
.
.
Yin Jue dan Qian Lin Kemudian mencoba mencari jalan yang ada di tengah hutan ini agar mereka tidak tersesat , karena mereka yakin pasti ada jalan yang biasanya di lewati oleh para kultivator yang tidak mengunakan artefak kapal terbang.
Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka menemukan jalan yang ada di tengah hutan ini , kemudian Yin Jue menhentikan seseorang yang kebetulan berpapasan dengan mereka .
'' Maaf senior , apakah benar jalan ini menuju ke arah kota Tiantang di wilayah barat...'' tanya Yin Jue ramah .
'' Benar saudara , tapi masih jauh karena harus melewati 5 kota lagi untuk sampai ke sana....''
'' Baiklah kalau begitu terima kasih banyak atas informasinya...''
'' Iya sama sama...''
Kemudian mereka berdua melanjutkan lagi perjalanan mereka , setelah beberapa saat mereka menemui banyak orang yang melewati jalan di tengah hutan ini , mereka juga ada yang menuju ke kota Tiantang seperti Yin Jue dan Qian Lin untuk berburu mustika siluman .
Setelah 7 jam berlalu akhirnya mereka selesai melewati hutan yang sangat luas ini , mereka sekarang telah tiba di sebuah gerbang kota yang sangat besar , lalu Yin Jue dan Qian Lin berjalan ke arah gerbang kota lalu mereka ikut mengantri di sana .
Setelah beberapa saat tiba giliran mereka untuk membayar biaya masuk kota , Yin Jue kemudian membayarnya lalu masuk ke dalam kota ini , tapi ketika mereka mau masuk Yin Jue melihat lima orang tadi yang menyerangnya berada di sana .
Tapi Yin Jue dan Qian Lin berpura pura tak melihatnya , mereka berdua lalu berjalan menyusuri jalanan kota ini .
_____
'' Saudara Mo Jin.... bukankah pasangan itu yang kita sergap di tengah hutan tadi...'' ucap Mo Lin.
'' Sepertinya benar , kalau begitu kita ikuti saja mereka dari kejauhan , nanti kita sergap mereka ketika keluar dari kota ini , karena mereka harus membayar ganti rugi karena telah membakar artefak kapal terbang kita....'' ucap Mo Jin kesal .
Kemudian mereka berlima langsung berjalan mengikuti Yin Jue dan Qian Lin dengan menjaga jarak agar tidak ketahuan .
Yin Jue dan Qian Lin berjalan dengan santai sambil melihat lihat sekelilingnya , setelah 10 menit berlalu Yin Jue dan Qian Lin mulai merasakan pergerakan mereka yang mengikutinya dari jarak yang lumayan jauh.
'' Gege , sepertinya mereka mengikuti kita , mungkin mereka telah menyadari kalau Gege yang membakar artefak kapal terbang mereka...''
'' Kamu tenang saja Lin'er, mereka tidak akan berani menyerang kita jika berada di kota ini , karena ada larangan keras siapa saja yang bertempur di dalam kota...''
__ADS_1
'' Iya Gege , lagipula kita masih mempunyai banyak tehnik untuk mengelabuhi mereka ini...''
'' Itu benar Lin'er, tapi sayang nya kita tidak bisa menyerang mereka karena kekuatan kita masih lemah , seandainya kekuatanku sudah setara dengan mereka mungkin aku akan dengan senang hati melayani mereka ini....'' ucap Yin Jue sedikit kesal .
Kemudian Yin Jue menandai suatu tempat di sana tepatnya di depan sebuah penginapan yang cukup besar , karena nantinya Yin Jue ingin kembali ke sini untuk menginap di kota ini .
Setelah Yin Jue menandai tempat itu kemudian mereka berdua berjalan lebih cepat untuk menuju gerbang barat agar segera keluar dari kota ini .
Ketika Yin Jue dan Qian Lin berjalan dengan cepat mereka juga mengikutinya dengan berjalan dengan cepat pula .
Setelah 2 jam berlalu akhirnya Yin Jue sampai di gerbang barat kota ini , suasana di gerbang barat sangat sepi karena hari sudah menjelang malam .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan dengan cepat keluar gerbang kota ini , setelah keluar gerbang lalu Yin Jue dan Qian Lin langsung terbang dari sana dengan kekuatan penuh mereka , lalu mereka berdua masuk ke dalam hutan yang mulai sedikit gelap .
Kelima orang ini yang melihat Yin Jue dan Qian Lin sudah masuk ke dalam hutan , kemudian langsung tebang untuk menyergapnya .
Di dalam hutan Qian Lin kemudian mengalirkan energinya ke dalam kalungnya untuk berkamuflase bersama dengan Yin Jue , setelah berkamuflase lalu mereka berdua menunggu kelima orang ini di bawah sebuah pohon .
Sambil menunggu mereka , kemudian Yin Jue menciptakan gelembung gelembung transparan yang sangat banyak di tangannya .
Setelah beberapa saat Yin Jue dan Qian Lin akhirnya melihat mereka terbang mendekat ke arahnya dengan kekuatan penuh mereka .
Kelima orang ini sangat kaget ketika tiba tiba muncul asap ini , kemudian mereka menghentikan terbangnya , setelah mereka menghirup asap ini , seketika mereka langsung panik .
'' Bajingan...rupanya ini adalah asap beracun , kalian segeralah meminum penawar karena racun ini sangat kuat...'' ucap Mo Lin kepada rekan rekanya .
Kemudian mereka semua langsung meminum penawar racun yang mereka miliki .
Yin Jue dan Qian Lin tampak sedikit puas mengerjai mereka ini .
Setelah meminum penawar racun kemudian mereka mencoba menyebarkan kesadarannya untuk mencari keberadaan Yin Jue dan Qian Lin .
Tapi mereka harus kecewa karena tidak bisa mendeteksi aura Yin Jue dan Qian Lin sama sekali , mereka merasakan aura Yin kue dan Qian Lin terakhir kali berada di sana lalu menghilang .
'' Kita sudah 2 kali di permainkan pasangan brengsek ini , menurut kalian berasal dari mana mereka ini...'' tanya Mo Jin .
'' Mungkin mereka adalah murid salah satu akademi yang ada di wilayah ini , tapi yang membuatku bingung kenapa mereka mengunakan serangan racun untuk menyerang kita...'' ucap Mo Lin.
__ADS_1
'' Aku juga bingung melihat serangan mereka ini , baiklah kalau begitu kita kejar saja mereka berdua ini ke arah kota Tiantang , karena aku yakin mereka ini pasti menuju ke kota ke sana , karena kurang 5 hari lagi di sana ada pembukaan dimensi siluman...''
'' Itu benar saudara Mo Jin , nanti kalau kita tidak bisa menemukan mereka kita bisa mencari target yang lain karena nanti pasti banyak orang yang berkunjung ke kota Tiantang ini...''
Setelah sepakat , kemudian mereka berlima langsung terbang menuju arah kota Tiantang.
Kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya setelah mereka telah pergi .
'' Kita cari penginapan dulu saja Lin'er, biarkan mereka ke kota Tiantang dulu , nanti saja kita urusi mereka ini...''
'' Iya Gege , lagi pula sekarang sudah menjelang malam...''
Kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana.
Swushhh..
Setelah beberapa saat mereka berdua muncul di tempat yang tadi telah Yin Jue tandai di depan sebuah penginapan .
Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam penginapan , lalu berjalan ke meja resepsionis.
'' Selamat datang di penginapan kami tuan dan nona muda , apakah ada yang bisa saya bantu....? sapa resepsionis ini ramah.
'' Kami pesan 1 kamar saja untuk malam ini , berapa biayanya nona... ?
'' 1 malam hanya 1 batu roh kelas menengah saja tuan muda....''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 1 batu roh kelas menengah lalu di berikan kepada resepsionis ini .
'' Ini kuncinya tuan muda , nanti kamarnya ada di lantai 2 kamar paling pinggir sendiri sesuai nomor di kunci ini....'' ucap resepsionis sambil memberikan kunci kamarnya .
'' Terima kasih banyak , kalau begitu kami akan masuk ke kamar kami dulu nona...'' ucap Yin Jue .
'' Iya sama sama tuan muda...''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung naik ke lantai 2 menuju kamarnya , setelah masuk ke dalam kamar kemudian mereka langsung tidur di sana .
.
__ADS_1
.
####