
Masalah ini berawal dari 1 hari yang lalu , ketika ada pertandingan tahunan di kota Tianjin . Murid sekte kami dan sekte racun Abadi maju ke babak final , tapi sebelum babak final di mulai mereka meracuni ke 3 murid ku dengan racun tanpa warna yang di campurkan ke dalam makanan murid sekte ku , sehingga sekarang murid ku dalam keadaan kritis karena kami tidak punya penawar racun tanpa warna. Sehingga sekte Bintang Kehidupan menyuruhku untuk ke ibukota kekaisaran untuk melaporkan hal ini dan meminta penawar racun di sana . Karena kekaisaran Tang mempunyai tabib yang ahli dalam segala jenis racun.
'' Kalau begitu senior Mei periksa saja di dalam cincin mereka , barangkali ada penawar racun di dalam cincin penyimpanan mereka.
Kemudian tetua Li Mei mengambil cincin yang si pakai lima tetua sekte Racun Abadi , kemudian dia memeriksa isi di dalam cincin itu. Tapi setelah di carinya agak lama dia tidak menemukan penawar racun sama sekali .
'' Saudara jue , kurasa aku harus segera pergi ke ibukota untuk mencari penawar racun tanpa warna , karena di dalam cincin para tetua ini tidak ada satupun penawar . Ternyata tadi mereka bernegosiasi denganku hanya untuk mengelabuhi ku saja.
'' Sebenarnya aku bisa membantu senior , untuk mengobati murid senior .
'' Benarkah , apakah saudara Jue seorang tabib ?
'' Aku bukan tabib , tapi aku punya sedikit penawar racun untuk mengobati racun tanpa warna ini. !
''Apakah saudara Jue sekarang bisa mampir ke sekte ku untuk mengobati murid ku yang terkena racun ini ? aku sangat berharap sekali saudara Jue mau membantu ku mengobati murid ku .
'' Iya tidak apa apa , aku akan ke sana , tapi bagaimana dengan mereka ini senior Mei .? kata Yin Jue sambil menunjuk tetua sekte Racun Abadi.
'' Aku juga bingung saudara Jue , jika aku membunuhnya nanti kami sesama sekte akan bermusuhan , tapi jika mereka tidak di bunuh sekarang mereka akan mengulanginya lagi .
'' Mending aku saja yang membunuhnya , karena aku juga punya konflik dengan tetua mereka waktu ada di kota Jiayiang yang juga mengunakan racun tanpa warna untuk meracuniku , aku tidak bisa terus menerus melihat mereka mengunakan racun ini untuk meracuni orang yang tidak bersalah , nanti jika ada yang mencari pembunuh mereka senior tinggal bilang saja bahwa aku yang telah membunuhnya.
Kemudian Yin Jue langsung berpindah tempat di depan kelima tetua sekte Racun Abadi.
Yin Jue kemudian mengeluarkan akar akar dari jari jarinya dan langsung menusuk mata tetua dari sekte Racun Abadi satu persatu .
Clappp...clapppp ..arghhh... arghhh...Bajingan...arghhh... Teriak salah satu tetua yang mata tertusuk oleh akar akar yang keluar dari jari jari tangan Yin Jue . Mata tetua sekte Racun Abadi langsung tertusuk oleh akar akar yang keluar dari jari jari nya lalu Yin Jue mengeluarkan bola matanya sehingga mereka meringis kesakitan dan rongga matanya langsung mengeluarkan darah yang mengalir membasahi seluruh wajahnya , kemudian Yin Jue mengeluarkan Kumbang Api dan langsung menyuruh Kumbang itu untuk memakan kelima tetua itu.
Kumbang api dengan sangat cepat menggerogoti tubuh tetua sekte Racun Abadi hingga tinggal tulang dan bajunya saja .
Tetua Li Mei yang melihat Yin Jue membunuh tetua sekte Racun Abadi dengan sangat sadis dan cepat sedikit begidik ngeri , dia tidak bisa membayangkan jika Yin Jue menjadi musuhnya.
__ADS_1
Yin Jue kini bisa melihat Kumbang Api sekarang sudah mulai tumbuh menjadi sedikit agak besar , mungkin jika Yin Jue semakin sering memberinya makanan enak dia akan lebih cepat bertranformasi .
Setelah Kumbang Api memakan tubuh tetua sekte Racun Abadi, kemudian Yin Jue memasukan kembali ke dalam dimensi kalung Giok Dewa.
Kemudian Yin Jue berjalan mendekati Qian Lin dan tetua Li Mei .
'' Ayo senior kita pergi ke sekte senior , karena masalah di sini kurasa sudah selesai , kira kira berapa jauh sekte senior dari tempat ini ?
'' Mungkin hanya satu jam saja saudara Jue , dari persimpangan itu kita harus mengambil ke arah kanan , nanti kita tinggal lurus saja , kata tetua Li Mei dengan tanganya menunjukan sebuah jalan persimpangan yang biasanya di lewati kereta kuda .
Kemudian mereka bertiga terbang rendah di atas pasir gurun , tetua Li Mei yang memimpin jalannya di depan sedang Yin Jue dan Qian Lin mengikuti di belakangnya .
Setelah satu jam berlalu akhirnya mereka tiba di dekat gerbang sekte Bintang Kehidupan . Kemudian mereka berdua berjalan sambil berbincang bincang .
'' Senior Mei , apakah sekte Bintang Kehidupan anggotanya wanita semua ?
'' Itu benar saudara Jue , sekte kami memang sekte yang di khususkan untuk wanita , bahkan putri Tang Xia juga belajar di sekte kami .
'' Dia adalah anak bungsu dari yang mulia kaisar Tang Yin , dan kebetulan yang menjadi korban racun tanpa warna adalah putri Tang Xia, makanya itu Matriak sekte menyuruhku segera melaporkan tindakan sekte Racun Abadi kepada yang mulia Kaisar Tang Yin karena putrinya terkena racun ini , tapi yang mulia kaisar menyuruh kami semua untuk menyembunyikan identitasnya hanya para tetua saja yang tahu identitas putri Tang Xia.
'' emmm ternyata seperti itu , terus apakah nanti aku bisa masuk ke dalam sekte senior ?
'' Sepertinya bisa , karena saudara Jue adalah tabib , Matriak sekte pasti akan mengizinkan saudara Jue masuk karena harus segera mengobati putri Tang Xia .
'' Kalau memang tidak boleh masuk juga tidak apa apa senior Mei , tapi aku punya satu tehnik yang bisa merubah diriku seperti Lin'er ini .
'' Apakah benar ada tehnik seperti itu , kalau memang saudara Jue bisa merubah penampilan , ini sangat bagus karena kita bisa langsung masuk sekte nantinya.
Kemudian Yin Jue mengunakan tehniknya untuk merubah dirinya menjadi Qian Lin , bahkan tubuh dan wajahnya sangat mirip .
'' Saudara jue memang jenius muda dan berbakat , aku sangat iri melihatnya .
__ADS_1
'' Senior bisa saja .
Setelah sampai di gerbang sekte Bintang Kehidupan, kemudian senior Mei memberi laporan bahwa Yin Jue dan Qian Lin adalah saudaranya. Kemudian penjaga gerbang itu membukakan pintu lalu menyuruh mereka bertiga masuk ke dalam sekte .
Yin Jue dan Qian Lin sangat takjub melihat bangunan yang ada di dalam sekte Bintang Kehidupan , kerena bangunan di sini sangat besar dan tertata dengan rapi , para murid disini juga terlihat sangat antusias sedang berlatih ilmu bela diri yang di bimbing langsung oleh guru mereka . Setelah berjalan menyusuri lorong di sekte Bintang Kehidupan akhirnya tetua Li Mei berhenti di depan sebuah gedung yang cukup besar . Kemudian dia membuka pintu gedung itu lalu mengajak Yin Jue dan Qian Lin masuk .
'' Kalau boleh tahu sebenarnya gedung apa ini senior Mei ?
'' Ini adalah gedung yang di khususkan untuk pengobatan jika ada murid yang sakit , lihatlah di atas tempat tidur itu adalah 3 murid sekte yang sudah terkena racun tanpa warna !
Kemudian mereka bertiga berjalan ke sana , tampak banyak orang di sana juga yang sedang menjaga 3 murid ini .
'' Tetua Mei , kenapa kau sudah kembali ? terus bagaimana dengan tugas yang sudah aku percayakan kepadamu ?
'' Maafkan aku matriak , tadi waktu aku di tengah perjalanan aku di sergap oleh 5 tetua dari sekte Racun Abadi, beruntung aku di tolong oleh mereka ini , sehingga aku bisa selamat.
'' Terus kenapa kamu tidak melanjutkan lagi perjalananmu ke ibukota kekaisaran Tang untuk mencari penawar racun yang sudah meracuni mereka ini. ?
'' Kebetulan mereka berdua ini mempunyai penawar itu , jadi aku membawa mereka ke sini untuk mengobati mereka.
Kemudian tetua Mei berjalan mendekati Matriak sekte dan membisikan sesuatu di telinga Matriak sekte.
'' Salam kenal saudara , kenalkan namaku adalah Niu Yue Matriak di sekte Bintang Kehidupan ini .
'' Salam juga senior Yue , kenalkan namaku adalah Yin Jue dan ini adalah istriku Qian Lin , kemudian Yin Jue merubah penampilannya ke wajah aslinya .
Setelah Yin Jue merubah wajah aslinya semua orang yang ada di dalam ruangan itu jadi sedikit terkejut kecuali tetua Mei dan Matriak Niu Yue , karena Matriak Niu Yue sudah di beritahu oleh tetua Mei kalau sebenarnya dia adalah laki laki .
.
.
__ADS_1
####