
.
.
Melihat pemuda mesum ini terjatuh ke lantai kemudian Qian Lin langsung menembakkan jarum jarum Es yang sangat banyak ke arah pria mesum ini , sehingga tubuh pemuda ini langsung membeku .
Pemuda ini kemudian langsung mengeluarkan api di kedua tangannya untuk melelehkan Es yang membekukan tubuhnya .
Tapi ternyata butuh waktu cukup lama dia melelehkan Es ini , karena kekuatan Es ini sangat lah kuat , melihat pemuda ini berusaha melelehkan Es nya kemudian Qian Lin langsung menembakkan lagi jarum Es nya sehingga tubuh pemuda mesum ini langsung membeku lagi , Qian Lin terus menerus menembakkan jarum jarum Es ke arah pemuda ini ketika dia hampir melelehkan Es nya.
Pemuda ini sangat geram melihat Es yang membekukan tubuhnya terus menerus membeku lagi ketika dia sudah berhasil melelehkan nya , jika di biarkan terus menerus begini sudah di pastikan energinya akan habis karena jala yang mengurung tubuhnya ini terus menerus menyerap energi nya , apalagi dia juga harus mengunakan elemen apinya untuk melelehkan Es yang membekukan tubuh nya ini .
Pemuda ini sangat geram kepada para anggota klan Feng, karena dia sudah membayar mahal untuk menikmati tubuh para gadis yang di culik oleh anggota klan Feng .
Sedangkan gadis yang ada di tempat tidur merasa bersyukur melhat orang yang merenggut kesuciannya berhasil di tangkap oleh seseorang mengunakan serangan jala dan jarum jarum Es , tapi dia sedikit bingung karena tidak bisa melihat orang yang telah menyerang pemuda mesum itu , gadis ini yakin yang menolongnya ini pasti adalah orang baik , kemudian gadis ini mengambil pakaiannya yang berserakan di lantai bertumpukan dengan pakaian gadis gadis yang telah bernasib sama sepertinya , kemudian gadis ini langsung memakainya.
Setelah 15 menit berlalu kemudian Qian Lin langsung menarik kembali pusaka jala sutranya , karena energi pemuda ini telah habis , pemuda ini di kalahkan oleh Qian Lin dengan kondisi seluruh tubuhnya sudah membeku , hanya kepalanya saja yang tidak membeku karena Qian Lin ingin suaminya nanti menyerap pengetahuannya juga untuk mencari informasi dari pemuda mesum ini .
Kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya sehingga tubuh mereka berdua langsung terlihat , kemudian gadis yang duduk di tempat tidur langsung menyapanya.
'' Nona berdua , terima kasih banyak telah menolong ku dari pria ini...'' ucap gadis ini sangat ramah.
'' Sama sama nona , siapa namamu dan dari mana tempatmu berasal....?
'' Namaku adalah Tian Mei , aku berasal dari kota Tianshi...''
__ADS_1
'' Salam kenal nona Tian Mei , namaku adalah Qian Lin dan ini adalah temanku Feng Lulu , jadi nona Tian Mei berasal dari kota Tianshi...''
'' Iya nona Qian Lin , aku di jebak oleh tetua Tian Feng brengsek itu bersama enam orang temanku , aku sekarang harus segera melapor kepada penguasa kota Tian Cheng karena tetua Tian Feng ternyata memiliki rencana yang sangat busuk , sebelum banyak gadis gadis di kota Tianshi di bawa ke tempat terkutuk ini...''
'' Nona Tian Mei tenang saja tidak perlu khawatir , karena tetua tian Feng dan penguasa kota Tian Cheng telah di bunuh oleh suamiku , sebenarnya penguasa kota Tian Cheng adalah orang yang bekerja sama dengan tetua Tian Feng untuk memperbudak pekerja tambang batu roh , tapi ternyata dia memiliki kejahatan lain yaitu mengumpulkan para gadis gadis untuk di bawa ke tempat terkutuk ini.....''
'' Jadi seperti , maaf nona Qian Lin aku tidak mengerti jika penguasa kota Tian Cheng adalah komplotan tetua Tian Feng....''
'' Iya tidak apa apa nona Tian Mei , sekarang bantulah aku memberikan pakaian ini kepada teman teman mu , karena mereka di dalam sel tidak ada yang memakai pakaian....''
Kemudian mereka bertiga langsung mengumpulkan semua pakaian di sana , lalu membawa keluar kamar untuk di berikan kepada para gadis gadis yang ada di sana .
Setelah semua gadis sudah mendapatkan pakaian nya kemudian Qian Lin menginstruksikan semua gadis tetap berada di sana .
'' Aku tidak bisa membebaskan kalian sekarang , karena di luar sedang terjadi pertempuran antara suamiku dan para tetua klan Feng , jadi kalian tunggulah di sini , nanti aku akan kembali ke sini ketika keadaan sudah aman....''
'' Sama sama , aku nanti akan membekukan mulut lorong bawah tanah ini agar kalian di sini tetap aman....''
Kemudian Qian Lin dan nona Feng Lulu langsung keluar dari sana untuk segera kembali ke halaman klan Feng , setelah sampai di mulut lorong bawah tanah kemudian Qian Lin langsung membekukan mulut lorong bawah tanah agar mereka yang ada di dalam tetap aman.
Setelah membekukan mulut lorong bawah tanah kemudian Qian Ling langsung mengaktifkan kembali tehnik kamuflase nya sehingga tubuh mereka tak terlihat di sana , lalu mereka berdua berjalan ke halaman klan Feng tempat Yin Jue berada.
.
****
__ADS_1
Di halaman klan Feng .
Ratu She Ling tampak sangat serius melanjutkan mengambil semua empedu para tetua klan Feng yang telah melemah , sedangkan Yin Jue berjaga jaga jika ada anggota klan Feng yang datang ke sana.
Sedangkan Jia Ling masih memakan tangan Patriak Feng Tianqi dengan perlahan lahan sesuai permintaan Yin Jue untuk menyiksanya , Jia Ling sudah memakan habis tangan kirinya sekarang dia sedang memakan tangan kanannya.
Suara jeritan Patriak Feng Tianqi di sana mengiringi kematian para anggotanya.
Setelah 30 menit formasi Penjara Perlindungan milik tetua Feng Jue telah menghilang sepenuhnya , tapi formasi perlindungan kota Fengxuan masih tetap kokoh , karena hanya belubang seluas halaman klan Feng , setelah beberapa saat datang sekelompok orang ke sana , kelompok orang ini ada 7 orang yang memiliki aura yang sangat kuat .
Melihat ada yang datang mendekat kemudian Yin Jue langsung bersiap siap jika orang yang datang ini menyerangnya.
Ke tujuh orang ini sangat geram melihat para anggota klan Feng sepertinya telah di bunuh , tapi mereka belum bisa melihatnya dengan jelas karena masih jauh , mereka bertujuh ini adalah para tetua klan Feng yang menjadi tetua di akademi Khu Dong , akademi Khu Dong adalah akademi yang suka menangkap hewan kontrak seperti yang di katakan oleh tetua Huang Jiu .
Tapi mereka bertujuh masih bisa menahan amarahnya , kemudian mereka bertujuh berjalan mendekat ke arah Yin Jue berada .
Mereka juga sangat heran di mana siluman laba-laba hitam milik Patriak Feng Tianqi , karena mereka tidak melihatnya di sana .
Setelah mendekat mereka melihat di sana ada seorang pemuda yang sedang berdiri tegak , di belakang pemuda ini ada seorang wanita yang memiliki aura siluman yang sedang membunuh para tetua klan Feng dengan cara membelah dadanya , mereka juga melihat Patriak Feng Tianqi yang sedang menjerit kesakitan dia antara para tetua lainya yang telah melemah karena kehabisan energi .
Mereka sangat geram melihat semua ini , apalagi tubuh salah satu tetua klan Feng ada yang tinggal tulang dan bajunya saja , mereka juga telah mendapat laporan bahwa ada seorang pemuda yang memiliki hewan kontrak seekor siluman burung Phoenix Es yang telah membunuh para tetua klan Feng yang ada di kota Tianshi , sehingga mereka langsung berhati hati tidak berani menganggap remeh pemuda ini , karena mereka meyakini wanita yang ada di belakang pemuda ini adalah siluman Phoenix Es yang sangat kuat .
Tapi mereka sangat heran kenapa wanita ini menelan empedu para manusia , karena pada umunya siluman Phoenix menekan hati siluman lain untuk memperpanjang umur mereka .
.
__ADS_1
.
####