Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 85 : Sekte Anggrek Hitam 2 .


__ADS_3

Kemudian Yin Jue mengarahkan Cakra Nirvana ini ke arah tetua Jing Su , melihat ada serangan yang datang padanya , kemudian tetua Jing Su mengeluarkan pedangnya , begitu juga para tetua dari sekte Matahari Terbit mereka juga mengeluarkan pedangnya untu membantu tetua Jing Su menangkis serangan dari Yin Jue . Cakra Nirvana yang terus berputar putar ke arah tetua Jing Su mereka tangkis dengan serangan pedang , mereka menggabungkan serangannya untuk menangkis Cakra Nirvana ini karena mereka sadar pusaka ini mempunyai daya serang yang cukup kuat .


Mereka semua langsung terpental karena serangan ini sangat kuat dan pedang mereka yang di gunakan untuk menangkis Cakra Nirvana ini pun langsung patah menjadi dua , Yin Jue cukup terkesan dengan Cakra Nirvana ini karena daya serangannya bisa langsung mematahkan senjata lawannya .


Yin Jue kemudian mengarahkan Cakra Nirvana lagi ke pada tetua Jing Su, tetua Jing Su yang melihat Cakra ini mengarah padanya , dia langsung membuat perisai energi untuk melindungi dari serangan Cakra ini , karena senjatanya sudah tidak bisa di gunakan lagi , meskipun jiwanya sudah terluka akibat perisainya tadi yang di hancurkan oleh serangan pedang dari Yin Jue , tapi dia tetap membuat perisai dengan sisa sisa energinya karena sudah tidak ada pilihan lain . Cakra Nirvana ini langsung menghancurkan perisai energi yang di buat oleh tetua Jing Su .


Pyarrrr... perisai energinya langsung hancur karena daya serang Cakra ini sangat kuat dan cakra ini langsung membelah perut tetua Jing Su .


Scraszhhh....Arghhhh....perut tetua Jing Su langsung terkoyak dan mengeluarkan organ dalamnya hingga berceceran di lantai , Cakra ini terus berputar putar hingga memotong tubuh tetua Jing Su menjadi dua dan darah segar berhamburan di dalam ruangan aula menjadi hujan darah .


Setelah membunuh tetua Jing Su , kemudian Yin Jue mengarahkan Cakra Nirvana ini kepada satu persatu tetua sekte Matahari Terbit , Cakra Nirvana ini membunuh satu persatu tetua sekte Matahari Terbit dengan cara yang sama dengan membunuh tetua Jing Su . Hujan darah dan suara jeritan memenuhi ruangan aula sekte Anggrek Hitam . Setelah Yin Jue membunuh semua tetua dari sekte Matahari Terbit kemudian Yin Jue menarik kembali Cakra Nirvana ke Ujung jarinya , dia sengaja tidak menyimpannya karena di ingin menakuti Matriak Hei Lanhua agar dia merasa ketakutan padanya .


Kemudian Yin Jue merubah wajahnya ke wajah aslinya lalu dia mendekati Matriak Hei Lanhua sambil membawa Cakra Nirwana yang tetap berputar putar di ujung jarinya dan Cakra Nirvana ini berlumuran darah menambah rasa ngeri tersendiri bagi yang melihatnya.


Matriak Hei Lanhua yang di dekati oleh Yin Jue yang tenyata adalah seorang laki laki dia sedikit kaget , badannya langsung gemetar dan ketakutan karena Yin Jue membunuh para tetua dari sekte Matahari Terbit dengan sangat sadis di depan matanya , hanya dengan senjata yang berputar di ujung jarinya , dia juga tidak bisa melihat kekuatan Yin Jue ini yang sangat misterius meskipun dia terlihat tidak mempunyai kekuatan sama sekali , tapi dia membunuh ke enam tetua sekte Matahari Terbit dengan mudah apalagi dirinya yang hanya seorang diri , kemudian Matriak Hei Lanhua langsung berlutut untuk memohon ampun .


'' Jangan bunuh aku anak muda , aku masih ingin hidup dan mengurus sekte ini ....


'' Aku tidak akan membunuhmu Matriak Hei Lanhua , tapi aku tidak bisa memaafkan tindakanmu yang menjual murid mu sendiri kepada sekte Matahari Terbit , itu adalah tindakan yang sangat keji dan memalukan . Seandainya senior Lien Hua tidak melarang ku untuk membunuhmu aku akan langsung membunuhmu sekarang juga .


'' Terimakasih anak muda , karena kau telah memaafkan ku .


'' Bangunlah kau Matriak Hei Lanhua , kau tidak pantas bersujud di depan orang lebih muda darimu , berterima kasihlah kau kepada senior Lien Hua , karena dia sudah mengganggap mu seperti saudaranya sendiri , ke depannya kau harus memperbaiki hubunganmu dengan sekte Teratai Putih dan jangan lagi bermusuhan dengan mereka .


Kemudian Yin Jue mengerak-gerakan tangannya untuk membuat segel budak dan langsung di tanamkan di dahi Matriak Hei Lanhua .


Matriak Hei Lanhua hanya mengangguk saja dan menundukkan wajahnya tidak berani menatap wajah Yin Jue , karena dia sekarang sudah menjadi budaknya .

__ADS_1


'' Aku menanamkan segel budak itu hanya dua tahun , setelah dua tahun segel itu akan hilang dengan sendirinya . Sekarang di mana pecahan batu Mustika Jala Sutra berada , karena aku akan mengamankan benda ini agar tidak menimbulkan masalah lagi di kemudian hari .


Mendengar perkataan dari Yin Jue , Matriak Hei Lanhua langsung mengeluarkan pecahan batu Mustika Jala Sutra dari cincin penyimpanannya dan langsung mengulurkan tangannya ke pada Yin Jue untuk memberikan pecahan mustika Jala Sutra.


Yin Jue langsung mengambil pecahan batu mustika itu dari tangan Matriak Hei Lanhua lalu dia menyimpannya ke dalam cincinnya .


'' Baiklah aku akan pergi dari sini dan mulai sekarang kau jadilah pemimpin sekte ini yang bijaksana dan jangan kau ulangi perbuatan mu yang keji ini lagi , karena kau juga harus memikirkan masa depan murid murid mu , jangan hanya karena nafsu untuk memiliki kekuatan hingga kau menghalalkan segala cara untuk mendapatkan dan meningkatkan kekuatanmu .


'' Iya tuan muda , aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi , kedepannya aku akan merubah aliran sekte ini menjadi sekte aliran putih dan berkultivasi dengan baik dan benar .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar dari aula sekte Angrek Hitam di ikuti oleh matriak Hei Lanhua di belakangnya. Qian Lin menyerap kembali es yang membekukan para penjaga yang ada di depan aula . Kemudian mereka berjalan lagi untuk menuju ke gerbang sekte Anggrek Hitam . Setelah sampai di sana Qian Lin menyerap kembali es yang sudah membekukan ke tiga penjaga gerbang , sedangkan Yin Jue membebaskan satu penjaga yang dia ikatnya dengan akar akar elemen tumbuhan .


Setelah selesai membebaskan mereka semua kemudian Yin Jue dan Qian Lin mendekati Matriak Hei Lanhua .


'' Matriak Hei Lanhua , ingat lah janjimu kepadaku , jika aku mendengar kau berulah lagi , aku akan datang ke sini untuk menghukum mu .


'' Iya tuan muda , aku berjanji tidak akan mengulangi nya lagi .


Swuusshhhh . .


Yin Jue dan Qian Lin telah berpindah ke gazebo di depan sekte Teratai putih.


Matriak Hei Lanhua sangat takjub dengan tehnik yang di gunakan oleh tuannya tadi , yang bisa menghilang karena teknik ini adalah teknik yang sangat langka di daratan tengah ini.


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin duduk di gazebo itu berdua , penjaga sekte yang melihat mereka berdua langsung menghampirinya .


'' Tuan muda dan nona muda , aku mendapat perintah dari Matriak Lien Hua, jika kalian telah datang aku di suruh Matriak mengajak kalian masuk ke dalam sekte.

__ADS_1


'' Aku adalah seorang laki laki , apakah itu tidak masalah .?


'' Ini adalah perintah Matriak Lien Hua , mungkin dia mempunyai alasan tersendiri .


'' Baiklah kalau begitu , kemudian Yin Jue dan Qian Lin mengikuti penjaga ini masuk ke dalam sekte Teratai Putih.


Mereka di bawa sebuah bangunan yang cukup besar dan berbentuk seperti sebuah rumah .


'' Tuan muda dan nona muda tolong tunggu di sini , karena ini adalah bangunan khusus untuk tamu yang datang ke sekte ini karena aku akan melapor dulu kepada Matriak Lien Hua bahwa kalian telah sampai disini .


Kemudian penjaga itu langsung pergi untuk melapor kepada Matriak Lien Hua .Setelah beberapa saat akhirnya matriak Lien Hua datang bersama penjaga gerbang yang tadi mengantarnya ke sini .


'' Saudara Jue dan nona Qian Lin , selamat datang di sekte kembali .


'' Iya senior Hua .


Kemudian Matriak Lien Hua membuka pintu rumah itu dan mengajak mereka masuk di dalam , setelah masuk di dalam mereka lalu duduk di kursi yang telah di sediakan.


'' Saudara Jue , apakah saudara Jue sudah berhasil mengambil pecahan batu Mustika Jala Sutra dari Matriak Hei Lanhua ?


Kemudian Yin Jue menceritakan semua nya mulai dari dari membunuh keenam tetua sekte Matahari Terbit dan menakuti Matriak Hei Lanhua dengan senjatanya dan juga menanamkan segel budak kepadanya sebagai hukuman karena dia telah berbuat hal yang sangat memalukan yang seharusnya tidak di lakukan oleh seorang Matriak sekte.


'' Kedepannya mungkin Matriak Hei Lanhua akan kesini untuk meminta maaf ke pada senior Hua , dia juga akan mengubah aliran sekte nya menjadi sekte aliran putih .


'' Aku sangat berterimakasih kepada saudara Jue yang telah menyadarkan matriak Hei Lanhua . Kemudian Matriak Lien Hua mengeluarkan pecahan batu Mustika Jala Sutra lalu di berikan kepada Yin Jue.


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2