Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 322 : Mengontrak pusaka Permata Pelebur Dosa.


__ADS_3

.


.


Setelah darah siluman Serigala Perak sudah tidak keluar lagi kemudian Qian Lin langsung menyerap Es yang membekukan tubuh siluman Serigala Perak, lalu Qian Lin langsung memompa perut siluman Serigala Perak agar darahnya mau keluar lagi.


Yin Jue dan Qian Lin terlihat sangat sibuk dan saling membantu memasukkan darah siluman Serigala Perak , setelah selesai memasukkan darahnya tak lupa Yin Jue juga langsung mengeluarkan hati dan mustikanya lalu menyimpan tubuh siluman Serigala Perak ke dalam cincinnya.


Setelah hampir 2 jam berlalu Yin Jue dan Qian Lin akhirnya selesai membereskan semua siluman Serigala Perak .


Yin Jue dan Qian Lin langsung tersenyum karena kali ini mendapatkan sumberdaya yang cukup banyak dan sangat berharga .


Kemudian mereka berdua berjalan ke tempat tetua Shuan Li untuk mengambil pusaka Permata Pelebur Dosa, karena mereka sangat penasaran dengan artefak ini.


Setelah sampai di tempat tetua Shuan Li Yin Jue dan Qian Lin melihat tubuh tetua Shuan Li sudah menjadi abu , di antara tumpukan abu tetua Shuan Li Yin Jue melihat ada Batu berbentuk prisma berwarna merah dan ada satu cincin penyimpan nya juga .


Kemudian Yin Jue langsung mengambil batu prisma itu dan cincinya juga , lalu Yin Jue langsung menyimpan cincin itu , sedangkan untuk batu prisma itu langsung di letakkan di atas batu yang ada di sana.


'' Sepertinya itu adalah Batu Permata Pelebur Dosa yang di gunakan untuk membuat cekungan pasir hisap tadi ...'' ucap Qian Lin .


'' Sepertinya begitu Lin'er, kalau begitu aku akan mengontraknya dulu , agar aku tahu keistimewaan artefak ini ...''


Kemudian Yin Jue langsung mengigit jarinya untuk mengeluarkan darahnya .


Setelah darahnya sudah keluar kemudian Yin Jue langsung meneteskan darahnya di permukaan batu Permata Pelebur Dosa.


Setelah meneteskan darahnya batu Permata Pelebur Dosa ini kemudian langsung bergetar getar , kemudian muncul asap putih dari permukaan batu Permata Pelebur Dosa, setelah beberapa saat asap putih ini kemudian menjadi sosok roh iblis tua yang mempunyai taring dan rambut panjang.


Yin Jue yakin ini adalah roh penunggu pusaka ini , tapi kenapa sosok iblis yang jadi penunggu artefak ini .


'' Salam senior , kenalkan namaku adalah Yin Jue dan ini adalah istriku Qian Lin...'' ucap Yin Jue mengenalkan diri .


'' Salam juga Yin Jue , namaku adalah Mogui Heng , aku adalah roh penunggu Pusaka Pelebur Dosa , apakah kamu sudah tahu kegunaan pusaka ini...''

__ADS_1


'' Belum senior Heng , karena aku hanya mengetahui sedikit saja...''


'' Apakah kamu tidak di beri tahu oleh pemilik pusaka ini sebelumnya...?


'' Aku tadi sudah membunuhnya dan menemukan pusaka ini di dalam tubuhnya...''


'' Baiklah kalau begitu aku mengerti sekarang , aku akan menjelaskan kepadamu tentang pusaka ini , jika nanti pusaka ini sudah menyatu dengan tubuhmu kamu bisa menciptakan cekungan di mana saja untuk menyerap atau mengikis apa saja yang kau inginkan , misalnya kamu ingin menyerap pohon itu maka kamu tinggal mengalirkan energi api mu ke dalam pusaka itu lalu bayangkan ada cekungan di bawah pohon itu , pasti di sana akan muncul cekungan pasir hisap yang langsung menyerap dan mengikis pohon itu hingga habis....'' ucap roh penjaga Mogui Heng panjang lebar.


'' Sungguh pusaka yang sangat istimewa , terus kemarin aku melihat cekungan itu ada di dapan goa ini , sedangkan orang yang memiliki pusaka ini sebelumya masih berada di dalam goa , kenapa cekungan ini tidak bisa menghilang ketika penggunanya sudah menjauh ...?


'' Itu adalah salah satu kelebihan tehnik ini , jika kau sudah menciptakan cekungan di suatu tempat , meskipun kau sudah pergi cekungan ini tidak akan pernah hilang , kecuali kau sendiri yang menghilangkannya , jadi sangat berguna untuk menjebak orang yang ingin menuju tempat yang ingin kau lindungi , apakah kamu mengerti , kalau masih ada yang ingin kamu tanyakan maka segeralah tanyakan kepadaku ...?


'' Iya senior Heng , aku sudah mengerti garis besarnya , hanya saja aku baru kali ini melihat roh penjaga pusaka yang mempunyai wujud seperti senior ini , apakah senior Heng dulu berasal dari ras Iblis....?


'' Benar , aku dulu memang adalah seorang iblis , tapi aku melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga jiwaku tidak bisa bereinkarnasi kembali dan aku mendapat hukuman menjadi penjaga pusaka Batu Permata Pelebur Dosa ini....''


'' Baiklah kalau begitu terima kasih atas penjelasannya , sekarang senior Heng masuk lah kembali ke dalam pusaka Batu Permata Pelebur Dosa ini lagi....''


Yin Jue kemudian langsung mengambil batu Permata Pelebur Dosa lalu di masukkan ke dalam dada dan di simpan di dalam lautan jiwa nya .


'' Gege , sekarang cobalah pusaka itu , karena aku sangat penasaran...''


Kemudian Yin Jue langsung mengalirkan energinya ke dalam pusaka Batu Permata Pelebur Dosa lalu membayangkan cekungan muncul di bawah pohon yang ada di dekatnya .


Tiba tiba di bawah pohon itu muncul cekungan pasir hisap sama persis seperti serangan milik tetua Shuan Li.


Pasir hisap ini langsung mengikis akar akar pohon sehingga pohon itu langsung tumbang ke tempat Yin Jue dan Qian Lin berada.


Yin Jue melihat pohon ini akan tumbang ke tempatnya berada kemudian Yin Jue dengan cepat langsung memegang tangan Qian Lin lalu berpindah di depan goa .


'' Hahaha, ternyata serangan ini justru membahayakan kita...'' ucap Yin Jue sambil tersenyum.


'' Iya Gege , berarti Gege harus mengunakan serangan ini pada benda mati saja , agar tidak terjadi seperti ini lagi....''

__ADS_1


'' Iya Lin'er, namanya juga baru pertama kali aku mencobanya , kalau begitu aku akan mengeluarkan Lang Yu untuk memeriksa di dalam goa...''


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan Lang Yu dari dalam dimensi kalung Giok Dewa tepat di depannya .


'' Tuan muda Yin Jue mengagetkanku saja , karena aku tidak sedang berbincang bincang dengan para hewan kontrak tuan muda Yin Jue...''


'' Maaf kan aku Yuyue , nanti jika aku akan keluar dari dimensi Donglang ini aku akan memasukkan kamu ke sana kembali , jadi kamu bisa berbincang bincang dengan mereka kembali ...?


'' Iya tuan muda Yin Jue, jadi itu dimensi yang pernah tuan muda Yin Jue ceritakan , di sana tempatnya juga sangat nyaman , aku akan sangat senang jika tinggal di sana...''


'' Kedepannya kamu memang akan tinggal di sana , kalau begitu sekarang ayo masuk ke dalam goa ini , karena aku merasakan samar samar masih ada aura manusia di dalam goa ini...''


'' Apakah kita mengunakan tehnik kamuflase saja , karena takutnya nanti ada bahaya yang akan mengancam kita....''


'' Tidak usah Lin'er, aku merasakan aura manusia yang ada di dalam goa sepertinya aura kekuatannya tidak cukup kuat , tapi kalian tetap lah di sampingku agar nanti jika ada bahaya mendekat kita bisa langsung berpindah ...''


'' Iya Gege , aku mengerti...''


Kemudian mereka bertiga langsung berjalan masuk ke dalam goa , Yin Jue yang memimpin jalan di depan sedangkan Qian Lin dan Lang Yu berjalan di belakangnya sambil bergandengan tangan .


Setelah masuk ke dalam Yin Jue melihat ternyata goa ini cukup bersih dan terawat , langit langit goa juga telah di pasangi batu permata berwarna kuning sehingga cukup untuk menerangi lorong goa .


Setelah berjalan kira kira 50 meter mereka bertiga sampai di tempat yang cukup luas , di sana juga ada meja dan kursi yang terbuat dari susunan batu .


'' Yuyue menurutmu di mana aura manusia di dalam goa ini yang paling kuat...? karena aku hanya merasakan hanya samar samar saja...'' tanya Yin Jue.


'' Sepertinya di sana tuan muda Yin Jue...'' ucap Lang Yu sambil menunjuk ke sebuah lorong .


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2