
.
Di dalam ruang tamu tampak guru Lou Feng dan Patriak Lou Han sedang berbincang bincang.
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin ikut bergabung di sana .
" Guru Lou Feng dan senior Han sedang membicarakan apa , sepertinya sangat serius tadi..." sapa Yin Jue beramah tamah .
" Kami hanya membicarakan masalah sepele saja saudara Jue , ini tentang masalah pembuatan menara yang sudah saudara Jue gambarkan..."
" Memangnya kenapa senior Han , apakah ada kendala...?
'' Tidak juga saudara Jue , hanya saja tadi kami membicarakan untuk mengatur ulang para penjaga menara , karena jika sudah jadi penjaga menara harus berjaga secara bergantian untuk mengaktifkan artefak pertahanan jika sewaktu waktu ada yang menyerangnya...'' ucap Patriak Lou Han.
'' Tapi kalau menurutku lebih baik kalau malam saja menara ini di jaga , karena aku yakin kalau siang tidak akan ada lagi serangan yang datang...'' ucap Yin Jue.
Guru Lou Feng mengerutkan keningnya melihat Yin Jue berbicara seperti tidak ada rasa takut sama sekali akan ada serangan petir lagi.
'' Sepetinya kamu menyembunyikan sesuatu dariku Jue'er...? apakah kau telah membunuh Wang Chuying...? tanya guru Lou Feng.
Qian Lin hanya tersenyum saja karena rahasia Gege nya sudah terbongkar .
'' Apakah itu benar nona Qian Lin...'' tanya guru Lou Feng yang melihat Qian Lin tampak tersenyum .
'' Iya guru , aku tadi malam memang telah membunuhnya , tapi yang membunuh Wang Chuying adalah hewan kontrakku , karena setiap orang yang telah naik ke tingkat dewa memiliki perisai emas yang tidak bisa di tembus oleh pedangku...'' ucap Yin Jue .
'' Kau cukup beruntung juga mempunyai hewan kontak yang sangat kuat , seperti apakah perisai emas ini , karena aku baru mendengarnya...? tanya guru Lou Feng penasaran.
'' Perisai emas ini adalah perisai seperti perisai pada umumnya , tapi perisai ini memiliki kesadaran sendiri , karena setiap aku akan
menusuk dada Wang Chuying maka perisai ini tiba tiba muncul lalu mengeras seperti baja , sehingga tusukan pedang ku tidak dapat menembusnya , bahkan Wang Chuying waktu bertarung dengan ku dia tidak membawa pedang , kerena dengan adanya perisai emas ini dia bisa menangkis pedangku hanya dengan tangannya...'' ucap Yin Jue panjang lebar.
'' Sungguh kekuatan yang sangat luar biasa...'' ucap guru Lou Feng sangat kagum .
'' Terus artefak petir nya apakah sudah kau amankan , karena artefak petir ini jika jatuh ke tangan yang salah akan menjadi bencana lagi...'' ucap guru Lou Feng.
__ADS_1
'' Iya guru , tapi nanti saja jika kekuatanku sudah meningkat ke tingkat Dewa aku akan menginjaknya , karena Wang Chuying saja ketika mengunakan artefak ini harus di bantu rekan rekannya untuk membantunya...''
'' Kalau begitu sudah tidak akan ada lagi serangan petir , apakah lebih baik di hentikan saja pembuatan menara ini ..'' ucap Patriak Lou Han.
'' Jangan senior Han , pembangunan menaranya lebih tetap di lanjutkan karena nantinya pasti ada manfaatnya...''
'' Baiklah kalau begitu , aku lebih tenang sekarang...''
'' Iya senior Han , Sekarang para murid sekte ini sudah bebas berpergian kemana saja tidak takut lagi ada sergapan dari murid sekte Matahari Terbit , ini untuk senior Han saja...'' ucap Yin Jue sambil memberikan cincin yang berisi tehnik pembuatan kertas perpindahan milik patriak Liu Shaosheng .
Kemudian Patriak Lou Shaosheng menerima cincin itu lalu memeriksa isinya .
'' Bukankah ini gulungan tehnik milik Liu Shaosheng , berarti saudara Jue juga sudah mengalahkan dia juga ...?
'' Iya aku memang sudah mengalahkannya , mungkin teknik kertas perpindahan itu akan berguna untuk senior Han dan guru Lou Feng, agar bisa menghemat waktu ketika berpergian jauh....''
'' Terima kasih saudara Jue , nanti aku akan mempelajarinya bersama adik Feng...'' ucap Patriak Lou Han senang. Lalu menyimpan nya ke dalam cincinnya .
'' Guru... aku ingin pergi mencari sumber daya untuk meningkatkan kekuatanku , menurut guru di mana tempat aku bisa mendapatkan sumber daya yang sangat banyak di kekaisaran Yuan ini..'' tanya Yin Jue.
'' Kamu mau beli atau mencari , kalau membeli mungkin di paviliun Teratai Putih juga ada , tapi tergantung pada ke keberuntungan mu , jika kau memang beruntung pasti kau akan mendapatkannya , karena sumber daya ini sangat berharga banyak orang yang juga mengincarnya....'' ucap guru Lou Feng.
'' Kalau kau ingin mencari sumber daya , pergilah ke desa Linzhi di kaki gunung Yulong, karena aku mendengar rumor di sana terdapat hutan yang sangat misterius dan belum terjamah oleh siapapun karena semua orang melarang siapa saja yang masuk ke hutan ini , tentunya kau harus bekerja keras karena semua itu butuh pengorbanan...''
'' Sepertinya aku pernah mendengar desa Linzhi ini , tapi di mana ya...'' ucap Yin Jue sambil mengingat ingat nya.
Setelah beberapa saat Yin Jue akhirnya ingat , itu adalah desa tempat tinggal Lin Fan, murid sekte Matahari Terbit yang sudah di tanami segel budak waktu mencoba kertas perpindahan milik manager Juan Li .
'' Kira kira berapa hari yang harus aku tempuh untuk sampai di pegunungan Lingzhi ini guru...?
'' Kamu berpindah lah ke ibu kota kekaisaran seperti kemarin , nanti kalau dari ibukota kekaisaran kau harus ambil arah ke Utara karena dari gerbang utara kira kita 2 hari kau baru sampai di wilayah pengunungan Lingzhi ini...'' ucap guru Lou Feng.
'' Baiklah kalau begitu aku nanti akan ke paviliun Teratai Putih dulu , jika di sana tidak ada nanti aku akan mencarinya di pengunungan Lingzhi ini , senior Han lanjutkan lah pembangunannya , nanti setelah aku mendapatkan sumberdaya aku akan kembali lagi ke sini untuk memberi tahu senior Han cara mengaktifkan artefak pertahanan...'' ucap Yin Jue.
'' Iya aku akan menunggu saudara Jue kembali ke sini , semoga nanti saudara Jue mendapatkan apa yang saudara Jue inginkan....''
__ADS_1
Setelah berbincang bincang panjang lebar lalu Yin Jue dan Qian Lin berpamitan kepada mereka .
Setelah berpamitan kemudian Yin Jue memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana.
Swushhh.
Yin Jue dan Qian Lin telah berpindah di depan gerbang istana kekaisaran Yuan.
Para penjaga gerbang sangat kaget dengan munculnya mereka berdua ini , tapi ada salah satu penjaga yang pernah melihat Yin Jue dengan guru Lou Feng waktu itu juga muncul seperti ini , kemudian dia berbisik bisik mengabari rekan rekannya .
Kemudian Yin Jue menyapa mereka yang ada di sana.
'' Maaf tuan penjaga kalau sudah membuat kalian kaget tadi , aku adalah murid guru Lou Feng, apakah kalian ada yang tahu letak paviliun Teratai Putih di ibukota kekuasaan ini..? tanya Yin Jue ramah .
'' Iya tidak apa apa tuan muda , pavilun Teratai putih ada di ujung jalan ini , tuan muda tinggal lurus saja dari sini ke arah utara, nanti sekitar satu jam tuan muda akan sampai di sana , gedung paviliun Teratai Putih sangat mencolok karena memiliki 5 lantai , jadi sangat mudah karena bangunan ini paling tinggi di ibukota ini...'' ucap penjaga ini .
'' Kalau begitu terima kasih atas informasinya tuan penjaga...'' ucap Yin Jue sambil menundukkan kepalanya.
'' Sama sama tuan muda...''
Kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin pergi dari sana . Mereka bejalan menyusuri jalanan ibukota kekaisaran dengan santai menuju ke gedung paviliun Teratai Putih.
Hiruk pikuk para warga ibukota mulai terlihat , mereka mulai sibuk dengan aktifitasnya masing masing , mereka mulai membuka toko mereka dan juga ada yang sedang membersihkan rumah mereka.
Setelah satu jam berlalu akhirnya Yin Jue melihat gedung paviliun Teratai Putih dari kejauhan , gedung ini memang paling tinggi di ibukota ini sehingga semua orang bisa melihatnya dari kejauhan .
Selang beberapa saat mereka berdua akhirnya sampai di depan gedung pavilun Teratai Putih .
Penjaga paviliun mempersilahkan Yin Jue dan Qian Lin masuk dengan ramah ,
kemudian Yin jue dan Qian Lin masuk ke dalam lalu berjalan ke meja resepsionis.
'' Maaf nona , kami ingin membeli sumber daya , apakah aku bisa menemui manager paviliun..'' ucap Yin Jue sambil menunjukan lencana emas yang dia miliki .
.
__ADS_1
.
####