kami tuan muda , ada yang bisa saya bantu....?


'' Iya nona , kami pesan 1 kamar untuk satu malam saja , berapa biayanya...?


'' Hanya 20 batu roh kelas menegah saja tuan muda...''


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan 20 batu roh kelas menegah lalu di berikan kepada resepsionis ini.


'' Ini kuncinya tuan muda , maaf aku tidak bisa mengantarkan ke sana karena temanku hari ini ada yang tidak masuk kerja , nanti kamarnya ada di lantai 2 sesuai dengan nomor kunci itu ...''


'' Iya tidak apa apa nona...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung naik ke lantai dua , setelah sampai di sana kemudian mereka langsung berjalan menuju kamar yang sesuai dengan nomor kunci itu.


Lalu mereka berdua masuk ke dalam kamar , Yin Jue dan Qian Lin memilih bersantai dulu di sana .


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2