Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 97 : Meninggalkan kota Thaishi.


__ADS_3

Yin Jue berjalan di lorong itu dengan santai karena dia tidak menemukan anggota penculik saat berjalan ke ruang tahanan . Ketika sudah mendekati tempat Qian Lin berada , Yin Jue bisa mendengarkan kalau di sana sedang terjadi pertempuran , kemudian Yin Jue berjalan dengan pelan pelan untuk melihat siapa yang sedang bertarung .


Ternyata yang bertarung adalah Qian Lin dan 5 pria berpakaian hitam , tapi kekuatan kelima pria ini hanya berada di tingkat Semi Dewa Bintang 1 saja , sehingga Qian Lin tidak kesulitan sama sekali menghadapi mereka , meskipun mereka menyerang Qian Lin dari segala arah .


Qian Lin memegang pedang Es Beku di tanganya untuk menangkis serangan pedang dari kelima pria ini , sambil menangkis serangan mereka , Qian Lin juga menembakan jarum jarum es kepada mereka dari tangan kirinya , sehingga mereka tidak sempat menghindari jarum jarum Es ini , tubuh mereka yang terkena jarum jarum Es ini langsung membeku membuatnya jadi sulit bergerak . Melihat sebagian tubuh mereka sudah membeku dan sulit bergerak , Qian Lin tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Dia langsung menebas leher musuhnya satu persatu dengan sangat cepat .


Arghhhhh.. arghhhhh.... Kepala mereka langsung terpisah dari tubuhnya dan menggelinding di lantai , tebasan pedang Es Beku tidak mengeluarkan darah sedikitpun karena setiap apapun yang terkena tebasan pedang ini akan langsung membeku .


Setelah Qian Lin membunuh lima pria berpakaian hitam ini kemudian Yin Jue mendekati Qian Lin .


'' Bagus bagus , tehnik bertarung mu sekarang sudah banyak kemajuan Lin'er .


'' Iya Gege terima kasih , ini juga berkat ajaran dari Gege . Apakah Gege sudah membereskan pemimpin penculik ini ?


'' Sudah Lin'er , aku sudah membunuhnya dan memberikan tubuhnya untuk menjadi santapan Kumbang Api .


'' Kalau begitu Gege keluarkan mereka lagi agar memakan tubuh mereka ini .


Kemudian Yin Jue mengeluarkan kumbang api dari dalam dimensi kalung Giok Dewa, kemudian Yin Jue menyuruh mereka untuk memakan tubuh kelima pria yang sudah di bunuh oleh Qian Lin .


Sedangkan Qian Lin berjalan ke sel penjara dan langsung menebas sel penjara yang sudah mengurung para Kultivator di dalamnya .


Setelah Kumbang Api selesai memakan tubuh para penculik ini , kemudian dia memasukkan kembali Kumbang Api ke dalam dimensi kalung Giok Dewa , Yin Jue kemudian melepaskan ikatan para kultivator ini satu persatu. Setelah membebaskan mereka semua kemudian Yin Jue dan Qian Lin berkenalan dengan mereka satu persatu , Guang Shu ternyata juga menyusul Yin Jue ke ruang tahanan . Tak terasa sudah satu jam mereka memperkenalkan diri dan bercengkrama di sana kemudian Yin Jue mengajak mereka semua untuk kembali ke rumahnya masing masing , mereka di sana menuruti semua apa yang di katakan oleh Yin Jue.


Setelah mereka keluar goa satu persatu kemudian mereka meninggalkan goa itu , Yin Jue dan Qian Lin tetap berada di sana untuk memastikan apakah anggota penculik ini sudah terbunuh semua atau belum . Sampai menjelang pagi ternyata anggota penculik ini sudah tidak ada lagi yang datang ke goa ini , kemudian Yin Jue menyuruh Qian Lin untuk membekukan mulut goa ini dengan Es abadinya agar tidak di jadikan tempat persembunyian para orang jahat , Setelah Qian Lin selesai membekukan mulut goa itu kemudian mereka berdua menghilang dari sana.


Swussssh . .

__ADS_1


Mereka berdua telah berpindah ke kamar penginapan di kota Thaishi . Kemudian mereka berdua mandi dan berganti pakaian secara bergantian , setelah mereka berdua menyelesaikan keperluan mereka kemudian mereka keluar kamar lalu berjalan ke resepsionis penginapan untuk memberikan kunci kamar , karena masalah mereka di kota Thaishi sudah beres .


'' Nona , ini kunci kamar saya .


'' Kenapa tuan muda dan nona muda terburu buru sekali ? padahal tuan muda menyewa kamar masih kurang satu hari lagi .


'' Kami berdua sudah menyelesaikan masalah di kota ini , jadi kami akan melanjutkan perjalanan kami ke ibukota kekaisaran Tang , kalo boleh tahu berapa kota lagi yang harus aku lewati untuk sampai di ibukota Kekaisaran Tang. ?


'' Tinggal 3 kota lagi tuan muda , kurang lebih 2 hari tuan muda akan sampai di ibukota kekaisaran Tang .


'' Ya sudah kalau begitu kami pamit undur diri , terima kasih atas informasinya.


'' Sama sama tuan muda .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar dari penginapan itu , lalu mereka berjalan menuju ke gerbang selatan yang terhubung ke ibukota kekaisaran Tang . Setelah 1 jam mereka berjalan kaki akhirnya mereka berdua sampai di gerbang sebelah selatan , kemudian mereka berdua berjalan keluar gerbang , setelah sedikit jauh dar gerbang kemudian mereka berdua terbang rendah di atas pasir gurun .


Selama perjalanan mereka slalu bercanda karena Qian Lin selalu menggodanya dengan candaan ringan . Mereka selalu bertegur sapa ketika bertemu sesama Kultivator yang kebetulan berpapasan dengan mereka berdua .


Yin Jue tidak ingin bertindak gegabah karena dia belum tahu siapa yang benar dan siapa yang salah ..


'' Tetua Li Mei , kami peringatkan kepadamu untuk kembali ke sekte mu , karena aku tahu kalau kamu akan ke ibukota untuk melaporkan sekte kami ke kekaisaran Tang , kami mendapat kabar dari mata mata kami yang ada di sekte mu jika kau akan pergi ke ibukota .


'' Aku sudah muak dengan tindakan kalian yang yang suka mengunakan cara yang licik mengunakan racun tanpa warna yang telah melumpuhkan para murid sekte ku , tindakan kalian ini tidak bisa di maafkan .


'' Sekte kami akan memberikan kepada mu kompensasi berupa uang dan penawar racun yang melukai murid mu.


Mendengar permasalahan mereka ini , Yin Jue dan Qian Lin memutus kan untuk membantu wanita ini.

__ADS_1


Yin Jue kemudian mengunakan jurus Telapak Naga Kehampaan , lima pria ini sedang bernegosiasi dengan tetua Li Mei tidak tahu kalau mereka sudah menjadi incaran serangan Yin Jue.


Tiba tiba dari kehampaan muncul siluet Naga Api yang sangat besar menerjang ke arah lima pria ini.


Mendapat serangan menyelinap kelima tetua ini hanya bisa mengunakan perisai energi untuk melindungi tubuhnya , karena menghindar pun mereka tidak sempat karena serangan menyelinap ini begitu cepat dan tiba tiba.


Dhuarrr...Dhuarrr.... mereka berlima tekena serangan dari Yin Jue dan langsung terpental lalu berguling guling di atas pasir karena serangan Yin Jue ini ternyata sangat kuat .


Qian Lin juga terbang di atas para pria ini ketika serangan Yin Jue menerjang mereka , lalu dia menembakan jarum jarum Es yang sangat banyak kepada kelima pria yang masih berguling guling di atas pasir .


Clap.. Clap...Arghhhhh.... Serangan Qian Lin ini dengan telak mengenai mereka semua , sebagian tubuh mereka langsung membeku yang terkena jarum jarum Es Qian Lin .


Yin Jue kemudian berpindah tempat langsung di pinggir para tetua yang sedang meringis kesakitan ini . Kemudian dia mengunakan akar akar dari bawah tanah untuk mengikat para pria ini.


Kelima pria ini tidak melawan sedikitpun karena tenaga mereka sudah hampir habis tekena serangan 2 kali secara berturut turut .


Setelah melumpuhkan mereka dan tidak bisa bergerak lagi , kemudian Yin Jue dan Qian Lin mendekati wanita yang di keroyok mereka berlima .


'' Salam senior , kenalkan nama ku adalah Yin Jue dan ini adalah istriku Qian Lin , kami berasal dari kekaisaran Xiao di wilayah Utara.


Yin Jue sengaja mengatakan kalau Qian adalah istrinya agar jika mereka kebetulan di undang ke sekte nya bisa satu kamar dengannya .


'' Salam juga saudara , terima kasih sudah membantuku dari sergapan mereka ini , nama ku adalah tetua Li Mei , aku berasal dari sekte Bintang Kehidupan , sedangkan mereka ini adalah tetua dari sekte Racun Abadi .


'' Kalau boleh tahu ada masalah apa senior Mei berurusan dengan mereka ini ?


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2