
.
.
Setelah menempuh kurang lebih 3 jam akhirnya Yin Jue sampai di kota yang dia katakan tadi , kota ini ternyata sangat luas dan megah , karena dari atas artefak kapal terbang Yin Jue bisa melihat luasnya , sedikit jauh dari gerbang kota ini banyak pemukiman warga , para warga ini mendirikan bangunan di sana hingga membentuk sebuah desa kecil , tapi para rumah warga desa ini terlihat biasa biasa saja dan sangat kumuh , Yin Jue berspekulasi kalau ini adalah rumah para pendatang yang ingin bekerja di kota ini , sehingga mereka terpaksa membangun rumah di luar gerbang kota.
Kemudian Yin Jue langsung mendaratkan artefak kapal terbang di dekat gerbang kota , karena di dekat gerbang kota kebetulan tempatnya sangat lapang .
Nama kota ini adalah Leixing , kemudian mereka bertiga langsung melompat dari atas artefak kapal terbang , setelah melompat kemudian Yin Jue langsung memasukkan artefak kapal terbang ke dalam cincin spasial.
Kemudian Yin Jue mengajak mereka berdua untuk mengantri , karena banyak warga yang ingin masuk ke dalam kota Leixing ini.
Di sana Yin Jue juga melihat beberapa artefak kapal terbang yang juga mendarat dan ingin pergi dari kota ini , Yin Jue melihat orang yang akan pergi dari kota ini memiliki artefak kapal terbang yang sudah di modifikasi dengan batu roh khusus seperti milik para bawahan yang mulia Nan Zhizi, hanya saja batu roh di artefak kapal terbang mereka hanya beberapa saja , tapi itu sudah cukup untuk penerangan jika melakukan perjalan di malam hari , setelah beberapa menit giliran mereka bertiga yang masuk ke dalam .
'' Berapa biayanya tuan penjaga...? sapa Yin Jue ramah .
'' Hanya 10 batu roh kelas menengah saja tuan muda...''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 30 batu roh kelas menengah untuk biaya masuk .
'' Ini biaya untuk kami bertiga tuan...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 30 batu roh kelas menengah kepada penjaga gerbang.
'' Kalau begitu silahkan masuk tuan dan nona...''
Kemudian mereka bertiga langsung masuk ke dalam kota Leixing, mereka bertiga berjalan dengan santai menyusuri jalanan kota Leixing, hiruk pikuk warga kota Leixing ini terlihat sangat hidup , karena mereka saling bertegur sapa jika menemui orang pendatang seperti mereka bertiga.
Tapi yang membuat Yin Jue sedikit aneh yaitu banyak pengemis yang meminta minta di pinggiran jalan .
Yin Jue berspekulasi kalau para pengemis ini pasti adalah warga desa yang hidup di luar gerbang tadi , para pengemis ini mulai dari anak anak , remaja , hingga yang sudah berumur .
'' Gege , kenapa kota sebesar ini ada banyak pengemis seperti ini , seharusnya kota ini bisa memberi pekerjaan yang layak kepada para pengemis ini , dari pada mereka harus meminta minta seperti ini...''
'' Aku tidak tahu Lin'er, setelah ini kita mencari restoran saja untuk mencari informasi di sana , kalau kita tidak mendapatkan informasi apa apa maka besok pagi kita lanjutkan perjalanan kita lagi ke istana Agung untuk menemui yang mulia Nan Zhizi ...''
'' Iya Gege , semoga nanti yang mulia Nan Zhizi memiliki portal yang di gunakan untuk menuju daratan tengah , karena aku ingin bertemu dengan keluarga ku di sana...''
Putri Feng Lulu sedikit heran mendengar pembicaraan kakak Yin Jue dan kakak Qian Lin .
'' Aku dari kemarin penasaran kakak Yin Jue mengatakan daratan tengah , memangnya kakak berdua ini berasal dari mana , apakah berasal dari benua Nanzhong...''
'' Bukan adik Lulu , kami berdua berasal dari daratan tengah yaitu dimensi lain seperti daratan atas ini...''
__ADS_1
'' Jadi begitu , aku kira dari benua tengah...''
'' Nanti aku juga akan berkunjung di benua tengah ke klan naga , tempat senior Lian Shan berasal...''
Kemudian Yin Jue langsung menceritakan awal mula bertemu dengan senior Lian Shan dan senior Ye Ling di daratan tengah dengan sangat detail sambil mencari restoran di kota Leixing ini.
Setelah 1 jam berlalu mereka menemukan sebuah penginapan yang sangat besar , di lantai bawah penginapan ini juga ada sebuah restorannya .
Kemudian mereka bertiga berjalan masuk ke sana , tapi ketika akan masuk ke dalam penginapan ada seorang anak laki laki berusia 7 tahun meminta minta kepada mereka bertiga .
'' Tolong sedekahnya tuan dan nona , karena saya belum makan...'' ucap anak kecil ini sambil menyodorkan sebuah mangkuk berisi batu roh kelas rendah kepada mereka bertiga .
Mereka bertiga sangat kasihan melihat nya , kemudian Qian Lin langsung memberikan 1 batu roh kelas menegah kepada akan kecil ini .
Melihat Qian Lin memberikan 1 batu roh kelas menengah, pengemis ini langsung tersenyum bahagia , karena batu roh kelas menengah ini sangat berharga untuknya.
'' Terima kasih banyak nona , ini bisa untuk membeli makan selama satu minggu ...''
'' Sama sama adik kecil , apakah kamu mau makan bersama kami...?
'' Tidak nona , karena pemilik restoran ini nanti pasti akan mengusirku karena pakaian ku seperti ini...''
'' Tidak apa apa adik kecil , nanti kakak akan melindungi mu jika pemilik restoran ini ingin mengusir mu...''
'' Nona , kalau nona ingin membelikan pengemis ini makanan , silahkan di bungkus saja lalu di berikan kepada nya , tuan kami melarang pengemis masuk ke dalam restoran karena bisa menggangu kenyamanan pengunjung lain , ku harap nona bisa mengerti...'' ucap penjaga keamanan ini .
'' Iya aku mengerti...''
Kemudian penjaga keamanan ini langsung pergi dari sana lalu berjaga lagi di depan pintu penginapan .
'' Adik kecil , demi kenyamanan bersama aku tidak bisa mengajak mu makan di dalam , tapi tanang saja karena aku akan membungkus kan makanan untuk mu , kamu mau di bungkuskan berapa...?
'' Satu saja nona , nanti bisa aku makan bersama adik dan ibuku...''
'' Baiklah kalau begitu kamu tunggulah di sini , aku akan membelikannya untuk mu...''
'' Terima kasih atas kebaikan nona...''
Kemudian mereka bertiga langsung masuk ke dalam , lalu berjalan menuju resepsionis penginapan .
'' Selamat datang di penginapan kami tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu...? ucap resepsionis ini ramah .
__ADS_1
'' Iya nona , kami pesan kamar VIP yang memiliki 2 tempat tidur , apakah masih ada nona...?
'' Ada tuan muda , tapi harganya sedikit mahal , yaitu 1 batu roh kelas tinggi permalamnya...''
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan 1 batu roh kelas tinggi lalu di berikan kepada resepsionis penginapan.
'' Ini kunci kamarnya tuan , nanti kamarnya ada di lantai 3 sesuai dengan nomor kunci itu , maaf saya tidak bisa mengantar ke sana , karena teman temanku sebagian tidak masuk kerja...''
'' Iya tidak apa apa nona , sekarang nona lanjutkan pekerjaan nona , karena aku nanti akan ke sana sendiri...''
'' Terima kasih atas pengertiannya tuan...''
'' Sama sama nona , kami mau makan dulu di restoran yang ada di penginapan ini...''
'' Silahkan tuan...''
Kemudian Yin Jue langsung
mengajak Qian Lin dan putri Feng Lulu masuk ke restoran yang ada di lantai bawah penginapan ini , setelah masuk ke dalam restoran kemudian Yin Jue mengajak duduk di dekat jendela , agar bisa melihat suasana di luar restoran ini.
Setelah mereka duduk kemudian ada seorang pelayan restoran yang menghampiri mereka .
'' Selamat datang di restoran kami tuan , apakah ada yang bisa saya bantu...'' ucap pelayan restoran ramah.
'' Saya pesan 6 porsi makanan terenak di restoran ini dan 3 minuman , tapi yang 3 porsi tolong di bungkus , karena akan aku berikan kepada seseorang...''
'' Iya tuan muda , kalau begitu tolong di tunggu , aku akan mengambilkannya ...''
'' Tunggu dulu nona , bolehkah aku bertanya sesuatu kepada nona...?
'' Silahkan tuan muda , memangnya apa yang ingin tuan muda tanyakan kepadaku ...?
'' Kami bertiga adalah pendatang yang singgah di kota Leixing ini , aku tadi melihat di dalam kota ini banyak pengemis , siapa sebenarnya para pengemis ini , apakah nona tahu...''
'' Para pengemis ini adalah para warga kota Moshui yang ada di wilayah barat kota Leixing ini , menurut berita yang aku dengar di kota Moshui pajaknya terlalu mahal , sehingga mereka memilih meningalkan kota mereka dan mendirikan bangunan di dekat gerbang kota Leixing sebelah barat , beruntungnya penguasa kota Leixing ini mau menerima keberadaan mereka , asalkan mereka ini tidak menggangu kenyamanan kota dan mau mentaati peraturan yang di tetapkan oleh penguasa kota...''
'' Memangnya peraturan apa yang yang di tetap kan oleh penguasa kota Leixing ini...''
'' Hanya peraturan biasa saja tuan muda , penguasa kota melarang mereka melakukan tindakan seperti mencuri , berkelahi dan dilarang masuk ke dalam restoran seperti ini , karena itu akan menganggu kenyamanan warga yang berkunjung ke kota ini , hanya itu saja peraturannya tuan muda...''
.
__ADS_1
.
####