
.
.
Guru Lan Zhuo dan paman Yuan Chen yakin putri Feng Lulu ke depannya akan menjadi gadis yang tidak bisa di anggap remeh oleh musuh musuhnya , meskipun kekuatannya masih lemah tapi tehnik formasi serangannya sangat merepotkan .
'' Tidak hanya itu saja guru , karena adik Lulu juga memiliki tehnik formasi perisai yang bisa memantulkan serangan dalam bentuk apa saja...'' ucap Qian Lin .
'' Benarkah , sunguh gadis yang sangat beruntung...''
Setelah beberapa saat Yin jue dan putri Feng Lulu sampai di sana , kemudian mereka melanjutkan berbincang bincang di sana .
Guru Lan Zhuo memilih untuk menunda pekerjaannya , karena hari ini adalah hari dia bisa menghabiskan waktu dengan para muridnya , guru Lan Zhuo yakin besok kedua muridnya ini pasti akan melanjutkan perjalanan nya kembali.
Setelah menjelang malam senior Yuan Chen kemudian berpamitan untuk pulang ke rumahnya , sedangkan guru Lan Zhuo mengajak mereka bertiga masuk ke dalam rumah untuk makan bersama .
Setelah mereka selesai makan kemudian guru Lan Zhuo dan Yin Jue ke ruang tamu untuk melanjutkan berbincang bincang di sana , sedangkan Qian Lin dan putri Feng Lulu membantu senior Nuan Yu membersihkan meja makan dan mencuci piring.
Setelah sampai di ruang tamu kemudian Yin Jue dan guru Lan Zhuo duduk di sana sambil menikmati suasana malam .
'' Guru , bagaiamana dengan organisasi Bintang Malam, apakah mereka tidak ada yang menemui guru lagi...?
'' Tidak ada Jue'er, sekarang semuanya sudah aman terkendali , sehingga saudara Yuan Chen dan keluarganya sudah bebas keluar dari rumah ini , tapi aku sudah memberikan mereka bertiga kertas perpindahan jika sewaktu waktu mereka menemui anggota organisasi Bintang Malam, jadi mereka tidak perlu takut lagi...''
'' Guru benar juga , karena kertas perpindahan itu sangat berguna jika dalam keadaan terdesak...''
'' Bagaimana dengan kekuatanmu sekarang Jue'er, apakah kamu mengalami kesulitan untuk mencari sumber daya...?
'' Aku tidak menemukan kesulitan sama sekali guru , karena aku telah mendapatkan siluman Serigala Perak yang sangat banyak , nanti aku bisa menukar darahnya ke paviliun Jiaohuan dengan batu mustika siluman, jadi aku mungkin tidak akan kekurangan sama sekali sumber daya untuk meningkatkan kekuatan sampai ke tingkat Dewa Abadi tahap akhir, tapi aku tidak bisa meningkatkan kekuatanku terus menerus , karena aku harus membiasakan diri dulu agar pondasi kultivasi kekuatanku semakin kuat...''
'' Kamu memang benar Jue'er , seorang kultivator tidak bisa meningkatkan kekuatannya secara terus menerus karena itu bisa mengakibatkan tubuhnya bisa meledak karena pondasi kultivasinya tidak kuat....''
'' Iya guru , hanya saja setelah ini aku harus bekerja keras untuk mencari Bunga Lotus Merah Darah yang di gunakan untuk membuat pil pendorong energi agar bisa menerobos sampai di tingkat Penguasa....''
'' Mengenai bunga itu semua orang tidak ada yang tahu , karena hanya orang yang beruntung saja yang bisa mendapatkan bunga Lotus Merah Darah itu....''
'' Iya guru aku mengerti , besok pagi aku akan melanjutkan perjalan ku lagi untuk menemui yang mulia Nan Zhizi, mungkin setelah bertemu dengannya aku ingin kembali ke daratan tengah dulu untuk menemui keluargaku , terus selanjutnya aku ingin pergi ke wilayah benua Nanzhong di wilayah tengah untuk mampir ke klan naga tempat salah satu hewan kontrakku berasal...''
__ADS_1
'' Tidak apa apa Jue'er, semoga kamu beruntung bisa menemukan bunga Lotus Merah Darah agar kekuatanmu bisa menerobos ke tingkat Penguasa...''
'' Iya guru , kalau guru ingin tidur silahkan masuk ke kamar , karena malam ini aku mau tidur di sini...''
'' Kamu tenang saja Jue'er, aku akan menemanimu tidur di sini...''
Kemudian mereka berdua melanjutkan berbincang bincang di sana hingga larut malam , setelah mereka mengantuk kemudian satu persatu mereka langsung tidur di sana .
.
****
.
Keesokan harinya Qian Lin dan putri Feng Lulu bangun pagi pagi sekali , untuk membantu senior Nuan Yu memasak .
Setelah masakan sudah matang kemudian Qian Lin langsung berjalan ke ruang tamu untuk memanggil suaminya dan guru Lan Zhuo untuk makan pagi bersama .
Qian Lin melihat guru Lan Zhuo dan suaminya ternyata sudah bangun .
Kemudian guru Lan Zhuo dan Yin Jue langsung berjalan masuk ke dalam bersama Qian Lin , sesampainya di ruang makan kemudian mereka langsung duduk di sana , lalu senior Nuan Yu mengajak mereka untuk langsung menikmati hidangan yang sudah dia siapkan di atas meja .
Pagi itu mereka makan bersama sambil berbincang bincang ringan , setelah makan kemudian Yin Jue berpamitan kepada senior Nuan Yu untuk melanjutkan perjalanan mereka lagi .
Senior Nuan Yu sudah mengerti kalau para murid suaminya ini tidak akan lama tinggal di sini , karena Yin Jue ini adalah seorang pengembara yang suka berpetualang dan berpindah pindah tempat .
Setelah Qian Lin dan putri Feng Lulu sudah berpamitan juga kemudian mereka bertiga langsung berdiri , lalu Yin Jue memegang tangan Qian Lin dan putri Feng Lulu kemudian menghilang di sana .
Swushhh.
Setelah beberapa saat mereka bertiga muncul di depan gerbang kota Fengxuan bagian barat .
Kemunculan mereka bertiga membuat para penjaga gerbang di sana sedikit terkejut , tapi setelah di lihat lihat ternyata itu adalah tuan Yin Jue yang menyelamatkan mereka , karena salah satu dari penjaga ini adalah Lao Tze , kemudian Lao Tze langsung berjalan mendekati mereka bertiga .
" Salam tuan Yin Jue , silahkan masuk ke dalam kota..."
" Maaf Lao Tze, aku akan melanjutkan perjalananku ke wilayah tengah , kamu kembalilah berjaga dan jangan lupa terus berlatih agar menjadi pemuda yang kuat..."
__ADS_1
" Iya tuan Yin Jue..."
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang dari cincin spasial.
Swushhh.
Artefak kapal terbang muncul di hadapan Yin Jue .
" Lao Tze , jika nanti kita bertemu lagi aku ingin kau sudah menjadi pemuda yang sangat kuat...." ucap Yin Jue sambil memberikan cincin penyimpan berisi 100 batu mustika siluman agar kekuatan Lao Tze segera meningkat , karena Lao Tze dulu sangat berjasa ketika berada di dalam dimensi siluman untuk menemukan para siluman Serigala Perak.
Lao Tze langsung menerima cincin itu dan langsung memakainya .
" Terima kasih banyak tuan Yin Jue , aku tidak akan mengecewakan tuan Yin Jue..."
" Sampai jumpa Lao Zhe...."
Kemudian Yin Jue langsung mengajak Qian Lin dan putri Feng Lulu naik artefak kapal terbang.
Setelah mereka bertiga naik artefak kapal terbang kemudian Yin Jue langsung mengaktifkan formasi perlindungan lalu mulai mengendalikan artefak kapal terbang .
Sehingga artefak kapal terbang perlahan lahan mulai terbang ke atas , setelah di rasa cukup tinggi kemudian Yin Jue langsung mengendalikan artefak kapal terbang ke arah timur melewati kota Fengxuan .
Putri Feng Lulu langsung berdiri di depan untuk melihat pemandangan kota Fengxuan dari atas karena ini pertama kalinya dia naik artefak kapal terbang.
" Adik Lulu , apakah kamu belum pernah naik artefak kapal terbang seperti ini...? tanya Yin Jue.
" Belum kakak , ini adalah pengalaman pertama ku..."
" Baiklah kalau begitu nikmati saja perjalan ini , nanti jika kau sudah lelah berdiri , kamu bisa duduk di sini..."
Kemudian Yin Jue mengendalikan artefak kapal terbang dengan kecepatan sedang , agar putri Feng Lulu menikmati kota kelahirannya dulu sebelum meningalkan kota ini , nanti Yin Jue juga ingin melihat akademi Khu Dong dari atas .
.
.
####
__ADS_1