Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 397 : Jamuan penguasa kota Tian Cheng .


__ADS_3

.


.


'' Kenalkan namaku adalah Tian Cheng penguasa kota Tianshi ini , selamat tuan Yin Jue telah menjadi pemenang di acara turnamen tahun ini, aku sangat terhibur melihat tehnik bertarung tuan muda Yin Jue...''


'' Terima kasih tuan Tian Cheng, aku juga sangat senang bisa memenangkan turnamen ini...''


'' Baiklah kalau begitu sekarang ayo kita makan dulu sambil berbincang bincang agar kita bisa saling mengenal ...''


'' Iya tuan Tian Cheng...''


Kemudian Yin Jue langsung mengambil piring yang sudah di siapkan dan mengambil beberapa potongan daging bakar .


Sedangkan penguasa kota Tian Cheng terus melihat ke depan untuk melihat tetua Tian Feng yang akan menciptakan formasi Penjara Perlindungan, setelah formasi Penjara perlindungan sudah tercipta kemudian penguasa kota Tian Cheng langsung Mengaktifkan tehnik mata ilusi nya sambil terus menatap wajah Yin Jue .


Tapi Yin Jue selalu menunduk sambil makan daging bakar tidak pernah menatap matanya sama sekali sehingga tehnik ilusinya tidak bisa berguna , karena Yin Jue sudah tahu kalau penguasa kota Tian Cheng akan mengunakan tehnik mata ilusinya sehingga dia tidak menatap mata nya sama sekali.


Melihat tehnik mata ilusi penguasa kota Tian Cheng tidak bisa mengelabuhi Yin Jue kemudian tetua Tian Feng langsung mengerak gerakan tangannya untuk menciptakan formasi penyerangan , karena hanya dengan tehnik ini dia bisa menangkap Yin Jue .


Tapi tetua Tian Feng sangat terkejut karena tiba tiba dinding formasi Penjara miliknya hancur , sehingga dia tidak bisa mengunakan tehnik formasi penyerangan.


Artefak Perlindungan Ganda langsung terjatuh ke lantai karena tetua Tian Feng tidak sempat menangkapnya.


Klotakkk..


Suara artefak Perlindungan Ganda yang membentur lantai.


Sehingga Yin Jue langsung melihat ke belakang untuk melihat asal suara itu .


Yin Jue hanya tertawa di dalam hatinya melihat artefak pelindung ganda jatuh ke tanah.

__ADS_1


'' Tuan Tian Cheng, benda apa yang terjatuh itu...? ucap Yin Jue berpura pura tidak tahu .


'' Itu adalah benda milik saudara Tian Feng...''


'' Jadi begitu , kenapa tuan Tian Feng tidak ikut makan di sini , karena makanan ini sangat banyak , sangat di sayangkan jika hanya kita berdua yang memakannya...''


'' Kamu benar juga tuan Yin Jue , saudara Tian Feng , duduklah di sini untuk makan bersama kami...'' ajak penguasa kota Tian Cheng.


Kemudian tetua Tian Feng langsung mengambil artefak yang telah terjatuh lalu duduk di samping penguasa kota Tian Cheng.


Kemudian penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng langsung bergantian mengambil daging bakar yang ada di atas meja sambil berdiri karena sedikit juah.


Tapi tiba tiba mereka merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat menekan mereka sehingga mereka berdua langsung berusaha melawan nya dan duduk kembali di kursinya .


Mereka berdua sedikit bingung siapa sebenarnya yang memliki serangan gravitasi ini , sedangkan pemuda sialan yang ada di depannya ini masih menundukkan kepalanya sambil menggigit daging bakar , tapi mereka berdua yakin ini adalah salah satu dengan milik pemuda sialan di depannya ini , karena hanya dia orang lain yang ada di sana.


Setelah beberapa saat tiba tiba di sana muncul akar akar di bawah kaki mereka yang langsung mengikat tubuh mereka dengan cepat , mereka berdua tidak bisa menghindarinya karena mereka berdua masih terkena tekanan gravitasi.


'' Hai anak muda , cepat lepaskan akar akar ini dari tubuh kami , katakan apa yang ingin kau minta tapi jangan seperti ini caramu menjebak kami berdua...'' ucap penguasa kota Tian Cheng .


Kemudian Yin Jue langsung mengangkat kepalanya sambil mengigit daging bakar .


'' Apa yang kalian berdua lakukan , katanya tuan Tian Cheng ingin mengajak ku makan bersama , kenapa sekarang kalian berdua justru main akar akar seperti itu...'' ucap Yin Jue sambil mengambil daging bakar lagi.


'' Bajingan.... kau jangan berpura pura bodoh seperti itu , jika warga kota Tianshi tahu kau telah menyerang pejabat kota ini , maka mereka akan menghukum mu ....'' ucap penguasa kota Tian Cheng.


'' Jangan berbicara soal hukum , bukankah kalian berdua juga tidak ada yang mentaati hukum...''


'' Apa maksud perkataan mu...?


'' Apakah seorang pejabat kota di perbolehkan memperbudak manusia di tambang batu roh , aku sudah tahu semua kebusukan yang kalian berdua lakukan ...'' ucap Yin Jue .

__ADS_1


Penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng sangat terkejut karena pemuda ini tahu apa yang selama ini telah mereka lakukan , padahal selama ini tidak ada yang mengetahui kejadian ini , karena tambang batu roh selama ini sudah di jaga dengan ketat dan di perkuat dengan tehnik formasi sehingga tidak ada yang bisa masuk ke sana.


'' Bukan hanya itu kejahatan kalian berdua , justru yang harus di hukum gantung adalah kalian berdua karena telah menjadikan penguasa kota sebelumnya untuk menjadi budak di tambang batu roh, jadi kalian berdua bersiap siap lah , tapi kalian tenang saja aku tidak akan menghukum gantung kalian karena aku akan membunuh kalian di sini agar segel budak para pekerja yang ada di tambang batu roh bisa menghilang ...'' ucap Yin Jue panjang lebar.


Kemudian tetua Tian Feng dengan bersusah payah langsung mengeluarkan bola bubuk racun Penghisap Energi lalu di lemparkan ke arah Yin Jue .


Yin Jue yang melihat itu adalah bola bubuk racun Penghisap energi kemudian langsung menangkapnya lalu memakan bola itu sebelum meledak .


Penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng langsung mengerutkan keningnya melihat apa yang di lakukan oleh Yin Jue , tapi mereka sedikit senang karena itu sama saja dengan bunuh diri jika memakan secara langsung bola bubuk racun Penghisap Energi itu , karena nanti akan semakin cepat menghisap energinya .


'' Racun murahan seperti ini tidak akan bisa melemahkan ku , karena aku memiliki elemen racun , jadi racun apa saja yang ada di dalam tubuh ku bisa ku ubah menjadi energi , jadi kalian berpikirlah dua kali jika menyerang ku dengan tehnik racun seperti ini....''


Mereka berdua hanya bisa mengutuk diri mereka , karena mereka sudah tidak memiliki tehnik lain lagi yang bisa di gunakan untuk mengalahkan Yin Jue .


Kemudian penguasa kota Tian Cheng langsung mengunakan tehnik mata ilusinya lagi untuk menyerang Yin Jue , tapi Yin Jue tidak pernah menatap matanya secara langsung , karena Yin Jue selalu menatap ke arah tetua Tian Feng saja , sehingga tehnik mata ilusinya tidak berguna sama sekali.


'' Lin'er , sekarang keluarkan lah pusaka jala sutra mu .....'' ucap Yin Jue .


'' Kau bicara dengan siapa , dasar pemuda gila...'' ucap tetua Tian Feng


Setelah beberapa saat muncul sebuah jala di atas kepala mereka yang langsung mengurung mereka berdua , tetua Tian Feng melhat jala ini berasal dari belakangnya sehingga mereka berdua tidak bisa melihat siapa sebenarnya yang mengeluarkan serangan jala ini.


Setelah beberapa saat mereka berdua sangat panik karena jala ini ternyata menyerap energinya dengan sangat cepat .


Kemudian mereka mecoba megeluarkan serangan bola api di tangan mereka tapi bola api mereka justru langsung terserap dengan cepat oleh jala ini .


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2