Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 102 : Sekte Racun Abadi.


__ADS_3

'' Kalau begitu kamu tunggu saja di sini karena Patriak dan para tetua masih rapat.


'' Kira kira berapa lama rapatnya akan selesai , karena aku juga harus menjaga di gerbang , aku kasihan rekan ku jika harus berjaga di sana sendirian.


'' Kau tenang saja , mungkin sebentar lagi Patriak dan para tetua sudah selesai rapatnya , karena mereka sudah rapat dari tadi pagi .


'' Baiklah aku akan menunggunya di sini.


Kemudian mereka berdua menunggu di depan aula sekte karena mereka melihat para tetua yang masih rapat , mereka bisa melihat karena pintu aula memang sengaja tidak di tutup karena ada penjaganya di depan aula.


****


Di dalam aula sekte Racun Abadi .


'' Para tetua semuanya , akhir akhir ini kita telah banyak kehilangan kekutan kita , karena tetua Gao Shen tidak pernah lagi datang ke sekte ini , kemarin kelima tetua kita juga sudah di bunuh oleh tetua Li Mei dari sekte Bintang Kehidupan .


'' Itu benar saudara Xin , kekuatan kita sekarang sudah menurun drastis , kita harus membangun kekuatan kita lagi .


'' Kamu benar tetua agung , makanya tadi aku hanya mengirim 2 tetua saja ke sekte Bintang Kehidupan , apakah para tetua di sini ada saran untuk membangun kekuatan kita lagi agar kembali seperti dulu ?


'' Menurutku kita rekrut saja para kultivator bebas dengan imbalan berupa racun tanpa warna yang kita miliki sekarang , karena racun itu banyak di incar oleh banyak Kultivator yang ingin mengunakan racun ini untuk keperluan mereka .


'' Itu boleh juga , tapi kurasa sangat sulit kita mencari mereka jika hanya dengan imbalan racun saja .


'' Apakah para tetua punya saran lainya ?


'' Tidak ada Patriak , kami masih memikirkan solusinya , kata tetua Li Xiang .


'' Baiklah kurasa rapat hari ini kita sudahi saja , nanti kita pikirkan lagi dengan kepala dingin , karena besok aku ingin rapat kembali untuk membahas masalah ini lagi .


'' Iya Patriak Shen Xin , kami semua akan memikirkan masalah ini untuk bahan rapat besok .


'' Sekarang ayo kita makan bersama dulu .


Kemudian Patriak Shen Xin dn para tetua makan bersama di aula sekte Racun Abadi.


Penjaga aula yang melihat rapat telah selesai dan para tetua sedang makan kemudian dia masuk ke dalam.


'' Maaf patriak Shen Xin dan para tetua menganggu waktunya makannya sebentar .


'' Ada apa penjaga , cepat katakan ?

__ADS_1


'' Di depan aula ada penjaga gerbang yang sudah dari tadi menunggu , dia ingin mengantar barang pribadi milik Patriak Shen Xin katanya .


'' Suruh dia masuk ke sini !


Kemudian penjaga aula itu memanggil penjaga gerbang yang dari tadi sudah menunggunya.


'' Barang apa yang kau bawa itu penjaga ?


'' Aku tidak tahu Patriak , pengirim barang ini menyuruhku mengantarkan cincin ini , katanya isinya adalah barang pribadi milik Patriak , pengirim bayaran barang ini masih ada di depan gerbang untuk menunggu pembayaran biayanya .


Kemudian penjaga gerbang itu memberikan cincin itu kepada Patriak Shen Xin , dia penasaran dengan barang pribadi apa yang ada di dalam cincin itu , kemudian dia mencoba melihatnya , setelah melihat isi di dalam cincin itu seketika Patriak Shen Xin langsung mengeluarkan aura pembunuhan yang sangat pekat yang langsung menindas penjaga gerbang itu dan para tetua yang ada di dalam aula sekte Racun Abadi.


Bajingan ....


Para tetua yang tertindas aura ini terlihat kesulitan bernafas hanya tetua agung Shen Guan saja yang tidak tertindas .


'' Tarik kembali aura mu ini saudara Xin karena aura mu ini menindas para tetua lainya.


Kemudian Patriak Shen Xin menarik kembali auranya dan menenangkan dirinya.


'' Memangnya barang pribadi apa yang ada di dalam cincin itu ?


Tetua agung Shen Guan juga langsung mengeluarkan auranya ketika melihat isi di dalam cincin itu , tapi kemudian di tariknya kembali agar tidak menindas para tetua lainnya.


'' Sekte Bintang Kehidupan ternyata mengajak kita berperang .


'' Itu benar , aku tidak bisa tinggal diam dengan tindakan mereka ini .


Kemudian tetua agung Shen Guan mengeluarkan isi di dalam cincin itu untuk memperlihatkan kepada para tetua yang ada di dalam aula .


Seketika para tetua yang ada di dalam aula itu jadi sangat geram dan jadi keributan di dalam aula itu dan mereka meletakkan piring mereka lagi jadi tidak selera makan .


Penjaga gerbang yang mengantarkan cincin itu juga sangat terkejut setelah melihat isi di dalam cincin itu.


'' Kalian mohon tenangkan diri kalian . Penjaga , apakah orang yang mengantarkan cincin ini masih ada di depan gerbang ?


'' Iya Patriak Shen Xin , maafkan aku , aku tidak tahu kalau ternyata isinya adalah kepala para tetua .


'' Tidak apa apa , kau tidak bersalah sekarang antar kan aku ke sana .


Kemudian Patriak Shen Xin keluar aula bersama tetua agung Shen Guan di ikuti oleh semua tetua di belakangnya.

__ADS_1


Setelah sampai di gerbang kemudian mereka semua keluar gerbang .


'' Di mana orang yang mengantar cincin ini tadi ?


'' Mereka tadi bilang mau menunggunya di bawah pohon itu , terus aku masuk ke dalam dan tak tahu mereka ke mana lagi .


Kemudian mereka mencari cari di sekitar gerbang sekte.


Yin Jue dan Qian Lin bisa melihat mereka yang paling kuat berada di tingkat Semi Dewa Bintang 6 ada 2 orang , sedangkan yang lainya hanya di tingkat Semi Dewa Bintang 4 kebawah .


'' Lin'er , kamu berkamuflase lah seperti biasanya dan serang mereka , aku akan menghadapi dua orang yang terkuat itu , usahakan jangan hancurkan tubuh mereka karena aku butuh tubuh mereka untuk memberi makan Kumbang Api agar mereka capat berevolusi.


'' Iya Gege , siap laksanakan . Kemudian Qian Lin langsung berkamuflase dan menghilang.


Yin Jue kemudian mengeluarkan pedang Naga Meteor dan langsung berpindah tempat dihadapan Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan .


'' Apakah kalian mencari ku , kata yin Jue sambil mengayunkan pedangnya ke depan .


Jurus Naga Pembasmi Iblis .


Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan sangat terkejut dengan kemunculan yin Yue yang secara tiba tiba muncul di depannya , apalagi kemunculan Yin Jue langsung menyerang mereka dengan jurusnya , melihat ada serangan yang datang kepadanya Patriak Shen Xin dan tetua agung Shen Guan langsung menciptakan perisai energi Es untuk melindungi tubuhnya .


Siluet Naga itu langsung menerjang perisai mereka berdua .


Dhuarrr...Dhuarrr ... perisai energi mereka masih bisa menahan serangan jurus yang Yin Jue keluarkan , tapi mereka mundur sampai 5 langkah menahan serangan Yin Jue .


Yin Jue yang melihat serangannya masih bisa mereka tahan , kemudian Yin Jue mengeluarkan akar akar dari dalam pasir yang sangat cepat langsung mengikat mereka berdua , mereka tidak bisa menghindari lilitan akar akar ini karena mereka memfokuskan energinya untuk membuat perisai energi , jadi akar akar yang Yin Jue keluarkan dengan sangat mudah mengikat mereka berdua.


Yin Jue tidak memberi mereka kesempatan untuk bernafas , melihat musuhnya sudah terikat oleh akar akar yang Yun Jue ciptakan , dia langsung mengayunkan pedangnya untuk menghancurkan perisai energi yang melindungi tubuhnya .


Pyarrr...pyarrr...Perisai energi Es mereka berdua langsung hancur menjadi kristal es kecil kecil .


Mereka berdua langsung berjongkok dan memutahkan seteguk darah karena serangan balik perisai energinya yang sudah hancur .


Melihat ada kesempatan di depan matanya , Yin Jue tidak mensia-siakan kesempatan ini , dia langsung berpindah tempat ke depan Patriak Shen Xin yang sedang berjongkok , kemudian Yin Jue langsung mengayunkan pedangnya .


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2