
.
.
Dengan sekuat tenaga mereka berempat melawan tekanan gravitasi ini , tapi tiba tiba mereka melihat area tempat berdirinya tiba tiba redup , sehingga mereka berempat langsung mencoba melihat ke langit .
Langit di atas tempat mereka berdiri saat ini muncul awan hitam yang mengulung gulung disertai kilatan petir kecil seperti akan turun hujan .
Mereka berempat sedikit penasaran melihat awan hitam ini , karena ini adalah fenomena alam yang tidak wajar.
Setelah beberapa saat awan hitam ini mengeluarkan kilatan petir yang langsung turun dan menyambar tubuh mereka berempat.
Jdiarrr.... jdiarrr... jdiarrr....
Suara sambaran petir yang memekakkan telingga .
Semua orang yang ada di sana langsung menutupi telinga mereka mengunakan energi mereka masing masing .
Petir ini menyambar mereka berempat selama 3 menit , lalu menghilang bersamaan dengan awan hitam yang ada di langit , setelah petir ini menghilang tubuh mereka berempat langsung terjatuh ke tanah , karena energi mereka telah terkuras habis , tapi mereka berempat masih hidup .
Kemudian Yin Jue memberi isyarat kepada putri Feng Lulu untuk mengikat tubuh mereka berempat dengan segel penjerat .
Leluhur Liu Xiang dan penguasa kota Liu Xian Li sangat kagum dengan tehnik serangan yang di miliki oleh tuan muda Yin Jue ini , karena ini adalah tehnik serangan yang sangat luar biasa yang termasuk serangan tingkat Dewa .
Setelah putri Feng Lulu telah mengikat mereka dengan segel Penjerat , kemudian Yin Jue langsung menghampiri mereka untuk melepaskan cincin penyimpanan mereka dan menanamkan segel budak.
Tapi Yin Jue sedikit heran ketika melihat tetua Xian Jian ini yang memakai dua cincin penyimpanan, karena cincin satunya tidak bisa terlepas dari tangannya .
__ADS_1
Kemudian Yin Jue langsung menyerap pengetahuannya untuk mengetahui cincin apakah itu , ternyata ini adalah Cincin Ruang Khusus untuk menyimpan Api Surgawi, jadi Yin Jue harus membunuhnya dulu baru bisa melepaskan cincin ini dan menjinakkan Api Surgawi milik tetua ini.
Setelah selesai menanamkan segel budak kepada mereka berempat , kemudian Yin Jue langsung memasukan tubuh mereka ke dalam dimensi kalung Giok Dewa, Yin Jue juga memasukan Cincin Api milik tetua Xian Jian , karena cincin itu masih terikat kontrak dengan tetua Xian Jian , jadi cincin itu tidak bisa di gunakan selama tetua Xian Jian masih hidup .
Alasan Yin Jue memasukan mereka berempat ke dalam dimensi kalung Giok Dewa karena Yin Jue memiliki rencana sendiri dengan tubuh mereka berempat tadi .
Kemudian Yin Jue berjalan menghampiri leluhur Liu Xiang dan penguasa kota Liu Xian Li yang terlihat mulai melemah karena terkena efek racun dari penguasa kota Lin Shuya yang telah mati terkena serangan artefak Boneka Penghancur.
Leluhur Liu Xiang dan penguasa kota Liu Xian Li sekarang baru bisa percaya apa yang di ceritakan oleh putri Liu Xie, tentang dimensi lain yang di miliki oleh tuan muda Yin Jue ini , karena baru saja tuan Yin Jue memasukkan empat musuhnya tadi .
'' Anak muda , terima kasih kau telah membantu ku mengalahkan para tetua dari kubu timur tadi , aku tidak akan melupakan semua jasamu , tapi aku sekarang masih belum bisa mengajarimu mantra untuk menjinakkan Api Surgawi, karena tubuhku juga terkena racun...'' ucap leluhur Liu Xiang.
'' Ini minumlah , agar tubuh senior berdua bisa pulih kembali...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 2 botol Air Mata Naga Suci kepada mereka berdua .
Kemudian leluhur Liu Xiang dan penguasa kota Liu Xian Li langsung meminum air pemberian Yin Jue lalu mencoba menyerap khasiatnya .
'' Adik Lulu , seandainya kamu tadi tidak membantu mereka , pasti semua penduduk pulau barat ini sudah di kalahkan oleh kubu timur...''
'' Iya kakak Yin Jue , aku tidak mungkin akan diam saja melihat nona Liu Xie ingin terjun ke dalam pertarungan , karena mereka tadi sangat kuat kuat...''
'' Setelah ini tolong bebaskanlah para prajurit kubu timur yang terikat segel penjerat, karena mereka hanyalah bidak saja yang menuruti pemimpinnya , biarkan mereka hidup tenang karena sekarang mereka sudah tidak memiliki pemimpin serakah lagi...''
'' Iya kakak , nanti setelah energi ku telah pulih kembali maka aku akan membebaskan mereka...''
Nona Liu Xie sangat mengagumi tuan Yin Jue , karena masih mau memikirkan untuk membebaskan para prajurit dari kubu timur .
'' Tuan Yin Jue dan nona Feng Lulu , aku ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya , lagi lagi kalian berdua telah menyelamatkan semua warga pulau barat ini , maaf aku tidak bisa membalas kebaikan kalian berdua , karena aku tidak memiliki apa apa...''
__ADS_1
'' Tidak apa apa nona Liu Xie, kita ini sudah seperti saudara , jadi kita harus saling membantu , baiklah kalau begitu sekarang mari ke tempat alkemis Lao Xin untuk membantunya mengobati para prajurit yang terluka....''
Kemudian mereka bertiga berjalan ke tempat alkemis Lao Xin, sambil berjalan ke sana Yin Jue memberikan mereka Air Mata Naga Suci bagi prajurit yang terkena serangan racun , karena yang luka luka ringan sudah di beri pil pemulihan oleh alkemis Lao Xin .
Mereka semua sangat menghormati Yin Jue karena telah menyelamatkan penduduk kota Liuxiang dari serangan pulau timur , ingin rasanya mereka mengenal lebih dekat dengan tuan muda Yin Jue ini , tapi mereka sadar tuan muda Yin Jue ini bukanlah orang biasa yang bisa mereka kenal lebih dekat , sudah di tolongnya saja mereka sudah sangat bersyukur karena di tolong oleh orang baik.
Mekipun mereka memenangkan pertempuran ini , tapi mereka tidak bisa berbangga diri karena pertempuran ini meninggalkan duka yang sangat dalam melihat rekan rekanya ada yang mati.
Yin Jue menghitung prajurit kubu barat yang mati dalam peperangan ini ada 30 orang , para prajurit yang masih baik baik baik saja langsung membawa tubuh rekan rekannya yang telah mati ke rumah para kelurganya agar segera di kubur .
Setelah putri Feng Lulu energinya telah pulih kemudian Yin Jue dan nona Liu Xia mendampinginya untuk membebaskan para prajurit kubu timur yang terikat segel Penjerat .
Para prajurit kubu timur ini hanya bisa pasrah saja melihat Yin Jue datang mendekat , karena mereka sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi .
'' Aku akan membebaskan kalian semua agar kalian bisa memulai hidup baru lagi , karena dalam hal ini kalian tidak salah , karena kalian hanya menuruti perintah dari atasan kalian , bagi yang sudah terbebas silahkan langsung kembali ke pulau timur , tapi kalian harus berjanji kepadaku untuk tidak mengulangi perbuatan kalian lagi , kalau sampai kalian ada yang menyerang pulau barat lagi maka aku akan mendatangi pulau timur untuk memusnahkan kalian termasuk keluarga kalian juga...'' ucap Yin Jue mengertak agar mereka semakin takut .
'' Iya tuan muda kami mengerti....''
Kemudian putri Feng Lulu langsung menyerap segel penjerat yang mengikat mereka , satu persatu para prajurit ini terbebas lalu mereka memberi hormat kepada Yin Jue , kemudian mereka langsung terbang menuju pulau timur .
Butuh waktu hampir 30 menit putri Feng Lulu menyerap semua segel penjerat yang mengikat para prajurit ini .
Leluhur Liu Xiang dan penguasa kota Liu Xian Li juga telah selesai memulihkan diri, kemudian mereka semua yang ada di sana langsung kembali ke kota Liuxiang.
.
.
__ADS_1
####