Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 261 : Masih di akademi Xing Cheng 2.


__ADS_3

.


.


Patriak Liang Xi sangat senang melihat isi di dalam cincin ini .


'' Terima kasih banyak saudara Jue , aku nanti akan segera memberikan daging ini kepada pihak dapur di akademi Xing Cheng ini , saudara Jue jangan pergi dulu sebelum makan bersama daging ini , apakah saudara Jue mendapatkan mustika yang cukup banyak sehingga jua memberiku mustika yang lumayan banyak ini...?


'' Kalau soal mustika senior Xi tenang saja , karena aku dan istriku bisa naik ke tingkat selanjutnya dengan mustika yang aku miliki sekarang...''


'' Baiklah kalau begitu aku tidak akan sungkan lagi untuk menyimpannya , saudara Jue dan nona Qian Lin tetaplah di sini bersama Yan'er karena aku akan ke dapur akademi ini dulu...''


Iya senior Xi....''


Kemudian Patriak Liang Xi pergi dari sana .


Yin Jue kemudian mengeluarkan cincin yang berisi beberapa mustika siluman lalu di berikan kepada Liang Yan sebagai rasa bersalahnya telah membunuh ayahnya .


'' Apa isinya ini saudara Jue...?


'' Isinya adalah beberapa mustika siluman level tinggi , maaf hanya itu yang bisa aku berikan kepada saudara Yan , semoga bisa menambah koleksi mustika untuk meningkatkan kekuatan saudara Yan nantinya...''


'' Apakah saudara Jue mendapatkan cukup banyak di sana , hingga mau memberiku juga...?


'' Iya saudara Yan , setidaknya aku bisa meningkatkan kekuatan kami berdua meskipun hanya satu tingkat saja , tapi bagiku itu sudah cukup saudara Yan...?


'' Baiklah kalau begitu aku akan menyimpannya , terus rencana kalian kedepannya mau ke kota mana lagi ...?


'' Yang pasti kami akan menuju kota selanjutnya yang memiliki dimensi seperti akademi Xing Cheng ini, apakah saudara Yan tahu itu di kota mana...?


'' Untuk bulan depan akan ada pembukaan dimensi di wilayah timur , dimensi ini juga sama berada di dalam sebuah akademi seperti di sini , kalau menurutku lebih baik saudara Jue menunda dulu saja karena bulan depannya lagi ada di wilayah barat , jadi saudara Jue sekarang fokuslah dulu untuk meningkatkan kekuatan dulu sambil menunggu pembukaan dimensi di wilayah barat ini...'' ucap Liang Yan panjang lebar .


'' Itu juga ada benarnya , tapi kira kira berapa hari jika aku ingin berkunjung ke wilayah timur ini...?


'' Mungkin saudara Jue hanya butuh 15 hari untuk sampai ke sana , seandainya saudara Jue tidak punya artefak Kapal Terbang yang sangat cepat itu mungkin butuh waktu kurang lebih 2 bulan untuk sampai di sana karena jaraknya cukup jauh ....''


'' Baiklah nanti akan aku pikirkan lagi , kalau boleh tahu di mana dimensi yang ada di wilayah barat ini...''


'' Kalau dari kota Tiantang saudara Jue tinggal ambil arah barat laut saja , mungkin kurang lebih 2 hari saudara Jue akan sampai di sana...''

__ADS_1


'' Cukup dekat rupanya , apakah saudara Yan mengenal seseorang yang menguasai tehnik formasi karena kedepannya aku ingin belajar tehnik ini...''


'' Kalau masalah itu semua akademi pasti memilikinya , tapi jika saudara Jue tidak ingin masuk ke akademi , saudara Jue nanti tanyakan saja kepada kakek kerena dia pasti mempunyai banyak kenalan orang yang mempelajari teknik ini...'' ucap Liang Yan memberi saran .


'' Baiklah kalau begitu nanti aku akan bertanya kepada senior Xi....''


Lalu mereka berdua berbincang bincang di sana sedangkan Qian Lin hanya menjadi pendengar setia mereka .


Setelah 1 jam berlalu akhirnya Patriak Liang Xi datang ke sana , lalu dia duduk di sana .


'' Senior Xi ,hari ini aku ingin melanjutkan perjalananku , aku juga ingin belajar tehnik formasi agar aku bisa memperkuat pertahanan artefak kapal terbang ku , apakah senior memiliki teman yang menguasai tehnik formasi...?


'' Saudara Jue besok saja melanjutkan perjalanan lagi , nanti kita makan bersama dulu daging siluman Angsa pemberian saudara Jue tadi , mengenai teknik formasi aku memang memiliki teman yang mendalami teknik ini...''


'' Baiklah kalau begitu besok saja aku akan melanjutkan perjalanan ku , kalau boleh tahu siapa nama orang ini senior Xi....?


'' Namanya adalah Lan Zhuo , dia tinggal di wilayah selatan di kota Feijing , dia adalah pengembara bebas seperti saudara Jue ini , jadi nanti akan sedikit sulit untuk menemuinya...''


'' Senior Xi benar juga , tapi setidaknya aku sudah tahu nama dan asalnya , pasti suatu saat aku akan bertemu dengannya...''


'' Kalau mengenai keberadaannya saudara Jue bisa menayakan kepada paviliun Jiaohuan di kota Feijing ini karena paviliun ini sering mengunakan jasanya...''


'' Benar saudara Jue , tapi hanya teknik dasar saja , tehnik formasi banyak ragam nya saudara Jue , jadi tidak untuk melapisi artefak Kapal Terbang saja , teknik ini juga bisa untuk pertahanan dan penjara kurungan , nanti kalau saudara Jue beruntung pasti Lan Zhuo akan menurunkan tehniknya kepada saudara Jue karena dia sekarang sudah tua sangat tua .dari dalam dimensi kalung Giok Dewa ...''


'' Aku berharap seperti itu senior Xi...''


'' Nanti kalau saudara Jue bertemu Lan Zhuo tunjukanlah lencana ini agar dia bisa langsung percaya kepada saudara Jue...'' ucap Patriak Liang Xi sambil memberikan lancana emas milik akademi Xing Cheng.


Kemudian Yin Jue langsung mengambil lencana itu lalu menyimpannya .


Hari itu Yin Jue dan Qian Lin berada di sana , Patriak Liang Xi bercerita tentang berkultivasi yang baik dan benar . Tak terasa mereka berbincang bincang di sana , sekarang waktu sudah sore hari , kemudian Patriak Liang Xi mengajak mereka pulang kerumahnya untuk makan bersama di sana .


Kemudian Liang Yan juga memangil istrinya untuk makan bersama , lalu mereka semua mengikuti Patriak Liang Xi di belakangnya .


Mereka berjalan dengan santai menuju rumah Patriak Liang Yan.


Setelah 15 menit berlalu akhirnya mereka sampai di rumah Patriak Liang Xi, lalu Patriak Liang Xi mengajak mereka masuk menuju meja makan .


Kemudian mereka langsung duduk di kursi yang telah di sediakan .

__ADS_1


Istri Patriak Liang Xi juga ikut duduk di sana di samping Patriak Liang Xi.


Yin Jue melihat di atas meja telah di siapkan berbagai macam masakan di sana .


'' Saudara Jue dan nona Qian Lin , kenalkan ini adalah istriku Liang Yue...'' ucap Patriak Liang Xi mengenalkan .


'' Salam kenal senior Yue , namaku adalah Yin Jue dan ini adalah istriku Qian Lin...''


'' Salam kenal juga saudara Jue dan nona Qian Lin , kalau begitu sekarang mari kita makan dulu , karena aku sudah masak yang sangat banyak untuk kalian hari ini...''


'' Iya senior Yue , terima kasih banyak ....''


Kemudian mereka langsung makan bersama , Yin Jue dan Qian Lin sangat menikmati makanan ini karena hampir seminggu tidak makan seperti ini , setelah makan kemudian Patriak Liang Xi mengajak Yin Jue dan Liang Yan ke rumah tamu , sedangkan Qian Lin dan nona Xiao Yun membantu senior Liang Yun membersihkan meja makan .


Sambil menunggu Qian Lin Yin Jue bincang ringan di sana dengan Patriak Liang Xi dan Liang Yan .


Setelah 10 menit berlalu akhirnya Qian Lin selasai membantu di belakang .


'' Senior Xi dan saudara Yan , kalau begitu aku mohon pamit untuk kembali ke kamar karena aku harus menyiapkan semuanya untuk melanjutkan perjalananku besok pagi...''


'' Iya saudara Jue , besok pagi kalian tidak akan bertemu denganku lagi karena malam ini aku ingin pergi ke kota Zhuanlang...''


'' Iya senior Xi , baiklah kalau begitu besok aku akan langsung keluar akademi ini...''


Kemudian Qian Lin juga berpamitan kepada nona Xiao Yun, setelah Qian Lin berpamitan lalu mereka keluar dan berjalan menuju kamar tamu.


'' Gege , berarti Patriak Liang Xi belum mengetahui kalau anaknya telah meningal...''


'' Sepertinya begitu Lin'er, tapi semua orang tidak akan ada yang tahu karena waktu aku membunuhnya tidak ada orang yang melihatnya , apalagi waktu itu aku mengunakan tehnik kamuflase sehingga tidak ada jejak sama sekali , hanya jejak aura ku saja yang ada di sana....''


'' Iya Gege , kira kira tehnik apa yang bisa menghinhkan aura , agar kita bisa menghapus aura kita jika kita telah membunuh seseorang...''


'' Iya Lin'er....''


.


.


####

__ADS_1


__ADS_2