
Di dalam kamar Yin jin kemudian duduk di kursi yang ada di sana sedangkan Qian Lin langsung tiduran.
Yin Jue kemudian mengeluarkan gulungan tehnik pemanggil petir untuk di pelajarinya lebih dulu agar nanti bisa dengan mudah mempraktekannya .
Di dalam gulungan ini ternyata ada dua tehnik , yang pertama adalah tehnik untuk memangil petir sedangakan yang kedua tulisannya tidak lengkap karena sebagian tulisannya telah sobek , jadi untuk tehnik yang kedua tidak bisa di pelajari nya .
Yin Jue sangat fokus untuk memahami tehnik ini karena dia ingin menguasai tehnik ini , dia berusaha untuk mengingat semua gerakan untuk memangil petir , setelah hampir 3 jam Yin Jue akhirnya sudah menghafal tehnik ini , kemudian Yin Jue berjalan ke tempat Qian Lin yang ada di atas tempat tidur .
Hari itu Yin Jue dan Qian Lin menghabiskan waktu untuk bermesraan di sana .
****
Keesokan harinya Yin Jue memutuskan untuk pergi ke gunung Petir , karena dia ingin segera mempelajari tehnik ini .
Setelah keluar dari penginapan kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan menuju ke gunung Petir , mereka berjalan dengan santai menyusuri jalanan kota Zhicheng ini , hiruk pikuk keramaian kota ini mulai terlihat karena warga kota ini mulai melakukan aktifitasnya sehari sehari , banyak orang juga yang berjalan menuju keluar gerbang seperti tujuan Yin Jue saat ini.
Yin Jue kemudian menyapa dan berkenalan dengan mereka , ternyata warga ini sedang menuju ladang mereka yang berada di luar gerbang kota Zhicheng ini .
Mereka ini bekerja kepada penguasa kota ini untuk menanam rumput Ginseng Energi. Setelah 2 jam berlalu mereka telah sampai di gerbang kota yang terhubung langsung dengan gunung Petir.
Yin Jue dan Qian Lin ingin melihat secara langsung petani yang menanam rumput Ginseng Energi karena mereka berdua sangat penasaran .
__ADS_1
Di luar gerbang mereka bisa melihat hamparan ladang rumput Ginseng Energi yang terhampar sangat luas , di sana sudah banyak orang yang sudah mulai bekerja merawat rumput Ginseng Energi, Yin Jue dan Qian Lin mencoba berkeliling ladang rumput Ginseng Energi ini untuk sekedar melihat lihat saja .
Suasana di sana terlihat sangat asri karena banyak pohon pohon besar di setiap sudut ladang ini sebagai tempat berteduh sangat cocok untuk tempat bersantai , setelah sudah puas berkeliling ladang rumput Ginseng Energi dan beramah tamah dengan para petani yang ada di sana , kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan menuju puncak gunung Petir.
Setelah melewati ladang ini ternyata di sana ada sebuah gerbang klan yang sangat besar .
Yin Jue melihat para penjaga gerbang klan ini memakai jubah yang sama dengan 2 orang tetua yang kemarin makan di restoran kemarin.
Kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin untuk masuk ke dalam klan ini untuk bernegosiasi dengan mereka , karena Yin Jue ingin mendapat kedua tehnik itu agar tehniknya bisa sempurna .
Yin Jue kemudian menyapa penjaga klan ini .
'' Maaf penjaga , bolehkah aku masuk ke klan ini, karena aku membawa infomasi penting untuk patriak klan...'' sapa Yin Jue.
'' Kami adalah pengembara dari kekaisaran Xiao, tolong tuan penjaga sampaikan kepada Patriak bahwa aku membawa informasi penting mengenai Patriak sekte Pedang Surgawi...''
Penjaga ini sangat kaget teryata Yin Jue ini tahu tentang permasalahan klan mereka ini .
'' Baiklah kalian tunggu saja di sini , aku akan menyampaikan berita ini kepada Patriak Lei Yuan dulu...''
'' Iya tuan silahkan....'' kemudian penjaga gerbang sekte ini masuk ke dalam , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin menunggunya di depan klan .
__ADS_1
Yin Jue dan Qian lalu duduk di sana untuk menuggu patriak klan ini keluar .
Selang beberapa menit akhirnya penjaga ini keluar dengan seorang pria paruh baya berumur sekitar 50 tahun dan kekuatannya berada di tingkat Semi Dewa Bintang 9 sama dengan kekuatan Yin Jue .
Pria ini tersenyum ramah kepada Yin jue dan Qian Lin .
'' Maaf sebelumya senior , nama saya adalah Yin Jue dan dia adalah istriku bernama Qian Lin...'' ucap Yin Jue berkenalan.
'' Salam juga saudara Jue dan nona Qian Lin , namaku adalah Lei Yuan Patriak klan Lei ini...''
'' Senang berkenalan dengan anda senior Lei...''
'' Sekarang mari masuk kita bicarakan di dalam klan saja...''
'' Iya senior Lei...'' kemudian mereka bertiga masuk ke dalam klan Lei ini . Yin Jue berjalan sambil memperhatikan sekelilingnya, tampak di halaman klan Lei ini banyak pemuda yangs sedang berlatih di sana .
Setelah 10 menit mereka telah sampai di sebuah bangunan yang cukup besar seperti sebuah aula , Patriak Lei Yuan mengajak mereka berdua untuk masuk ke dalam . Ternyata di dalam aula juga ada dua tetua yang kemarin makan di restoran .
.
.
__ADS_1
####