
.
Setelah semua anggota sekte Matahari Terbit berkumpul kemudian para tetua memeriksa satu persatu cincin penyimpanan para anggotanya.
Patriak Liu Shaosheng juga ikut memeriksa di sana .
Susana malam di sekte matahari terbit sangat ramai di karena kejadian ini .
Tapi tiba tiba di atas langit muncul cahaya petir yang menyilaukan mata , semua orang langsung melihatnya ke atas .
Jduaarr. .
Jduaarr. .
Jduaarr . .
Suara petir yang memekakan telinga , petir ini langsung menyambar tubuh Liu Chen hingga beberapa kali .
Liu Chen sempat mengunakan perisai energinya tapi setelah tersambar dua kali perisai energinya langsung hancur sehingga serangan petir ini langsung menyambar tubuhnya dengan telak.
'' Arghhhhh...'' teriak Liu Chen kesakitan .
Tubuh Liu Chen langsung hangus terkena sambaran petir ini , tubuhnya langsung terkapar di atas tanah .
Semua orang bisa melihat petir ini menyambar tubuh Liu Chen .
Setelah petir ini menyambar tubuh Liu Chen , petir ini tetap menyambar ke seluruh wilayah sekte Matahari Terbit , karena Yin Jue hanya mengincar semua bangunan yang ada di sana tanpa melukai anggota sekte Matahari Terbit karena mereka tidak ada masalah dengan Yin Jue .
'' Chen'er...'' teriak Patriak Liu Shaosheng langsung berlari melihat tubuh anaknya yang terkapar di atas tanah.
Setelah sampai di depan tubuh Liu Chen hati Patriak Liu Shaosheng sangat terpukul karena tubuh anaknya sudah hangus terbakar dan kulit tubuhnya banyak yang terkelupas .
Aura kehidupan Liu Chen terlihat sangat lemah mungkin sudah tidak bisa di selamatkan lagi kalau melihat kondisinya seperti ini .
'' Tolong pangilkan tabib , kita harus segera menyelamatkan Chen'er...'' ucap Patriak Liu Shaosheng .
Kemudian salah satu tetua langsung pergi dari sana untuk memanggilkan tabib .
Patriak Liu Shaosheng langsung mentransferkan energinya agar Liu Chen bisa di selamatkan .
Setelah atap bangunan sekte Matahari terbit sudah hancur lalu Yin Jue mengakhiri serangannya , kemudian Yin Jue mencari tempat duduk untuk melihat musuhnya yang sedang bersedih.
'' Inilah akibatnya jika kau menginginkan istriku...'' batin Yin Jue dalam hati.
Setelah 5 menit berlalu akhirnya sekarang tabib datang bersama tetua tadi , dia langsung di persilahkan untuk memeriksa keadaan Liu Chen .
Setelah memeriksanya tabib ini langsung berdiri .
'' Maaf Patriak aku tidak bisa menyelamatkan nya , mungkin Liu Chen tidak bisa di selamatkan karena kondisinya sudah seperti ini...'' ucap tabib ini.
__ADS_1
Degggg... hati Patriak Liu Shaosheng seketika langung terpukul mendengar berita ini .
'' Apakah tidak ada usaha lagi agar dia masih bisa selamat...? ucap Liu Shaosheng penuh harap.
'' Soal itu aku tidak tahu Patriak , karena kondisi tubuhnya sudah seperti ini....''
Setelah beberapa saat Liu Chen akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya .
Patriak Liu Shaosheng sangat frustasi dan terpukul dengan keadaan ini , tadi harta sekte telah hilang tapi sekarang lebih memilukan karena anaknya sudah tidak bisa di tolong lagi .
'' Tolong siapkan kayu bakarnya untuk mengkremasi anakku...'' ucap Patriak Liu Shaosheng.
Kemudian beberapa tetua langsung pergi dari sana untuk mempersiapkan kayu bakar sesuai permintaan Patriak Liu Shaosheng.
'' Patriak bersabarlah , mungkin ini sudah takdir Liu Chen ...'' ucap tetua Liu Xian .
'' Ini bukan takdirnya , habis ini aku harus menemui Wang Chuying , karena dia harus bertanggung jawab atas kematian anakku....'' ucap Liu Shaosheng .
'' Maksud saudara Shaosheng ini adalah serangan Wang Chuying pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang itu...? tanya tetua Liu Xian
'' Iya , karena hanya dia yang mempunyai tehnik pengendali petir dari jarak jauh seperti ini...''
'' Apakah kita harus berkumpul untuk menyerang mereka saja karena ini sungguh penghinaan yang tidak bisa di maafkan...''
'' Aku juga tidak habis pikir , padahal organisasi Pagoda Tujuh Bintang adalah aliansi kita , tapi apa yang telah terjadi hari ini sungguh tidak bisa di percaya....'' ucap Patriak Liu Shaosheng sedih .
Kemudian Patriak Liu Shaosheng mengeluarkan kertas kosong dan juga pena untuk membuat kertas perpindahan ke markas organisasi Pagoda Tujuh Bintang.
Setelah 1 jam berlalu akhirnya Patriak Liu Shaosheng telah selesai membuat banyak kertas perpindahan .
Kemudian dia berpamitan kepada tetua Liu Xian .
'' Saudara Xian dan lima tetua tetaplah berada di sini saja untuk segera mengemasi Liu Chen, karena aku tidak tega melihatnya , aku dan para tetua yang lainya akan ke markas organisasi Pagoda Tujuh Bintang untuk meminta pertanggung jawaban mereka...''
ucap Patriak Liu Shaosheng.
'' Iya saudara Shaosheng, berhati hatilah jangan terlalu memaksakan diri , karena Wang Chuying juga orang yang sangat kuat...'' ucap tetua Liu Xian.
'' Baiklah aku mengerti , aku ingin markas mereka juga seperti sekte kita ini agar mereka juga merasakan seperti yang kita rasakan...'' ucap Patriak Liu Shaosheng.
Kemudian Patriak Liu Shaosheng memberikan kertas perpindahan kepada para tetua sekte yang ada di sana , para tetua mereka kurang lebih ada 50 orang , 3 orang mempunyai kekuatan di tingkat semi Dewa Bintang 9 termasuk Patriak Liu Shaosheng, 29 orang lainya mempunyai kekuatan di tingkat Semi Dewa Bintang 8 sedangkan sisanya berada di tingkat Semi Dewa Bintang 7.
Kemudian Patriak Liu Shaosheng memberi isyarat kepada mereka untuk mengunakan kertas perpindahan itu .
Para tetua langsung mengunakan kertas itu secara bersama sama .
Sehingga mereka langsung menghilang dari sana.
Swussssh.
__ADS_1
Mereka telah berpindah di halaman sekte Rembulan Malam.
Kemunculan mereka ini membuat para anggota sekte Rembulan Malam sangat kaget .
'' Ayo kita hancurkan sekte ini...'' teriak Patriak Liu Shaosheng.
Dia melupakan kondisi anaknya yang sudah mati yang penting bisa melampiaskan amarahnya .
Para tetua sekte Matahari Terbit langsung menyerang bangunan sekte Rembulan Malam dengan tekniknya masing masing.
Para anggota sekte Rembulan Malam sangat bingung ternyata sekte Matahari Terbit menyerang sekte mereka padahal mereka adalah aliansi.
Para tetua sekte Matahari Terbit menyerang bangunan sekte Rembulan Malam dengan brutal .
Sedangkan Yin Jue juga berpindah setelah para anggota sekte Matahari Terbit telah menghilang dari sana , tapi Yin Jue berpindah ke kamar alkemis Lao Xin.
Kemudian Yin Jue keluar kamar alkemis Lao Xin sambil tetap mengunakan teknik kamuflase agar bisa melihat pertarungan mereka dengan leluasa .
Yin Jue kemudian berjalan ke arah suara ledakan di sekte ini karena Yin Jue yakin itu adalah serangan patriak Liu Shaosheng dan para tetuanya yang menhancurkan bangunan sekte ini.
Setelah beberapa saat Yin Jue telah sampai di sana , Yin Jue melihat Patriak Liu Shaosheng dan para tetuanya sedang menghancurkan bangunan yang ada di sana dengan semangat yang berapi api .
Para anggota sekte Rembulan Malam tidak ada yang berani melawan , mereka memilih mundur karena belum tahu maksud serangan ini.
Beberapa saat kemudian muncul Tan Ming dan 4 orang yang langsung terbang di atas para anggota sekte Matahari Terbit yang sedang mengamuk ini .
Yin Jue merasakan kekuatan salah satu rekan Tan Ming ini sangat kuat , tapi Yin Jue tidak bisa melihat kekuatannya .
'' Mungkin dia adalah pemimpin organisasi Pagoda Tujuh Bintang Wang Chuying yang telah naik ke tingkat Dewa , sedangkan 2 wanita itu adalah Si kembar Mei bersaudara yang pernah bertempur melawan guru Lou Feng...'' tebak Yin Jue dalam hati .
'' HENTIKAN...'' teriak Wang Chuying sangat keras .
Seketika serangan para tetua sekte Matahari Terbit langsung berhenti.
Setelah serangan mereka berhenti kemudian Wang Chuying dan rekan rekanya turun ke bawah.
'' Apa maksud mu menyerang sekte ini...'' tanya Wang Chuying sambil mengeluarkan aura penindasan miliknya sehingga para anggota sekte Matahari Terbit langsung berlutut terkana aura penindasan ini , hanya patriak Liu Shaosheng dan 2 tetua lainya yang kekuatannya di tingkat bintang 9 yang tidak terpengaruh oleh aura Wang Chuying ini .
'' Tarik lah dulu aura mu ini , aku punya alasan tersendiri menyerang ke sekte ini...'' ucap Patriak Liu Shaosheng.
Kemudian Wang Chuying menarik kembali auranya.
'' Kenapa kamu menyerang sekte ku dengan tehnik serangan artefak petir , siapa lagi kalau bukan dirimu yang bisa mengeluarkan serangan petir dari jarak jauh , bahkan anakku juga telah mati terkena serangan petir ini , apakah alasanku ini belum cukup untuk menyerang ke sekte ini...? ucap Patriak Liu Shaosheng.
.
.
####
__ADS_1