Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 236 : Pertarungan Dewa Abadi tahap awal.


__ADS_3

.


.


Keesokan harinya , setelah bangun tidur kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar kamar penginapan , lalu mereka mengembalikan kunci kamarnya kepada resepsionis penginapan yang bertugas di sana.


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan keluar dari penginapan , lalu mereka mencari tempat yang sepi karena Yin Jue ingin mengunakan tehnik perpindahan .


Setelah menemukan sebuah gang yang sepi kemudian mereka berdua masuk ke sana , kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang dari sana.


Swushhh. .


Setelah beberapa saat mereka berdua telah berpindah di dalam hutan tempat tadi malam mengerjai Mo Jin dan rekannya rekannya .


Kemudian mereka berdua langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk keluar dari hutan ini , setelah keluar dari hutan kemudian Yin Jue mengeluarkan artefak kapal terbang dari dalam cincin spasial , setelah mengeluarkan nya kemudian mereka berdua langsung naik artefak kapal terbang.


Perlahan lahan artefak kapal terbang ini mulai terbang , setelah cukup tinggi kemudian Yin Jue mengunakan kecepatan penuh agar cepat sampai di kota tujuan , karena mereka belum mendapatkan informasi tentang dimensi yang akan di buka di sana .


Yin Jue memilih duduk di atas patung kepala naga untuk mengawasi di depannya , sedangkan Qian Lin memilih masuk ke dalam ruangan yang ada di kapal terbang ini .


Kali ini perjalanan mereka tidak ada hambatan sama sekali , ketika berpapasan dengan artefak kapal terbang milik Yin Jue banyak orang yang kagum dengan kecepatannya , karena mempunyai kecepatan 5 kali lipat dari artefak kapal terbang pada umumnya .


Setelah 10 jam berlalu kemudian Yin Jue mendaratkan artefak kapal terbang nya di dekat gerbang sebuah kota kecil .


Setelah mendarat kemudian mereka berdua melompat turun lalu Yin Jue menyimpan kembali artefak kapal terbangnya .


Mereka berdua kemudian mengantri di sana , nama kota ini adalah kota Zhuanlang , Yin Jue bisa tahu nama kota ini karena papan nama kota ini sangat besar di atas gerbang kota .


Tapi setelah beberapa saat tiba tiba banyak orang yang berlarian dari dalam kota , mereka berlarian seperti menghindari sesuatu , seketika di sana langsung terjadi kepanikan karena mereka semua saling berdesakan , para penjaga kota kemudian langsung masuk ke dalam kota meninggalkan tugas mereka di sana.


'' Minggir minggir , leluhur klan Zhuan sedang bertarung dengan penguasa kota ini...'' teriak salah satu orang yang keluar dari kota Zhuanlang ini .


Kemudian orang orang yang ingin masuk ke dalam kota ini langsung membubarkan diri tidak jadi masuk ke dalam kota ini .


Yin Jue sangat penasaran dengan pusaka yang telah mereka perebutkan ini .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan masuk ke dalam kota .

__ADS_1


Mereka berdua berjalan dengan cepat untuk melihat pertarungan mereka.


Setelah 30 menit berlalu akhirnya Yin Jue sampai di tempat pertarungan , di sana terlihat ada 2 orang pria yang sedang bertarung di tengah kota ini .


Banyak warga dan para penjaga kota ini yang melihat pertarungan mereka ini , tapi anehnya para penjaga kota Zhuanlang tidak ada yang berani melerai pertarungan mereka berdua ini .


Akibat pertarungan mereka berdua rumah rumah para warga yang ada di sekitarnya langsung porak poranda terkena ledakan energi mereka .


Yin Jue dan Qian Lin tetap menjaga jarak dari pertarungan mereka ini , karena jika sampai terkena serangan nyasar akan sangat menyusahkan nantinya.


Yin Jue melihat mereka ini sama sama mempunyai perisai dewa berwarna merah dan mempunyai 1 lingkaran di punggungnya yang berarti kekuatan mereka berdua ini berada di tingkat Dewa Abadi tahap awal .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan ke arah seorang pria yang juga menonton di dekatnya .


'' Maaf senior menganggu waktunya sebentar , namaku adalah Yin Jue dan ini adalah istriku Qian Lin ...'' sapa Yin Jue ramah .


'' Salam kenal saudara Jue dan nona Lin , nama ku adalah Lun Zhi , ada perlu apa saudara Jue ke sini...?


'' Kalau boleh tahu siapa mereka berdua ini , kenapa pihak kota tidak ada yang melerai pertarungan mereka senior Zhi ...?


'' Berarti kalian ini pendatang di kota ini , mereka berdua adalah orang penting di kota ini , salah satu dari mereka adalah penguasa kota Zhuanlang yang baru di lantik , sedangkan yang tua adalah leluhur klan Zhuan...'' ucapnya menjelaskan .


'' Mereka memperebutkan pusaka yang di miliki oleh leluhur klan Zhuan pendiri kota ini , karena pusaka ini adalah senjata turun temurun yang di miliki siapa saja yang menjadi penguasa kota Zhuanlang ini , tapi ketika yang jadi penguasa bukan anggota dari klan Zhuan leluhur mereka tidak memberikan pusaka ini kepada penguasa kota yang baru , sehingga terjadilah perebutan yang menyusahkan para warga seperti ku ini...''


'' Jadi hanya karena senjata pusaka saja , memangnya senjata pusaka seperti apa itu , kenapa mereka memperebutkan sampai seperti ini , aku kasihan melihat rumah para warga yang ada di sekitarnya hingga porak poranda seperti ini...''


'' Iya saudara Jue hanya karena senjata pusaka saja mereka bertarung seperti ini , senjata pusaka ini adalah Batu Bintang Meteorid yang di gunakan untuk mengontrol gravitasi , tapi hanya itu saja yang aku tahu , karena mereka sangat merahasiakan senjata pusaka ini...'' ucap Lun Zhi menjelaskan .


Seketika di pikiran Yin Jue langsung muncul keserakahan untuk memiliki senjata pusaka ini , tapi Yin Jue menutup nya rapat rapat agar tidak ada orang yang tahu .


'' Padahal cuma senjata pusaka seperti itu saja , mereka sudah mengabaikan keselamatan orang banyak , terus kapan kira kira pertarungan mereka ini bisa berakhir , karena jika di biarkan terus menerus seperti ini kota ini pasti akan luluh lantah akibat pertarungan mereka ini...'' ucap Yin Jue sedikit prihatin dengan kondisi di sana .


'' Aku juga tidak tahu saudara Jue , hanya orang yang lebih kuat dari mereka saja yang bisa melerai pertarungan mereka ini...''


'' Jadi seperti itu , kalau begitu terima kasih banyak atas informasinya senior Zhi...''


'' Iya sama sama saudara Jue...''

__ADS_1


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin mencari tempat yang sepi , karena nanti Yin Jue mempunyai rencana untuk menggangu pertarungan mereka ini .


Setelah beberapa saat Yin Jue kemudian menemukan tempat yang sangat sepi , karena para warga kota Zhuanlang ini menutup semua pintu rumah mereka , sehingga hanya segelintir orang saja yang menonton pertarungan ini.


Kemudian Yin Jue menandai tempat yang ada di bawah pohon yang lumayan besar , karena nantinya akan di gunakan untuk perpindahan ke sana .


Setelah menandainya kemudian mereka berdua mencari penginapan di kota Zhuanlang ini karena hari sudah mulai menjelang gelap , Yin Jue yakin pertarungan mereka tidak akan selesai sebelum salah satu dari mereka kehabisan energi .


Kemudian mereka berdua menemukan penginapan yang lumayan dekat dari tempat pertarungan , lalu Yin Jue dan Qian Lin langsung masuk ke dalam penginapan dan langsung memesan satu kamar untuk satu malam saja .


Setelah membayar dan mendapatkan kunci kamar kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung masuk ke dalam kamar , kemudian Yin Jue menguncinya dari dalam .


'' Lin'er... aku ingin menggangu pertarungan mereka tadi , apakah kamu ikut ke sana ...?


'' Aku di sini saja Gege , karena aku belum memiliki perisai Dewa seperti Gege , nanti jika ada serangan nyasar kepadaku akan merepotkan Gege juga...''


'' Baiklah kalau begitu aku pinjam kalungmu saja , semoga aku bisa merebut pusaka mereka ini karena sangat di sayangkan jika kesempatan ini di biarkan begitu saja...''


'' Iya Gege , tapi tetap berhati hati lah karena mereka tadi sangat kuat ...'' ucap Qian Lin sambil melepaskan kalungnya lalu di berikan kepada Yin Jue .


'' Kalau begitu aku pergi dulu...''


'' Iya Gege... berhati hatilah...''


Kemudian Yin Jue langsung menghilang dari sana .


Swussssh.


Setelah beberapa saat Yin Jue telah berpindah di bawah pohon yang tadi telah dia tandai.


Yin Jue melihat pertarungan mereka masih berlangsung dengan sangat sengit , ledakan ledakan energi terjadi di sekitar mereka bertarung yang membuat suasana di sana sedikit mencekam .


Kemudian Yin Jue merasakan tubuhnya tiba tiba terasa berat seperti ada yang menariknya ke tanah , beruntungnya serangan ini tidak tertuju padanya , sehingga Yin Jue bisa menstabilkan tubuhnya lagi .


'' Apakah ini efek pusaka batu Bintang Meteorid milik salah satu dari mereka ini...'' guman Yin Jue dalam hati .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2