
Yin Jue dan Qian Lin terus berjalan menyusuri jalanan ibukota sambil bercanda ringan , mereka berdua sangat menikmati kebersamaanya dan saling menggoda satu sama lain . Setelah berjalan 30 menit mereka melihat ada sebuah bangunan berlantai 3 yang cukup ramai dari kejauhan .
'' Lin'er , sepertinya bangunan itu adalah restoran , ayo kita masuk ke restoran itu , mungkin banyak peserta turnamen yang ada di sana , aku ingin mencari informasi tentang turnamen di kekaisaran Tang ini... ''
'' Apakah Gege mau ikut turnamen ini juga...?
'' Tidak Lin'er , kita harus memberi kesempatan kepada para murid muda yang berbakat , karena ini adalah kesempatan mereka untuk menunjukan bakat mereka... ''
'' Gege benar juga , tapi aku yakin peserta kali ini hanya dari sekte sekte besar saja...''
'' Itu benar , aku hanya penasaran dengan hadiah turnamen kali ini , karena aku yakin hadiah turnamen kali ini sangat menarik sehingga sekte sekte besar banyak yang mengikuti turnamen ini.... ''
'' Kalau begitu ayo kita coba masuk ke restoran ini , mungkin kita juga akan mendapatkan informasi di sana...'' ajak Qian Lin penuh semangat sambil menarik tangan Yin Jue.
Kemudian mereka berjalan masuk ke dalam restoran itu , setelah sampai di dalam restoran Yin Jue dan Qian Lin mencari cari tempat duduk yang kosong , tapi ternyata tempat duduk di sana sudah penuh semua.
Yin Jue kemudian menghentikan pelayan yang kebetulan lewat di depannya.
'' Ada apa tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu...? ucap pelayan ini ramah.
'' Nona pelayan , kami mau makan di restoran ini , apakah di lantai 2 masih ada tempat duduknya...?
'' Mungkin masih ada , tuan muda tinggal naik saja ke lantai dua atau lantai 3 , karena di sana juga ada pelayan yang bertugas di setiap lantainya.... ''
'' Terimakasih informasinya nona . Kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung menaiki tangga menuju lantai 2 , setelah sampai di lantai 2 kemudian Yin Jue mencari cari tempat duduk di sana tapi tidak menemukanya .
'' Ayo kita ke lantai 3 saja Lin'er, karena disini juga sudah penuh...''
'' Iya Gege , mungkin hanya di lantai 3 yang masih ada tempat duduknya.... ''
Kemudian mereka berdua menaiki lantai 3 , setelah sampai di lantai 3 akhirnya mereka melihat ada meja yang masih kosong . Yin Jue dan Qian Lin lalu berjalan ke meja yang kosong dan duduk di sana .
Setelah mereka berdua duduk , kemudian ada pelayan restoran yang menghampiri mereka.
'' Tuan muda dan nona muda , selamat datang di restoran kami , ada yang bisa saya bantu...?
__ADS_1
'' Saya pesan makanan terenak di restoran ini , 2 porsi saja untuk kami berdua... ''
'' Baik tuan muda , mohon di tunggu sebentar... '' Kemudian pelayan ini langsung turun ke lantai bawah .
Sambil menunggu di sana Yin Jue melihat satu persatu orang di sekelilingnya , para pengunjung di sana terlihat sedang menikmati makanan mereka , tapi Yin Jue melihat ada satu meja yang berisi 6 orang laki laki memakai jubah yang sama , mereka sedang mencuri curi pandang ke arah Qian Lin dengan tatapan mesum sambil berbisik bisik satu sama lain.
Yin Jue jadi sedikit risih dengan mereka ini . Mereka berenam ini mempunyai kekuatan di tingkat Semi Dewa Bintang 6 semuanya , setelah beberapa saat makanan pun telah datang , ternyata hidangan restoran ini adalah ayam bakar yang mempunyai aroma yang sangat mengugah selera
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin menikmati makanan yang telah mereka pesan , sebelum makan Qian Lin membuka cadarnya agar lebih leluasa menikmati makanan ini , setelah Qian Lin membuka cadarnya mereka semua yang melihat wajah Qian Lin langsung tertegun melihat kecantikannya.
Yin Jue yang melihat semua ini menjadi geram , tapi dia menahannya karena dia ingin menikmati makanan ini dulu. Yin Jue tidak peduli meskipun ada larangan membuat keributan di dalam ibukota .
Setelah selesai makan Yin Jue ingin membereskan mereka ini , tapi tiba datang 1 kelompok orang yang kebetulan Yin Jue kenal , mereka adalah Matriak Niu Yue dan para tetua lainya , sehingga Yin Jue mengurungkan niatnya untuk membereskan kelompok pria mesum ini , kemudian Matriak Niu Yue langsung menyapa Yin Jue dan Qian Lin .
'' Salam saudara Jue dan nona Qian Lin... '' ucap Matriak Niu Yue menyapa Yin Jue dan Qian Lin .
'' Salam juga senior Yue... ''
'' Bolehkah aku bergabung dengan kalian sini... ?
Kemudian Matriak Niu Yue dan para tetua lainya duduk satu meja di sana dan juga memesan makanan kepada pelayan yang ada di lantai 3 .
'' Apakah saudara Jue sudah lama sampai di ibukota kekaisaran Tang ini... ? tanya Matriak Niu Yue membuka pembicaraan .
'' Baru hari ini aku sampai di ibukota ini , kalau boleh tahu kenapa senior Li Mei juga tidak ikut ke ibukota ini... ?
'' Dia ikut , hanya saja dia mengantar putri Tang Xia dan para murid yang ikut turnamen ke istana , karena para murid yang ikut turnamen harus mendaftar hari ini , oh iya memangnya saudara Jue mau menanyakan apa kepadaku...?
'' Apakah senior mengenal mereka berenam yang duduk di meja itu...? ucap Yin Jue sambil memberi isyarat ke meja tempat 6 orang yang tadi terus memandang Qian Lin.
Kemudian Matriak Niu Yue langsung melihat ke meja yang Yin Jue maksudkan.
'' Kalau tidak salah mereka adalah anggota paviliun Kilat Petir , apakah saudara Jue ada masalah dengan mereka.... ?
'' Ya bisa di bilang begitu , tapi hanya masalah sepele saja , kalau boleh apakah Paviliun Kilat Petir ini juga sama dengan paviliun Teratai Putih.... ''
__ADS_1
'' Itu benar , tapi paviliun Kilat Petir ini masih di bawah paviliun Teratai Putih, karena jaringan mereka masih lemah tidak seperti paviliun Teratai Putih yang sudah mempunyai cabang di berbagai kota... ''
'' Aku baru mendengar kali ini kalau ada paviliun yang juga sama dengan paviliun Teratai Putih....''
Kemudian makanan yang di pesan oleh matriak Niu Yue pun datang.
'' Saudara Jue , aku makan makanan ini dulu karena sangat di sayangkan jika di biarkan nanti keburu dingin... ''
'' Iya senior Yue silahkan di nikmati... ''
Kemudian keenam orang dari paviliun Kilat Petir ini berdiri , salah satu dari mereka ada yang yang memberi isyarat kepada Yin Jue dengan mengerakkan satu jari telunjuk di lehernya sambil tersenyum menyeringai , lalu mereka turun ke bawah .
Yin Jue hanya bisa menahan amarahnya saja karena di depannya ada para anggota sekte Bintang Kehidupan yang mau makan , Yin Jue tidak ingin merusak selera makan mereka.
Setelah beberapa saat matriak Niu Yue dan para tetua sekte Bintang Kehidupan telah selesai makan. Kemudian Yin Jue melanjutkan pembicaraannya .
'' Senior Yue , aku ingin tahu sebenarnya hadiah apa yang akan di dapatkan jika memenangkan turnamen ini...?
'' Sebenarnya hadiah ini tidak terlalu istimewa , hanya saja jika salah satu murid kami memenangkan turnamen ini , maka akan menaikkan pamor sekte kami.... ''
'' Jadi seperti itu , aku kira yang menjuarai turnamen ini hadiahnya sangat menarik... ''
'' Yang menjadi juara 1 hanya mendapatkan 1000 koin emas , pil Kondensasi Api dan berendam di kolam Naga Hitam milik kekaisaran Tang . Sedangkan yang juara 2 juga sama hanya saja koin emasnya berkurang , begitu juga dengan yang juara 3... ''
'' Aku sangat tertarik dengan kolam Naga Hitam ini , memangnya apa keistimewaan kolam ini , aku baru mendengarnya... ? tanya Yin Jue sangat penasaran.
'' Aku juga belum tahu , tapi kalau dari desas desus orang yang pernah memasuki kolam ini adalah untuk pencucian tulang sum sum dan dan mempunyai efek penyembuhan yang sangat luar biasa . Hanya saja murid dari sekte ku belum ada yang pernah memenangkan turnamen ini.
'' Terima kasih atas informasinya senior Yue , kalau begitu aku mohon pamit karena aku masih ada urusan yang harus aku selesaikan... ''
'' Iya saudara Jue , kalau boleh tahu saudara Jue menginap di mana , barangkali sejalan dengan penginapan kami...?
'' Aku menginap di rumah penduduk yang ada di ibukota ini , karena aku tadi mencari penginapan sudah penuh semua jadi aku terpaksa menginap di rumah warga .
.
__ADS_1
####