Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 78 : Pertempuran 4 .


__ADS_3

.


.


'' BAJINGAN... Dasar bocah tengik . Leluhur agung Da Shin sangat marah dan semakin emosi , dia kembali menyerang Yin Jue dengan pukulan terkuatnya , dia tidak peduli mekipun pukulannya akan mengenai Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian asalkan dia bisa membunuh Yin Jue aga rasa puas di hatinya akan terobati.


Tapi Yin Jue kembali mengunakan teknik perpindahan nya kemudian kembali berpindah di dekat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian yang telah terkapar dan tidak sadarkan diri di tanah.


'' Pak tua Bangka , apakah hanya ini kekutan yang kau bangga bangga kan itu ? serangan mu ini hanya menggelitik ku saja , ayo keluarkan kekutan penuh mu , kata Yin Jue kembali memprovokasi leluhur agung Da Shin .


Leluhur agung Da Shin semakin terbakar amarahnya , dia melancarkan kembali pukulannya yang sangat kuat menerjang ke arah Yin Jue .


Dhuaarrr... dhuaarrr .. serangan ini langsung menghancurkan area yang Yin Jue tempati , tapi Yin Jue berhasil lolos , sedangkan Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian keadaannya semakin bertambah terluka parah akibat serangan dari leluhur agung Da Shin yang mengenai mereka berdua .


Leluhur agung kemudian mengeluarkan jurus pamungkasnya karena dia sudah lelah mengunakan pukulannya terus menerus dan energinya juga sedikit demi sedikit mulai habis .


'' Lin'er kita harus berpindah ke tempat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian yang sudah terkapar itu dan buatlah kubah Es dengan kekuatan penuh mu dan bekukan kaki tetua agung Da Xian , karena aku mempunyai rencana sendiri nanti untuk mereka berdua , kata Yin Jue berbicara melalui telepati sambil terus menghindari serangan dari leluhur agung Da Shin .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin terus menerus melancarkan serangannya dan berpindah pindah tempat agar tidak terkena serangan balasan dari leluhur agung Da Shin .


Yin Jue dan Qian semakin menjauh dari tempat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian , setelah di rasa cukup jauh kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung berpindah tempat , ke tempat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian .


Setelah mereka berpindah ke tempat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian, Qian Lin langsung menciptakan kubah Es yang sangat besar dan membekukan kedua kaki tetua agung Da Xian sesuai arahan dari Yin Jue , sedangkan Yin Jue langsung mendekati Patriak Da Yan yang terkapar lalu menyerap pengetahuannya , kemudian dia mengikat Patriak Da Yan dengan elemen tumbuhan nya dan memindahkan nya ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa bersama Qian Lin .


Swushhh. .


Mereka telah berpindah ke dalam dimensi kalung Giok Dewa .


'' Lin'er kau tetap lah di dalam dimensi ini dan bekukan tangan dan kaki Patriak Da Yan ini karena aku akan mengunakan wujud Patriak Da Yan untuk mengelabuhi leluhur agung Da Shin .


Qian Lin menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan setuju .


Kemudian Yin Jue merubah penampilannya menjadi Patriak Da Yan lalu keluar dari dimensi kalung Giok Dewa .

__ADS_1


Swussssh .


Yin Jue langsung berpindah ke dalam kubah Es yang telah di ciptakan oleh Qian Lin lalu dia berpura pura berbaring di sana .


Sedangkan leluhur agung Da Shin sangat marah dan sedikit emosi karena Yin Jue dan Qian Lin berhasil terus menerus menghindari serangannya dan sekarang malah menghilang . Kemudian leluhur agung Da Shin mencari keberadaan Yin Jue dan Qian Lin di medan pertempuran itu , dia tidak menemukan keberadaan kedua musuhnya ini . Kemudian dia melihat kubah Es yang sangat besar ada di tempat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian yang terkapar .


Tetua agung Da Shin langsung terbang ke arah kubah es itu lalu menghancurkan kubah Es itu dengan pukulan terkuatnya.


Pyarrrr . . Kubah itu pun hancur dan menjadi kristal es kecil kecil , leluhur agung Da Shin mencari keberadaan Yin Jue dan Qian Lin , tapi dia tidak menemukan keberadaan mereka .


Kemudian Yin Jue dengan penampilannya yang telah berubah menjadi Patriak Da Yan lalu berpura pura membuka matanya dan duduk untuk memulihkan energinya.


Leluhur agung yang melihat Patriak Da Yan telah sadar kemudian menghampirinya .


'' Kita mendapatkan musuh yang cukup merepotkan kali ini dan kita telah salah meremehkan kekuatannya , kita harus kembali ke sekte karena kondisi kita sudah seperti ini , nanti saja kita pikirkan untuk menyerang kekaisaran ini lagi .


'' Iya leluhur agung , aku mengerti , kemudian Yin Jue berdiri . '' leluhur tolong pulihkan dulu kondisi saudara Xian ini , nanti kita akan kembali ke sekte bersama sama .


Kemudian leluhur agung Da Shin langsung mendekati tetua agung Da Xian lalu mentransferkan energinya kepada tetua agung Da Xian , sedangkan Yin Jue berdiri di belakangnya. Leluhur agung sangat berkonsentrasi untuk mentransferkan energinya karena di belakangnya ada Patriak Da Yan di belakangnya yang berjaga jaga jika ada serangan jadi dia lebih tenang sekarang .


Clapppp.... Arghhhh... punggung Leluhur agung Da Shin langsung tertusuk akar akar itu hingga tembus .


Leluhur agung Da Shin tidak tahu kalau teryata di belakangan ini adalah Yin Jue bukan patriak Da Yan , Yin Jue sangat mudah menusuknya karena leluhur agung Da Shin masih fokus mentransfer kan energinya dan tidak bisa membuat perisai energi jika ada serangan dari belakang .


Kemudian Yin Jue menyerap esensi kehidupan leluhur agung Da Shin hingga kering tingal baju dan tengkoraknya , butuh waktu sedikit lama dari biasanya karena kekuatan leluhur agung berada dua tingkat dari Yin Jue.


Yin Jue juga menyerap esensi kehidupan tetua agung Da Xian yang masih terkapar dan belum sadarkan diri hingga kering . Yin Jue mengambil cincin penyimpanan kedua korbannya ini dan juga menyimpan pedang Api milik kaisar Chue Shilin . Kemudian Yin Jue langsung merubah wajahnya lagi ke wajah aslinya .


Yin Jue kemudian menghilang dari tempat itu .


Swushhh . .


Yin Jue berpindah ke dalam dimensi Kalung Giok Dewa kemudian dia menghampiri Qian Lin yang duduk di dekat Patriak Da Yan yang terkapar , Yin Jue langsung menusuk Patriak Da Yan dengan akar akar yang keluar dari jarinya kemudian menyerap esensi kehidupannya hingga mengering tingal baju dan tengkoraknya lalu tak lupa dia mengambil cincin penyimpanannya .

__ADS_1


'' Lin'er Ayo kita keluar karena di luar pertempuran masih belum selesai.


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin pun menghilang .


Swushhh. .


Mereka berdua muncul kembali di tempat yang sebelumnya.


'' Lin'er bantulah prajurit kekaisaran untuk menghabisi anggota Organisasi Serigala Malam karena aku akan ke tempat kaisar Chue Shilin untuk menjemputnya.


Qian Lin yang mengerti maksud dari Yin Jue , dia langsung terbang dan ikut dalam pertempuran yang masih berlangsung .


Sedangkan Yin Jue langsung menghilang dan berpindah ke tempat Kaisar Chue Shilin berada . Yin Jue melihat kaisar Chue Shilin masih terbaring dan belum sadarkan diri .


Kemudian Yin Jue mentransferkan energinya agar kaisar Chue Shilin segera sadar , setelah beberapa saat akhirnya kaisar Chue Shilin sadar lalu duduk dan membuka kedua matanya .


'' Di mana aku ini , apakah aku sudah mati .


'' Tuan kaisar masih hidup . Kemudian kaisar Chue Shilin melihat ke belakangnya ke sumber suara yang di dengarnya , dia sangat senang teryata di belakangan adalah Yin Jue dan dia berarti masih hidup.


'' Terima kasih saudara Jue telah menyelamatkan ku.


'' Sama sama tuan kaisar , kemudian Yin Jue mengeluarkan 5 botol Air Mata Naga Suci dan di berikan ke pada kaisar Chue Shilin .


'' Kaisar tetaplah di sini dan pulihkan energi mu dulu di sini karena aku akan ke medan pertempuran untuk membantu kekasihku melawan pasukan Organisasi Serigala Malam dan aliansi nya.


Kaisar Chue Shilin mengangukan kepalanya lalu minum 5 botol air pemberian dari Yin Jue.


Sedangkan Yin Jue langsung menghilang dan berpindah ke medan pertempuran untuk membantu Qian Lin menyelesaikan pertempuran .


.


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2