
.
.
Setelah 1 jam berlalu kemudian Feng Jian dan Lian Feng langsung masuk ke sebuah gerbang yang sangat besar , seperti sebuah gerbang klan .
Setelah masuk dalam gerbang Yin Jue dan Qian Lin sangat terkejut ketika melihat di halaman klan ini ada 2 ekor siluman laba laba hitam yang sangat besar di sana sedang memakan mangsa nya yang sudah terselimuti jaring laba laba , di samping tubuh siluman laba laba ini juga ada sebuah altar persembahan , setelah di lihat lihat sepertinya kedua laba laba ini berasal dari dunia lain , karena kedua siluman laba laba ini memiliki kepala seperti manusia pada umumnya , hanya saja giginya bertaring seperti dari ras iblis .
Di atas tubuh siluman laba-laba hitam ini ada jaring laba laba yang langsung terhubung dengan formasi perlindungan kota ini , anak anak siluman laba laba hitam ini juga mulai tumbuh dan jumlah mereka juga lumayan banyak yang sedang memakan mangsanya seperti induknya.
Di sepanjang jaring laba laba ini juga ada beberapa mangsa yang sudah membusuk terselimuti jaring laba laba seperti layaknya kepompong .
Sehingga Yin Jue dan Qian Lin langsung menutup Indra penciumannya dengan energi mereka masing masing .
'' Gege , sepertinya klan Feng ini tidak beres karena memelihara siluman laba laba yang sangat menjijikkan seperti itu....'' ucap Qian Lin berbicara melalui telepati.
'' Kamu benar Lin'er , kita harus mengungkap kebusukan kota ini , karena aku yakin yang di makan oleh siluman laba laba itu adalah tubuh manusia , terus mengenai klan Feng melarang orang melintas di atas kota ini di karenakan mereka tidak ingin ada yang tahu kalau mereka memelihara siluman menjijikan seperti ini ...''
'' Menurutku lebih baik Gege bakar saja siluman laba laba itu dengan Api Hitam Kekacauan , karena mahluk ini sungguh menjijikan...''
'' Nanti saja Lin'er, kita harus menyelidikinya dulu , urusan membunuh siluman laba laba itu adalah perkara mudah...''
Setelah 10 menit berlalu Feng Jian dan Lian Feng berhenti di depan sebuah bangunan yang cukup besar seperti sebuah rumah yang di jaga oleh satu orang .
'' Saudara Li , apakah Patriak Feng Tianqi ada di dalam...?
'' Iya , ada perlu apa kau ingin menemui Patriak Feng Tianqi, karena dia tidak bisa di ganggu oleh siapa saja...''
'' Apakah Patriak Feng Tianqi sedang bersenang senang dengan para gadis gadis yang baru datang...''
__ADS_1
'' Tidak saudara Jian , dia sekarang sedang bersama putri tercantik dari kota Wanshui , dia adalah putri Wan Liyie yang tadi malam berhasil di culik oleh anggota kita , tapi jika kau membawa kabar yang terbilang cukup penting maka di perbolehkan masuk ke dalam...''
'' Aku hanya membawa kabar tentang buronan klan kita , tapi jika dia memang tidak mau bertemu denganku maka aku dan saudara Lian akan pergi saja....'' ucap Feng Jian sambil berbalik badan untuk pergi dari sana .
'' Tunggu saudara Jian , akan aku pangilkan....''
Kemudian Feng Jian dan Lian Feng langsung berhenti untuk menunggunya.
Lalu penjaga ini langsung mengetuk pintu rumah .
Setelah beberapa saat ada seorang pria paruh baya yang keluar , Yin Jue merasakan kekuatan pria paruh baya ini sangatlah kuat .
'' Salam Patriak , maaf menganggu kesenangan anda...'' ucap Feng Jian.
'' Tidak apa apa , apakah kau membawa kabar yang sangat menarik , jika hanya kabar biasa saja lebih baik kalian berdua pergi dari sini...''
'' Aku tadi sempat melihat buronan kita naik di artefak kapal terbang milik bawahan yang mulia Nan Zhizi , tapi setelah aku memeriksanya ternyata pemuda ini telah menghilang , sebelum aku memeriksa di artefak kapal terbang ini aku bertanya kepada bawahan penguasa Nan Zhizi, ternyata mereka juga tidak tahu mengenai pemuda ini , sehingga aku langsung pergi dari sana , tapi ada kejadian aneh lagi yang membuat aku sedikit bingung , di gerbang barat kota Fengxuan tiba tiba semua sketsa wajah buronan kita yang di tempel di tembok kota langsung terbakar oleh api berwarna hitam , maaf Patriak hanya itu saja yang bisa aku laporkan...''
'' Benar Patriak , waktu itu kami melihatnya dari teropong kami secara bergantian , aku yakin penglihatan kami tidak akan salah....''
'' Tapi kalau para bawahan yang mulia Nan Zhizi sudah berkata tidak tahu maka itu sudah di pastikan kebenarannya , terus mengenai sketsa wajah buronan kita yang terbakar itu aku masih belum bisa menyimpulkannya....''
'' Tadi tetua Feng Li yang menjaga di gerbang barat meminta tambahan orang untuk berjaga di sana , karena setelah kejadian itu tetua Feng Li meminta bantuan untuk berjaga di sana...''
'' Usul tetua Feng Li cukup bagus juga ternyata , kalau begitu kalian berdua saja yang membantu tetua Feng Li untuk berjaga di sana , karena anggota kita semuanya sedang menculik para gadis gadis dan juga berburu batu roh , karena kau tahu sendiri pasokan batu roh kita telah hilang akibat tetua Tian Feng telah terbunuh sehingga batu roh dari kota Tianshi telah menghilang...''
Feng Jian dan Lian Feng sangat menyesal telah melaporkan ini , karena mereka berdua tidak mendapatkan apa apa , justru sekarang mereka di tunjuk menjadi penjaga keamanan pintu masuk kota fengxuan .
'' Apa kalian berdua keberatan , kalau kalian keberatan bisa bertukar dengan para tetua yang berjaga di penjara bawah tanah ....''
__ADS_1
Mendengar justru akan di pindahkan ke ruangan bawah tanah kemudian Feng Jian dan Lian Feng langsung menolaknya , dengan berat hati mereka berdua menyetujui menjadi penjaga gerbang barat kota Fengxuan.
Kemudian Feng Jian dan Lian Feng langsung pergi dari sana .
Sedangkan Yin Jue dan Qian Lin langsung masuk ke dalam rumah Patriak Feng Tianqi.
Setelah masuk ke dalam rumah ternyata di sebuah ruangan yang cukup besar ada seorang gadis cantik yang kaki dan tangannya terikat ke sebuah kursi yang dia duduki .
'' Gege mungkin gadis ini adalah yang bernama putri Wan Liyie tadi...'' ucap Qian Lin berbicara melalu telepati .
'' Sepertinya benar , kita lebih menjaga di sini saja untuk mencari informasi dulu dari Patriak Feng Tianqi, nanti jika Patriak Feng Tianqi melakukan perbuatan yang tidak bermoral kita harus meringkusnya saat itu juga....''
Setelah beberapa saat Patriak Feng Tianqi masuk ke dalam rumah lalu menutup pintu dan menguncinya dari dalam .
Kemudian Patriak Feng Tianqi berjalan menghampiri putri Wan Liyie.
'' Bagaimana dengan tawaranku tadi putri Wan Liyie, apakah kau mau menjadi muridku , nanti kau akan memiliki tehnik formasi yang sangat kuat jika kau mau menjadi muridku , aku beri kau waktu 2 menit untuk berfikir....''
Tapi putri Wan Liyie hanya diam saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun , putri Wan Liyie melihat Patriak Feng Tianqi dengan tatapan penuh dengan permusuhan .
Setelah 2 menit berlalu kemudian Patriak Feng Tianqi membuka suara lagi.
'' Baiklah jika kau menolak tawaranku maka aku akan membunuh semua anggota klan Wan termasuk membunuh kedua orang tuamu , aku akan sangat mudah membunuh mereka karena siluman laba laba hitam sangat kelaparan , sekarang kau pikirkan lagi tawaranku ini , karena sangat di sayangkan jika kau memiliki keahlian yang sangat istimewa tapi tidak di asa dengan baik , aku nanti sore akan ke sini lagi , jika kau masih tidak mau menjadi muridku maka nanti malam aku pastikan adalah hari penghapusan klan Wan di benua Nanzhou ini ...''
Kemudian Patriak Feng Tianqi langsung keluar dari sana lalu menguncinya dari luar .
.
.
__ADS_1
####