
.
.
Setelah 5 jam perjalanan mengunakan tehnik meringankan tubuhnya mereka telah sampai di gerbang kota Anhui . Tampak antrian masuk ke kota Anhui ini sangat panjang , kemungkinan ini di sebabkan oleh adanya pelelangan yang akan di selenggarakan oleh paviliun Teratai Putih, karena pelelangan ini hanya setahun sekali di adakan jadi banyak anggota klan ataupun sekte dari luar kota yang ingin mengikuti acara lelang ini .
Setelah menunggu sekitar 30 menit akhirnya tiba giliran mereka , mereka berdua menunjukan lencana sekte Teratai Putih dan membayar biaya masuk ke dalam kota .
'' Ayo kita mencari tempat makan saja putri Qian Lin sambil mencari informasi di sana .
'' Iya tuan muda , aku akan mengikuti mu kemana pun kau pergi.
Kemudian mereka menyusuri jalanan kota Anhui untuk mencari restoran , setelah berjalan cukup jauh akhirnya mereka menemukan restoran berlantai dua yang sangat ramai pengunjungnya .
'' Putri Qian Lin mungkin di restoran ini kita akan menemukan beberapa informasi nantinya , mari kita masuk...''
Restoran ini tampak ramai karena banyak orang dari luar daerah untuk mengikuti acara lelang , sedangkan mereka berdua pun masuk dan mencari meja yang kosong tapi tidak menemukanya .
'' Nona pelayan , tempat duduknya sudah penuh semua , apakah di lantai dua juga sudah penuh semua ?
'' Masih ada tuan tinggal satu meja yang kosong , kalau di lantai dua harganya juga lebih mahal , apakah tuan muda mau di sana ?
'' Tidak masalah , aku pesan dua porsi makanan yang terenak dan sekalian minum nya juga ya.
'' Baik tuan , silahkan naik ke atas nanti biar saya antar ke sana .
Yin Jue dan Qian Lin kemudian naik ke lantai atas karena hanya di lantai atas yang tersisa tempat duduknya , setelah menaiki tangga mereka lalu mencari tempat duduk yang kosong itu , tampak di meja paling pojok sendiri yang masih kosong . kemudian mereka menuju ke arah pojok lalu duduk berdua.
Setelah menunggu lumayan lama akhirnya makanan mereka pun tiba , pelayan itu memberikan 2 porsi ayam bakar beserta nasinya juga minumannya.
'' Silahkan di nikmati tuan muda nona muda , mohon maaf karena pelayan kami sedikit lama karena stok kami juga hampir habis...''
Mereka berdua hanya mengangguk saja kemudian makan bersama sambil mendengar kan pembicaraan mereka yang ada di dalam.
'' Tuan muda , aku tadi mendapat informasi pada pelelangan besok kalau ada senjata pusaka yang akan jadi barang lelang sebagai barang lelang sesi puncak...''
'' Senjata pusaka seperti apakah itu .?
'' Kalau tidak salah itu adalah pedang kuno yang ditemukan Kultivator waktu memasuki reruntuhan kuno , tapi selebihnya aku kurang tahu tuan .
'' Aku nanti sebisa mungkin akan mendapatkannya pedang itu...'' ucapnya .
'' Tapi banyak patriak sekte ataupun patriak klan yang datang ke kota ini , jadi kita harus bersaing dengan mereka , tapi selain pedang ini juga masih banyak barang lainya seperti kitab kelas tinggi , pil dan mustika siluman level tinggi .
'' Aku hanya menginginkan senjata saja kalau yang lainnya aku sudah punya...'' ucapnya.
Yin Jue dan Qian Lin mendengar pembicaraan mereka dengan seksama , setelah selesai makan Yin Jue lalu turun ke bawah dan menuju meja kasir untuk membayarnya.
'' Nona berapa harga makanan pesanan ku tadi...?
__ADS_1
'' Totalnya 50 koin perak tuan muda...''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan 50 koin perak lalu membayarnya . setelah itu Yin jue dan Qian Lin pun keluar dari restoran .
'' Kita akan kemana sekarang tuan muda...? tanya Qian Lin.
'' Kita harus mencari penginapan , karena takutnya kita akan kehabisan tempat untuk menginap , kalau aku tidur di mana saja bisa tapi untuk kamu itu lain ceritanya...''
Kemudian mereka mengunjugi satu persatu penginapan tapi semuanya sudah penuh .
'' Ini sesuai dugaan ku semua penginapan telah penuh...'' batin Yin Jue dalam hati .
Kemudian mereka melihat ada satu penginapan lagi yang belum mereka datangi ,
'' Ayo kita coba tanya kepada penjaga penginapan itu putri Qian Lin...'' ajak Yin Jue
Yin Jue dan Qian Ling kemudian masuk ke dalam penginapan itu yang tampak juga ramai. kemudian dia menuju resepsionis dan menanyakannya .
'' Nona aku pesan dua kamar untuk kami berdua , apakah masih ada untuk kami .
'' Kalau dua tidak ada tuan , kamar kami hanya tersisa satu kamar saja di lantai 3 , itupun kamar VIP yang cukup besar , kalau tuan muda berminat silahkan.
'' Ya sudah tidak apa apa , berapa biayanya untuk dua malam saja...''
'' 2 koin emas tuan , maaf karena ini adalah kamar VIP jadi sedikit mahal...''
'' Mari saya antar kan ke sana tuan muda dan ini kuncinya....'' ucap pelayan itu sambil memberikan kunci lalu mengantarkan mereka berdua sampai di depan kamar lalu meninggalkan mereka .
'' Putri Qian Lin ayo kita masuk ke kamar...'' ajak Yin Jue .
Tapi putri Qian Lin hanya diam saja mendengar ajakan Yin Jue.
'' Nanti kau tidurlah di atas ranjang sedangkan aku akan tidur di tikar saja kerena aku selalu membawa tikar untuk alas jika tidur di luar...'' ucap Yin Jue.
Putri Qian Lin kemudian masuk ke dalam kamar di ikuti oleh Yin Jue di belakangnya .
Nampak di dalam ruangan kamar itu sangat besar , bahkan ranjangnya juga cukup besar muat untuk 4 orang , juga disediakan meja dan kursi yang ada di dekat jendela .
Kemudian Yin Jue duduk di kursi dan melihat ke luar dari jendela , sedangkan putri Qian Lin masih nampak gugup berada di dalam kamar berdua bersama pria lain yang bukan keluarganya .
'' Putri Qian Lin kenapa kamu diam saja dari tadi , kamu jangan memikirkan hal yang aneh aneh karena aku adalah orang baik , aku sudah berjanji kepada kakek guru untuk selalu menjagamu jadi aku tidak mungkin mencari penginapan lain...''
'' Bukan seperti itu maksudku tuan muda , aku hanya belum terbiasa saja bersama tuan muda dalam satu kamar...''
'' Aku bisa mengerti apa yang kamu rasakan saat ini , mulai sekarang aku akan memanggilmu Lin'er saja biar kita semakin akrab dan tidak canggung lagi karena kau adalah adik seperguruan ku...''
Putri Qian Lin hanya tersenyum saja sambil mengangguk tanda setuju .
'' Tapi aku harus memanggilmu siapa tuan muda Yin Jue...''
__ADS_1
'' Itu terserah kamu saja mau panggil dengan sebutan apa..''
'' Aku akan memanggilmu Gege saja , apakah boleh .?
Yin Jue hanya mengangguk saja sambil tersenyum tersenyum kepada Qian Lin.
'' Nanti Gege tidur saja di ranjang ini karena ranjang ini juga sangat besar , jangan tidur di lantai aku jadi tidak enak kalau melihat Gege malah tidur di lantai...''
'' Lin'er itu tidak baik , lagian aku sudah biasa tidur di atas lantai seperti ini , kamu tenang saja karena aku juga punya tugas untuk selalu menjagamu karena banyak orang yang mengincar tubuhmu , aku tidak ingin itu terjadi , untuk kedepannya kita kalau menginap harus satu kamar agar aku bisa menjagamu....''
'' Baiklah kalau begitu , aku tidak akan memaksa Gege...''
Setelah menjelang malam mereka kemudian tidur di kamar yang sama tapi Yin Jue tidur di lantai beralaskan tikar karena mereka belum menikah , keesokan harinya mereka pun bangun tidur lalu bergegas sarapan pagi di restoran yang telah di sediakan penginapan.
'' Setelah ini ayo kita ke Paviliun Teratai Putih untuk melihat lihat koleksi mereka dan membeli barang yang kita perlukan nantinya .
'' iya Gege aku juga ingin melihat seperti apa paviliun Teratai Putih ini dan kita juga harus segera membeli kartu untuk tiket VIP nya....''
Mereka berdua kemudian keluar dari penginapan lalu menuju paviliun Teratai Putih sesuai yang di katakan oleh resepsionis nya yang berada di tengah kota .
Setelah berjalan cukup jauh mereka akhirnya melihat gedung yang berlantai 5 dari kejauhan . kemudian mereka berdua berjalan ke arah gedung itu , Yin Jue kemudian menghampiri salah satu penjaga gedung .
'' Maaf tuan muda dan nona muda , gedung kami masih tutup dan nanti jam 1 siang akan dibuka , karena ini adalah hari pelelangan jadi gedung kami buka tidak seperti biasanya , sekali lagi mohon maaf tuan muda untuk ketidaknyamanannya...'' ucap penjaga paviliun ini .
'' Bilang kepada pemilik paviliun ini aku mau bertemu dengannya...'' ucap Yin Jue sambil menunjukan lencana emas pemberian Nona Lan Yue waktu di hutan .
Penjaga itu seketika menjadi sangat sopan kepada pemuda di depannya ketika melihat lencana itu .
'' Kalau begitu mari saya antar kan tuan muda ke ruangan nona Lan Yue...''
Setelah berada di depan ruangan sang manager pemilik paviliun Teratai Putih penjaga itu kemudian mengetuk pintu nya .
'' Nona manager ada yang ingin bertemu dengan nona , tolong di bukakan pintunya....''
Kemudian pintu itupun terbuka dan manager Lan Yue keluar.
'' Teryata kalian berdua , mari silahkan masuk ke ruangan ku , mohon maaf kami tidak bisa menyambut kalian berdua....''
'' Tidak apa apa , aku kesini hanya angin melihat lihat barang koleksi milik paviliun Teratai Putih ini dan ingin tahu barang apa saja yang akan di lelang nantinya...''
'' Ayo masuk dan duduklah di sana nanti aku akan menjelaskan semuanya....''
.
.
.
####
__ADS_1