
.
.
Mendengar apa yang di janjikan oleh nona Tian Yue , Yin Jue langsung tersenyum di dalam hatinya dengan rasa penuh kemenangan .
'' Baiklah...nanti pasti aku akan membantu nona Tian Yue , sebelumya aku juga sudah berencana untuk menguras habis batu roh yang di jaga oleh tetua Tian Feng di pertambangan batu roh , tapi itu setelah turnamen ini selesai...''
'' Jangan tuan Yin Jue , batu roh yang ada di sana biar nanti di ambil oleh para pekerja yang sudah bekerja menjadi budak di sana , karena selama ini mereka tidak mendapatkan bayaran sedikitpun...''
'' Kamu benar juga nona Tian Yue , apakah nona Tian Yue juga menguasai tehnik formasi sehingga bisa masuk ke sana...?
'' Tidak tuan Yin Jue , aku biasanya ke sana melewati lorong bawah tanah yang tersembunyi , yang tahu lorong ini hanya aku dan keluargaku saja , tapi ibuku sekarang juga di jadikan budak oleh pamanku di istana kota Tianshi , karena sebelumya paman ku sangat tertarik dengan kecantikan ibuku , mungkin saat ini ibuku di jadikan permaisuri paman ku juga , aku tidak bisa membayangkan betapa tersiksanya ibuku saat ini , tapi aku tidak bisa berbuat apa apa untuk menolongnya...''
'' Nona Tian Yue bersabarlah , nanti setelah aku mendapatkan siluman Rubah Api maka aku akan langsung meringkus tetua Tian Feng, karena sekarang istriku juga sedang ada di kursi VIP untuk mengawasi tetua Tian Feng agar tidak bisa kabur atau bersembunyi...''
'' Iya tuan Yin Jue aku mengerti ,aku yakin turnamen ini hanya kedok paman Tian Cheng saja , karena nanti yang kalah dalam turnamen akan langsung di giring ke ruangan tertentu untuk di tanami segel budak karena pekerja tambang batu roh sekarang banyak yang sudah melemah , jadi paman Tian Cheng sekarang butuh tenaga baru lagi dengan cara memperbudak para peserta turnamen yang telah di kalahkan di turnamen ini ...''
'' Istriku sebelumya juga mencurigai turnamen ini ketika biaya pendaftarannya di tiadakan , ternyata dugaan istri ku benar karena kota Tianshi ini menyimpan rahasia yang sangat besar...''
'' Itu benar tuan Yin Jue , paman Tian Cheng tidak bisa di biarkan terus menerus menjadi penguasa kota Tianshi ini, karena nanti pasti banyak orang yang akan di jadikan budak di pertambangan batu roh ...''
'' Nanti nona Tian Yue tidak usah mengikuti turnamen ini , lebih baik nona Tian Yue duduk saja di sini untuk melihat jalannya turnamen...''
'' Terus bagaimana cara tuan Yin Jue mengalahkan para peserta lainnya , karena nanti di larang mengunakan perisai dewa dan mengunakan senjata apapun...''
'' Aku memiliki tehnik gravitasi yang tak terlihat sehingga nanti orang lain tidak akan bisa melihatku mengunakan tehnik ini , tubuhku juga sudah mencapai kekuatan fisik level 6 , jadi nona Tian Yue tidak perlu menghawatirkan ku....''
__ADS_1
'' Baiklah kalau begitu aku akan percaya kepada tuan Yin Jue sepenuhnya , nanti aku akan menunggu tuan Yin Jue di sini karena aku akan menunjukkan tempat rahasia itu...''
Setelah 2 jam berlalu suasana di arena turnamen mulai penuh sesak , karena semua penonton sudah duduk dengan rapi di kursi penonton , kemudian pembawa acara turnamen mulai menyapa mereka semua yang hadir di sana kerena penguasa kota Tian Cheng dan tetua Tian Feng sudah hadir di sana.
'' Selamat datang di acara turnamen kota Tianshi yang sudah kita tunggu setiap 3 tahun sekali , kali ini saya akan menjadi pembawa acara dalam turnamen kali ini , mohon partisipasinya dalam acara turnamen ini untuk tertib tidak membuat kerusuhan , apakah kalian sudah siap menyaksikannya....'' ucap pembawa acara lantang dan bersemangat , pembawa acara ini mengunakan elemen angin yang dia miliki sehingga suaranya bisa terdengar di seluruh area turnamen .
'' Siap...siap... siap....'' ucap penoton serentak dan bersemangat.
'' Peraturannya kali ini berbeda dengan tahun tahun sebelumya karena kali ini pesertanya sangat banyak sehingga di bagi menjadi empat kelompok , yaitu blok Utara , blok Barat , blok Selatan dan blok Timur , jadi nanti yang bertanding akan di undi secara acak dan pemenang setiap blok nya hanya satu pemenangnya , sehingga nanti akan ada pertarungan 4 orang terkuat dari setiap bloknya untuk memperebutkan siapa yang paling cepat bisa mengontrak siluman Rubah Api , untuk peraturannya seperti biasanya yaitu di larang mengunakan senjata , racun ataupun perisai Dewa , barang siapa yang ketahuan mengunakannya maka akan langsung di diskualifikasi , kali ini hadiah utamanya akan mendapatkan 10 ribu batu roh dan 1 hewan kontrak siluman Rubah Api yang sangat kuat , sedangkan yang kalah harus menjadi pekerja tambang batu roh milik penguasa kota Tian Cheng selama satu bulan penuh , nanti kalian akan mendapatkan bayaran juga selama menjadi pekerja di tambang batu roh , jadi para peserta turnamen tidak usah khawatir , sekarang giliran blok Barat dulu untuk memasuki arena pertarungan....'' ucap pembawa acara panjang lebar.
Setelah beberapa saat pintu bagian barat langsung terbuka , kemudian para peserta turnamen dari blok barat satu persatu keluar dari sana dan langsung terbang naik ke panggung pertandingan.
Para peserta blok barat kali ini rata rata memiliki tubuh yang kekar kekar , mereka adalah tetua yang pernah meremehkan Yin Jue di restoran waktu itu.
Mereka kemudian saling menjaga jarak satu dengan yang lainya .
'' Baiklah aku akan membacakan beberapa peraturan lagi , yang pertama adalah kalian jika sudah tidak kuat lebih baik melompat saja dari panggung dari pada kalian menjadi bulan bulanan musuh kalian , karena nanti yang jadi pemenang hanya satu orang yang bisa bertahan di atas panggung , jadi kalian harus mengalahkan musuh kalian secepat mungkin agar kalian jadi yang terkuat , sekarang mari kita hitung sampai tiga untuk memulai pertandingannya ....''
DUA...
TIGA.....
Setelah hitungan ke tiga para peserta yang ada di atas panggung langsung baku hantam dengan sangat sengit .
Tetua Tian Feng tampak melihat pertandingan dengan seksama karena dia adalah orang yang mengendalikan formasi , jadi jika nanti ada peserta yang mengunakan senjata pusaka atau perisai dewa maka akan langsung mengunakan tehnik formasi penyerangan untuk menangkapnya dengan sulur sulur garis formasi .
****
__ADS_1
Di tempat Qian Lin berkamuflase.
Qian Lin dan senior Riu duduk di belakang tetua Tian Feng untuk mendengar pembicaraan mereka dengan para pejabat kota Tianshi.
***
Sedangkan Yin Jue dan nona Tian Yue berdiskusi sambil menyaksikan pertandingan .
Mereka berdiskusi dengan pelan pelan karena di samping mereka juga banyak peserta turnamen yang juga melihat jalannya pertandingan .
'' Tuan Yin Jue yang ada di samping tetua Tian Feng itu adalah paman Tian Cheng dan para pejabat kota Tianshi, mereka semua adalah orang yang telah mengkhianati ayahku...''
'' Iya nona Tian Yue , terus apakah nona ingin aku membunuh mereka semua atau tidak...''
'' Aku ingin meringkus paman Tian Cheng dan tetua Tian Feng saja tuan Yin Jue , sedangkan sisanya biar nanti ayah putuskan sendiri...''
'' Baiklah kalau begitu...''
Setelah selesai berdiskusi kemudian mereka fokus untuk melihat pertarungan .
Para peserta turnamen yang ada di atas panggung rata rata langsung terlempar karena ada sebagian dari mereka yang bertarung dengan cara berkelompok dengan cara membelakangi tubuh rekan rekannya sehingga para peserta yang tidak memiliki kelompok tidak bisa menyerangnya , justru ketika mereka berusaha menyerang maka mereka yang terkena serangan balik dan langsung terlempar dari atas panggung karena kekuatan orang yang berkelompok pertahanan nya sangat kokoh .
Sebagian mereka yang mengunakan perisai dewa langsung terlilit sulur sulur garis formasi dan di tarik keluar panggung arena pertandingan .
Suara sorak sorak penonton mengiringi pertarungan mereka , sebagian menyemangati peserta turnamen dan juga memberi cacian peserta yang keluar arena pertandingan .
.
__ADS_1
.
####