
.
.
Setelah anggota sekte Harimau Merah yang ada di aula meminum penawar racun yang mereka miliki .
Tiba tiba dari kehampaan muncul seekor naga api yang sangat besar menerjang mereka , mereka pun panik mengunakan perisai pelindung masing masing , belum hilang dari rasa kepanikan tiba tiba lagi muncul naga es yang sangat besar menerjang mereka . perisai pelindung mereka pun hancur terkena serangan bertubi tubi , mereka mundur 3 langkah dan memuntahkan darah segar . Yin Jue kembali menyerang untuk yang ketiga kalinya dan menghantam mereka hingga terlempar berguling guling di lantai .
Yin Jue pun masuk ke dalam aula bersama jendral Xiao Chen menyerang mereka yang sedang berguling-guling . tapi mereka di hadang oleh iblis Zhao Xingxuan .
Bajingan . kenapa kau menyerang anggota klan mu sendiri , teriak Zhao Xingxuan marah kepada Mo Shuen .
Yin Jue tak menghiraukan iblis ini , kemudian di mengeluarkan pedang Naga Meteor dan mencoba melawan iblis ini , meskipun Yin Jue tahu kekutan nya berbeda jauh dengan iblis di depannya . tapi Yin Jue ingin mencoba ketrampilan bertarungnya sejauh mana jika melawan musuh yang sangat kuat.
Sedangkan jendral Xiao Chen menyerang para tetua sekte Harimau Merah , dia tampak mendominasi menyerang mereka karena kondisi mereka belum pulih sepenuhnya terkena serangan dadakan dari Yin Jue tadi.
Pelataran dalam .
Bawahan jendral Xiao Chen membunuh anggota sekte Harimau Merah di pelataran dalam sangat sadis . mereka menebas setiap anggota sekte Harimau Merah tanpa ampun . ini karena perbedaan kekuatan yang sangat jauh jadi bawahan jendral Xiao Chen ini jadi sangat mudah membunuhnya . setelah mereka membunuh anggota sekte Harimau Merah yang ada di pelataran dalam , mereka pun bergegas menyusul ke aula sekte sesuai dari instruksi Yin Jue .
Kembali ke pertempuran di aula .
Yin Jue dengan kekuatan penuh nya mencoba menyerang iblis Zhao Xingxuan.
Jurus Naga Pembasmi Ibis .
Yin Jue mengayunkan pedangnya ke arah iblis Zhao Xingxuan.
Mendapat serangan yang mengarah ke arahnya , iblis Zhao Xingxuan juga mengeluarkan golok hitam yang melengkung seperti bulan sabit kemudian mengayunkan goloknya ke ke arah serangan itu.
Jurus Tebasan Bulan Sabit .
Siluet naga es yang di keluarkan Yin Jue bertabrakan dengan siluet bulan sabit yang keluar dari golok Zhao Xingxuan
Jdiarrrr . .
Dari serangan ini menghancurkan seluruh yang ada di dalam ruangan aula .
Tak berhenti di situ Yin Jue pun menyerang kembali .
__ADS_1
jurus Naga Pembasmi Iblis . .
Tapi Zhao Xingxuan jauh lebih pintar , dia menyerang mengunakan jurus yang sangat merepotkan.
jurus Seribu Bayangan Bulan Sabit .
Siluet naga es yang keluar dari ayunan pedang naga meteor bertabrakan dengan siluet seribu bayangan bulan sabit dan menghancurkan naga es.
jdiarrrr. .
jdiarrrr. .
Dari siluet bulan sabit ini sebagian mengenai tubuh Yin Jue . beruntungnya Yin Jue telah melapisi tubuhnya dengan elemen kegelapannya . tapi kondisi Yin Jue tampak sedikit terluka menahan serangan yang sangat kuat ini .
Sedangkan jendral Xiao Chen yang tadi nya mendominasi sekarang nampak kewalahan karena di serang Patriak sekte dan para tetua dari berbagai arah . dia hanya biasa menahan serangan mereka tanpa bisa menyerangnya.
Jendral Xiao Chen nampak putus asa karena di serang mereka secara bertubi tubi. '' Apakah aku akan gugur di sini hari ini , tapi ini jauh lebih melegakan hatiku yang mati di medan pertempuran.
Kemudian dari luar aula muncul para bawahannya yang langsung membantu jendral Xiao Chen . '' kalian mengapa datang terlambat . sekarang bantu aku menghadapi mereka semua ini ''. mereka pun kembali bertarung melawan para tetua sekte dan berhasil membalikkan keadaan karena menang jumlah .
Sedangkan pertempuran Yin Jue dengan iblis Zhao Xingxuan berlangsung sangat sengit . berkali kali Yin Jue menyerang dengan elemen tumbuhan nya mengeluarkan akar akar runcing dari dalam tanah untuk menusuk iblis Zhao Xingxuan, tapi serangan ini berhasil ia patahkan dengan cara di tebas dengan golok hitam nya .
Yin Jue tampak putus asa untuk menyerang iblis ini karena kondisinya juga sudah hampir kehabisan energi . kemudian dia mengeluarkan burung Phoenix Api dari dimensi kalung Giok Dewa nya untuk membantunya.
Swussssh . .
Ye Ling muncul dengan penampilannya yang cantik tersenyum kepada Yin Jue .
'' Senior Ye Ling tolong bantu aku mengalahkan iblis jelek ini .Yin Jue kemudian menunjuk kan tangannya kepada iblis Zhao Xingxuan .
Iblis Zhao Xingxuan nampak marah dan kesal karena musuh di depannya mengolok dirinya dan meminta bantuan pada seorang gadis cantik .
'' Dasar sialan kau , jangan beraninya minta tolong dan bersembunyi di balik ketiak seorang gadis , dasar laki laki pengecut.
Kemudian iblis Zhao Xingxuan mengunakan kekuatan penuhnya untuk menyerang Yin Jue .
Melihat tuan nya akan akan di serang , kemudian Ye Ling bertranformasi menjadi burung Phoenix Api yang sangat besar menyemburkan api yang sangat panas kepada iblis Zhao Xingxuan .
Swussssh. .
__ADS_1
Arggghhhh. .
Tubuh iblis Zhao Xingxuan pun terbakar dan berguling-guling di lantai . karena kekuatannya tidak cukup kuat untuk menahan semburan api yang sangat panas itu.
Seketika pertempuran di aula itu pun berhenti ketika muncul hewan kuno legendaris itu di aula tempat pertempuran mereka , karena baru kali ini mereka melihat hewan kuno yang legendaris itu .
Kesempatan ini di manfaatkan Yin Jue untuk menyerang Patriak sekte dan tetua sekte dengan elemen tumbuhan nya mengeluarkan akar akar yang sangat runcing keluar dari dalam tanah dan melilit mereka semua . setelah sudah melilit semua anggota sekte Harimau Merah Yin Jue kemudian menghampiri iblis Zhao Xingxuan yang tergeletak dengan kondisi yang sangat mengenaskan karena seluruh tubuhnya terbakar .Yin Jue menyentuh kepalanya untuk menyerap pengetahuan Iblis ini , kemudian dia mengeluarkan akar akar di kelima jarinya dan menusuk tepat di bagian jantung iblis ini sampai tembus kebelakang .
Arggghhhh . .
Setelah menusuk jantungnya , Yin Jue kemudian menyerap esensi kehidupan iblis ini hingga mengering tinggal tulang belulang dan bajunya . kemudian Yin Jue membuang pakaian iblis ini karena dia ingin mencari pusaka yang di gunakan iblis ini untuk ber teleportasi , dia melihat di dalam dada tengkorak ini ada sebuah tongkat kecil tapi ujungnya berbentuk persegi enam . kemudian Yin Jue menyimpan tongkat itu.
Setelah membereskan iblis Zhao Xingxuan Yin Jue menghampiri satu persatu anggota sekte Harimau Merah yang sudah di ikatnya dengan akar . Yin Jue kemudian membunuh mereka semua dengan cara yang sama dengan dia membunuh iblis Zhao Xingxuan .
Jendral Xiao Chen dan bawahannya merinding melihat Yin Jue membunuh semua anggota sekte Harimau Merah dengan cara yang sadis .
'' Senior Ye Ling terimakasih telah membantuku , sekarang kembalilah .
Swussssh . .
Burung Phoenix Api itu pun hilang .
Kalian jangan bengong saja , ambilah cincin penyimpanan para anggota sekte Harimau Merah ini sebagai jarahan kalian karena aku akan pergi ke altar persembahan untuk menghancurkannya , dan kalian kalau sudah selesai tolong carilah sel tahanan di dalam sekte Harimau merah ini , karena banyak para warga yang di tahan di sana .
Yin Jue pun pergi meninggalkan jendral Xiao dan para bawahannya. dia ingin mengunjugi ruang harta terlebih dahulu karena dengan pengetahuan yang di serap dari tetua Mo Shuen dia sangat mudah menemukan ruang harta .
Setelah sampai di ruang harta dia kemudian mengeluarkan pedang Naga Meteor untuk menghilangkan formasi itu dan membuka pintu ruang harta itu , Yin Jue kemudian masuk ke dalam ruang harta itu .di dalam ruang harta itu dia melihat gunungan koin emas , senjata , tanaman obat dan ada beberapa botol pil , kemudian Yin Jue menyimpan semua harta yang ada di ruangan itu ke dalam cincinnya.
Yin Jue merasa sudah cukup puas mendapatkan semua di dalam ruangan itu karena nantinya akan di buat untuk membangun klan Yin agar menjadi klan yang sangat di segani semua orang . kemudian Yin Jue menutup kembali ruang harta itu dan pergi ke altar persembahan untuk di hancurkan . sesampainya di sana dia menemukan altar hitam yang bertuliskan sajak sajak kuno.
Kemudian dia mengeluarkan pedangnya dan menghancurkan batu altar itu dengan sekali tebasan saja .
.
.
.
####
__ADS_1