
'' Ya sudah kalau begitu kami semua mohon ijin pamit , terimakasih atas kerjasamanya senior San .
'' Iya sama sama .
Kemudian pasukan Naga Hitam meninggalkan restoran Sedap Malam . Setelah mereka semua sudah jauh kemudian Yin Jue juga berpamitan kepada senior Tang San .
'' Senior San , kalau begitu aku juga mohon pamit , karena masalah di sini kurasa sudah selesai.
'' Iya tuan muda Jue .
'' Sekali terima kasih karena artefak itu telah menjadi milikku .
'' Itu adalah keberuntungan tun muda Jue .
'' Sampai jumpa senior San , kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar dari restoran itu dan berjalan ke gerbang selatan yang menuju ke arah ibu kota .
Setelah berjalan lebih dari 1 jam akhirnya mereka berdua sampai di gerbang selatan kota Luanzhi , kemudian mereka berdua berjalan keluar gerbang, setelah sedikit jauh dari gerbang kota kemudian mereka terbang rendah di atas pasir dan melanjutkan perjalanan mereka lagi.
Di tengah perjalanan ke arah ibukota , mereka menghentikan langkahnya karena di depannya ada pertarungan . Kemudian Yin Jue menyuruh Qian Lin untuk berkamuflase agar bisa melihat lebih dekat siapa yang bertarung di tengah gurun ini.
Qian Lin langsung mengunakan tehnik berkamuflase nya lalu menghilang di sana , setelah mendekat ke pertarungan ini Yin Jue bisa melihat siapa yang bertarung ini.
'' Gege , bukan kah itu pasukan Naga Hitam yang tadi ke restoran ?
'' Iya aku masih ingat , tapi musuh mereka ini rupanya aku pernah melihatnya .
'' Iya Gege, jubah mereka ini kalau tidak salah sama dengan orang yang Gege bunuh di tempat hiburan malam waktu itu .
'' Iya itu benar , mereka ini adalah dari Sekte Tapak Iblis sama dengan saudara Sui Taoyan yang sudah aku bunuh waktu itu , mereka ini pasti juga mengincar artefak yang sudah aku dapatkan . Tapi kita tunggu saja aku juga ingin melihat dulu ketrampilan mereka bertarung .
'' Iya Gege , kita lihat saja , apakah pasukan Naga Hitam bisa mengatasi mereka ?
'' Kita lihat saja Lin'er.
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin mengamati mereka bertarung dari dekat . Yin Jue melihat pasukan Naga Hitam sedang di kepung oleh 20 orang dari sekte Tapak Iblis , sedangkan jumlah pasukan Naga Hitam hanya 15 orang , kekuatan mereka hampir sama tapi pasukan Naga Hitam kalah jumlah .
'' Pihak kekaisaran tidak pernah mengusik sekte kalian , kenapa kalian menyerang kami di sini !
'' Iya memangnya kenapa , aku hanya ingin meminta kalian untuk memberikan kotak harta yang kalian bawa , kata salah satu tetua dari sekte Tapak Iblis ini , dia mungkin adalah tetua dari sekte Tapak Iblis karena kekuatannya paling tinggi di antara mereka , kekuatanya berada di tingkat Semi Dewa Bintang 6 .
__ADS_1
'' Kami tidak tahu apa yang kalian maksudkan , ucap komandan Lei Feng .
'' Kamu jangan berkilah , aku tahu kalian habis ke restoran Sedap Malam mengambil senjata pusaka itu di sana , karena mata mata kami ada yang melihat kalian di sana.
'' Aku tidak tahu apa yang kalian maksudkan karena aku tadi di restoran itu hanya makan saja .
'' Baiklah jika kalian tidak mau mau menyerahkan kotak harta itu , aku akan sangat mudah menghabisi kalian tidak perlu mengeluarkan tenaga .
Komandan Lei Feng dan bawahannya langsung bersiap dan mengeluarkan pedangnya masing , karena sebentar lagi pertempuran pasti terjadi.
Kemudian tetua dari sekte Tapak Iblis ini melemparkan 1 bola kecil berwarna putih kepada pasukan Naga Hitam.
Komandan Lei Feng langsung menebas bola kecil ini , setelah bola kecil ini di tebas dengan pedangnya , bola kecil ini meledak dan mengeluarkan serbuk serbuk halus yang langsung menyebar di area sekitar pasukan Naga Hitam berada , serbuk serbuk ini langsung menempel pada tubuh mereka lalu menghilang meresap masuk ke dalam tubuh mereka .
'' Serbuk apa ini , kenapa tubuhku tiba tiba lemas seperti ini , kata komandan Lei Feng sangat panik .
'' Hahaha... itu adalah serbuk racun Pelemas Tulang , kata tetua sekte Tapak Iblis menertawakan para pasukan Naga Hitam .
Tubuh komandan Lei Feng dan para bawahnya langsung terjatuh dan terkulai lemas di atas pasir karena tubuh mereka tiba tiba lemas dan tidak bertenaga .
'' Aku sudah bilang kepada kalian tadi , seandainya kalian mau menuruti permintaanku aku tidak akan mengunakan cara seperti ini , kalian semua ayo kita periksa cincin penyimpanan mereka ini .
Kemudian para bawahan tetua Sui Chen ini langsung berjalan ke arah para pasukan Naga Hitam yang sudah terkulai lemah ini , mereka baru berjalan 2 langkah .
Tapi tiba tiba muncul siluet Naga Api yang sangat besar menerjang ke arah mereka .
'' Awas ...ada serangan , teriak tetua Sui Chen . Kemudian mereka langsung menciptakan perisai energi untuk melindungi tubuh mereka dari serangan Naga Api ini .
Duarrrrr... mereka semua langsung terpental lalu berguling guling di atas pasir .
'' Bajingan , siapa yang menyerang ku ini , kata tentu Sui Chen sambil berdiri , karena tetua Sui Chen juga terpental terkena serangan dari Yin Jue ini .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung menampakkan dirinya.
Kemunculan Yin Jue dan Qian Lin ini langsung membuat tetua Sui Chen kaget , karena Yin Jue dan Qian Lin ini muncul dari kehampaan .
Para pasukan Naga Hitam sedikit lega karena ada orang yang mau menolong mereka .
'' Siapa kalian , jangan ikut campur urusan kami , aku adalah tetua dari sekte Tapak Iblis, jadi aku sarankan kalian mundur dengan teratur karena jika sampai kau menyinggung sekte Tapak Iblis kau akan menyesali nya karena kekaisaran Tang saja tidak berani mengusik sekte kami , kata tetua Sui Chen sambil sedikit mengertak Yin Jue .
__ADS_1
'' Apakah kau sudah selesai mendongeng nya ? kata Yin Jue sambil berkacak pinggang.
'' Bajingan , cari mati kau . Kemudian . tetua Sui Chen langsung mengeluarkan pedangnya lalu terbang dan menebas ke arah Yin Jue.
'' Haiyattt .
Tapi Yin Jue tiba tiba menghilang sehingga dia hanya menebas kekosongan saja , ternyata Yin Jue telah berpindah ke belakangan kemudian dia langsung menendang tubuh tetua Sui Chen ini dengan mudah.
Sedangkan Qian Lin juga menyerang para anggota sekte Tapak Iblis di sana dengan mengunakan pedang Es Beku sambil menembakan jarum jarum Es dari tangan kirinya , sehingga Qian Lin sangat mudah mengalahkan mereka semua karena kekuatan mereka hanya di tingkat Semi Dewa Bintang 2 saja .
Tetua Sui Chen ini tidak habis pikir bagaimana bisa pemuda ini tiba tiba ada di belakangnya dan dia langsung maju 3 langkah karena punggungnya di tendang oleh Yin Jue.
'' Hahaha...., di mana kesombongan mu tadi yang kau bangga banggakan , apakah sekte Tapak Iblis akan menolong kalian ke sini ?
Tetua Sui Chen langsung berbalik badan lalu memasang kuda kuda , sekarang dia sedikit waspada dengan pemuda ini karena ternyata pemuda ini mempunyai tehnik perpindahan yang sangat cepat.
Kemudian dia memutuskan untuk mengeluarkan racun Pelemas Tulang lalu di lemparkan ke pada Yin Jue .
Yin Jue yang melihat kalau tetua Sui Chen ini melemparkan racun ke padanya , kemudian Yin Jue menangkap racun ini karena Yin Jue juga sangat tertarik dengan racun Pelemas Tulang ini .
Ketika Yin Jue akan menangkap racun ini , tiba tiba racun ini meledak , sehingga serbuk serbuk racun ini langsung menyebar di sekitarnya Yin Jue berada dan menempel di seluruh tubuhnya .
Tetua Sui Chen sangat senang melihat racun Pelemas Tulang sudah menyatu dan terserap oleh tubuh Yin Jue.
Yin Jue kemudian menyerap racun Pelemas Tulang ini dengan elemen racunnya kedalam tubuhnya lalu merubahnya menjadi energi karena sangat di sayangkan jika racun ini terbuang sia sia , karena sebenarnya tubuh Yin Jue kebal terhadap semua jenis racun .
Setelah berhasil menyerapnya kemudian Yin Jue tersenyum kepada tetua Sui Chen .
Tetua Sui Chen sedikit terkejut bagaimana bisa tubuh Yin Jue baik baik saja terkena racun Pelemas Tulang , malah dia sekarang tersenyum kepadanya , dia menjadi terdiam melihat semua ini .
'' Kenapa kau diam saja tetua Sui Chen , racun mu ini sangat enak karena racun mu bisa menambah energi ku sangat banyak .Apakah kau tidak ingin melanjutkan pertempuran kita ini ?
Tetua Sui Chen hanya diam saja tidak menangapi perkataan Yin Jue .
.
.
####
__ADS_1