Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 753 ~ Sekte Gunung Pedang.


__ADS_3

.


.


Aula sekte Gunung Pedang.


Patriak Lou Han langsung mengajak semua jajaran tetua sekte Gunung Pedang keluar dari aula saat mendengar ada petir yang menyambar formasi perlindungan .


Setelah keluar kemudian mereka semua langsung melihat ke langit untuk melihat sambaran petir ini .


Patriak Lou Han jadi teringat dengan klan petir dan organisasi Pagoda Tujuh Bintang yang telah menghancurkan sekte Lembah Surgawi dulu .


Patriak Lou Han sangat bersyukur melihat formasi perlindungan sekte Gunung Pedang tidak terpengaruh sama sekali dengan sambaran petir ini , seandainya tidak ada formasi perlindungan ini mungkin sekte Gunung Pedang ini akan bernasib sama seperti sekte Lembah Surgawi dulu .


Patriak Lou Han penasaran siapa sebenarnya yang menyerang sektenya ini dan ada maksud apa menyerang sektenya seperti ini .


Para murid sekte Gunung Pedang juga langsung keluar dan bersiaga jika terjadi apa apa dengan sekte nya ini .


Tetua Lou Feng langsung menghampiri Patriak Lou Han , karena melihat ini adalah serangan petir dari seseorang .


'' Apakah kakak Han masih ingat siapa pemilik serangan seperti ini...'' tanya tetua Lou Feng .


'' Aku masih ingat , mana mungkin aku akan melupakan dia begitu saja . Karena dia sangat berjasa di sekte ini , apa mungkin ini adalah serangannya...'' ucap Patriak Lou Han.


'' Bisa jadi ini adalah serangannya , karena hanya dia dan anggota klan petir saja yang memiliki serangan seperti ini . Tapi anggota klan petir tidak mungkin melakukan serangan seperti ini...'' ucap tetua Lou Feng.


Kemudian Patriak Lou Han langsung mengeluarkan kertas formasi dan juga penanya , lalu melukai jari tanganya untuk mengeluarkan darahnya.


Lalu menulis formasi perpindahan sambil membayangkan area di depan sekte Gunung Pedang.


Setelah selesai menulis formasinya kemudian langsung membakar kertas formasi ini sambil melemparkan ke atas .


Sehingga garis dan huruf kuno yang ada di kertas formasi langsung melilit tubuh Patriak Lou Han , lalu tubuh Patriak Lou Han langsung menghilang dari sana.


Swushhh ...


Setelah beberapa saat Patriak Lou Han telah berpindah di depan sekte Gunung Pedang tepatnya di belakang Yin Jue yang sedang melihat ke arah formasi perlindungan sekte Gunung Pedang.

__ADS_1


'' Apakah saudara Yin Jue sudah puas membuat kami semua khawatir....'' ucap Patriak Lou Han.


Kemudian Yin Jue langsung menghentikan serangan petirnya , karena dia sudah ketangkap basah mengerjai Patriak Lou Han dan guru Lou Feng.


Sehingga petir yang menyambar ini langsung menghilang bersama dengan awan hitam yang ada di atas sekte Gunung Pedang.


'' Hahaha...maaf paman Lou Han . Aku hanya mencoba kekuatan perisai perlindungan sekte Gunung Pedang ini saja apakah masih kuat atau tidak...'' ucap Yin Jue berkilah .


'' Sekarang mari masuk ke dalam , karena banyak yang ingin aku tanyakan kepadamu...'' ajak Patriak Lou Han.


'' Iya paman , apakah guru Lou Feng ada di dalam...?'' tanya Fan Lao .


'' Iya , dia tidak pernah keluar dari sekte ini setelah kamu telah naik ke daratan Atas...'' ucap Patriak Lou Han .


Kemudian Yin Jue dan Patriak Lou Han langsung berjalan menuju gerbang Sekte Gunung Pedang , para penjaga gerbang langsung membuka gerbang dan melemahkan perisai pelindung .


Lalu mempersilahkan Patriak Lou Han dan Yin Jue masuk ke dalam .


Patriak Lou Han langsung mengajak Yin Jue ke aula , agar bisa bercerita di sana bersama para tetua sekte Gunung Pedang.


Sesampainya di depan aula sekte Gunung Pedang Yin Jue melihat guru Lou Feng sedang berbincang bincang dengan para tetua klan.


'' Salam guru Lou Feng...'' sapa Yin Jue sangat hormat sambil menundukkan kepalanya .


'' Salam juga Jue'er, ternyata dugaanku tidak salah kalau serangan petir tadi adalah seranganmu . Kapan kamu kembali ke daratan tengah ini lagi...?'' tanya guru Lou Feng.


'' Aku baru kemarin sampai di daratan tengah ini , kalau begitu mari masuk ke dalam . Karena nanti ada yang ingin aku sampaikan kepada guru...'' ucap Yin Jue.


'' Iya , mari masuk ke dalam...'' ucap guru Lou Feng sambil mengajak para tetua sekte Gunung Pedang untuk masuk ke dalam aula.


Setelah masuk ke dalam aula sekte kemudian Yin Jue duduk di samping guru Lou Feng .


'' Bagaimana kisah perjalananmu di daratan atas , karena kami semua sangat penasaran . Apakah kamu sudah berhasil membunuh Kaisar Iblis Azura...'' tanya guru Lou Feng .


'' Iya guru , aku sudah berhasil membunuh Kaisar Iblis Azura....''


Kemudian Yin Jue langsung menceritakan dengan detail perjalannya di daratan atas mulai dari benua Nanzhou , lalu menceritakan apa saja yang dia dapatkan di benua Nanzhou ini mulai dari mempelajari tehnik formasi dan berburu mustika siluman di dalam dimensi siluman .

__ADS_1


Yin Jue juga mengatakan di daratan atas ini di bagi menjadi 3 benua , lalu orang di sana juga bisa membuat artefak kapal terbang dan artefak Giftter yang bisa di gunakan untuk terbang dengan jarak yang sangat jauh.


Lalu Yin Jue menceritakan perjalananya di benua Bingzhou untuk membangkitkan tubuh Tranformasi Naga , membuat pil roh bumi untuk roh naga Xiolong dan pil Pendorong Energi untuk meningkatkan kekuatannya agar bisa menandingi kekuatan Kaisar Iblis Azura.


Setelah kekuatanya sudah meningkat ke tahap Penguasa lalu pergi ke Benua Naga untuk membalaskan kematian Dewa Naga Yuan Long.


Yin Jue mengatakan kalau dirinya sekarang sudah menjadi Kaisar Muda di Benua Naga , dia adalah pemimpin keempat kekasaiaran yang ada di sana karena dirinya adalah penerus Dewa Naga Yuan Long.


Di benua Naga ini adalah tempat hidup ras manusia dan ras Naga, mereka dulu hidup berdampingan di sana sebelum di serang oleh kaisar iblis Azura.


Mereka yang ada di sana sangat terkesan mendengar cerita dari Yin Jue ini , karena peradaban di Daratan Atas ternyata sangat maju .


Karena mereka bisa menciptakan Artefak kapal terbang dan artefak Giftter yang di gunakan untuk membantu perjalanan mereka .


Guru Lou Feng dan Patriak Lou Han tidak menyangka kalau Yin Jue ini sekarang sudah menjadi seorang Kaisar Muda di benua Naga , karena itu adalah pencapaian yang sangat luar biasa.


'' Kedatanganku ke Sekte Gunung Pedang ini karena ingin mengajak guru Lou Feng pergi ke benua Naga , aku juga mengajak kedua orang tuaku dan dan orang tua istriku ke sana . Apakah guru mau ikut denganku ...?'' tanya Yin Jue .


'' Aku pasti mau karena aku sangat penasaran dengan benua naga ini, tapi aku harus berunding dulu dengan istri dan putriku . Kalau begitu aku akan pulang dulu untuk menemui mereka , apakah kau tidak ingin ke rumahku...'' ucap guru Lou Feng.


'' Aku di sini saja guru , karena aku ingin berbicang bincang dengan mereka semua...'' ucap Yin Jue .


Kemudian guru Lou Feng langsung keluar dari sana untuk pulang ke rumahnya .


Sedangkan Yin Jue langsung mengeluarkan Batu giok jiwa sisa para pasukan Mata Langit.


'' Aku hanya bisa memberi batu giok jiwa ini saja kepada paman Lou Han dan tetua yang ada sini . Maaf aku hanya mengajak guru Lou Feng saja , karena yang lainnya pasti memiliki tugas masing masing di sekte ini...'' ucap Yin Jue sambil meletakkan batu giok jiwa di atas meja.


'' Tidak apa apa Jue'er , kami semua memang tidak bisa ikut ke sana karena kami harus mengurusi para murid sekte ini . Kalau boleh tahu apa kegunaan batu giok jiwa itu...'' tanya Patriak Lou Han penasaran .


'' Batu giok jiwa ini bisa di gunakan sebagai alat berkomunikasi , karena bisa di gunakan untuk mengirim suara ...'' ucap Yin Jue .


Patriak Lou Han dan tetua yang ada di sana sangat senang mendengar batu giok jiwa ini bisa di gunakan sebagai alat berkomunikasi , karena ini adalah barang yang sangat berharga.


.


.

__ADS_1


...~_ Bersambung _~...


__ADS_2