
Yin Jue lalu mengambil batu Mustika Jala Sutra kemudian dia juga mengeluarkan pecahan satu lagi , kemudian Yin Jue mulai mencoba mencocokan nya apakah batu ini bisa menyatu dengan sempurna , setelah di coba berulang ulang kali akhirnya batu ini sangat pas dan cocok tingal di gabung kan saja dengan batu roh.
'' Senior Hua terima kasih , batu mustika Jala Sutra ini akan aku simpan dulu nanti kalau aku sudah pindah ke daratan atas akan aku gabungkan kembali .
'' Silahkan saudara Jue , aku sekarang akhirnya bisa tenang karena batu itu sudah ada di tangan orang yang tepat , karena aku selama ini juga sangat khawatir jika memegang batu itu karena gara gara batu ini aku jadi bermusuhan dengan Hei Lanhua dan akan menyebabkan pertumpahan darah sesama saudara , padahal kami dulu adalah teman baik , aku sangat menyayangkan itu saudara Jue .
'' Yang sudah terjadi biarlah terjadi senior Hua , yang terpenting masalah ini sudah terselesaikan sekarang , senior Hua sekarang sudah bisa tenang karena aku yakin Matriak Hei Lanhua akan jadi orang baik dan bertobat ke depannya .
'' Aku juga berharap seperti itu , agar murid murid ku bisa tenang belajar di sekte ini sekarang .
Mereka bertiga saling bercengkrama bercerita pengalaman hidupnya masing , setelah menjelang sore kemudian Matriak Lien Hua pamit untuk kembali ke kediamannya .
Setelah Matriak Lien Hua keluar dari rumah itu , kemudian Yin Jue menguncinya dari dalam , Yin Jue kemudian duduk di kursi sebelumnya bersama Qian Lin .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan kembali batu mustika Jala sutra .
'' Naga Xiolong, apakah kau tahu caranya menggabungkan mustika ini , tanya Yin Jue berbicara di dalam pikirannya .
'' Itu mudah saja Jue'er, kau tinggal menyatukan mustika itu lalu kau taruh mustika itu di atas batu roh yang kau miliki , mungkin butuh sedikit lebih banyak batu roh karena mustika ini sudah pecah menjadi dua .
'' Terima kasih Naga Xiolong, akan aku coba sampai mustika ini kembali menyatu agar mustika ini bisa di gunakan kembali .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 10 batu roh kemudian di taruh di atas meja di susun menjadi sebuah lingkaran yang mengelilingi batu mustika yang sudah pecah itu , batu mustika itu langsung bergetar dan menyerap batu roh itu hingga habis , Yin kembali mengeluarkan batu roh lagi karena batu roh yang sebelumnya energinya sudah habis di diserap oleh batu mustika jala sutra . Yin Jue sudah menghabiskan 100 batu roh untuk memperbaiki mustika Jala Sutra ini , sekarang mustika ini benar benar sudah menyatu kembali dan batu mustika ini mengeluarkan cahaya putih yang menyilaukan mata .
'' Lin'er kau pakailah batu mustika ini karena aku sudah punya banyak pusaka dan elemenku juga bervariasi , jadi aku sudah tidak terlalu membutuhkan nya lagi karena variasi serangan ku juga sudah banyak .
'' Benarkah Gege , aku sangat senang jika aku mempunyai senjata pusaka lagi , jadi ke depannya aku bisa mengimbangi Gege dalam bertarung .
Kemudian Qian Lin mengambil batu mustika Jala Sutra yang ada di atas meja .
'' Sekarang kontrak lah dulu mustika ini , karena pusaka kelas tinggi pasti harus di kontrak dulu agar bisa terhubung dengan sang penguna nya.
Kemudian Qian Lin mengigit ujung jarinya , lalu meneteskan darahnya ke permukaan batu Mustika Jala Sutra itu , seketika batu Mustika itu tiba tiba bergetar lalu mengeluarkan asap putih lalu berubah menjadi sosok perempuan yang sangat cantik .
'' Terima kasih , kalian sudah memperbaiki batu mustika ini , kenalkan nama ku ada Li Jiali roh penunggu pusaka batu Mustika Jala Sutra .
'' Salam kenal juga senior Jiali , nama ku adalah Qian Lin dan dia adalah Yin Jue kakak seperguruan ku.
'' Apakah sekarang aku ada di dunia daratan atas. ?
__ADS_1
'' Tidak senior , kita ini masih ada di daratan tengah .
'' Terus kalian dapat darimana batu roh untuk memperbaiki Mustika Jala Sutra, karena seingat ku batu roh hanya ada di daratan atas .
'' Itu ceritanya panjang senior Jiali , aku tidak bisa menceritakan kepada senior karena butuh waktu lama jika aku menceritakan semuanya , kata Yin Jue .
'' Pusaka ini cara mengunakannya bagaimana senior Jiali , karena tidak ada panduan untuk mengunakan pusaka ini , tanya Qian Lin
'' Itu mudah saja , sekarang kau berbicaralah melalui pikiranmu untuk menyimpan batu mustika jala sutra agar menyatu ke dalam tubuhmu .
Kemudian Qian Lin langsung mencoba nya sesuai perkataan roh penjaga Li Jiali , kemudian batu mustika itu tiba tiba terbang lalu menabrak dada Qian Lin lalu menghilang , karena batu itu di simpan di bagian dada oleh Qian Lin.
Seketika tubuh Qian Lin terasa sangat bertenaga dan energi di dalam dantianya tiba tiba meluap-luap , kemudian Qian Lin langsung duduk bersila karena dia merasakan kalau dia akan naik tingkat . Dia sangat fokus untuk mengendalikan energi di dalam dantianya , dia hanyut dalam berkultivasi , setelah satu jam akhirnya Qian Lin merasakan energinya telah berhasil dia kuasai .
Duarrr .
Suara kenaikan tingkat di dalam dantian Qian Lin , kemudian Qian Lin membuka matanya .
'' Akhirnya aku naik tingkat juga ke tingkat Semi Dewa Bintang 5 , kemudian Qian Lin menutup kembali matanya untuk menyetabilkan pondasi kultivasi nya , setelah lima belas menit kemudian Qian Lin membuka matanya lalu dia berdiri dan duduk di kursi .
'' Gege , aku berhasil naik tingkat berkat batu Mustika Jala Sutra yang bergabung dengan tubuhku.
Kemudian Qian Lin menatap roh penjaga batu Mustika Jala Sutra .
'' Senior Jiali , bagaimana caranya aku mengunakan pusaka batu Mustika Jala Sutra tadi ?
'' Kau tingal alirkan saja energi mu kedalam batu mustika itu , lalu kau bisa sesuka hati mengeluarkan jala dari tanganmu dengan keinginanmu , terserah kau mau menciptakan jala sebesar apa , semakin besar jala yang kau buat maka akan semakin besar energi yang harus kau gunakan , kalau kekuatanmu sekarang hanya di tingkat Semi Dewa Bintang 5 , mungkin hanya bisa membuat sebesar rumah saja jala yang bisa kau buat .
Kemudian Qian Lin mengalirkan energinya hanya 10 persen lalu mencoba mengeluarkan jala dari dalam tangannya .
Swuuuss ...
Qian Lin mengeluarkan jala dari tangannya yang hanya berdiameter satu meter , kemudian dia mencoba menarik kembali jala itu .
Qian Lin sangat senang karena dia mempunyai lagi variasi serangan sekarang .
'' Senior Jiali , terima kasih sudah membimbing ku , sekarang tolong jelaskan kepadaku keistimewaan pusaka mustika Jala Sutra ini .
'' Tidak ada yang istimewa dari pusaka ini , pusaka ini hanya akan melumpuhkan kekuatan siapa saja jika terkena Jala Sutra itu , karena Jala ini bisa menyerap energi seseorang dengan sangat cepat dan energi itu akan menyatu kedalam tubuhmu .
__ADS_1
'' Itu termasuk sangat istimewa senior Jiali, semua orang pasti ingin mempunyai senjata pusaka istimewa ini .
'' Apakah sudah tidak ada pertanyaan lagi ? jika tidak ada aku akan kembali menyatu dengan mustika Jala Sutra.
'' Sudah tidak ada senior , karena aku sudah paham sekarang .
Kemudian roh Mustika Jala Sutra kembali menjadi asap lalu masuk ke dalam tubuh Qian Lin .
Kemudian malam itu mereka tidur di dalam rumah yang telah di sediakan Matriak Lien Hua . Keesokan harinya mereka berdua akan berpamitan ke pada Matriak Lien Hua .
Mereka berdua berjalan ke aula sekte Teratai Putih untuk menemuinya , kebetulan mereka berdua bertemu dengan matriak Li Jiali di jalan .
'' Kalian berdua mau kemana ?
'' Aku sebenarnya mau ke aula untuk menemui senior Hua , tapi kebetulan aku bertemu senior di sini .
'' Memangnya ada apa kalian berdua mencari ku ?
'' Kami berdua mau pamit senior , karena kami harus menambah pengalaman di luar sana dan mencari sumberdaya untuk meningkatkan kekuatanku .
'' Ya sudah kalau begitu kalian pergilah , tapi kalau ada waktu mampir lah kesini lagi karena pintu sekte Mawar Putih putih selalu terbuka untuk kalian berdua .
'' Iya senior Hua , kami berdua akan datang kesini lagi jika ada waktu luang .
'' Ini ambilah , Matriak Lien Hua memberikan sebuah lencana berwarna emas di berikan kepada Yin Jue . '' Nanti jika kalian datang kesini langsung tunjukan lencana itu , pasti penjaga gerbang akan mengijinkan kalian
masuk karena itu adalah lencana elit sekte .
Kemudian Yin Jue menyimpan lencana emas itu ke dalam cincin penyimpanan nya. Mereka berdua lalu berjalan menuju gerbang sekte di temani oleh matriak Lien Hua . Setelah sudah keluar gerbang mereka berdua melambaikan tanganya kepada Matriak Lien Hua lalu menghilang .
Swussssh ...
Mereka berdua telah berpindah ke ibukota kekaisaran Chue .
.
.
####
__ADS_1