
.
.
'' Namamu sepertinya aku pernah mendengarnya , tapi dari siapa ...,? kakek itu tampak berfikir sejenak. Berarti kau yang menyelamatkan Lin'er dari sergapan sekte Matahari Terbit .
'' Benar kek , apakah kakek adalah Patriak sekte Teratai Putih ,?
'' Kamu benar , aku adalah Patriak sekte Teratai Putih Qian Juan , aku sangat berterima kasih padamu karena kau telah menyelamatkan cucu kesayanganku , seandainya tidak ada kamu mungkin cucuku sudah di bawa mereka ke sekte Matahari Terbit di kekaisaran Yuan .
Seketika Yin Jue tersenyum di hatinya karena Yin Jue memang ingin bertemu Patriak sekte Teratai Putih untuk belajar ilmu Ruang dan Waktu .
'' Sama sama kakek , itu hanya kebetulan saja aku berjumpa mereka yang menyergap putri Qian Lin dan pengawalnya di hutan waktu aku melakukan perjalanan ke ibukota ini.
'' Terus kenapa kamu berurusan dengan sekte Bintang Hitam ini , ada masalah apa kamu dengan sekte besar ini .?
'' Aku memang berencana ke sekte Bintang Hitam karena ada temanku yang di lukai oleh anggota sekte Bintang Hitam , dan aku berencana untuk menyelidiki kekuatan sekte Bintang Hitam karena sekte ini akan menyerang kekaisaran Xiao, kebetulan aku berjumpa dengan mereka semua di hutan dan mereka ternyata sudah menjalankan rencananya untuk menyerang Kekaisaran Xiao ini , sehingga aku memutuskan untuk menyergap mereka di sana agar tidak menyerang kekaisaran Xiao .
'' Kamu memang sudah berniat baik , tapi kamu juga salah karena menyerang mereka sendirian dan tanpa persiapan , itu sama dengan mengantarkan nyawamu kepada mereka saja , sekarang apa yang ingin kau lakukan selanjutnya .?
'' Aku ingin menambah pengalaman dan mencari sumberdaya yang bisa meningkatkan kekuatanku kek , karena aku sadar dengan kekuatan ku yang lemah ini aku masih bukanlah apa apa , sebenarnya aku punya rencana untuk pergi ke sekte kakek setelah aku melakukan penyelidikan ke sekte Bintang Hitam , tapi secara kebetulan aku bertemu kakek di sini .
'' Emmm , apakah benar seperti itu. ?
'' Benar kakek , aku ingin mempelajari tehnik hukum ruang dan waktu kepada kakek agar aku mempunyai teknik yang semakin beragam jika nanti aku bertarung dengan dengan lawan yang kuat .
Mendengar Yin Jue ini ingin mempelajari teknik hukum ruang dan waktu , kakek Qian Juan menggelengkan kepalanya .
'' Maaf aku tidak bisa mengajarimu tehnik ini karena itu butuh pusaka khusus untuk mengunakan tehnik itu , tapi aku akan mengajarimu tehnik yang lainya nanti agar kau punya jurus yang semakin banyak .
'' Pusaka seperti apa itu kakek .? tolong di jelaskan aku akan mencarinya nanti .
'' Aku mendapatkan pusaka ini ketika aku secara tidak sengaja bertemu iblis yang yang terluka parah karena sudah bertarung melawan musuh yang sangat kuat , iblis itu melarikan diri ke daratan tengah ini mengunakan hukum ruang dan waktu kemudian aku membunuhnya karena aku takut kalau dia pulih akan menyebabkan kekacauan di daratan tengah ini , setelah aku membunuhnya dari dalam tubuh iblis ini mengeluarkan tongkat kecil yang ternyata adalah tongkat untuk mengunakan tehnik hukum ruang dan waktu , makanya teknik ini hanya aku yang bisa mengunakannya di daratan tengah ini .
'' Berarti tongkat itu hanya ada di alam iblis ya kek .?
__ADS_1
'' Kamu benar , tongkat itu sepertinya hanya ada di alam iblis dan kita tidak bisa ke sana karena itu sama saja kita mencari kematian kalau kita ke sana karena iblis sangat membenci manusia .
'' Iya kek aku mengerti , dan aku akan belajar tehnik yang lain saja untuk menambah variasi tehnik serangan ku , tapi bisakah kakek memperlihatkan tongkat itu kepada ku sekali saja kek .?
'' Bisa , tapi rencana ku tongkat ini akan ku hadiahkan kepada jodoh cucuku kelak yang mempunyai 2 elemen yang berlawanan , karena hanya orang yang mempunyai dua elemen yang berlawanan yang bisa menyelamatkan cucuku , kata Patriak Qian Jian sedikit memberi harapan kepada Yin Jue agar nanti mau menikahi cucunya karena hanya pemuda di depannya ini yang mempunyai 2 elemen berlawanan di daratan tengah ini .
Kemudian Patriak Qian Jian mengeluarkan sebuah tongkat kecil di tangannya di perlihatkan kepada Yin Jue .
Seketika hati Yin Jue merasa senang melihat tongkat itu karena bentuknya sama dengan tongkat yang ia temukan di sekte Harimau Merah ketika membunuh iblis Zhao Xingxuan .
'' Kalau tongkat seperti ini aku juga pernah menemukanya kakek .!
'' Benarkah , memangnya kau dapat dari mana tongkat itu .?
'' Aku dapat ketika aku berhasil membunuh iblis yang bersekongkol dengan sekte Harimau Merah dan aku mengambil nya di dalam rongga dadanya yang kebetulan telah aku serap hingga kering.
'' Sungguh suatu keberuntungan kau bisa mempunyai tongkat yang sama denganku .
'' Iya kakek , kalau tidak salah tongkat ini namanya adalah tongkat 6 jiwa dan iblis itu berencana untuk berteleportasi kembali ke dunianya dengan menumbalkan 100 orang gadis agar bisa mengaktifkan altar hitam untuk berteleportasi kembali ke dunianya .
'' Sekarang ayo kita kembali ke sekte , aku akan mengajari mu cara mengunakan tongkat itu agar kamu bisa mempunyai tehnik hukum ruang dan waktu .
'' Tapi aku akan ke tempat temanku dulu untuk mengabarinya bahwa pasukan aliansi sekte Bintang Hitam tidak akan menyerang lagi ke sana karena telah aku sergap dan hancurkan pasukannya , mungkin dia sekarang berada di gerbang ibukota sebelah barat kek .
'' Baiklah aku akan membawa mu ke sana , siapa temanmu itu .?
'' Dia adalah jendral Xiao Chen kek .
'' Sekarang ayo kita pergi , kakek Qian Juan itu memegang pundak Yin Jue kemudian tersedot ke dalam lubang hitam .
Swuusshhhh .
Mereka muncul di depan gerbang ibukota sebelah barat , di sana sudah banyak prajurit yang bersiaga , kemunculan Patriak Qian Jian dan Yin Jue secara tiba tiba membuat mereka bersiaga , tapi setelah mereka lihat itu adalah Patriak sekte Teratai Putih , para penjaga gerbang itu pun berubah menjadi sangat hormat .
'' Silahkan masuk Patriak Qian Juan , apakah ada yang bisa saya bantu Patriak ? kata salah satu penjaga itu.
__ADS_1
'' Tolong panggilkan jendral Xiao Chen, apakah ada di sekitar gerbang ini .?
'' Benar Patriak, jendral Xiao Chen memang ada di sini , tolong di tunggu sebentar akan saya panggilkan .
Penjaga gerbang itupun pergi memangil jendral Xiao Chen , sedang kan Yin Jue dan Patriak Qian Juan menunggu di depan gerbang. setelah beberapa saat akhirnya jendral Xiao Chen datang bersama jendral Xiao Jian , jendral Xiao Chen yang melihat ada Patriak sekte Teratai Putih bersama Yin Jue segera mendekatinya .
'' Salam hormat Patriak dan salam tuan muda Yin Jue , ada masalah apa sehingga Patriak datang kemari ,?
Kemudian Patriak Qian Juan melihat ke arah Yin Jue memberi syarat kepadanya untuk bicara .
'' Begini jendral , kalian tidak usah memikirkan penyerangan sekte Bintang Hitam lagi karena aku sudah menyerang sebagian pasukan aliansi mereka , pasukan mereka banyak yang terbunuh kemungkinan besar mereka akan mundur secara teratur karena pasukannya telah berkurang tapi untuk memastikannya kalian harus mengirimkan mata mata ke wilayah mereka , mereka sebenarnya membentuk aliansi dengan sekte aliran hitam lainnya , takutnya mereka nanti akan membentuk kekuatan yang lebih besar lagi untuk menyerang kekaisaran ini lagi.
'' Baiklah aku percaya kepadamu dan terima kasih karena kamu sudah membantu kekaisaran ini lagi , nanti akan aku sampaikan berita ini kepada yang mulia Kaisar .
Yin Jue dan Patriak Qian Juan lalu berpamitan pada jendral Xiao Chen untuk kembali ke sekte Teratai Putih, mereka berdua pergi meninggalkan gerbang ibu kota dengan tehnik ruang dan waktunya .
Swussssh . .
Patriak Qian Juan dan Yin Jue muncul di halaman rumah kediaman Patriak Qian Juan , lalu mereka beranjak untuk masuk ke dalam rumah , tapi mereka menghentikan langkahnya karena ada yang memangilnya.
'' Kakek , aku sudah mencari mu ke sana kemari tapi tidak ada , lain kali kalau kakek pergi tolong ajak lah aku juga karena aku sangat kesepian jika di tinggal di sekte ini sendirian , kata putri Qian Lin sambil memeluk kakeknya .
'' Kamu tenang saja karena mulai sekarang kau akan mempunyai teman baru .
'' Benarkah kek , mana temanku itu. ?
Kemudian patriak Qian Juan melepaskan pelukannya dan menggeser tubuh cucunya yang langsung berhadapan dengan Yin Jue .
Putri Qian Lin yang melihat ada penolongnya waktu itu berada di depannya dan berhadapan yang sangat dekat jadi tersipu malu .
'' Tuan muda Yin Jue , mohon maaf aku tadi tidak melihatmu ada di sini dan aku tak menyangka teryata kamu kenal juga dengan kakekku ini .
.
.
__ADS_1
####