Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 342 : Munculnya siluman Buaya yang sangat besar .


__ADS_3

.


.


Setelah berkamuflase Yin Jue dan Qian Lin melihat yang keluar adalah seekor siluman Buaya yang sangat besar , karena ukuranya 2 kali lipat dari ukuran siluman Buaya sebelumnya , siluman Buaya ini mempunyai tinggi kurang lebih hampir satu meter .


Siluman Buaya ini terlihat sangat murka melihat rekan rekannya telah mati dengan kondisi tubuhnya sudah di ambil mustikanya .


Tetua Luan Cheng dan rekan rekan nya langsung berlari dengan sisa sisa energi mereka ketika melihat siluman Buaya yang sangat besar muncul dari dalam danau , apalagi pemuda dan kedua wanita tadi sudah menghilang dari sana , jadi siluman buaya ini menyangka yang telah membunuh anggotanya adalah tetua Luan Cheng dan rekan rekanya.


Kemudian siluman Buaya ini langsung mengejar tetua Luan Cheng dan rekan rekannya yang ingin kabur dari sana.


Tetua Luan Cheng dan rekan rekanya langsung berlari ke dalam hutan , seandainya dantian mereka masih belum hancur mereka bisa terbang untuk menghindari kejaran siluman Buaya ini , tapi berhubung dantian mereka telah hancur mereka berlima hanya bisa berlari dengan sisa sisa energi mereka , setelah beberapa saat siluman Buaya ini akhirnya bisa menangkap mereka satu persatu dengan melahapnya , siluman Buaya ini langsung memakan tubuh mereka satu persatu tanpa di kunyah sama sekali , apalagi tubuh mereka berlima sudah tidak memiliki perisai dewa sehingga siluman Buaya ini sangat mudah memakan mereka berlima .


****


Di dalam dalam perut Siluman Buaya tetua Shen Guang dan rekan rekanya masih hidup karena siluman Buaya ini tidak mengunyah mereka .


Tapi mereka di sana sangat mual karena bau busuk di sana sunguh mengocok isi perut mereka , sedangkan di sana mereka juga tidak bisa melihat karena sangat gelap , mereka berlima hanya bisa mengutuk perbuatan Yin Jue karena yang memancing siluman Buaya ini keluar adalah Yin Jue , mereka merasakan di sekitarnya ada banyak lendir lendir di sana sini membuat mereka semakin tak berdaya karena lendir lendir ini sangat lengket dan bau.


Mungkin jika siluman Buaya ini masuk ke dalam danau mereka berlima di pastikan akan mati karena kehabisan nafas .


Setelah memakan ke lima orang ini siluman Buaya memilih untuk beristirahat di dalam hutan dulu karena perutnya sangat kenyang .


.


****


Berpindah di pinggir danau tempat Yin Jue dan Qian Lin berkamuflase .


'' Gege... beruntung kita tadi cepat mengunakan tehnik kamuflase sehingga siluman Buaya tadi mengira tetua Luan Cheng dan rekan rekannya yang membunuh para siluman Buaya yang ada di sini , terus kita harus bagaimana sekarang , apakah Gege juga akan mentagkap siluman Buaya tadi...?


'' Pasti itu Lin'er, iku ingin mencoba ke istimewan Batu Permata Pelebur Dosa yang aku dapatkan dari tetua Shuan Li , karena sangat di sayangkan jika tidak di gunakan sama sekali , sekarang kamu dan Lang Yu tetaplah berkamuflase di sini , karena aku ingin melanjutkan mengambil mustika para siluman Buaya dan siluman Ikan Piranha ini...''


'' Tapi aku ingin membantu Gege , nanti jika aura siluman Buaya tadi mendekat aku dan Yuyue pasti akan langsung berkamuflase...''


'' Baiklah kalau begitu, sekarang serap lah dulu Es yang membekukan para siluman Piranha itu , karena aku akan melanjutkan mengambil mustika para siluman Buaya ini dulu...''


'' Iya Gege...''

__ADS_1


Kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase lalu berjalan ke sana bersama Lang Yu ke tepi danau tempat Qian Lin menangkap para siluman ikan piranha .


Sesampainya di sana kemudian Qian Lin langsung menyerap Es yang membekukan para siluman ikan Piranha .


Lalu Qian Lin mengajak Lang Yu duduk di sana , sambil menunggu suaminya mengambil mustika para siluman Buaya .


'' Yuyue , apakah kau ingin makan daging Ikan Piranha ini , kalau ingin memakannya langsung makan saja karena ini cukup banyak....'' ucap Qian Lin menawarinya.


'' Iya nona Qian Lin , terima kasih sudah menawariku , tapi aku akan memakannya hanya 2 ekor saja , karena kurasa itu sudah cukup...''


'' Baiklah kalau begitu ambil saja , kalau masih kurang silahkan mengambil lagi...''


'' Iya nona Qian Lin...''


Kemudian Lang Yu langsung berubah ke wujud siluman Rubah lalu memakan siluman Ikan Piranha itu di sana.


****


.


Setelah beberapa menit Yin Jue telah selesai mengambil hati dan mustika siluman Buaya, lalu berjalan ke tempat Qian Lin untuk menyuruhnya membekukan hati semua siluman Buaya .


Kemudian Qian Lin langsung membekukan semua hati siluman Buaya lalu menyimpannya ke dalam cincinnya .


'' Iya Lin'er aku tadi juga berfikir seperti itu , lagi pula kita akan kelelahan jika harus membelah kepala siluman Ikan Piranha ini...''


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan ratu Kumbang Api Jia Ling dan para bawahannya .


Swussssh.


Para siluman Kumbang Api muncul di dekat Yin Jue berdiri saat ini , kemudian ratu Kumbang Api Jia Ling langsung berubah wujud agar bisa dengan mudah berbicara dengan Yin Jue.


'' Jia Ling... kau dan bawahanmu silahkan memakan daging siluman Ikan Piranha dan siluman Buaya ini , tapi seperti biasanya mustikanya nanti untukku...''


Yin Jue memutuskan para siluman Kumbang Api untuk memakan tubuh siluman Buaya juga karena sekarang sudah sore sehingga mengurungkan niatnya untuk di jadikan sebagai umpan .


Setelah mendapat intruksi dari Yin Jue kemudian Ratu Kumbang Api Jia Ling berubah wujud lagi lalu mengajak para bawahannya memakan tubuh siluman Ikan Piranha.


Kemudian mereka semua langsung menerjang tubuh para siluman Ikan Piranha dan siluman Buaya yang ada di sana.

__ADS_1


Yin Jue kemudian mengambil 1 ekor saja untuk persiapan nanti di bakar , karena hanya dirinya yang belum makan daging bakar .


Setelah 15 menit berlalu Yin Jue melihat para siluman Kumbang Api telah selesai memakan tubuh siluman Buaya dan siluman Ikan Piranha yang ada di sana , kemudian mereka satu persatu berkumpul di hadapan Yin Jue .


Setelah di rasa para siluman Kumbang Api ini telah berkumpul semuanya kemudian Yin Jue langsung memasukkan mereka ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa.


'' Lin'er , sekarang kau kumpulkan lah semua Mustika ini , karena aku akan membersihkan daging Ikan Piranha ini ...''


'' Iya Gege...''


Kemudian Yin Jue langsung berjalan ke tepi danau , setelah sampai di sana kemudian Yin Jue mengeluarkan tubuh siluman Ikan Piranha dan pisau kecil untuk membersihkannya.


Sedangkan Qian Lin langsung memasukan semua mustika yang sudah berserakan di atas tanah , Qian Lin dengan santai mengambil semua mustika itu karena di sana juga banyak duri duri dari tulang tulang siluman Ikan Piranha.


Setelah 10 menit berlalu akhirnya Qian Lin selesai mengumpulkan semua mustika siluman Ikan Piranha, kemudian Qian Lin mengajak Lang Yu yang sudah berubah wujud ke tempat suaminya yang sedang membakar daging .


Lalu bergabung di sana untuk menikmati Api unggun sambil menikmati suasana sore di tepi danau.


Setelah daging bakarnya sudah matang kemudian Yin Jue mangajak Qian Lin dan Lang Yu untuk makan bersama karena daging bakar ini lumayan besar.


Tapi Lang Yu menolaknya karena tadi sudah makan daging mentahnya sehingga Yin Jue dan Qian Lin langsung makan berdua saja.


Sambil makan mereka berdua berbincang bincang untuk membicarakan siluman Buaya yang mengejar tetua Shen Guang dan rekan rekannya tadi.


'' Kenapa siluman Buaya tadi tidak kembali ke danau , apa yang kira kira yang di lakukan di dalam hutan...'' ucap Yin Jue bertanya tanya .


'' Mungkin siluman Buaya tadi sedang beristirahat , karena aku merasakan auranya tidak bergerak sama sekali...'' ucap Qian Lin berspekulasi .


'' Mungkin saja begitu Lin'er, tapi aku sudah tidak sabar ingin menangkapnya juga , karena sebentar lagi sudah menjelang malam...''


'' Iya Gege , kalau siluman Buaya tak kunjung bergerak sama sekali , lebih baik kita datangi saja ke tempat nya berdiam di dalam hutan...''


'' Kamu benar juga Lin'er...''


Kemudian mereka berdua menikmati dulu makan daging bakar itu karena jarang menemukan saat saat kebersamaan seperti ini.


Setelah menghabiskan daging bakar itu mereka berdua merasakan kalau aura siluman Buaya di dalam hutan mulai bergerak mendekat , sehingga Qian Lin dan Lang Yu langsung berkamuflase , tapi Yin Jue tidak ikut berkamuflase karena ingin mencoba tehnik yang dia miliki untuk menangkap siluman Buaya ini tanpa bantuan tehnik kamuflase.


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2