
.
.
Tetua Zhan Li sangat penasaran dengan tubuh siluman yang ada di kakinya ini .
'' Kenapa ada tubuh siluman di di sini...'' batin tetua Zhan Li bertanya tanya .
Tetua Zhan Li merasakan tubuh siluman ini sepertinya sudah melemah , mungkin akibat menghirup racun ini karena bangsa siluman tidak ada yang mempelajari racun dan tidak mempunyai penawarnya.
'' Cukup cerdik juga orang yang memiliki serangan tehnik asap beracun ini , pasti dia akan mendapatkan banyak batu mustika Siluman jika mengunakan serangan seperti ini....'' batin tetua Zhan Li .
Tetua Zhan Li tetap di sana karena penasaran dengan tubuh siluman yang terkapar ini , lagi pula dia juga tidak merasakan aura manusia di sana selain rekan rekannya tadi .
Siluman Beruang Putih Xiong Yan tetap berpura pura terkapar di sana , karena menunggu asap putih ini menghilang dulu , jika asap putih ini sudah menghilang dia langsung bisa menangkap manusia yang telah mempermainkan nya ini.
Setelah 15 menit berlalu kemudian asap ini mulai memudar sehingga dia samar samar bisa melihat siluman apa sebenarnya yang ada di depannya ini .
Tetua Zhan Li juga melihat ternyata di sekitarnya masih ada lagi siluman Beruang Putih juga , wajah tetua Zhan Li terlhat sangat senang karena ini adalah keberuntungannya bisa menemukan sumberdaya yang sangat berharga .
Kemudian tetua Zhan Li langsung mengeluarkan pedangnya untuk segera membunuh siluman Beruang Putih ini karena dia merasakan siluman Beruang Putih ini masih hidup , hanya saja energinya sudah melemah.
****
Di tempat Yin Jue dan Qian berkamuflase.
Setelah asap ini mulai memudar Yin Jue dan Qian Lin sangat kaget ketika tahu siapa sebenarnya orang yang telah masuk ke dalam asap beracunnya ini .
'' Gege...bukankah itu adalah tetua Zhan Li...'' ucap Qian Lin berbicara melalui telepati.
__ADS_1
'' Benar Lin'er, dia adalah tetua Zhan Li, pantas saja dia sudah tahu kalau asap putih ini adalah asap beracun...''
'' Terus bagaimana ini Gege , pasti mereka akan mengambil tangkapan kita ini , apa kita serang saja mereka sekarang...''
'' Kamu bersabarlah Lin'er , biarkan dia merasa senang dulu mendapatkan keempat siluman itu , nanti kita beri dia kejutan ketika mereka akan merayakan keberuntungannya ...''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin duduk sedikit menjauh dari sana agar nanti tidak tertabrak salah satu dari mereka .
****
Setelah tetua Zhan Li mengeluarkan pedangnya lalu mendekati tubuh siluman Beruang Putih, kemudian tetua Zhan Li mencoba menusuk perut siluman Beruang Putih ini dengan pedangnya .
Tapi tetua Zhan Li sangat kaget karena tiba siluman Beruang Putih ini membuka matanya lalu tangannya langsung memegang kaki tetua Zhan Li dengan sangat cepat kemudian langsung menarik kakinya sehingga tubuh tetua Zhan Li langsung terjatuh ke tanah karena hilang keseimbangan , kemudian siluman Beruang Putih ini langsung berdiri sambil tetap memegang kaki tetua Zhan Li .
Kemudian siluman Beruang Putih ini memegang kedua kaki tetua Zhan Li dengan kedua tangannya sangat erat agar tetua Zhan Li tidak bisa lepas .
Tetua Zhan Li langsung mencoba menebas siluman Beruang ini dengan pedangnya , tapi siluman Beruang Putih ini langsung menghantamkan tubuh tetua Zhan Li ke tanah ketika melihat tetua Zhan Li ingin menyerangnya , sehingga tebasan pedang tetua Zhan Li tidak bisa menebas siluman Beruang Putih ini , justru sekarang keadaannya berbalik karena siluman Beruang Putih dengan brutal dan murka langsung menghantamkan ke tanah tubuh tetua Zhan Li ke kanan dan kiri hingga berkali kali , meskipun tubuh tetua Zhan Li sudah di lapisi dengan perisai Dewa tapi itu tidak cukup kuat melindungi tubuhnya karena siluman Beruang Putih menghantamkan tubuhnya dengan sangat kuat dan hingga berkali sehingga tulang tetua Zhan Li rasanya ingin remuk .
Tapi ke lima rekan rekan tetua Zhan Li langsung kabur dari sana ketika melihat tetua Zhan Li di tangkap oleh seekor siluman Beruang Putih dan tubuh tetua Zhan Lin di hantaman ke tanah dengan brutal hingga berkali kali .
Sehingga rekan rekan tetua Zhan Li memilih kabur dari sana dari pada nanti justru mereka yang akan jadi amukan siluman Beruang Putih berikutnya .
****
Di tempat Yin Jue dan Qian Lin berkamuflase .
Mereka berdua sangat terkejut ketika melihat salah satu Siluman Beruang memegang kaki tetua Zhan Li , Yin Jue dan Qian Lin begidik ngeri ketika melihat siluman Beruang Putih ini menghantam tubuh tetua Zhan Li ke tanah hingga berkali kali .
'' Aku baru kali ini melihat siluman yang sangat cerdik seperti itu , bahkan dia bisa berpura pura pingsan untuk mengelabuhi kita , tapi nasib sial yang di alami oleh tetua Zhan Li karena dia yang terkena amukan siluman Beruang ini...'' ucap Yin Jue sangat kagum dengan kecerdikan siluman Beruang Putih ini .
__ADS_1
'' Iya Gege , mungkin siluman Beruang Putih itu sangat kesal kepada orang yang telah mempermainkannya tadi sehingga melampiaskan kekesalannya kepada tetua Zhan Li , aku yakin siluman Beruang Putih ini adalah tetua Xiong Yan karena dia adalah yang terkuat di antara mereka berempat ...''
'' Sepertinya begitu Lin'er karena ketiga siluman Beruang Putih yang lainnya masih belum bangun seperti dia , kalau di biarkan terus begini pasti sebentar lagi tubuh tetua Zhan Li akan remuk jika terus menerus di hantam kan ke tanah seperti itu...''
'' Gege benar juga , meskipun tubuh tetua Zhan Li sudah di lapisi dengan perisai Dewa, tapi energi tetua Zhan Li juga akan segera habis dan perisai Dewa nya juga akan melemah , kita hanya menunggu waktu saja , lagi pula para rekan rekan tetua Zhan Li sudah kabur semua tidak ada yang mau menolongnya ....''
'' Itulah namanya teman yang tidak setia , ketika melihat rekannya dalam bahaya tidak ada yang mau menolongnya...''
'' Iya Gege , mungkin mereka juga takut karena Siluman Beruang ini sangat besar dan kuat...''
'' Sepertinya begitu , tapi aku yakin siluman Beruang Putih ini juga akan kehabisan energi juga jika terus menerus mengunakan energinya terus menerus seperti itu....''
Setelah 15 menit berlalu tubuh siluman beruang ini langsung terjatuh ke tanah karena kehabisan energi , begitu juga tubuh tetua Zhan Li terlihat sangat lemah dan perisai Dewa yang menyelimuti tubuhnya juga telah menghilang .
Wajah tetua Zhan Li terlihat seperti muka babi karena terkena hantaman tanah secara bertubi tubi .
Setelah tubuh siluman Beruang Putih ini sudah tumbang ke tanah kemudian Yin Jue mengisyaratkan Qian Lin untuk segera mengaktifkan formasi Penjara Perlindungan lagi agar tidak ada orang yang menggangu nya lagi .
Qian Lin kemudian langsung menciptakan formasi Penjara Perlindungan sesuai intruksi dari suaminya .
Setelah formasi penjara sudah di aktifkan kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin berjalan ke tempat tiga siluman Beruang Putih yang tumbang terlebih dulu , karena mereka sedikit berhati hati tidak ingin kejadian seperti tadi terulang kembali .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan pisau kecil lalu langsung menusuk perut siluman Beruang Putih tepat di jantungnya untuk memastikan siluman Beruang Putih ini sudah mati , setelah di rasa sudah mati kemudian Yin Jue langsung membelah perutnya untuk mengambil hatinya , setelah mengambil hati siluman Berung putih lalu langsung di berikan kepada Qian Lin untuk di bekukan , tak lupa Yin Jue juga mengambil mustika nya sebelum menyimpan tubuh siluman Beruang Putih ke dalam cincinnya .
Yin Jue dengan sangat cepat mengambil hati dan mustika ke tiga siluman Beruang Putih ini.
.
.
__ADS_1
####